NovelToon NovelToon
Posesif Daddy

Posesif Daddy

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 4.8
Nama Author: ketua kocheng

(REVISI)


Bagaimana jika ingatan mu di hapus oleh kakakmu dengan alasan bahwa ia mencintaimu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ketua kocheng, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

home schooling

Pagi hari dengan hati yang selalu berbunga-bunga setiap pagi sudah menjadi rutinitas Agra untuk menjemput kekasihnya

dan dengan senang hati Agra menjadi supir pribadi untuk Violet, bisa mengantar violet ke berbagai tempat adalah hal yang menyenangkan untuknya

Sampainya di rumah sang kekasih Agra sedikit heran karena pagar yang terbuka dan pintu utama yang juga terbuka lebar

begitu kaget Agra melihat Regan yang terhuyung dengan memegangi perutnya yang detik selanjutnya Regan terjatuh ke lantai "Kak apa yang terjadi!?.." Agra membantu Regan berdiri dan membawanya menuju sofa dan membantunya duduk "Violet. semalam Dave membawanya pergi.." Agra menggeleng tak percaya menjambak rambutnya mengusap kasar wajahnya karena mustahil untuk Agra pergi menyusulnya kekuatan mereka berbanding jauh

Dave memeluk posesif violet yang tengah memunggunginya ia mencium aroma tubuh violet Dave juga menciumi leher violet tetapi sang empu tak kunjung bangun "Enghh..." Erang violet dan mulai membuka mata dari tidurnya "morning baby.." violet melirik Dave lalu berbalik menghadap Dave

"Daddy?.. Ngapain di kamar Vi?.." Dave tersenyum akhirnya violet memanggilnya Daddy kembali "Vi sayang, sekarang kamu ada di kamar siapa, sekitarnya dan benar saja ini bukan kamarnya "Yasudah Vi mau mandi dulu Vi harus sekolah..." Violet beranjak pergi sebelum tangan Dave menahannya "Kamu home schooling..." violet mengerutkan keningnya bingung

"Kenapa?... Vi gak mau..." Yap seperti biasa violet keras kepala "Itu yang terbaik untuk kamu ..." violet menggeleng veoat "Vi gak mau... Vi mau sekolah!" Violet pergi menuju kamarnya, Dave tidak menyusulnya karena ia juga harus bersiap ke kantor

Violet berjalan menuju kamar mandi membersihkan dirinya

'Kenapa aku ada di kamar Daddy? Ah, mungkin aku semalam pindah karena tidak bisa tidur'

batin violet yang selalu berfikir positif pada siapapun

Semua sudah lengkap violet hanya tinggal berangkat ia sudah memakai seragamnya lalu berjalan menuruni tangga, terlihat Dave yang tengah duduk ruang tamu dengan segelas teh hangat "Daddy Vi berangkat dulu..." Dave tak menjawab ia masih dengan tehnya violet mengerucutkan bibirnya menghentakkan kakinya dan pergi meninggalkan Dave yang hanya melirik sebentar

Violet berniat membuka pintu utama tapi ternyata sudah di kunci "Daddy!!.... Pintunya kekunci!!.. mana kuncinya Vi mau sekolah!!.." Violet dengan kesal menghampiri Dave "buka kuncinya Vi mau sekolah!.." Dave berdiri, menatap Violet yang begitu kesal dengannya "Home schooling atau tidak sama sekali" ujarnya Dave dingin "Vi gak mau home schooling!.. Vi mau sekolah dan mau jadi apa kalau Vi gak sekolah..."

'Istriku. kamu akan menjadi pendamping hidupku Vi, kamu akan menjadi pelengkap duniaku'

"Diamlah disini, sebentar lagi gurumu akan datang..." menggeleng kecil ia mengeluarkan puppy eyes nya "Vi mau sekolah..... Daddy jahat hikss... Kenapa Vi harus home schooling Vi gak mau hikss..." Dave tidak akan luluh kembali hanya karena air mata violet "Daddy berangkat dulu.." Dave mengecup kening violet dan pergi menuju pintu utama "Daddy tega tinggalin Vi hanya dengan para maid?!.. Daddy jahat!" Violet berlari menuju kamarnya membanting cukup keras pintu kamarnya Dave hanya menghela nafasnya

"Jaga violetku atau keluargamu akan tewas di tanganku!!" itu yang Dave katakan kepada para maid di rumahnya Dave mempercayakan violet pada para bodyguardnya

Setelah mengobati Regan dengan p3k Agra duduk di sebelah nya "Kita harus membawa Violet kembali.." ujar Agra mulai khawatir "Sebaiknya kamu pergi sekolah biar kakak yang yang pergi ke sana.." Agra menggeleng ia tak yakin regan bisa masuk ke sana dengan kondisi seperti ini "Tidak kak!.. aku gakan biarin kakak kesana sendiri itu terlalu berbahaya apalagi dengan kondisi kakak yang seperti ini..." Regan tersenyum sifat Agra dan violet hampir sama "Baiklah" sembari memejamkan matanya Regan berharap Dave tidak berbuat hal aneh pada violet

Violet membuka matanya perlahan ternyata ia ketiduran saat menangis tadi "lapar..." Ujarnya lalu mengganti seragamnya dengan pakaian santai dan saat menuruni tangga violet melihat seorang wanita dengan kacamata yang tengah duduk di ruang tamu

Violet menghampirinya, merasa ada yang datang sang guru pun menoleh "Selamat siang nona.." ujarnya dengan ramah "Kamu siapa kenapa ada disini.." tanya violet dengan mengerutkan keningnya "Saya guru privat anda karena saya tidak ingin mengganggu tidur siang anda makanya saya menunggu disini..." violet paham ia mengangguk dan duduk di sofa dengan muka angkuh

"Pergi! Vi gak butuh guru privat Vi hanya mau sekolah!.." ujar violet dengan dingin "Eh?.. tapi nona saya sudah diperintah oleh tuan Dave untuk menggurui nona..." violet menggeleng dengan tangan di disilangkan di dada "Vi gak mau... gak akan pernah mau! Vi mau sekolah ketemu teman-teman.. pulang saja Dave gakan marah... cepet kamu pergi Vi cuman mau seko--"

"Kamu tidak dengar apa uang Daddy katakan?..." dengan tiba-tiba Dave sayang dan berdiri di samping violet "ajarkan dia pelajaran yang belum diajarkan... dan ulangi pelajaran yang sudah di pelajari..." ucap Dave pada guru privat violet "Baik tuan.." violet mengerutkan keningnya ia menatap tajam pada Dave yang tengah berdiri di hadapannya

"Ada apa Vi?.." Dave duduk di samping violet, dengan wajah merahnya Violet memalingkan wajahnya

Satu hal yang sangat Dave benci disaat Violet mengacuhkannya dan tidak menjawab pertanyaan Dave

"Pergi!!" bentak Dave pada wanita yang akan menjadi guru privat violet dan wanita itupun pergi violet hanya menatap bingung Dave "Daddy yang akan mengajari kamu jika kamu tidak mau dengan orang lain!!" Dave memanggil kei menyuruhnya untuk mengambil semua buku Violet lalu setelah itu kei datang dengan beberapa buku tebal milik violet

'kalo gini mendingan sama wanita itu'

Dave mulai menjelaskan semua yang ada di dalam buku satu persatu dengan begitu teliti tidak ada yang terlewatkan sedikit pun tetapi violet tak mendengarkannya dan malah sibuk dengan bolpoin nya, Dave yang melirik violet yang sama sekali tidak fokus pada pelajaran langsung mengangkat kedua tangannya mendorong violet membuat Violet terbaring di sofa dengan tangan di atas kepalanya

Dave yang geram pun menggigit bibir bawah violet membuat violet meringis kesakitan, berontak nya Violet membuat Dave semakin kesal dengan tingkah kekasihnya tersebut

menciumnya dengan kasar luka di bibir violet ia hisap dengan begitu kasar "fuahh... Daddy hikss..." Dave mengusap bibir violet "Masih tidak mau belajar, hm?!!" Violet menggeleng membuat Dave melepaskan cengkeramannya

Dave kembali ke posisi semula "Dengarkan baik-baik, jika kamu tidak bisa menjawab dengan benar pertanyaan Daddy kamu akan Daddy hukum Vi... jika sekarang kamu tidak mendengarkan apa yang Daddy terangkan kamu akan duduk di pangkuan Daddy..." Violet diam lalu mengangguk "Ya daddy..." Dave puas dengan apa yang ia lakukan karena violet menjadi sangat penurut ia semakin mencintainya

Setelah cukup lama belajar dan violet yang sudah menjawab banyak soal dengan benar karena tidak mau di hukum sekarang bmereka tengah duduk di meja makan karena perut violet yang berbunyi membuat Dave tertawa kencang karena violet

Tak lama setelah itu Dave membawa dua piring spaghetti saus tomat ke meja makan dan violet pun langsung memakannya "Makanlah yang banyak Vi... supaya kamu tambah gemuk..." violet hanya melirik karena kata gemuk lalu kembali melanjutkan makannya "Daddy apa boleh Vi membuat masakan?.. Sepertinya Vi ingin belajar memasak.." Dave menggeleng ia takan mengizinkan violet memasak bagaimana jika violet terluka dan bagaiman jika ingatan violet kembali saat ia melihat lukanya? Itu tidak akan petnah terjadi "Kamu gak perlu memasak tinggal bicara saja ingin memakan apa Daddy akan buatkan untuk kamu bahkan jika kamu ingin masakan yang langsung dari luar Daddy akan bawakan chefnya langsung untuk kamu..." violet hanya mengangguk lalu melanjutkan makannya dengan lahap

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

-Makanan favorit Dave apa? violet bukan si?..

1
Ayu galih wulandari
Aqu hadir k ak author msh blm mengerti alurnya
Jewel Kefrill
gk ada
Jewel Kefrill
bagian selatan itu apa??
Memyr 67
lebih suka visualnya regan daripada dave
Memyr 67
ternyata dave kakak tiri violet. kakak tiri yg mencintai adik tiri
Memyr 67
violet itu tidak sadar diri tw bodoh? berkali kali diancam dave, kalau violet membantah, tidak menurut, akan dihukum, tetapi selalu saja membangkang sama dave. begitu kena hukum dave, nangis, marah marah. yg psikopat violet kayaknya. masak cewek udah besar, berkalibkali dibritau, diancam, nggak ngerti ngerti?
1234
makin seru thorrr
1234
masih nyimakk thor
Regii Regii
ko aku cari ga ad ya ka
Putri Pink
makanan ringan apa sih yg sampek sebulan gaji masih gk bisa membelinya?!...
heran deehhh
Rafika Aprilyanti Alfian
thooor nyimak
Aisyah Prasutio
kurang sreg tokoh biola nya,🙏🙏
Jilioni MD: KEPEMILIKAN adalah cerita dalam novelku, jika berkenan mampir ya, bisa di klik profilku, terimakasih 😊
total 1 replies
Aurel
kok mala nyeritain sama si agra sih.....bukanyya sama si dady....
Aurel
meskipun jahat ma orang tapi cintamya....si dave tulus....lo....
M 🐼
Loh kok malah gini, klau sama arga gk sesuai judul
Roetipa Tipa
Dove sadisnya keterlaluan
Atika Darmawati
jgn mati lah violet ..kasian baby nya buat ending nya violet bahagia thorrrr ....
Selvy
Dave status nya apa sama violet........seruu neh ada yg hot"😂🤭
Ponijah Ijah
ceritanya Ndak asyik
Yossea Edytan
author nya koleng mumet sendiri.
apa lagi yg baca
GelsanuSahra: Mampir yuk di Pergi Dan Cinta
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!