NovelToon NovelToon
HANABI ( Antara Dendam & Cinta )

HANABI ( Antara Dendam & Cinta )

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Isekai / Mafia / Fantasi Wanita / Balas Dendam / Identitas Tersembunyi / Misteri
Popularitas:1.1k
Nilai: 5
Nama Author: Kasmawati

Hanabi pembunuh bayaran berantai dan berdarah dingin , tapi siapa sangka di balik kehebatan yang di milikinya Hanabi di jebak oleh seorang pria Paruh baya hingga dia di masukkan kedalam penjara bawah tanah yang sangat menyeramkan .

Tidak sampai di situ saja di dalam penjara yang sangat menyeramkan itu Hanabi mengetahui rahasia besar yang selama ini tersimpan dengan rapat. kematian ayah nya dan juga siapa ibu kandung nya .


Kira-kira seperti apa ya ceritanya guysss 😁, yang penasaran mampir ya hehehee 😁 author menunggu kalian , jangan lupa Like , Komen , Vote dan beri dukungan nya 🤗🥰

Happy Reading 📖
.
.
.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kasmawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Adat Keluarga Johnson

.

.

Amber terus menemani Hanabi di atas Alter ia tidak ingin Matteo membuka penutup wajah wanita itu di depan semua para tamu undangan dan juga awak media .

Hingga Matteo datang seraya membawa buket bunga yang sangat cantik , tepuk tangan terdengar sangat meria di dalam aula hotel Camera mengarah kearahnya

Berbeda dengan Crystal ia hanya duduk diam di samping Delvin , matanya berkaca-kaca ia menyaksikan langsung pernikahan Papinya bersama dengan seorang wanita yang ia kira adalah Wika seorang wanita yang tidak ia sukai .

Matteo melangkah menghampiri Hanabi yang ia kira wanita itu adalah Wika , ia menepuk pundak Hanabi dengan pelan , setelah nya Hanabi menghadap ke arah nya dengan blusher veil tebal yang menutupi wajah nya .

Matteo tersenyum sedangkan Hanabi hanya diam di balik blusher veil nya , Matteo berjongkok di hadapan Hanabi dengan buket bunga di tangan nya .

" apa kau ingin menerimaku sebagai suami mu " ucap Matteo dengan suara lembut nya

Hanabi diam terlebih dahulu ia melirik Amber yang masih berdiri disisi nya. Amber tersenyum seraya menganggukkan kepalanya , tamu undangan semua nya berteriak ria .

" terima... "

" terima ... "

" terima ... "

dengan tangan yang gemetaran Hanabi meraih buket bunga itu , Crystal bocah kecil itu menangis ia berlari pergi meninggalkan aula pernikahan Papi nya , Delvin dan Vano tidak menyadari kepergian nya karena mereka berdua hanya fokus melihat apa yang terjadi di atas Altar saat ini .

Janji suci pernikahan di ucapan oleh keduanya di hadapan pendeta , dan semuanya berjalan dengan lancar , Amber tersenyum bahagia ini lah yang ia inginkan Matteo tidak menikah dengan Wika model papan atas yang terkenal sangat seksi itu .

Setelah nya pemasangan cincin di mulai , tangan Hanabi lagi-lagi bergetar saat Matteo ingin memasangkan cincin di jari manis .

" tenanglah nak .... " bisik Amber

Hanabi ia berusaha menenangkan dirinya dan kini gilirannya untuk memasangkan cincin di jari manis Matteo . hari ini tiba-tiba ia resmi menjadi istri dari seorang pria yang tidak ia kenal dan lebih parah nya lagi pria itu adalah putra dari musuh nya sendiri .

Hanabi melakukan ini bukan hanya demi Amber tapi demi membalaskan dendam nya kepada Zilong atau Delvin . sudut mata Hanabi menangkap sosok Delvin yang duduk santai di kursi nya seraya menatap ke arah nya , Hanabi menarik senyuman smirk nya di balik blusher veil nya .

" sedikit lagi .... Tunggulah tanggal mainnya tuan Zilong " ucap Hanabi dalam hati

kini Matteo ingin membuka blusher veil yang menutupi wajah Hanabi tapi dengan cepat Amber meraih tangan pria itu , semua tamu undangan menatap penuh tanya kearah Amber

Matteo menatap ibu nya itu dengan bingung , tapi Amber tersenyum seraya ia membisikkan sesuatu di telinga Matteo " jangan membuka blusher veil nya di hadapan semua tamu undangan , ini adalah adat turun temurun keluarga Johnson " bisik Amber

Matteo hanya diam tapi ia tetap menurut kepada ibu nya itu , setelah nya Amber meminta mick kepada MC lalu ia mengumumkan alasan kenapa ia melarang Matteo membuka blusher veil yang menutupi wajah menantu nya.

" mohon perhatian nya semua " ucap Amber di atas alter menatap semua tamu undangan yang duduk di kursi nya masing-masing .

Semua tamu undangan dan awak media memperhatikan wanita paruh baya itu yang berdiri di tengah-tengah Hanabi dan Matteo .

" pasti kalian semua bertanya kenapa aku melarang putraku membuka blusher veil menantu ku di hadapan banyak orang .... itu karena adat keluarga Johnson yang memang harus seperti itu dan adat ini sudah turun temurun , Matteo putraku dia sudah gagal di pernikahan pertama nya yang hanya di laksanakan dengan sederhana tapi di hari ini sebagai seorang ibu aku tidak ingin melihat pernikahan putra ku hancur yang kedua kalinya hanya karena melanggar adat keluarga " jelas Amber

Tentu saja apa yang dikatakan oleh Amber itu tidak lah benar ia hanya melindungi keluarga nya dari gosip yang tidak benar akibat Wika model itu pergi dengan cara yang tiba-tiba , ia tidak ingin dunia mengetuai nya jika wanita yang berdiri di sisi nya ini dan sudah sah menjadi istri dari putranya itu wanita lain dan bukan Wika .

Selian itu ia juga melindungi Matteo dari Delvin , karena jika blusher veil itu dibuka pasti akan terjadi gosip yang tidak - tidak dan mencoret nama baik keluarga Johnson . tentu saja Delvin akan sangat marah dan bisa saja ia langsung membunuh Matteo , Amber tidak ingin hal itu terjadi Matteo sudah ia anggap seperti putranya sendiri .

semua tamu terlihat diam sebagain ada yang berbisik - bisik tapi Amber kembali berbicara " aku sebagai ibu dari Matteo Johnson meminta maaf kepada kelian semua " ucap Amber lagi setelah nya wanita paruh baya itu menuntun Hanabi dan Matteo duduk diatas kursi pelaminan .

tamu undangan kembali menikmati pesta nya ia mengerti dengan apa yang dikatakan oleh Amber karena setiap keluarga pasti akan memiliki adat istiadat nya masing-masing.

Berbeda dengan Crystal yang kini duduk di kursi taman hotel gadis kecil itu menatap lurus ke depan dengan air mata yang terus mengalir di pipi cantik nya .

Hingga seorang wanita yang memakai pakaian pelayan melangkah kearah taman itu seperti orang yang sedang mencari sesuatu .

" kemana sih kau Han .... Aku sudah lelah mencari mu jangan membuatku khawatir seperti ini " gumam Jenifer karena sejak dari tadi ia mencari keberadaan Hanabi tapi ia tidak menemukan nya

Langkah Jenifer terhenti saat ia melihat seorang anak kecil duduk di kursi taman sendirian dengan gaun pesta yang dikenakan nya . Gadis cantik itu mengerutkan alisnya seperti nya ia mengenal anak kecil itu .

" hiks .... Hiks .... papi jahat dan Oma .... dia juga menyetujui pernikahan mereka ... Gak ada lagi yang sayang sama aku hiks . . Hiks ... " ucap Crystal dengan menangis

Perlahan Jenifer melangkah ke arah Crystal yang sedang menangis , saat ia melihat jika bocah itu adala Crystal , Jenifer menghela napas dengan kasar .

" Crystal " Jenifer mengeluarkan suaranya seraya ia menatap anak itu

Crystal mengangkat wajah nya menatap Jenifer yang kini berdiri di hadapan nya " kak Jeni ... " ucap Crystal dengan air mata yang membasahi pipi nya

" apa yang Crystal lakukan disini sendirian ... ? Bukan nya di dalam acara pernikahan Papi mu sedangkan berlangsung " tanya Jenifer setelah nya ia berjongkok di hadapan Crystal menatap anak kecil itu.

Crystal menggelengkan kepalanya " lebih baik Crystal mati aja kak dari pada melihat papi menikah dengan wanita itu " ucap Crystal

Jenifer meletakkan jari telunjuk nya di depan bibir kecil Crystal " uuuusssstttt .... Jangan mengatakan itu lagi .... Kau ini masih mudah masa depan mu masih panjang , dan kau tau orang yang sudah mati itu semua nya masih ingin hidup tapi mereka tidak diberikan kesempatan untuk hidup lagi karena tanggung jawabnya di dunia sudah habis " jelas Jenifer ia sangat tidak menyukai jika ada seseorang yang menginginkan dirinya sendiri mati .

Crystal diam ia menatap Jenifer dengan kelopak matanya yang masih penuh dengan air mata .

.

.

.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!