NovelToon NovelToon
Sistem Tangan Dewa

Sistem Tangan Dewa

Status: sedang berlangsung
Genre:Dikelilingi wanita cantik / Fantasi Timur / Kebangkitan pecundang / Action / Sistem / Mengubah Takdir
Popularitas:6.4k
Nilai: 5
Nama Author: SiPemula

Xuan Hao adalah putra Pangeran yang keberadaannya tidak diakui.

Wajahnya memang tampan, tapi dia pemalas dan suka minum, ditambah dia tidak tau apa-apa tentang beladiri, sastra, maupun strategi perang.

Benar-benar pemuda tidak berguna, tapi setelah tanpa sengaja tersambar petir dan mendapatkan berkah langit berupa Sistem, segalanya berubah~

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SiPemula, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kekuatan Yang Mengejutkan

“Kalian para pria harus memilih seorang Pemimpin dan dua orang lainnya akan menjadi Wakil Pemimpin!” ucap Xuan Hao.

Urusan Pemimpin di kelompok para pria, Xuan Hao tidak menunjuk langsung siapa yang akan menjadi pemimpin mereka.

Ia sepenuhnya menyerahkan urusan itu ke mereka untuk memilih siapa yang pantas menjadi Pemimpin.

Lima puluh pemuda yang berasal dari wilayah perbatasan, mereka melakukan diskusi singkat dan akhirnya menunjuk tiga orang untuk menjadi Pemimpin dan dua sosok Wakil Pemimpin.

Mo Zen, pria dengan tubuh tinggi besar ditunjuk sebagai Pemimpin.

Lalu ada Mo Qi dan Mo Shan yang akan menjadi Wakilnya.

Ketiganya di pilih oleh semua pria. Di pilih bukan hanya karena mereka bertiga kuat, tapi ketiganya diyakini mampu menjadi sosok Pemimpin yang bertanggungjawab.

“Mo Zen, kamu akan menjadi Pemimpin mereka, dan kalian berdua, Mo Qi dan Mo Shan, kalian akan membantu tugas seorang Pemimpin!” seru Xuan Hao.

“Baik, Pangeran, kami akan menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya!” ucap ketiganya.

Xuan Hao menganggukkan kepala, lalu ia kembali bicara, “Tiga hari lagi kalian akan memulai latihan. Gunakan dengan sebaik-baiknya waktu tiga hari ke depan untuk memulihkan kondisi kalian!~”

“kelak di masa depan kalian akan berdiri bersamaku, menghadapi siapapun musuh yang berani mengusik kita!” lanjutnya.

“Kami akan berjuang bersama Pangeran, dan kami rela mati demi Pangeran!!!” ucap semua orang, kecuali para wanita yang berada di sisi lain lapangan latihan, tempat di mana Xuan Hao mengumpulkan para pria.

“Aku pegang semua ucapan kalian, dan jika kelak ada pengkhianatan, dengan senang hati aku akan merajang tubuh kalian, dan memberikan potongan tubuh kalian ke anjing hutan!” tegas Xuan Hao.

Mendengarnya dengan seksama, semua orang bertekad tidak akan pernah berkhianat, bahkan mereka rela mengakhiri hidup sendiri jika sampai muncul sedikit saja niatan berkhianat.

Selesai dengan penunjukan Pemimpin dan kedua sosok Wakil Pemimpin budak pria. Xuan Hao menyuruh mereka beristirahat.

Meninggalkan para pria. Tiba di tempat para wanita, Xuan Hao melakukan hal serupa, dimana Mu Lan ditunjuk para wanita menjadi Pemimpin mereka, sedangkan Mu An dan Mu Yi akan menjadi wakilnya.

Semua itu atas persetujuan semua orang, bukan asal tunjuk begitu saja.

Segala urusan hari ini di tempat para budak terselesaikan dengan cepat, dan sekarang saatnya Xuan Hao kembali ke Paviliun Qingfeng.

Perjalanan kembali kali ini Xuan Hao dan kedua pelayannya melewati jalanan ibukota yang sedang ramai-ramainya, membuat mereka sesekali harus mengurangi kecepatan langkah kaki.

Saat ini Xuan Hao menggunakan topeng perak untuk menutupi separuh wajahnya, membuatnya memiliki kesan misterius, tapi topeng itu sama sekali tidak bisa menutupi ketampanannya.

Apalagi saat ini penampilannya terbilang sangat rapi, jauh berbeda dengan penampilan biasanya yang lusuh dan berantakan.

Mei Yun dan Lan Xi yang memiliki penampilan cantik dan menarik. Keberadaan mereka tidak terlihat seperti pelayan, melainkan justru tampak seperti dua Selir yang sedang mengikuti suami mereka.

Saat sedang berjalan santai dengan dua pelayan tepat berada di belakangnya. Seketika Xuan Hao berhenti saat Xuan Zifeng dan beberapa pria tiba-tiba menghadangnya.

“Siapa pria ini? Ah~, bukannya ini Pangeran sampah putra Jenderal Agung?!~”

“Pria tampan tapi sayangnya tidak berguna. Siapa lagi orang itu kalau bukan si sampah?!~”

“Hm, kali ini penampilannya rapi dan bersih, tapi tetap saja dia sampah!~”

“Sampah sepertinya tidak boleh ada di jalanan ibukota. Jadi mari kita singkirkan dia dari jalanan!~”

Setelah mencaci, sekelompok pemuda yang datang bersama Xuan Zifeng, mereka maju bersama-sama untuk melemparkan Xuan Hao menyingkir dari jalanan.

Tetapi, meski dua orang telah bekerjasama memegang tangan Xuan Hao dan sekuat tenaga menariknya. Sedikitpun mereka tidak bisa menggerakkan Xuan Hao dari tempatnya, seolah yang mereka tarik adalah sebuah bukit.

“Ada apa dengan kalian ini? Menarik orang lemah seperti dia saja kesusahan. Cih, kalian ini sepertinya semakin lemah saja!”

Sambil bicara, orang itu mencoba mendorong Xuan Hao dari belakang, membuat dua sosok pelayan mundur dua langkah, tapi walau sudah sekuat tenaga mendorong, apa yang didorongnya tetap diam di tempat.

“Sialan! ini tubuh atau patung Dewa?”

Tiga orang saling menarik dan mendorong, ditambah satu orang lagi yang ikut-ikutan mendorong Xuan Hao, jadilah empat orang melakukan sesuatu yang hanya akan berakhir sia-sia.

Sementara itu Xuan Zifeng yang melihat teman-temannya kesulitan menyingkirkan Xuan Hao dari jalanan. Ia mengernyit sampai kedua alisnya menyatu, merasa heran dengan apa yang sebenarnya tengah terjadi.

“Mereka ini, sebenarnya apa yang sedang mereka lakukan?” gumamnya, dan karena sudah bosan menunggu, ia melangkah maju dan bermaksud memukul wajah Xuan Hao.

Pukulannya kuat, cepat, penuh tenaga, tetapi hanya dengan satu jari tangannya, Xuan Hao berhasil menahan pukulan itu, malahan ia membuat teman Xuan Zifeng yang memegang tangannya terlempar dan jatuh terguling, akibat pergerakan tangannya yang begitu tiba-tiba.

“Kakak Kedua~, sepertinya selama ini aku tidak pernah mengusik hidup Kakak Kedua dan juga kalian semua. Lalu kenapa kalian ini suka sekali mencari gara-gara denganku? Apa itu karena kalian iri dengan ketampananku?” ucap Xuan Hao narsis, tapi sayangnya itu fakta, dimana ia terlahir dengan ketampanan yang sanggup membuat iri semua pria.

Mendengar itu Xuan Zifeng menggertakkan giginya, dan tanpa membalas ucapan Xuan Hao, ia kembali melakukan pukulan, sebuah pukulan bertubi-tubi yang bukannya tertuju ke arah lawan, tapi pukulan itu berhasil dibelokkan dan justru mengarah ke teman-temannya.

Xuan Hao tersenyum miring sembari menatap remeh Xuan Zifeng. “Kakak Kedua, sepertinya kau tidak menyukai teman-temanmu, karena itu kau memukuli mereka?!” ujarnya.

“Sampah sialan, aku akan membunuhmu!!!~”

Xuan Zifeng yang telah dikuasai amarah, ia menghunus pedangnya dan bermaksud membunuh Xuan Hao.

Sebelumnya Xuan Zifeng dan teman-temannya baru saja berlatih di Akademi Kekaisaran, dimana hari ini adalah kelas pelatihan pedang, dan karena itulah mereka saat ini membawa pedang.

Melihat tebasan asal yang diarahkan padanya, Xuan Hao tidak menghindar, dan dengan kedua jarinya, ia berhasil menahan gerakan pedang Xuan Zifeng, membuat semua orang yang melihatnya terkejut dan terperangah, tapi keterkejutan mereka semakin menjadi saat pedang Xuan Zifeng dengan mudah di patahkan Xuan Hao hanya dengan dua jari.

Pemandangan itu menunjukkan seberapa kuat kekuatan yang dimiliki Xuan Hao, dan saat itu juga semua orang yang sebelumnya mengenali pria itu sebagai sosok Pangeran sampah yang tidak bisa apa-apa, mereka merasa julukan Pangeran sampah tidak lagi pantas disematkan padanya.

Menahan pedang dengan dua jari lalu mematahkannya, itu adalah dua cerita yang berbeda, dan bahkan selama ini semua orang belum pernah mendengar ada orang di luar sana yang pernah melakukan seperti apa yang dilakukan Xuan Hao.

Saat orang-orang di sekitar mulai mengagumi kekuatan Xuan Hao. Xuan Zifeng dan teman-temannya justru merasakan ketakutan yang begitu nyata, dan tanpa banyak bicara mereka langsung berlari pergi.

“Pengecut!!!”

Xuan Hao bergumam, dan karena jalanan di depannya telah bersih, ia memilih melanjutkan perjalanan, tidak lagi memikirkan keberadaan Xuan Zifeng dan teman-temannya.

1
𝓡𝓪𝓲𝓷𝓪 (来奈)
😊😊👍🏻
Ferry Zhou
lanjut ngab
hahaahaha
Luar biasa
Chi Fuyu
lah masih ongoing
Fatur Fatur
cepat banatai jinQuan Thor
Ferry Zhou
lanjut ngab.
Ferry Zhou
lanjut ngab
Naga Hitam
baguss
Naga Hitam
hebat kali kau
Ferry Zhou
lanjut ngab.
Ferry Zhou
lanjut ngab
Naga Hitam
sedikit amat thor
Ferry Zhou
lanjut ngab.
Ferry Zhou
lanjut ngab
Ferry Zhou
lanjut ngab.
Ferry Zhou
lanjut ngab
SiPemula: siap gan..
total 1 replies
Ferry Zhou
lanjut ngab.
SiPemula: ok ngab, lanjut
total 1 replies
Ferry Zhou
lanjut ngab
SiPemula: besok ngab....
total 1 replies
Naga Hitam
kurang puas thor
SiPemula: besok dilanjutkan gan...
total 1 replies
Ferry Zhou
lanjut ngab
SiPemula: siap ngab...
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!