NovelToon NovelToon
Pendekar Pedang Pengembara

Pendekar Pedang Pengembara

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Epik Petualangan / Mengubah Takdir
Popularitas:22.3k
Nilai: 5
Nama Author: Agen one

Jian Yi secara tak terduga memperoleh sebuah pedang aneh yang mampu berbicara. Dari pedang itulah ia mempelajari teknik pedang kuno dan jalan kultivasi yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya.

Saat kekuatannya dianggap cukup, pedang tersebut memerintahkannya untuk mengembara—mencari cara agar sang roh pedang dapat memperoleh wujud fisik.

Maka dimulailah perjalanan Jian Yi sebagai seorang pengembara, melangkah di antara bahaya, rahasia, dan takdir yang perlahan terungkap.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agen one, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 15: Hutang Rusa dan Lari Pagi yang Kacau

​Sinar matahari pagi yang masuk melalui celah atap kedai terasa seperti tusukan jarum langsung ke bola mata Jian Yi.

Ia terbangun dengan kepala yang rasanya seperti dipukul palu godam berulang kali.

Di sampingnya, Lu Feng masih mendengkur dengan mulut terbuka, memeluk kaki meja yang tadi malam ia puji setinggi langit.

​"Oi... Bangun, Pemabuk Bau..." Jian Yi menendang pelan pantat Lu Feng.

​"Uh... Meja... jangan tinggalkan aku..." igau Lu Feng sebelum akhirnya tersedak ludahnya sendiri dan terbangun dengan kaget.

​Tepat saat kesadaran mereka mulai terkumpul, seorang pria bertubuh kekar dengan celemek penuh noda minyak berdiri di depan mereka sambil berkacak pinggang.

Di tangannya ada selembar kertas panjang yang menjuntai sampai ke lantai.

​"Total kerusakan: dua meja hancur, lampu gantung patah, dua puluh kendi arak kualitas rendah, dan trauma mental untuk anjingku," ucap pemilik kedai dengan suara berat. "Totalnya sepuluh koin perak. Bayar sekarang atau aku lapor ke penjaga kota!"

​Jian Yi meraba-raba jubah elegannya. Kosong. Ia baru ingat bahwa hartanya sudah ia tinggalkan semua di sekte untuk teman-temannya. Ia menoleh ke Lu Feng dengan penuh harapan.

​Lu Feng merogoh sakunya, mengeluarkan satu butir kacang goreng yang sudah lembek dan sebuah kancing baju yang lepas. "Ehem... apakah kau menerima pembayaran dalam bentuk... filosofi hidup?"

​Pemilik kedai itu mengambil kapak daging dari balik punggungnya. "TIDAK!"

​"LARI, YI! LARI SEPERTI KAU SEDANG DIKEJAR ISTRI MARAH!" teriak Lu Feng sambil melesat keluar kedai dengan kecepatan yang tidak masuk akal untuk orang yang baru bangun mabuk.

​Jian Yi, dengan sisa-sisa martabat Grand Master-nya yang compang-camping, ikut melesat di belakangnya. "Ini memalukan! Aku baru keluar gua satu tahun dan sekarang aku jadi buronan tukang daging!"

​Setelah merasa cukup jauh dan masuk ke dalam hutan lebat, mereka berhenti dengan napas tersengal-sengal.

​"Kita tidak bisa lari terus, Lu Feng. Kita butuh uang." ujar Jian Yi sambil menyandarkan kepalanya di pohon yang dingin.

​Lu Feng menyeringai konyol, matanya berbinar licik. "Tadi aku lihat ada papan pengumuman di dekat kedai. Pasar kota sebelah berani bayar mahal untuk daging rusa hutan segar. Bagaimana kalau kita bayar hutang itu dengan hasil buruan?"

​Jian Yi menegakkan punggungnya, niat kompetitifnya muncul. "Boleh. Tapi aku tidak mau berburu biasa saja. Siapa yang paling sedikit mendapatkan rusa dalam satu jam, dia harus menggendong hasil buruan pemenang sampai ke pasar. Bagaimana?"

​"Hahaha! Kau menantang Raja Hutan, Yi? Baiklah! Mulai!"

​WHUSH!

​Lu Feng menghilang dalam sekejap, meninggalkan jejak angin hijau. Jian Yi tidak mau kalah. Ia mencabut Ling'er dari sarungnya.

​"Akhirnya! Kau menggunakanku untuk sesuatu yang berguna daripada bernyanyi tidak jelas!" seru Ling'er penuh semangat.

​"Diamlah, Ling'er! Fokus!"

​Jian Yi melompat ke dahan pohon tinggi. Dengan penglihatan Grand Master-nya, ia bisa melihat pergerakan di balik semak-semak. Satu, dua, tiga... ada sekelompok rusa di dekat sungai.

​Jian Yi meluncur turun seperti elang. Ia tidak menggunakan tebasan mematikan yang menghancurkan daging, melainkan menggunakan punggung pedang dan tekanan Qi untuk memingsankan mereka agar kualitas dagingnya tetap terjaga.

​DUAK! DUAK!

​"Dua ekor!" teriak Jian Yi.

​Dari arah lain, terdengar suara ledakan kecil. "Tiga ekor, Bocah Tahu Rebus! Aku punya teknik 'Jaring Awan'!" teriak Lu Feng dari kejauhan.

​Persaingan menjadi semakin absurd. Jian Yi mulai menggunakan teknik tingkat tinggi hanya untuk menangkap rusa.

Ia melakukan gerakan salto di udara sambil menembakkan butiran energi kecil untuk menjatuhkan rusa-rusa yang mencoba lari.

​"Enam!"

​"Sembilan!" balas Lu Feng yang sekarang terlihat sedang menyeret tiga rusa sekaligus dengan ikat pinggangnya.

​Dalam waktu kurang dari satu jam, hutan itu menjadi sangat gaduh.

Rusa-rusa di sana pasti berpikir bahwa kiamat telah tiba.

Dua pendekar tingkat tinggi yang seharusnya bertarung memperebutkan gelar terkuat di kekaisaran, kini saling sikut dan menjegal kaki satu sama lain hanya agar teman mereka tidak menambah jumlah buruan.

​"Waktu habis!" teriak Jian Yi sambil berdiri di atas tumpukan dua belas rusa.

​Lu Feng muncul dari balik semak dengan wajah penuh daun, menyeret sebelas rusa. "Sial... aku kalah satu karena rusa terakhir itu menendang mukaku!"

​Jian Yi tertawa penuh kemenangan. "Aturan adalah aturan, Lu Feng. Sekarang, ikat semua rusa ini dan gendong di pundakmu. Kita kembali ke kedai itu seperti pahlawan (yang berhutang)."

​Lu Feng menggerutu sambil mengikat total dua puluh tiga rusa menjadi satu paket raksasa yang lebih besar dari tubuhnya sendiri. "Kau ini Grand Master paling kejam yang pernah kutemui..."

​"Setidaknya kau tidak bernyanyi lagi, Jian Yi. Itu peningkatan besar." bisik Ling'er puas.

​Maka, perjalanan mereka kembali ke kota. Seorang pemuda tampan yang berjalan dengan elegan di depan, diikuti oleh gunungan daging rusa yang berjalan dengan kaki seorang pendekar yang terus-menerus mengomel tentang betapa beratnya hidup ini.

1
teguh andriyanto
dua lelaki bodoh
teguh andriyanto
jargon nya kaum pelangi 🌈🤣🤣🤣🤣.. bilang aja maho..
Agen One: Alamak /Scare/
total 1 replies
teguh andriyanto
matiin aja monyet satu ini Thor, ngga ada manfaat nya jg jadi sahabat mc
Budi Wahyono
baik paman yi....
Marsah Hayati
sahabat laknat... 😄
Hydro7
7 Tahun menyimpan rahasia dari Sahabat baik? Tidak ketahuan...? Emeizing. 👍
Budi Wahyono
ceritanya menarik..
hanya saja 1 hari 1 ch,pendek pula....
Agen One: Hehe, besok saja ya up beberapa bab🔥🔥
total 1 replies
Marsah Hayati
yah... bergaul dengan teman yang sedikit gila bisa buat hidup lebih berwarna... 🤣
Dian Pravita Sari
lagi dan lagi komentar populer gombalnkritoil. gak. pernah ditindak. lanjuti
Agen One: /Scare/
total 1 replies
Arif Hermansyah
up
Arif Hermansyah
semangat Jian yi
Adibhamad Alshunaybir
waw ini sih novelyrapih bagus apik dan terasa bagi pembaca 👍udah keren ,kasih tips and trik nya dong kak supaya bisa bikin novel sebagus ini, saya masih kurang soalnya 😅up terus tor semangat udah hebat ini👍
Jendra Raharja
bagus, menarik untuk dibaca
bob: kak ayo baca juga novel saya judulnya "zaman para dewa" semoga kakak suka 🙏🙏
total 1 replies
Bambang Slamet
lanjut mantap
bob: kak ayo baca juga novel saya judulnya " zaman para dewa" semoga kakak suka 🙏🙏🙏
total 1 replies
Nanik S
Jia Yi.. temanmu bisa jadi sasaran musuh musuhmu
Nanik S
Mimpi dimeja kayu yang terwujud
Nanik S
Hadir 🙏
Jendra Raharja
gak mutu
Siti Nur
Thor itu ngedit covernya pake apa?
bob: kak ayo baca juga novel judulnya " zaman para dewa" semoga kakak suka 🙏🙏
total 1 replies
Dadan Purwandi
mantapppp 🔥🔥🔥🔥
bob: kak ayo baca juga novel saya judulnya " zaman para dewa" semoga kakak suka 🙏🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!