NovelToon NovelToon
LUKA CINTA

LUKA CINTA

Status: sedang berlangsung
Genre:Pelakor / Pelakor jahat / Selingkuh
Popularitas:7.4k
Nilai: 5
Nama Author: MartiniKeni

Dari kecil Perlita Cascata selalu di perlakukan tidak baik oleh keluarganya, dan sekarang dia juga harus merasakan sakitnya penghianatan dari kedua orang terdekatnya tepat di hari pernikahannya. Perlita harus merelakan calon suaminya menikahi kakak perempuannya yang bernama Ariana karena saat dirinya akan melaksanakan akad nikah, sang Kakak ketahuan hamil anak dari calon suaminya Perlita. Berharap mendapat simpati dari keluarganya tapi apa yang Perlita dapatkan, mereka semua malah mendukung pernikahan tersebut dan meminta Perlita untuk mengalah.

Bagaimana kehidupan Perlita selanjutnya? Apakah dia bisa melupakan pria yang sudah menyakitinya?

Ikuti terus kisahnya di sini ya!!😊
Terima kasih🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MartiniKeni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kosan dan kontrakan

"Bagaimana kalau aku aja yang ngomong sama kak Nathan? Kan senin besok kita udah masuk kerja. Nah nanti aku bakal ngomong sama kak Nathan nya langsung. Sekarang aku kan istrinya kamu yang berarti aku adalah adik iparnya." Ujar Ariana dengan percaya diri kalau Nathan akan bersikap baik dalam menyambut dirinya masuk ke dalam keluarganya.

"Kak Nathan beserta keluarganya kan nggak dateng saat pernikahan kita, karena mereka sedang di luar negeri saat itu. Jadi nggak masalah juga kan aku minta kado sebuah Apartemen." Kata Ariana lagi.

"Nggak usah Riana, kamu nggak mengenal siapa Kak Nathan. Aku hanya takut harapan kamu nggak sesuai dengan ekspektasi."

Vito yang sudah mengenal Nathan dari kecil tentu sangat tahu sifat dan karakter seorang Nathanael.

"Kita aja belum mencoba tapi kamu udah nyerah. Pokoknya aku bakalan ngomong sama kak Nathan, kamu diam aja dan tunggu aja hasilnya."

Ariana sangat percaya diri kalau Nathan akan menuruti keinginannya.

"Terserah kamu aja lah sayang. Jadi gimana? Untuk sementara kamu mau tinggal di sini bareng aku atau tinggal di rumah kedua orang tua kamu tanpa aku?"

"Aku akan pindah ke sini sayang. Nanti sore aku bakalan ambil barang-barang aku dan bawa ke sini. Mana mungkin aku bisa jauh-jauh sama kamu."

"Baguslah kalau begitu."

◇◇◇◇◇◇◇◇◇◇◇

"Terima kasih yah Pak sudah menyelesaikan masalah saya," kata Perlita sambil tersenyum.

"Sama-sama Mbak Perlita, senang bekerja sama dengan Mbak Perlita."

Hari ini Perlita bertemu dengan kuasa hukumnya yang menangani permasalahan dirinya dengan Ariana.

Perlita juga sudah memperbaiki isi tokonya. Sekarang dia sedang sibuk dengan acaranya yang akan diadakan bulan depan. Perlita dengan totalitas menyiapkan semuanya, karena ini adalah event pertama Perlita selama dirinya mendirikan butik PEARL FASHION.

Perlita bangkit dari duduknya dan langsung meninggalkan restoran tempat dirinya dan kuasa hukumnya bertemu. Hari ini Perlita akan mengunjungi kosan dan kontrakannya. Satu bulan sekali Perlita akan mengecek keadaan kosan dan kontrakannya yang letaknya juga tidak begitu jauh dari rumahnya. Letak kosan dan kontrakan nya yang strategis membuat kosan dan kontrakan Perlita selalu penuh dengan penyewa. Untuk kosan yang dimiliki Perlita adalah kosan untuk para pekerja dengan fasilitas yang lengkap yang tentu saja biaya sewanya lebih tinggi. Berbeda dengan kontrakannya yang ukurannya persatu rumah yang ukurannya kecil dengan satu kamar di dalamnya. Walaupun begitu kontrakan tersebut tetap bersih dan rapi serta keamanan nya yang selalu terjaga. Ada juga satpam yang menjaga kontrakan dan kosan milik Perlita. Hal ini bertujuan supaya penyewa bisa lebih aman tinggal di kosan dan dikontrakannya.

Perlita melajukan mobilnya menuju kontrakan dan kosannya. Di kontrakan dan kosan tersebut Perlita mempekerjakan dua orang satpam yang bekerja dua shift dan satu orang tukang bersih-bersih.

Beberapa menit kemudian Perlita pun sampai di depan kosan milik dirinya. Dia turun dari mobil dan langsung masuk ke dalam bangunan kosan nya. Kosan tersebut di bangun menjadi tiga lantai. Setiap lantai memiliki ruangan untuk bersantai bagi penghuni kosan. Sementara ruangan untuk menunggu tamu terdapat di lantai paling bawah dan dekat pintu masuk. Yang biasanya disebut lobby oleh penghuni kosan tersebut. Kosan itu juga memiliki halaman yang luas yang biasanya digunakan untuk parkir mobil atau motor. Halaman tersebut sudah dilengkapi kanopi sehingga kendaraan yang terparkir akan aman dari hujan dan panas. Untuk pagar kosan juga dibuat tinggi sehingga sangat lah aman.

"Mbak Perlita."

"Pak Amir, bagaimana keadaan di sini Pak?" tanya Perlita sembari menatap Pak Amir.

"Semua terkendali dengan baik Mbak, jadi Mbak tenang saja."

"Terima kasih atas kerja kerasnya yah Pak. Kalau begitu saya mau masuk dulu."

Siang itu suasana kosan milik Perlita memang sedang sepi karena penghuni kosan miliknya adalah pekerja. Yang siang harinya tentu sedang tidak berada di rumah. Perlita memeriksa semua sudut kosan mulai dari lantai satu sampai lantai dua. Dia harus memastikan kosan nya tetap nyaman bagi penyewanya. Dia juga memastikan kelancaran akhir PDAM di kosannya.

Selesai dari kosan nya, Perlita langsung menuju kontrakannya dan melakukan hal yang sama di kontrakan miliknya.

"Sayang, itu bukannya Perlita yah? Ngapain dia di sini? Apa jangan-jangan dia tahu kalau kamu ngontrak di sini, lalu dia mau mendekati kamu? Atau Perlita juga ngontrak di sini? " tanya Ariana yang tidak sengaja melihat keberadaan Perlita saat dirinya sedang duduk di teras rumah kontrakan milik Vito.

"Aku juga tidak tahu. Aku aja baru pertama kali melihat dia di sini sayang."

Ariana menghadang Perlita yang akan melewati rumah kontrakan suaminya.

"Ngapain kamu di sini? Kamu pasti mau menggoda suami aku kan? Dasar wanita murahan. Sampai segitunya mengejar suami orang," ujar Ariana dengan melipat kedua tangannya di dada.

Perlita menatap Ariana dengan tatapan heran dan akhirnya terbit senyum sinis di bibir tipisnya.

"Jadi si princess sekarang tinggalnya di kontrakan ini yah? Dulu kamu bilang nggak bisa tinggal di tempat yang kecil, karena setiap tinggal di tempat yang kecil kamu jadi sakit, terus sekarang kok tinggal di sini? Kasihan sekali si princess, merebut calon suami orang malah membuat hidup jadi melarat," cibir Perlita dengan menatap remeh Ariana.

"Kamu."

"Apa ha? Kamu mau marah? Silakan aja! Bukan kah memang itu kenyataannya? Kamu kan orang yang selalu kepo dengan urusan orang lain. Aku yakin kamu pasti mau tahu aku di sini ngapain kan? Dengar ya princess yang sekarang sudah berubah jadi Upik Abu. Aku ke sini karena mau mengecek keadaan kontrakan ini."

"Maksud kamu apa ha? Mengecek kontrakan ini. Jangan-jangan kamu sekarang kerja di sini lagi. Pasti kerja jadi tukang bersih-bersih. Sungguh kasihan sekali. Tadinya jadi penjual baju dan sekarang derajatmu turun menjadi tukang bersih-bersih, lalu besok mungkin akan menjadi seorang pemulung," balas Ariana sambil tertawa.

"Tentu bukan dong."

Perlita mengeluarkan ponselnya dan menelpon Pak Amir yang merupakan satpam yang bertugas saat ini untuk datang ke hadapannya. Dan tidak menunggu waktu lama Pak Amir pun datang.

"Ada apa Mbak Perlita? Apa ada masalah?" tanya Pak Amir sambil menatap majikannya.

"Tolong bapak bilang ke perempuan ini kenapa saya ada di sini sekarang. Karena saya mau keliling dulu, dan nggak ada waktu untuk menjelaskan semuanya ke dia."

Setelah mengucapkan hal tersebut, Perlita langsung pergi dari hadapan Ariana.

"Eh, kok malah pergi sih. Perlita, jangan pergi kamu yah!" Teriak Ariana yang merasa kesal dengan tingkah angkuh adik perempuannya itu.

"Ada yang bisa saya bantu Mbak?" Tanya Pak Amir menatap Ariana.

"Si Perlita tadi ngapain di sini Pak? Apa dia bekerja di sini? Atau ngontrak juga di sini?" Tanya Ariana yang merasa penasaran dengan keberadaan adik perempuannya itu di kontrakan tersebut.

"Mbak Perlita adalah pemilik kontrakan ini Mbak dan...."

"APA?"

Ucapan Pak Amir langsung dipotong oleh Ariana karena merasa terkejut dengan jawaban satpam di depannya.

Terima kasih untuk yg sudah mampir🙏Semoga kalian sehat dan rejeki kalian selalu lancar. Jgn lupa tinggalkan like n komentarnya ya🙏😊

1
partini
ya elah Lita bauanyk Banggt musuh mu ,,be strong ok
Thor jangan di bikin apes mulu peran utama pls aku baru selesai baca yg peran utama dari awal Ampe ending apes mulu
Sartika Bertha
Cukup menarik menurut aku
checangel_
Begitu juga Reader yang menanti Dokter Nathan balas komentar itu🤣
checangel_
Efek media sosial, no debate, comment yes/Facepalm/
checangel_
Memang bener, lebih enak makan di gerobakan pinggir jalan, daripada di tempat yang berasa high class, kenapa bisa begitu ya?🤧
checangel_
Ikhtiar, in syaa Allah tidak mengkhianati hasil, Ibu/Smile/
checangel_
Tak ada lagi kata terucap 🙏👍
checangel_
Definisi gaji suami adalah hak milik istri, uang istri tetaplah hak miliknya sendiri 🤭
checangel_
Kapan kamu sabar (sadar) Vito?!! /Drowsy/🤧
Yuningsih Nining
dito dito sampe segitu nya ya?
checangel_
Vito!!!!/Grimace/
checangel_
Ibu Diana, kapan dirimu berulah (berubah) 🤧/Facepalm/
checangel_
Tuh, Apa kan? Ariana terjuket 🤭
checangel_
Hadeuh Ariana ini ya /Drowsy/
Rosmayanti 80
lanjut thoor yg bnyk dong update nya
checangel_
Dia seperti itu, karena dia sudah lelah dengan drama yang terus berulang itu Ibu Diana🤭
Rosmayanti 80
lanjut dong thot
Tulisan_nic
Ingin ku terbangkan segera pada orang bernama Vito🔪🔪🔪
checangel_
Apakah mertua se-mengerikan itu? /Facepalm/, segitunya kata mertua itu menggema, bahkan di realita pun banyak bayang² menantu yang tak pernah bersuara, dan semua itu kembali lagi pada niat dan langkah awal saat menyapa🤧
checangel_
Ariana kamu itu ya /Drowsy/, memanfaatkan keadaan yang ada ternyata, dan semua karena uang/Frown/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!