Novel ini menceritakan kisah tentang seorang wanita yang bernama Ailin yang selalu di sakiti oleh suami pertamanya sampai membuatnya harus kehilangan anak yang masih ada di dalam kandungannya.
Penghianat suaminya yang di lakukan terus-menerus membuat pernikahan mereka berakhir dengan kata cerai.
Apakah Ailin bisa move-on dari masa lalunya dan masihkah ada pria yang baik hati dan menyayanginya apa adanya. Temukan ceritanya di season kedua dari novel Pernikahan Kontrak Ailin.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Khairin Nisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Hadiah Pernikahan.
Pagi hari.
Ailin perlahan mulai membuka matanya di pagi hari dia melihat Adam sedang menatapnya dengan tersenyum manis di pagi hari yang cerah ini. Ailin yang terus di perhatikan oleh Adam langsung tersipu malu sebab baru kali pertama ini dia membuka mata dan ada seorang pria yang tampan sedang memperhatikan dirinya sebab sudah lama Ailin hanya berada di atas ranjang
sendirian namun kali ini berbeda dia sudah memiliki suami.
“Kenapa di tutupi pakai bantal wajahnya?” tanya Adam sembari.menjauhkan bantal tersebut dari wajah istrinya.
“Malu, Mas,” jawab Ailin dengan membenamkan wajahnya di dada.bidang suaminya itu sesaat sebelum akhirnya wanita itu beranjak duduk dari.posisi tidurnya.
"Mau kemana?” tanya Adam dengan menarik balik istrinya itu kedalam dekapannya.
Adam tidak ingin jauh dari wanita yang dia cintai ini walaupun sebentar saja, sehingga Ailin yang mau memasak di dapur tidak di
perbolehkan oleh Adam. Ailin hanya bisa menuruti keinginan suaminya itu.
Sarapan pagi.
Semua orang sudah duduk di meja makan itu mereka hanya menunggu kedua pengantin baru yang masih juga belum menampakkan batang hidungnya itu. Selang beberapa waktu mereka mulai memasuki pintu dapur tersebut
dengan menyungingkan seulas senyuman manis. Diam-diam Radja mulai mengepalkan
tangannya dengan kuat saat melihat Adam dan juga Ailin bergandengan tangan.
Adam dan Ailin kelihatan bahagia, Radja semakin terbakar melihat akan hal ini dia begitu cemburu dan juga tidak rela Ailin melupakan.dirinya. Radja tidak menyadari jika semua ini terjadi karena kesalahannya
sendiri di masa lalu. Semua orang selain Radja sedang merasa bahagia melihat
kedua pengantin yang mulai mendudukkan tubuhnya di kursi meja makan itu.
“Ailin kau terlambat datang, pasti capek ya,” goda Sani dengan menyungingkan senyuman evil nya seolah wanita itu sedang membayangkannpergulatan panas yang terjadi di ranjang pengantin tadi malam.
“Sani jangan seperti itu, lihatlah rona merah di pipi Ailin saat ini seolah mengiyakan apa yang kau ucapkan,” ledek Holly dengan terkekeh.
“Sudah jangan goda Ailin lagi ayo kita lanjutkan sarapan pagi,” ucap Nyonya besar Sea menimpali ucapan yang Holly katakan tadi.
Semua orang yang ada di meja makan itu langsung mengambil makanan yang terhidang di atas meja makan, khusus pada pagi hari ini semua pelayan masak begitu banyak menu makan khas dari Negara A dan
juga Negara B. Ailin malah berdiri dari posisi duduknya, semua orang yang sedang berada di meja makan itu langsung mengarahkan pandangannya kepada Ailin begitu juga dengan Adam.
Mereka pasti sedang bertanya-tanya apa yang akan Ailinnlakukan saat ini. Ailin tersenyum manis pada Adam dan langsung mengambilkan suaminya itu nasi dan juga kuah yang berwarna kuning itu yang biasanya di sebut dengan soto jika orang Negara A menamainya.
“Mas, maaf aku tidak masak sendiri hari ini jadi kau harus makan dari buatan pelayan,” ucap Ailin dengan menatap suaminya itu.
“Tidak masalah, kan aku yang tidak memperbolehkan mu memasak di dapur tadi pagi,” jawab Adam sembari menarik tangan Ailin dan mengajaknya duduk di sampingnya.
“Ya tuhan. . aku sangat iri melihat kalian begitu romantis seperti ini,” ucap Sani dengan melirik sekilas kearah Pak Ray yang langsung
mengalihkan pandangannya seolah pria itu sadar jika istrinya sedang meledeknya.
Ailin masih sama seperti yang dulu, dia selalu terlihat sempurna menyiapkan semua kebutuhan suaminya, dulu aku yang ada di dalam posisi Adam tapi pria itu merebut semuanya dari ku. Gerutu Radja dalam hati sembari mengepalkan kuat tangannya dari bawah meja.
“Sayang bisa kau ambilkan aku makanan?” ucap Radja berbisik di samping Holly.
Berdecak kecil, “Kau masih punya tangan sana ambil sendiri saja, jangan manja.” Wanita itu bicara pelan dengan menajamkan pandangannya membuat Radja menghela nafas panjang dan langsung mengambil sarapan paginya sendiri.
Setelah semua orang selesai sarapan pagi mereka semua langsung menuju ke ruang tengah untuk berbincang-bincang. Semua orang sedang duduk di samping pasangan mereka masing-masing Adam melingkarkan tangannya di pundak Ailin dengan begitu mesranya sampai membuat Tuan besar Sea dan juga Nyonya besar Sea merasa bahagian saat melihatnya.
Nyonya besar Sea memberikan dua lembar kertat ke pada Ailin,
Ailin langsung menerimanya dengan tersenyum manis setelah wanita itu membaca
apa tulisan yang tertera di dalam dua lembar kertas yang sedang dia pegang itu.
Ailin langsung tersenyum kegirangan dia
membaca tulisan korea tertera di kertas yang ada di tangannya itu. Adam dan juga
semua orang mengerutkan keningnya melihat wanita tersenyum tersenyum sendiri.
“Sayang, apa yang kau baca di kertas itu?” tanya Adam yang tidak bisa membaca tulisan di kertas itu sebab istrinya terus mendekap kertas itu di dadanya.
“Mama memberikan kita hadiah bulan madu ke Negara Korea, apa kau tau Mas Adam sejak kecil aku ingin sekali berlibur ke negara ini,” Ailin bicara dengan tak bisa mengutarakan betapa bagiannya dirinya ketika mendapatkan tiket hadiah itu.
“Kelak aku akan sering mengajakmu berkunjung ke negara yang paling kau sukai,” ucap Adam dengan memeluk istrinya itu.
Semua orang yang berada di dalam ruangan itu merasa terharu dengan pengantin baru yang kelihatan saling menyayangi dan juga mengasihi ini. Kecuali Radja, hanya pria ini saja yang tidak menyukai dan terus mengumpat dalam hati saat melihat permandangan romantis yang terjadi di hadapannya.
“Adam kau harus menjaga Ailin selama di Negara itu sebab di sana saat ini sedang musim salju dan Mama juga tau jika sejak kecil Ailin inginnsekali melihat salju,” ujar Nyonya besar Sea sembari tersenyum lembut pada keduanya.
Ailin beranjak berdiri dari posisi duduknya dan begitu juga dengan Adam mereka berdua duduk di tengah-tengah kedua orang paruh baya itu dengan langsung memeluk keduanya dengan penuh kasih sayang. Sani dan juga Pak Ray saling berpelukan merasa ikut bahagia melihat kedua sahabat mereka akhirnya di anugrahi kebahagian yang tiada putusnya ini setelah hari pernikahan mereka
kemarin.
“Ma, terimakasih,” ucap Ailin dengan memeluk tubuh wanita itu. Tanpa menjawab Nyonya besar Sea hanya bisa mengecup puncak kepala anaknya itu.
“Pa terimakasih karena kau sudah menganggap ku lebih dari seorang menantu,” ucap Adam sembari memeluk tubuh Tuan besar Sea. Dengan sayang.Tuan besar Sea juga membalas pelukannya itu.
Pak Ray tidak mau melewatkan mengabadikan momen bahagian ini. Dia langsung mengeluarkan ponsel dari balik saku celananya dan langsung memotret adegan haru yang sedang terjadi di hadapannya saat ini.
Holly malah memeluk Sani tidak perduli dengan suaminya itu entah bagaiman dengan kehidupan Radja sekarang sampai memiliki istri seperti Holly padahal awal pernikahan mereka baik-baik saja bahkan keduanya hidup
dengan bahagia.
Jadi nikmatilah buah dari apa yg kau perbuat sama Ailin ok!! Hareudang..hareudang..hareudang panas panas panas.....nih lagu wat Radja ketika liat kemesraan Aili. dan Adam.
Aku setuju dengan pernikahan Ailin dan Adam, bayangin aja suami bawa pacarnya kerumah terus dia berhubungan intim dan istrinya diabaikan padahal baru melahirkan dan kehilangan anaknya. Iiuuhhh jijik .... suami abis celap celup sama pacarnya terus pengen pertahanin penikahannya?? gak semua wanita mau menerima suami seperti itu ya, mending pergi aja relakan suaminya sama selingkuhannya bersama kan cocok tuh pasangan lalat dan sampah.
mana yang benar Holly cinta deri atau raja
ada bab Holly seperty udah sangat jatuh cinta sama deri hingga tidak mau pisah dari deri tapi di bab lain dijelaskan deri hanya pelampiasan dan dia masih sangat cinta dengan raja, puyeng gua
kenapa ga sendiri aja ya.....
maaf kalo lancang.....
selamat buat Ailin dan adam
raja....... gigit jari
selamat buat Adam....