Karena malam itu, semuanya berubah...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DARK ROSE, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Part 14
Seorang pria yang memiliki fitur wajah muda dan tampan, terlihat sangat tenang dan berwibawa.
Sosoknya yang tinggi dan gagah itu tampaknya telah mendengar keributan dari luar mobil.
Pria itu tak turun dari mobilnya, tapi melirik ke arah Olivia dengan mata birunya yang dingin.
Pandangan Olivia dan pria itu bertemu satu sama lain dan saling bertatapan selama beberapa menit.
Dan pada saat Olivia melihat tatapan dingin pria itu, ia langsung menahan nafasnya dan terdiam membeku.
"Ayo pergi!" ucap pria itu dengan nada dingin saat memberitahu sopirnya.
Kemudian, mobil itu dengan perlahan bergerak pergi dan pria itu pun dengan perlahan juga menghilang dari pandangan Olivia.
Orang-orang berpakaian serba hitam yang tadinya berjaga-jaga pun, semuanya kembali ke mobil mereka masing-masing.
Setelah itu, mereka juga ikut pergi meninggalkan lokasi—mengikuti mobil pertama yang pergi terlebih dulu.
Pria itu ... Apakah dia adalah ayahnya Olvi? batin Olivia bertanya lalu kesadarannya yang tadinya hilang perlahan kembali.
Setelah Olivia benar-benar tersadar, ia teringat kembali dengan putranya yang sudah dibawa pergi oleh orang-orang yang tak dikenalnya.
"Olvi!"
"Olvi Stein!!"
Olivia yang panik pun langsung berteriak dan berlari mengejar mobil itu.
Jelas, Olivia harus mengejar mobil itu jika ia ingin mendapatkan putranya kembali.
Lalu, Olivia melepas sepatu hak tingginya dan berlari seperti orang gila.
"Tidak! Jangan bawa anakku pergi! Dia satu-satunya yang aku miliki di dunia ini!" teriaknya yang hampir putus asa.
Pria itu tak bisa sekejam ini mengambil Olvi begitu saja dariku!
Bahkan, sekarang Olivia tak tahu pasti siapa ayahnya Olvi!
"Olivia, berhenti mengejar! Mereka sudah pergi jauh! Apa kamu yakin tidak menyinggung siapapun?"
"Sebaiknya, cepat laporkan insiden penculikan ini ke polisi karena kita memiliki bukti rekaman CCTV yang kuat!"
"Itu benar! Dengan aksi mereka yang nekat melakukan penculikan di siang bolong seperti ini, bahkan di hadapan kami semua sebagai saksi, polisi pasti akan menemukan penculik itu dengan mudah!"
Para tetangga langsung heboh saat membicarakan insiden penculikan yang baru saja terjadi.
Sekarang, pikiran Olivia benar-benar kacau!
Olivia memang berharap kalau ayah Olvi muncul, ia akan memberikan sebuah tamparan untuk pria itu.
Tapi sekarang ... pria itu tiba-tiba muncul kembali dalam hidupnya dan dengan enaknya mengambil anaknya.
Benar-benar bajingan yang tak tahu malu! Sangat tidak adil ... Apakah dia pikir dia itu hebat?
Setelah mengeluh di dalam hati, Olivia dengan frustasi melempar sepatu hak tingginya kemana-mana saat semua orang sudah pergi.
Lihat saja, pria itu harus mempersiapkan wajahnya saat kita bertemu lagi nanti! Batin Olivia lagi sambil menatap tajam ke arah dimana mobil itu pergi dan menghilang.
...-oOo-...
Di dalam mobil.
"Om mau apa? Kenapa Om menculik aku?" Olvi bertanya lagi, ia merasa sedih saat melihat ibunya menghilang sepenuhnya dari pandangannya.
Suasana didalam mobil masih terdengar hening, Olvi cemberut karena pria tampan di sampingnya tak langsung menjawab pertanyaan.
"Menculik?" pria itu bergumam mengulang kata yang dilontarkan oleh Olvi, kemudian ia tersenyum samar sebelum menjawab pertanyaan itu.
— Bersambung —
***
Kalau kalian suka dengan ceritanya, jangan lupa tinggalkan jejak kalian berupa like, comment and click favorit untuk mendapatkan notifikasi updatenya~
Support penulis juga dengan cara menonton iklan di gift atau hadiah ya~
Thankyou so much and see you next chapter~
dan masih menunggu kelanjutan loch
Jangan kecewakan ya/Smile//Smile/
😊
Menantikan cerita selanjutnya sejak terbit 2019.