NovelToon NovelToon
SUARA 2 [RUKMINI]

SUARA 2 [RUKMINI]

Status: sedang berlangsung
Genre:Horror Thriller-Horror / Iblis / Hantu
Popularitas:8.5k
Nilai: 5
Nama Author: Ratna Jumillah

"Manut yo, nek gak manut koe mau jadi anak durhaka!?"

"Perempuan iku musti ayu! musti lues! musti biso sekabehane! Koe ndak perlu berpendidikan tinggi, cukup jadi perempuan yang cantik, semua materi datang padamu, nduk."

Lahir dari keluarga miskin, tinggal di rumah gubuk, tapi memiliki orang tua yang berambisi tinggi untuk menjadi kaya. Rukmini, di tempa menjadi anak yang serba bisa. Dia anak satu - satunya tapi tercekik oleh ke egoisan orang tuanya, sehingga tumbuh dendam dan kebencian pada orang tua nya.

Dia melawan aturan, melawan takdir bahkan melawan Tuhan nya, dengan membuat ikatan perjanjian darah dengan yang gelap hanya agar dia bebas dari orang tua nya, tidak peduli apa konsekunsinya..

"WANI TEKO WANI MATI!"

[Novel RUKMINI ini adalah kisah lengkap tentang Rukmini, Sosok ibu yang ada di novel SUARA]

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ratna Jumillah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EPS. 25. Rumah yang mewah itu adalah tempat kami para pemuja [ RUKMINI]

Dan pada malam jumat nya..

Rukmini sungguh pergi bersama wa Minten, tapi tidak dengan ibunya. Wa Minten mengatakan pada ibunya Rukmini bahwa Rukmini harus menjalani sebuah ritual khusus yang harus Rukmini sendiri yang lakukan. Ibunya Rukmini pun mengijinkan, dia sama sekali tidak menaruh curiga karena selama ini pun wa Minten lah yang membantu jalan nya ritual Rukmini.

Saat ini, Rukmini memakai kebaya warna hitam, dan dia berjalan bersama wa Minten menyusuri jalan setapak menuju ke suatu tempat. Jalan nya asing bagi Rukmini, dia belum pernah kesana sebelum nya. Sampai akhir nya Rukmini melihat sebuah perumahan khas Belanda.

"Iki rumah londo toh, mbok?" Tanya Rukmini, wa Minten mengangguk.

"Betul den ayu, nanti den ayu akan ketemu banyak orang, ndak apa - apa yo?" Ucap wa Minten.

"Banyak orang? Orang apa?" Tanya Rukmini, wa Minten lalu tersenyum.

"Nanti den ayu akan tau." Ucap wa Minten.

Perumahan di sana sangat mewah bagi Rukmini yang baru tahu ada rumah semewah itu, sangat jauh dengan rumah nya. Dinding - dinding putih, kokoh, megah, taman yang di tata rapi, jalanan yang di susuni batu - batu, sangat mencerminkan rumah orang kaya.

Rukmini terus berjalan masuk, dan saat semakin masuk dia akhir nya mendengar suara suami ghoib nya.

"Selamat datang di rumahku, den ayu." Ucap nya, Rukmini sedikit tertegun..

"Iki rumah den mas.." Gumam Rukmini.

Semakin Rukmini masuk, dia semakin merasa atmosfer nya sangat berbeda. Rasanya dia seolah masuk ke tempat yang sangat ketat, dia merasa dirinya di tatap dari segala sisi oleh banyak mata.

"Jangan takut den ayu, iki wilayah suamimu." Ucap wa Minten, Rukmini mengangguk.

Mereka masuk semakin ke dalam dan Rukmini melewati ada sekitar tiga rumah Belanda, sungguh Rukmini langsung membatin dia ingin tinggal di sana.. Lingkungan nya seolah terasa sangat nyaman. Setelah beberapa saat, tibalah dia di rumah ke lima. Rumah nya lain dari yang lain, ini lebih besar dari yang lain nya.

Wa Minten mengetuk pintu dan tak lama pintu rumah nomor lima itu di buka, yang membuka nya adalah seorang kakek - kakek tua. Dan aneh nya kakek itu terkejut saat melihat Rukmini dan langsung menunduk hormat.

"Den ayu." Ucap nya, Rukmini agak terkejut karena dia belum memperkenalkan dirinya tapi kakek itu sudah tahu siapa dirinya.

"Iki namanya ki Gading, yang menjaga tempat iki." Ucap wa Minten, Rukmini mengangguk tapi lalu berbisik.

"Kok dia tau sebutanku, mbok?" Tanya Rukmini berbisik.

"Tentu saja tau, beliau yang sudah menikahkan den ayu dengan suami den ayu. Meskipun ndak pernah ketemu secara langsung tapi bau den ayu sudah sama dengan bau suami den ayu." Ucap wa Minten.

Mendengar itu, Rukmini pun keheranan.. Bau apa pikir nya. Dia sampai mencium tangan nya sendiri untuk mencari tau bau apa yang di maksud.

"Ndak bau badan den ayu, tapi bau secara ghoib. Den ayu sudah menikah sama suami den ayu jadi suami den ayu menandai den ayu dengan bau nya, hanya kami para anggota yang bisa mengenali." Ucap wa Minten, Rukmini manggut - manggut.

"Monggo den ayu.." Ucap ki Gading, mempersilahkan Rukmini masuk, tapi wa Minten tidak ikut.

"Nanti kita ketemu di dalam, den ayu." Ucap wa Minten, Rukmini mengangguk.

Saat masuk kedalam, bukan ruangan seperti rumah normal yang terlihat di sana.. Begitu masuk ada sebuah lukisan sebuah simbol di dinding persis di depan pintu dan menghalangi pintu masuk, orang yang masuk kedalam boleh ke kanan atau ke kiri untuk akhir nya bisa masuk ke dalam.

Tapi di rumah itu, di desain seperti itu agar yang masuk bisa dari kiri dan yang keluar bisa dari kanan, kebalikan dari hal normal manusia yang masuk dari kanan dan keluar dari kiri.

"Lewat sini den ayu." Ucap ki Gading, dan Rukmini mengangguk.

Saat masuk, Rukmini terkejut karena dia melihat banyak orang - orang yang memakai jubah merah. Itu mengingatkan nya pada mimpinya selama tiga hari tiga malam itu, dimana ada orang - orang memakai jubah merah seperti mengelilingi rumah nya.

"Ini!" Rukmini sedikit takut melihat nya karena mereka sangat misterius.

"Selamat datang den ayu!" Ucap mereka semua, Rukmini sampai merinding.

Jika di dengar dari suaranya, itu bukan hanya laki - laki tapi juga ada yang perempuan. Hanya saja wajah mereka masih di tutup.

"Buka tudung kalian." Ucap ki Gading, dan semua anggota membuka tudung nya.

Jika Rukmini lihat - lihat, di antara mereka semua yang berpakaian paling beda memang ki Gading, dia memakai jubah juga tapi warna nya putih. Rukmini akhirnya bisa melihat wajah semua anggota itu, dan benar ada yang laki - laki dan ada yang perempuan dan salah satu nya adalah..

"Wa Minten." Gumam Rukmini.

"Den ayu, ini adalah anggota kita semua." Ucap ki Gading.

Rukmini lalu berjalan, maju.. dan saat Rukmini maju kerumunan orang berjubah merah itu lalu memencar ke kanan dan ke kiri membentuk jalan, dan dari sana Rukmini melihat seorang pria asing memakai jubah putih juga. Asing di sini bukan asing karena tidak Rukmini kenal sebelumnya tapi asing seperti dari negara yang berbeda, rambut nya hitam tapi wajah nya bule dan berkumis, tatapan nya tegas, dingin dan ekspresi wajah nya datar.

Tapi kemudian pria itu tersenyum pada Rukmini, Rukmini pun juga membalas senyum pria itu dan kemudian dia di antar untuk naik ke altar oleh ki Gading.

"Den ayu, beliau adalah bapak." Ucap ki Gading, sambil berjakan menuju ke depan.

"Bapak siapa?" Tanya Rukmini.

"Hanya bapak, panggil saja bapak. Tidak ada yang tau siapa nama beliau..." Ucap ki Gading Rukmini mengangguk.

"Selamat datang, den ayu." Sapa pria yang di panggil bapak itu pada Rukmini sambil mengulurkan tangan untuk berjabat tangan.

"Matur kesuwun, bapak." Sahut Rukmini, bapak itu tersenyum puas. Dan dari posisi itu lah Rukmini bisa melihat mata pria itu berwarna biru.

"Sodara - saudari terkasih, hari ini telah datang ke rumah kita.. Ibu dari anak - anak kita, den ayu Rukmini." Ucap pria yang di panggil bapak itu, Rukmini keheranan.

'Ibu dari anak - anak? Maksud nya pie?' Batin Rukmini.

"Den ayu sudah menikah dengan pangeran, sekarang tugas den ayu hanya melahirkan saja. Melahirkan anak keturunan pangeran." Ucap bapak, Rukmini masih keheranan..

Bukan apa, Rukmini saja menikah secara ghoib dan bahkan dia hanya melakukan persetubuhan dengan suami ghoib nya itu dari mimpi. Sekarang bapak di depan nya itu mengatakan bahwa dia akan melahirkan anak keturunan suaminya, bagaimana?

Tapi sebelum sempat Rukmini bertanya, orang orang yang mengenakan jubah merah itu mulai menyanyikan lagu - lagu asing, lagu - lagu yang tidak pernah Rukmini dengar sebelum nya. Rukmini merasa merinding mendengar perpaduan suara mereka yang sedang bernyanyi.

Tapi satu yang Rukmini tau, mereka bukan memuji Tuhan.. Rasanya seolah mereka semua justru membelakangi Tuhan. Dan Rukmini yang masih belum mengerti apapun tiba - tiba di beri sebuah gelas kecil oleh "bapak" itu.

"Den ayu, silangkan di minum." Ucapnya, Rukmini menerima nya dan langsung meminum nya tanpa bertanya.

Setelah masuk ke dalam mulut, barulah Rukmini tau itu bukan air, tapi anggur. Hanya saja rasanya lebih enak dari anggur - anggur yang ada di rumah nya.

"Mari kita lanjutkan dengan perjamuan bersama." Ucap bapak, dan semua bersorak sorai.

'Ini sebenarnya sedang melakukan apa.' Batin Rukmini, apalagi suami ghoib nya sama sekali tidak bersuara.

BERSAMBUNG!

1
zoeyy
❤️❤️❤️
⛧ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©Luo Yi⧗⃟
Takdir mbahmu gundul kui. Koe seng nggolek perkoro kok di omong takdir🤧
SENJA
mau di bawa kemana itu mini heh minten ?? 😤
SENJA
laaah tantrum 🤣
SENJA
manggut2 doang lu 😤
SENJA
jangan kelamaan mini 😤
SENJA
naaaah bener! jangan mau kerja doang tapi ga dapet duit 😤
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Masa orang suka main dukun, takut sama demit🤣🤣🤣 lucu kamu Wa
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Dihh pake ngirim paket segala🙄
🍃≛⃝⃕|ℙ$ ÑÙŔĹÌÀÑÀ §𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Pinter emang cara iblis menjerumuskan seseorang
Hary Nengsih
wa minten yg bawa mini ke setan ternyata
Nureliya Yajid
semangat thor
Nureliya Yajid
lanjut
🍃≛⃝⃕|ℙ$ ÑÙŔĹÌÀÑÀ §𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Suami ibliss na mnta tumbal 😅
zoeyy
❤️❤️
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
nah iya juga mau tau alasannya apa
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐
bagus mini, jngn mau mereka manfaatkan
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐: 🤭🤭🤭🤭🤭🤭
total 2 replies
🍃≛⃝⃕|ℙ$ ÑÙŔĹÌÀÑÀ §𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Hhhmmm alasan bunglon 😤
🍃≛⃝⃕|ℙ$ ÑÙŔĹÌÀÑÀ §𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Buat apa itu kira2 sewa ruko
SENJA
seru bbanget pokoknya
ִֶָ𓂃⭑𝐍❤︎ᴠᴇʟ⃝ᵀᵀᴬᴺ𔒝⭑𓂃✍︎: Terimakasih kakk🥰🥰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!