NovelToon NovelToon
Rumah Tangga

Rumah Tangga

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Cintamanis / Konflik Rumah Tangga-Konflik Etika / Tamat
Popularitas:172.9k
Nilai: 5
Nama Author: MinNami

Binar tak menyangka ujian cintanya bersama sang suami hadir setelah menikah, masalah bertubi-tubi silih berganti menghampiri rumah tangga mereka.

Mertua dan ipar yang selalu mengganggu kenyamanannya, masalah orang ketiga pun juga ikut mendekati biduk rumah tangganya. Mereka selalu mencari celah, agar bisa merusak hubungan yang selama ini ia bangun bersama sang suami.

Saat batas kesabaran mulai di ambang batas dan tidak satupun orang percaya padanya, pantaskah Binar bertahan dengan semua?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MinNami, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14 - Tidak tahu malu -

Yang dibutuhkan wanita penggoda itu cuma satu, yaitu SADAR DIRI!

“Pagi mbak Binar,” sapa Intan ramah.

Binar yang disapa menoleh kaget. Ini masih pukul 7 pagi dan Intan dengan percaya diri sudah bertamu. Binar tidak tahu jalan pikiran gadis itu.

“Pagi Intan, wah kamu rajin banget ya masih pagi sudah bertamu saja.” Binar tersenyum manis menyapa Intan sekaligus menyindir gadis itu.

Raut wajah Intan seketika berubah. Gadis itu tampak merengut tak suka namun tidak bisa berbuat banyak selain tersenyum canggung.

“Intan mau jemput Ella kok mbak, kami ada kelas pagi.” Jelas Intan yang mengundang tawa kecil Binar. Gadis itu pikir Binar akan percaya dengan alasan basi.

“Wah rajin banget ya kamu, memang pantes jadi menantu idaman.” Binar kembali menyindir tidak peduli jika ada orang lain yang mendengar ucapannya.

“Mbak, saya...” belum sempat Intan membela diri suara dari dalam rumah menyela percakapan mereka.

“Sayang, kaos kakiku dimana ya?” Tanya Albiru dari dalam rumah. Pria itu tampak mencari keberadaan istrinya.

Binar melebarkan senyumnya melihat eskpresi kecut Intan. “Ayo masuk Intan, saya mau ngurus suami saya dulu.”

Binar segera ke dalam rumah meninggalkan Intan yang masih memasang eskpresi kecut. Jelas sekali gadis itu cemburu.

“Bentar ya sayang!” Suara Binar tampak menyahut, sengaja memanasi Intan.

Mau tak mau Intan masuk ke dalam rumah, berusaha menjaga ekspresi wajahnya agar tidak ada yang tahu hatinya sedang cemburu berat.

“Eh Intan, ayo sini nak duduk dulu.” Ibu Siti yang sedang menyiapkan sarapan segera menyapa Intan dengan begitu ramah.

“Sini Bu, biar Intan bantu.” Melihat Ibu Siti yang tampak repot Intan berinisiatif membantu.

Sayangnya sebuah tangan lain segera mengambil alih. Intan menoleh menatap pemilik tangan yang tak lain adalah Binar. Wanita itu masih dengan senyum ramahnya menatap Intan yang tampak kaget.

“Tamu adalah raja Intan, jadi sebaikanya kamu duduk manis. Biar aku sama Ibu yang mengurus ini, lagipula kamu sudah tampil cantik begini nanti malah rusak kalau bantu urusan dapur.” Binar berucap begitu lembut membuat Intan tidak bisa membantah.

“Iya Intan, kamu duduk saja.” Ibu Siti segera mengambil alih.

Setelah kemarin Albiru meminta Ella untuk minta maaf pada Binar membuat Ibu Siti sadar posisi Binar begitu tinggi di hati Albiru. Dia tidak ingin membuat kesalahan yang berujung pertengkaran dengan Binar dan malah membuat Albiru ikut marah.

Ella yang sudah rapi datang dan segera duduk manis disamping Intan. Gadis itu masih terlihat kalem sejak dipaksa Albiru untuk meminta maaf pada Binar.

“Sayang, hari ini aku lembur ya. Kerjaan lagi numpuk, aku mau selesain cepat supaya kita bisa punya waktu banyak weekend ini.” Ucap Albiru menghampiri Binar dan mengecup kening istrinya, pria itu bahkan tidak memperhatikan sekitar.

Binar tersenyum malu, memukul pelan dada suaminya. Sedangkan kedua gadis yang sedang memperhatikan interaksi itu hanya mampu menatap tak suka. Ella menggenggam tangan Intan berusaha menguatkan hati sahabatnya itu.

“Malu sayang,” ujar Binar dengan pipi yang merona.

Albiru terkekeh melihat tingkah menggemaskan Binar. Dia bahkan tidak memedulikan ketiga orang dibelakangnya.

 

...****************...

Albiru terkejut saat mendapati Intan menunggunya di lobi kantor. Tadi temannya bilang ada wanita yang menunggunya di lobi, dia pikir itu Binar.

“Mas Biru,” Intan menyapa saat melihat Albiru sudah berdiri di hadapannya.

“Kamu ngapain disini?” tanya Albiru.

Intan tersenyum manis sebelum menyerahkan bungkusan yang Albiru yakini berisi makanan. “Ini mas, tadi aku masak banyak buat Ella dan ternyata Ella bilang mas suka jadi aku inisiatif bawakan ini buat makan siang mas Biru.”

Albiru diam tidak menerima uluran tangan Intan, pria itu hanya menatap sekilas sebelum menolak dengan halus. “Nggak perlu, kamu makan sama Ella saja.”

“Tapi Intan sama Ella sudah makan mas, ini sengaja Intan bawa untuk mas Biru makan siang.”

Albiru menggeleng tetap tidak mau menerima. “Saya nggak mau nanti istri saya salah paham, jadi lebih baik kamu bawa kembali makanan ini atau kamu kasih keorang yang lebih membutuhkan.”

“Mbak Binar ngelarang mas nerima pemberian Intan?” tanya Intan lemah.

“Bukan, saya hanya menghargai perasaan istri saya,” ucap Albiru tegas.

“Mbak Binar nggak akan tahu kok mas, lagipula ini cuma makanan biasa.” Intan kembali membujuk, berusaha agar Albiru mau menerima makanan yang dimasak sendiri.

Albiru kembali menggeleng tegas, “justru itu, karena istri saya nggak ada disini jadi saya tidak akan menerima. Saya menghargai perasaan istri saya dan seharusnya kamu sebagai sesama wanita mengerti.”

Kemudian Albiru pergi begitu saja tanpa menoleh pada Intan yang tertunduk lesu. Bahkan untuk sekedar makanan saja Albiru tidak mau menerima pemberiannya. Intan segera menghubungi Ella untuk memberi tahu penolakan Albiru.

“Mas Biru nggak mau nerima Ella.” Adu Intan begitu Ella mengangkat panggilan teleponnya.

“Mas Biru bilang apa?” tanya Ella.

“Dia menghargai perasaan istrinya jadi dia nggak mau menerima pemberianku.”

“Mbak Binar benar-benar mengendalikan mas Biru. Ini nggak bisa dibiarkan.”

“Nggak apa-apa Ella, apa yang mas lo lakukan itu sudah benar.”

“Nggak bisa, mas Biru terlalu nurut sama mbak Binar. Gue harus ngasih tau Ibu,”

“Tapi Ella..”

Tiba-tiba Ella memutuskan panggilan, sepertinya gadis itu sedang sibuk mengadu pada Ibunya. Sedangkan Intan tersenyum kecil, dia berhasil membuat nama Binar semakin buruk dimata Ella dan Ibu Siti.

...****************...

 

Albiru segera menelpon Binar memberitahu istrinya itu tentang keberanian Intan.

“Apa Bi?” tanya Binar dia masih tidak percaya dengan apa yang dikatakan Albiru.

“Aku serius sayang, aku juga heran kok bisa dia berani banget datang ke kantor buat antar makan siang.” Cerita Albiru meyakinkan istrinya bahwa apa yang dia katakan benar adanya.

“Gila banget itu cewek. Apa aku perlu turun tangan langsung buat bikin dia sadar posisi?”

“Udah, nggak usah ditanggepin Bi. Aku juga sudah menolak dengan tegas. Aku sendiri kaget dia bisa senekat itu sedangkan istri aku sendiri nggak berani datang ke kantor.”

“Dia benar-benar kecintaan sama kamu Bi.”

Albiru terkekeh mendengan ucapan istrinya. “Suami kamu terlalu ganteng sayang, makanya dia tergila-gila.”

“Dih apaan kamu, narsis banget. Sudah ya Bi, aku tutup dulu bentar lagi jam kerja. Assalamu’alaikum sayang.”

“Waalaikumsalam, semangat kerjanya sayang.”

Keduanya mengakhiri percakapan. Albiru tampak merenung memikirkan sikap Intan yang semakin berani karena mendapat dukungan penuh dari Ella.

Disisi lain Binar juga tampak merenung tidak habis pikir dengan sikap Intan yang seberani itu. Gadis itu benar-benar tidak tahu malu. Dia tidak sadar akan posisinya. Sepertinya Binar harus memikirkan cara untuk membuat gadis itu segera sadar dari tidur panjangnya.

TBC

Hai semua, sambil menunggu novel ini update aku punya rekomendasi novel bagus untuk kalian karya Reni t. Silahkan mampir dan jangan lupa dukungannya.

Judul : TERJERAT CINTA MAFIA TAMPAN

Adelia Fasha adalah seorang gadis matang berusia 25 tahun, sehari hari ia mencari nafkah dengan berjualan gorengan yang ia jajakan dengan cara berjalan keliling kampung. Suatu hari ia menemukan seorang laki laki dalam keadaan tak sadarkan diri dengan tubuh penuh luka. Adelia pun menolongnya dan membawanya ke rumahnya, tanpa ia sadari, bahwa laki laki yang ia tolong adalah seorang mafia.

1
kalea rizuky
rio nikah ma siapa
Dewi Dama
iklan novel baru..terus...setiap episode iklan.
lagiiii...
Dewi Dama
baru episode awal sdh ada iklan aja
Safa Almira
yey
Lala Al Fadholi
kalo ella tau jika bapaknya selingkuh ma bu siti dan buat ibu kandungnya pergi dia pst akan marah
VhIe OrLand
biru gk bisa tegas sbgaii anak lelaki yg sudah menikah aturannya pikirkan perasaan istrinya... itu mah dalilil ibu Siti aja
Mam Lilu
istrinya rio nih bikin penasaran 😁
Ayi
Thor siapa istri Rio?? bukannya Rio bakal nikahi Ella ?? pinasaran Thor 🤔🤔
Neneng Hernawati
ending nya bikin pinisirin siapa istrinya Rio belum terjawab🤔🤔
Kod Driyah
lawan trus Binar jngn takut
Kod Driyah
punya mertua sm ipar jahat di cekek aja biar mampus
Arie
👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
Kod Driyah
intan sm ella wanita licik
Sarifah azzamalfatih
Thor ko saya gak ketemu cinta untuk Gabriella
MinNami: belum terbit, masih proses 😊
total 1 replies
Kod Driyah
Biru ga tegas lbh condong membela adiknya
Mam Lilu
wah udah mau tamat
Ayi
smngaat Thor 🤗
Arie
👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
Neneng Hernawati
akhirnya Mila wanita ular ketangkap juga...tinggal Ella yg segera di jemput karmanya😏😏
Arie
👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍nungguin Ella dpt karma😠😠😠😠😠😠😠😠
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!