NovelToon NovelToon
Bunda Untuk Aira

Bunda Untuk Aira

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:8.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: Hida

bagaimana jika kita bertemu kembali dengan sosok laki-laki yang pernah kamu kagumi di masa lampau??
ya itu yang terjadi pada Salma, guru bahasa Inggris di salah satu SMP di kota A. dia tidak sengaja bertemu dengan seorang anak kecil di taman yang menghantarkan dia bertemu kembali dengan laki-laki yang telah menolongnya.
mungkinkah dia akan jatuh hati dengan laki-laki tersebut setelah ia pernah mengalami kegagalan di masa lalunya yang membuat ia trauma hingga saat ini ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hida, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

first time

********

Happy Reading..

Flashback

Mentari di pagi hari yang mengintip dari perpaduan membuat kedua mata indah Salma terbuka. Ya hari ini dia akan mengikuti ujian akhir semester di kampusnya. Karena dia kemarin malam belajar wayangan (Belajar kebut semalam ) khas anak sekolah ketika mo menghadapi ujian.( pengalaman author 🤣... ) Sehingga membuat iya bangun kesiangan apalagi dia sedang mendapat tamu bulanan. Diapun terbangun karena pintu kamarnya di ketuk dengan keras.

Tok...tok..tok

"Ma......, teriak bu Murti ."Kamu apa nggak ke kampus, ini sudah jam berapa." Teriak bu Murti dengan masih mengetuk kamar Salma.

Deg.. ( Salma pun terbangun setelah mendengar kegaduhan di luar kamar Salma).

"Aduh jam berapa ini, Salma komat kamit sendiri Dengn masih mengucek - ngucek matanya. " Ya ibu, ini Salma sudah bangun. " Teriak Salma kencang agar ibunya mendengar.

"Ya udah cepat mandi nanti kamu terlambat lagi ke kampus." bu Murnipun meninggalkan kamar Salma.

"Astagfirullah, Ya Allah jam setengah Delapan. teriak Salma. Aduh padahal nanti ujian di mulai jam 9. gerutu Salma.

"Ini nih kebiasaan banget nggak ilang-ilang. Belajar cuma mo ujian aja." Ucap Salma yang menggerutu dirinya sendiri.

Dengan tergesa-gesa Salma turun dari ranjangnya dan berlari mengambil handuk di almari kemudian menuju kamar mandi. Cukup 5 menit saja Salma membersihkan diri dan keluar untuk mengganti baju. Cukup kilat bagi mandi seorang cewek yang biasanya menghabiskan waktu yang lama untuk di kamar mandi. Tidak lupa ia memakai pelembab dan sedikit lipstik agar bibirnya tidak terlihat pucat. Sambil bercermin, ia memakai kerudungnya dengan tergesa-gesa. Memakai jam kesayangannya kemudian ia mengambil tas ransel yang memuat buku-buku modul kuliahnya dan menaruhnya ke punggung. Ia keluar dari kamar dan menuju meja makan untuk pamit ke ibunya. Ayah dan kakaknya pasti sudah berangkat karena ini sudah pukul delapan. Dia pun melihat bu Murti yang sedang membereskan bekas sarapan ayah dan kakaknya.

"Bu, Salma pamit berangkat dulu." Salma berpamitan sambil menegak segelas susu yang sudah di sediakan ibunya.

" Kamu tidak sarapan dulu nak, " bujuk bu Murti masih dengan kesibukan membereskan piring kotor bekas sarapan.

" Nanti saja bu di kampus, ini Salma sudah telat nanti ada ujian. "

" Makanya kalau belajar itu lihat jam, jangan wayangan. kebiasaan deh kamu itu. Belajar kalau mau ujian saja." Nasehat bu Salma yang jengah dengan sifat anak bungsunya yang beda dengan sifat kakaknya.

" Nanti saja ya bu marahnya, ni Salma berangkat dulu. " bujuk Salma dengan canda nya dan berjalan menuju bu Murni untuk mencium tangan ibunya . Dia paham sekali pasti kalau ibunya ngomel sampai sore jika memarahin Salma. Makanya iya lebih baik menghindar dari omelan ibunya. apalagi ia harus terburu-buru ke kampus.

"Dasar ni anak...."

"Ya udah bu Salma berangkat dulu, Assalamualaikum bu."

"Waalaikum salam, hati2 di jalan." Pesan bu Murni.

"Siap ibuku sayang." Jawab Salma dengan menggoda ibunya.

Salma pun berjalan tergesa-gesa keluar dari rumah menuju halte bus depan yang tidak jauh dari rumahnya. setelah menunggu 5 menit, ada bus yang berhenti. karena di kejar waktu Salma pun naik meskipun bus penuh. kalau tidak kepepet pasti salma lebih baik menunggu bus berikutnya. Iapun berdiri karena memang sudah tidak ada bangku yang kosong. dan ada banyak juga penumpang yang berdiri. Jarak rumah ke kampus lumayan jauh, memakan waktu sekitar 30 menit. Ia berdiri di samping bapak yang mungkin usianya sekitar kepala 5. Salma tidak menyadari jika bapak di samping dia adalah seorang copet. Dia masih menaruh tasnya di belakang. Dan asyik melihat pemandangan di luar bus.

Setelah beberapa saat ada kondektur yang menghampirinya untuk meminta ongkos bus. Salma pun mengambil dompet di tas belakangnya dan menyodorkan uang warna biru.

" Turun mana mbak," tanya pak kondektur

"Kampus X pak." Jawab Salma.

Salma mengambil uang kembalian yang di berikan kondektur dan memasukkannya ke dompet dan di taruhkan kembali ke tas ranselnya. Dia tidak menyadari jika dari tadi ada seoasang mata yang melihat gerak- geriknya mengambil dan mengembalikan dompetnya di dalam tas . Si bapak itu pun semakin menempel ke Salma.Apalagi keadaan bus semakin berdesak-desakan. Tapi di belakang bapak itu ada seseorang yang berseragam loreng yang melihat kejadian itu.Dia juga memperhatikan si bapak dengan diamnya.

30 menit kemudian, Salma pun sampaidi depan kampusnya.

" Pak...pak... berhenti sini. " ucap Salma.

" Teek....teekk.....,berhenti..." pinta kondektur dengan memberikan tanda berupa ketukan di pintu bus dengan uang coinnya.

Buspun berhenti dan Salma turun dari bus. Dan dari belakang ada seorang laki-laki yang mengikutinya.

"Mbak....mbak.... panggil laki-laki itu kepada Salma.

"Iya, saya.... Salma menoleh sumber suara dan menunjuk dirinya dengan jari telunjuknya.

" Iya mbak, si mbak. ini dompet mbak " sambil menyodorkan dompet berwarna pink kepada Salma.

" loh,dompet saya kok bisa sama masnya. jangan-jangan masnya nyopet dompet saya ya. Tanya Salma dengan menyipitkan matanya dan menunjukkan jari telunjuknya sebagai tanda curiga.

" Haha....haha...., laki-laki itupun tertawa atas tuduhan Salma. "Mbak ini lucu sekali mana mungkin saya mo mengambil dompet mbak dengan pakai seragam ini." sambil menunjukkan seragamnya. " saya bisa di cincang sama atasan saya mbak."

" aterus, kok dompet saya bisa sama mas ?? " Salma pun masih belum percaya

" Besok kalau mbak naik bus, jangan taruh tas ransel mbak di belakang, tadi bapak di samping mbak melihat gerak-gerik mbak dari tadi. Kalau tidak percaya coba cek tas mbak. Jelas laki-laki itu sambil menyunggingkan senyuman tipis di bibirnya. yang menampakkan ketampanan nya dengan wajah eksotis khas para mas-mas baju loreng.

Salma pun terpesona dengan senyuman laki-laki itu beberapa saat.

"Mbak....mbak..panggil laki-laki itu sambil menggoyangkan satu tangannya di depan wajah Salma.

" Eh maaf mas, Salma pun sadar akan kekagumannya dan mengecek tas ranselnya. dan benar saja tas ranselnya sudah terbuka.

" Maaf ya mas, saya tidak tau . Terimakasih sudah mengembalikan dompet saya. Sekali lagi saya minta maaf karena sudah menuduh masnya." Pinta Salma

" Sama-sama mbak, ya udah saya permisi dulu. " Izin laki-laki tersebut dan melangkahkan kakinya menjauh dari Salma.

Salma yang sudah Sadar jika laki-laki tersebut sudah pergi itupun hanya tersenyum simpul karena mengagumi laki2 itu. Salma melihat jam, dan kurang 10 menit ujian akan di mulai. ia berjalan tergesa2 menuju kelas tempat ujian. Tidak lupa ia berjalan dengan senyuman yang masih menempel di wajahnya melewati koridor-koridar menuju kelasnya.

.

1
dewi
maaf y kk author bkn nya tak suka juatru aq sangat suka crt ini cuma yg bikin binggung sepertinya 2 prat ini salah kamar ngak si thor letak nya
Hapdah Halim
lewat aja 🙏
Hapdah Halim
tidak ada bintang 🙏
farida nugrahini
ternyata beda ya ..
dewi
kasihan bima di luar perdiksi ku kk cinta tak bertepi
Hapdah Halim
tidak mau baca tp penasaran
mudah2an bima berjodoh sama syakila membayar rasa penasaran pembaca thor🤣🤣🤣
Hapdah Halim
Malas baca terlambat ambil keputusan
Giandra
orang tua bima g jelas orang tua shakila egois menggenggam bara ditangannya dipaksain Shakila makan bara itu
𝓹𝓮𝓷𝓪𝓹𝓲𝓪𝓷𝓸𝓱: Halo kak, mampir juga dinovelku 𝙄𝘽𝙐 𝙎𝙐𝙎𝙐 𝙎𝙀𝙇𝙄𝙉𝘼 atau klik akun profilku ya. trmksh😌
total 1 replies
louis
beri karma saja ortunya Bima itu. kasihan Bima tdk salah menanggungnya
Hieda_H
terimakasih sudah setia membaca kak. maaf update lama karena kmrn hbs SC.
Hapdah Halim
syakila Ama bima semangat syakila jemput kebahagiaan mu
baga
bahagiamu cuma ama bima😍😍
dewi
coba berikan kesempatan pada bima d hati mu utk mengobatin luka yg pernah tergores krn bima yg lbh berbakti pada org tua nya pada saat it tapi pada nyata nya dia jg hancur dan skrg takdir mempertemukan kalian kembali dng ms menyimpan rasa it d hati kalian masing2 ....d bima coba beranikan diri mu utk berbicara jujur pd ayah irsayd tentang kejadiaan saat it
dewi: udh banyak bgt episode nya kk malas bgt klu baca dr awal klu aq lompat2 nanti menggagu nilai kk d novelton
total 2 replies
Giandra
orang tua kurang bijak
dewi
ya lebih baik kembali pada cinta lama mu klu hati ms bertaut pada nya dan kesempatan utk bersama kembali it ada krn klu kita memaksakan pd cinta yg baru tapi hati d jiwa kita tdk ada di situ maka hanya hampa d kesunyian yg kita dpt jd rahi d cari lah d mana hati dan jiwa kita dpt berlabu d bahagia krn diri kita sdri yg tau d mn kebahagian it berada bkn org lain
Lilis Holisoh
semangat thor/Heart//Heart//Heart//Heart/
Lilis Holisoh
semangat terus thor/Rose//Rose//Rose//Heart//Heart//Heart/
Lilis Holisoh
semangat thor/Rose//Rose//Rose//Heart//Heart//Heart/
Lilis Holisoh
tetap semangat thor /Rose//Rose//Rose//Heart//Heart//Heart/
Wahidah Wahidah
semoga kalian bersama , meraih kebahagian yg tertunda 😍
dewi
semoga kalian dpt kembali bersama merahi kebahagian yg sesunguh nya dan mengobatin hati yg sempat terluka
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!