NovelToon NovelToon
Gus, I'Am In Love

Gus, I'Am In Love

Status: tamat
Genre:Obsesi / Beda Usia / Keluarga / Diam-Diam Cinta / Cinta pada Pandangan Pertama / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:379
Nilai: 5
Nama Author: Daena

Cerita ini adalah tentang Regenerasi Hidayah. Dari Zain yang Bertaubat Karna pergaulan yang Salah saat masa remaja, Dan dikaruniai Anak yang bernama Zavier yang Pintar dan Tegas, Hingga Putri Kemnarnya Zavier Bernama Ziana dan Ayana yang menyempurnakan warisan tersebut. Dan Ditutup Dengan Kisah Anak Ayana, Gus Abidzar.
Ini adalah bukti bahwa meski darah berandalan mengalir dalam tubuh, cahaya agama mampu mengubahnya menjadi kekuatan untuk melindungi dan mengayomi sesama.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sisi lain Pangeran Es

Malam itu, kamar pengantin di ndalem terasa begitu sunyi, hanya menyisakan detak jantung Abigail yang berpacu kencang. Ia duduk di tepi ranjang besar yang berhias kelambu putih, masih mengenakan gaun putihnya.

Pikirannya melayang pada sosok Zayn, Gus yang selama ini ia kenal begitu kaku, tenang, dan selalu menjaga jarak.

Pintu terbuka pelan. Zayn masuk, sudah mengganti pakaiannya dengan jubah tidur satin berwarna gelap. Ia menutup pintu dan menguncinya. Saat Zayn berbalik, Abigail melihat sesuatu yang berbeda di tatapan suaminya. Tidak ada lagi sorot mata "Pangeran Es" yang datar, yang ada hanyalah api yang menyala, intens dan penuh kendali.

Zayn mendekat, setiap langkahnya terasa predator namun elegan. Ia duduk di depan Abigail, tangannya yang kuat perlahan membuka kancing-kancing kecil di punggung gaun Abigail.

"Kenapa tanganmu gemetar, Habibi?" bisik Zayn, suaranya kini jauh lebih rendah dan berat, mengirimkan getaran aneh ke seluruh tubuh Abigail.

"Aku... aku cuma nggak nyangka Gus Zayn bisa sesantai ini," jawab Abigail jujur, mencoba mengatur napas.

Zayn terkekeh kecil, suara tawa yang terdengar sangat maskulin dan sedikit "nakal". Ia mendekatkan wajahnya ke telinga Abigail, membuat Abigail bisa merasakan napas hangatnya.

"Gus juga manusia, Abigail. Dan kamu sudah berhasil memancing sisi yang selama bertahun-tahun ini saya simpan rapat-rapat," bisik Zayn. Ia perlahan mencium leher Abigail, memberikan sentuhan yang sangat ahli dan penuh percaya diri.

Abigail tertegun. Ia sempat mengira hidup dengan seorang Gus akan terasa hambar atau terlalu formal di dalam kamar. Namun, cara Zayn memegang kendali, cara tangannya yang hangat menjelajahi kulitnya dengan penuh dominasi namun penuh kasih, membuktikan bahwa Zayn adalah seorang ahli dalam memberikan kenyamanan.

Zayn menunjukkan sisi bad boy-nya bukan melalui kata-kata kasar, melainkan melalui caranya yang intens dalam menunjukkan hasrat. Abigail menyadari bahwa suaminya bukan hanya pandai membaca kitab, tapi juga sangat pandai memahami keinginan pasangannya.

"Ternyata... aku salah besar tentangmu, Gus," desah Abigail, menarik tengkuk Zayn untuk semakin dekat.

Zayn tersenyum tipis, menatap Abigail dengan pandangan yang membuat Abigail merasa menjadi wanita paling diinginkan di dunia. "Jangan panggil saya Gus malam ini. Panggil nama saya, seperti saat kamu pertama kali menulis surat itu."

Malam itu, di balik dinding kamar yang tenang, Abigail menemukan bahwa Zayn adalah kejutan terbaik yang pernah diberikan hidup kepadanya. Di balik ketenangannya, ada gairah yang membara, dan di balik keshalihan nya, ada seorang pria yang tahu persis cara membahagiakan istrinya.

Sentuhan Zayn terasa begitu intens dan berpengalaman. Ia memberikan tekanan yang pas di tempat yang tepat, membuat Abigail kehilangan kata-kata. Zayn tidak terburu-buru, ia seolah sedang membaca setiap reaksi tubuh Abigail seperti ia membaca lembaran kitab Dengan teliti dan penuh pemahaman.

Abigail merasa seolah-olah sedang berhadapan dengan sisi liar Zayn yang dulu sempat membuatnya memakai tindik. Cara Zayn menatapnya dengan tatapan yang seolah ingin melahapnya utuh membuat Abigail merasa begitu diinginkan.

"Aku pikir... kamu akan sangat malu-malu," rintih Abigail di sela napasnya yang memburu.

Zayn memberikan senyum miring yang sangat maskulin, lalu berbisik tepat di bibir Abigail, "Di depan santri, aku adalah guru mereka. Tapi di depanmu, aku adalah milikmu sepenuhnya. Dan aku tidak pernah setengah-setengah dalam melakukan apa pun."

Malam itu, Zayn membuktikan bahwa segala asumsi Abigail tentang Gus yang kaku sepenuhnya salah. Zayn memberikan kehangatan dan gairah yang jauh melampaui imajinasinya, membawa Abigail ke dalam pengalaman yang begitu mendalam hingga ia hanya bisa berpegangan erat pada bahu kokoh suaminya.

Abigail menyadari, ia tidak hanya menikahi seorang Gus yang saleh, tapi juga seorang pria yang memiliki api gairah yang luar biasa, menjadikannya malam yang tak akan pernah ia lupakan sepanjang hidupnya.

🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷

happy Reading😍

1
ros 🍂
😍😍
kalea rizuky
suka deh endingnya
kalea rizuky
hot ya gus/Curse/
kalea rizuky
bagus deh q baru baca novel mu yg andrian ke anak cucunya skg nemu ini
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!