NovelToon NovelToon
The Queen

The Queen

Status: tamat
Genre:Kehidupan di Sekolah/Kampus / Wanita Karir / Diam-Diam Cinta / Cintapertama / Berbaikan / Tamat
Popularitas:314
Nilai: 5
Nama Author: Daena

Bagian I: Era Sang Ratu dan Awal Dinasti Kisah bermula dari Queen Elara, seorang wanita tangguh yang membangun fondasi kekuasaan Alexandra Group. Ia menikah dengan Adrian Alistair, pria dingin dan strategis. Dari persatuan ini, lahir dua pasang anak yang menjadi pilar keluarga: si kembar Natalie dan Nathan. Natalie tumbuh sebagai gadis yang tampak lugu namun memiliki sifat "bar-bar" yang terpendam, sementara Nathan menjadi eksekutor tangguh penjaga kehormatan keluarga.
Bagian II: Penyamaran Sang Pangeran Italia Masa muda Natalie Alistair diwarnai oleh kehadiran seorang pengawal misterius bernama Julian, yang sebenarnya adalah Giuliano de Medici, pewaris takhta mafia dan perbankan Italia yang sedang menyamar. Di tengah ancaman rival seperti Jonah dan Justin Moretti, cinta mereka tumbuh dalam gairah yang terjaga.
Bagian III: Dua Pewaris dan Rahasia Kelam Natalie dan Giuliano dikaruniai dua anak: Leonardo dan Alessandra. Leonardo tumbuh menjadi putra mahkota yang sempurna.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 13 Sang Penggoda

Kehancuran Thomas Alistair meninggalkan lubang besar di peta kekuatan ekonomi Asia. Namun, di mana ada kekosongan, di situ ada predator baru yang mengintai. Dari balik gedung-gedung pencakar langit di Shanghai, muncul sebuah kekuatan yang dikenal sebagai The Lotus Consortium. Dan di puncaknya, berdiri seorang wanita bernama Zee.

Zee bukan hanya seorang CEO, dia adalah perwujudan dari kecantikan yang beracun. Dengan koneksi kerajaan bisnis di seluruh dunia, ia terbiasa mendapatkan apa pun yang ia inginkan—termasuk pria.

Pesta perayaan merger besar antara Alexandra dan Alistair Group berlangsung megah. Namun, kemeriahan itu terusik saat sebuah jet pribadi mendarat, membawa tamu yang tidak diundang.

Queen, yang tampak mempesona dengan gaun putih mutiara, merasakan perubahan suhu di ruangan saat seorang wanita dengan gaun merah maroon yang sangat berani masuk. Rambutnya pendek, perak, dan matanya setajam silet. Itu adalah Zee.

"Adrian Alistair," suara Zee terdengar serak dan menggoda saat ia mendekati Adrian, mengabaikan kehadiran Queen di sampingnya. "Sudah lama sekali sejak pertemuan kita di Monte Carlo. Kau tampak... jauh lebih kuat sekarang."

Zee meletakkan tangannya di dada Adrian dengan sangat akrab, membelai kerah jasnya. "Kudengar kau baru saja bebas. Aku punya tawaran ekspansi ke pasar Tiongkok yang tidak mungkin kau tolak. Dan mungkin, kita bisa mengenang masa-masa di French Riviera?"

Queen menyipitkan mata. Ia mengenal tipe wanita seperti Zee, wanita yang menggunakan rayuan sebagai senjata negosiasi.

"Ms. Zee," Queen memotong, suaranya sedingin es. "Saya Queen Elara Alexandra, CEO Alexandra Group. Jika Anda ingin bicara bisnis, Anda bicara dengan saya. Mr. Adrian sedang tidak ingin bernostalgia."

Zee akhirnya menoleh, menatap Queen dengan pandangan meremehkan. "Oh, jadi ini 'Queen' kecil yang sering dibicarakan? Cantik. Tapi dalam bisnis global, kecantikan lokal saja tidak cukup, Nona."

Zee tidak hanya sekadar menggoda. Ia mulai menggunakan kekuasaan Lotus Consortium untuk menyabotase jalur suplai Alexandra Group di luar negeri. Ia memaksa Adrian untuk terus menemuinya di pertemuan-pertemuan privat dengan dalih "negosiasi perdamaian bisnis."

Suatu malam, Zee mengundang Adrian ke penthouse pribadinya untuk menandatangani kontrak krusial. Saat Adrian datang, ia menemukan Zee hanya mengenakan jubah sutra tipis, dengan botol anggur mahal yang sudah terbuka.

"Adrian, tinggalkan Queen," bisik Zee sambil mendekat, mencoba melingkarkan lengannya di leher Adrian. "Dia hanya akan menahanmu di sini. Bersamaku, kau bisa menguasai pasar dunia. Dia tidak punya apa yang aku miliki."

Zee mencoba mencium Adrian, namun Adrian dengan kasar mendorongnya menjauh.

"Kau salah satu hal, Zee," ucap Adrian dengan nada menghina. "Queen tidak menahanku. Dia adalah alasan aku berdiri di sini. Dan kontrak ini? Aku tidak butuh tanda tangan dari wanita yang menjual tubuhnya untuk mendapatkan saham."

Meskipun Adrian menolak Zee, Queen tetaplah manusia. Rasa cemburu dan amarah membakar hatinya setelah melihat foto-foto yang sengaja disebarkan Zee ke media—foto Adrian yang tampak masuk ke hotel Zee.

Malam itu, saat Adrian pulang ke rumah mereka, Queen menyambutnya bukan dengan pelukan, tapi dengan tatapan penuh api.

"Apa dia lebih menarik dariku, Adrian?" tanya Queen, suaranya bergetar karena emosi.

Adrian tidak menjawab dengan kata-kata. Ia menarik Queen ke dalam pelukannya, menciumnya dengan intensitas yang lebih liar dari biasanya. Ia ingin membuktikan bahwa tidak ada wanita lain yang bisa menyentuh jiwanya selain Queen.

Mereka terjatuh ke atas tempat tidur, saling mencumbu dengan penuh gairah yang bercampur dengan rasa posesif. Queen meremas rambut Adrian, menciumnya seolah ingin menghapus jejak Zee yang mungkin menempel di sana.

"Hanya kau, Elara. Selalu hanya kau," bisik Adrian di antara napasnya yang memburu.

Cumbuan mereka malam itu terasa lebih panas dan menuntut. Queen mendominasi, menunjukkan bahwa ia adalah satu-satunya Ratu yang berhak atas tubuh dan hati Adrian. Di tengah gairah yang membara, mereka saling memiliki dengan cara yang paling dalam, mengubah kecemburuan menjadi energi yang menyatukan mereka kembali. Penyatuan itu adalah jawaban paling nyata atas semua gangguan Zee—sebuah deklarasi bahwa cinta mereka tidak bisa dibeli atau digoda oleh kekuatan mana pun.

Saat fajar menyingsing, Queen mendapatkan sebuah dokumen dari Rian. Wajahnya memucat saat membaca isinya.

"Adrian..." suara Queen bergetar. "Zee bukan sekadar pengusaha dari luar negeri. Dia adalah putri dari Mr. Joy—investor Singapura yang dulu difitnah Clarissa pernah tidur denganku."

Ternyata, Zee datang bukan hanya untuk Adrian. Ia datang untuk membalas dendam atas kehancuran ayahnya yang terkena serangan balik Queen tiga tahun lalu. Zee ingin menghancurkan Hubungan mereka karena ia percaya Queen-lah penyebab ayahnya kehilangan harga diri di mata internasional.

🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷

Happy reading😍

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!