NovelToon NovelToon
Aku Kembali Ayah!

Aku Kembali Ayah!

Status: sedang berlangsung
Genre:Trauma masa lalu / Action / Romansa / Fantasi Wanita / Konflik etika / Balas Dendam
Popularitas:62.8k
Nilai: 5
Nama Author: Yam_zhie

Aruna Putri Rahardian harus menelan pil pahit ketika ayahnya menuduh sang ibu berselingkuh. Bahkan setelehnya dia tak mengakui Aruna sebagai anaknya. Berbeda dengan adiknya Arkha yang masih di akui. Entah siapa yang menghembuskan fit-nah itu.

Bima Rahardian yang tak terima terus menyik-sa istrinya, Mutiara hingga akhirnya meregang nyawa. Sedangkan Aruna tak di biarkan pergi dari rumah dan terus mendapatkan sik-saan juga darinya. Bahkan yang paling membuat Aruna sangat sakit, pria yang tak mau di anggap ayah itu menikah lagi dengan wanita yang sangat dia kenal, kakak tiri ibunya. Hingga akhirnya Aruna memberanikan diri untuk kabur dari penjara Bima. Setelah bertahun-tahun akhinya dia kembali dan membalaskan semua perlakuan ayahnya.

Akankan Aruna bisa membalaskan dendamnya kepada sang ayah? Ataukah dia tak akan tega membalas semuanya karena rasa takut di dalam dirinya kepada sangat ayah! Apalagi perlakuan dari ayahnya sudah membuat trauma dalam dirinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yam_zhie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Aku Kembali Ayah! 13

"Terima kasih Om karena kami sudah bisa bersekolah sekolah yang sangat mahal. Om Bima memang yang terbaik! Aku harap Om segera menikah dengan Mama!" ujar Kanaya sengaja berbicara seperti itu melihat keberadaan Aruna di dapur.

Dia sedang membawa air minum untuk di bawa ke sekolah. Hanya air putih yang dia boleh bawa dari rumah itu. Dia sudah jarang makan di sekolah, hanya saja dia merasa beruntung karena Bima memasukkan ke sekolah swasta yang lumayan mahal. Sehingga dia mendapatkan jatah makan di sana. Dengan begitu dia tidak kelaparan, belum lagi di markas Erwin dan Ramon selalu memberinya makan malam.

"Apapun yang kalian inginkan pasti akan Om berikan. Secepatnya kami akan menikah," jawab Bima.

"Aku pasti sangat bahagia mempunyai ayah seperti Om Bima. Terus seperti ayahku yang kasar dan juga jahat!" jawab Kanya.

"Tak tahu saja kau kan ada iblis seperti apa yang sedang kau puji di depanmu. Sekali kalian melakukan kesalahan maka sampai kapanpun pria itu tidak akan membebaskan kalian begitu saja. Nikmatilah masa-masa kalian sebelum pada akhirnya akan merasakan neraka," Batin Aruna.

Aruna lebih memilih pergi dari sana daripada mendengar pembicaraan mereka yang penuh kebohongan. Baginya selama mereka tidak mengganggu dirinya, maka dia akan baik-baik saja. Jika tidak maka akan melawan, tak peduli Jika dia akan mendapatkan siksaan dari Bima. Karena dia tahu siapa keluarga Tante Dewi, mereka semua adalah keluarga ular berbisa. Selama ini selalu bermain drama di depan ayahnya itu. Entahlah dia tak mau tahu selebihnya.

"Jadi setelah ini aku akan memiliki dua kakak? Apa benar Ayah akan menikah dengan tante Dewi? Apa Ayah tidak memikirkan perasaan Ibu yang ada di surga? Ibu pasti sangat sedih saat mendengar ayah akan menikah lagi dengan tante Dewi. Apalagi selama ini Tante Dewi selalu jahat kepada Ibu!" tanya Arkha polos.

"Kata siapa Tante Dewi jahat? Apa kata ibumu? Atau kakakmu?" tanya Dewi mengusap kepala Arkha, tapi anak bungsu Bima itu menepis tangan Dewi.

"Arkha melihatnya sendiri. Jika ayah tetap menikah dengan Tante Dewi, Arkha akan pergi ke surga menyusul ibu saja! Arkha tidak suka!" tolak Arkha dan pergi dari sana dan masuk ke dalam kamarnya.

"Mas, biar aku susul Arkha, sepertinya dia salah paham padaku!" ucap Dewi.

"Tidak perlu! Jangan pernah masuk ke dalam kamar anak laki-lakiku!" jawab Bima dengan tatapan yang sudah berubah.

"Ah baiklah Mas kalau begitu," jawab Dewi tergugup.

Wanita itu bahkan menempati kamar yang sebelumnya digunakan oleh Mutiara. Dia dan Bima memang sering bersama bahkan saat Bima masih menikah dengan Mutiara. Dewi pintar sekali merayu Bima yang juga memang sama saja tak bisa setia. Mutiara tahu dan sudah tiga kali meminta bercerai kepada suaminya. Karena Dewi selalu mengirimkan foto-foto kemesraan mereka di dalam kota kepada Mutiara.

Dan sebelum kejadian pria itu mulai menyik-sa Mutiara, satu hari sebelumnya Mutiara meminta bercerai untuk yang ketiga kali kepada Bima. Karena saat itu Dewi mengirimkan video hubungan mereka di dalam hotel. Bima mengelak dan tidak mau menceraikan Mutiara. entahlah apa yang ada dalam hati pria itu. Dia selalu mengatakan sangat mencintai Mutiara, tapi dia tidak bisa setia kepada istrinya. Bukan hanya Dewi, tapi ada wanita lainnya dan baru Mutiara ketahui akhir-akhir ini.

Dahulu ayahnya direbut oleh ibu Mutiara, sehingga membuat ibunya sakit dan meninggal. Kini Dewi yang merebut suaminya, sehingga membuat Bima menyik-sa dirinya sampai meninggal. Tragis sekali kehidupan Mutiara yang berakhir di tangan suaminya. Berharap yang menikahinya akan menjadi pelindung dan juga rumah terakhir untuknya. Namun nyatanya, Bima adalah orang yang memberi luka terdalam untuknya.

"Kalian segera berangkatlah sekolah, jangan sampai di hari pertama kalian malah terlambat!" ucap Dewi mencoba mencairkan susana yang sedikit tegang.

Bima beranjak dari duduknya dan masuk ke dalam kamar Arkha. Anak kesayangannya itu sedang menangis sambil memeluk baju ibunya.

"Arkha ..." panggil Bima.

"Aku benci ayah! Ayah mem-bu-nuh ibu dan adik yang ada di perut ibu. Lalu sekarang membawa Tante Dewi dan dia anaknya. Aku tidak suka ayah! Aku benci Tante Dewi. Kakak aku cuma satu, Kak Aruna, ibu aku cuma satu Ibu mutiara. aku benci ayah! Tante Dewi jahat, sudah membuat ibu menangis dan juga terlu-ka! Tapi Ayah malah lebih percaya Tante Dewi. Aku lihat dan tahu semuanya! Aku mau menyusul ibu saja!" jawab Arkha membuat hati Bima berdenyut saat mendengar ucapan anak laki-lakinya.

Ternyata Arkha tahu dan melihat semuanya. Dia kira diamnya Arkha tidak tahu dengan yang di lakukannya. Ternyata diamnya Arkha memperhatikan semuanya.

"Memang apa yang di lakukan Tante Dewi kepada ibumu?" tanya Bima pelan dan berjongkok di depan anak kesayangannya.

"Ayah tidak usah pura-pura tidak tahu, ayah juga melihatnya sendiri. Apa ayah tidak sayang ibu? kalau yah tidak sayang ibu berarti ayah juga tidak sayang aku. Apalagi Kaka Aruna! Ayah lebih sayang Tante Dewi dan anak-anaknya. Apa aku juga bukan anak ayah seperti Kak Aruna?" tanya Arkha membuat Bima tercekat.

"Tidak, mana mungkin ayah tak sayang kamu. Kamu adalah satu-satunya anak ayah. Mana mungkin ayah lebih sayang anak-anak Tante Dewi?" jawab Bima.

"Kalau begitu usir mereka dari sini. Karena aku tak mau berbagi kasih sayang ayah dengan mereka. Aku mau ayah menikah dengan wanita sebaik Ibu. Bukan wanita jahat seperti Tante Dewi!" jawab Arkha.

"Kamu sepertinya butuh menenangkan diri Nak!" ucap Bima.

"Baiklah aku akan pergi ayah!" jawab Arkha.

"Tidak! Kamu tidak boleh pergi kemana-mana karena kamu anak laki-laki aku satu-satunya! Aku tak akan membiarkan kamu pergi Arkha!" teriak Bima dengan penuh amarah dan tatapan nyalang ke arah anak laki-lakinya.

Arkha menangis ketakutan melihat kemarahan Bima padanya. Saat Bima tersadar sudah membentak Arkha, dia mendekat dan berusaha untuk menggenggam tangan mungil anaknya itu. Tapi di tepis oleh Arkha. Sakit. Rasanya sakit sekali di abaikan begitu oleh anak laki-laki kesayangannya. Bima tak pernah merasa sehancur itu di abaikan Arkha.

"Mas ... Apa Arkha masih marah? Apa aku salah kalau ingin bersama dengan kamu. Kita saling mencintai dan membutuhkan. Aku sudah bercerai dengan suamiku yang jahat karena bantuanmu. Dan Mutiara juga sudah Ma-ti di tanganmu sendiri. Sekarang kita bisa bersama. Aku akan berusaha untuk menjadi Ibu Arkha. Aku tak mau kalau kita berpisah lagi Mas! Aku sangat mencintai kamu!" Dewi mendekat ke arah Bima yang baru saja keluar dari dalam kamar Arkha.

"Kita bicarakan lagi nanti. Jangan pernah masuk ke dalam kamar Arkha! Dia tak suka padamu!" jawab Bima dingin.

"Jangan biarkan Arkha bertemu dengan wanita itu ataupun anak-anaknya! Awasi baik-baik!" perintah Bima kepada anak buahnya yang selalu berjaga di rumah.

"Baik, Pak!" jawab mereka.

Dewi mengepalkan tangannya dengan kuat. Dia marah dan kesal kepada Arkha. Anak-anak Mutiara tak ada satupun yang suka padanya. Itu semua karena mereka melihat sendiri perlakuannya kepada Mutiara.

"ck! Bima terlalu menyayangi anak laki-lakinya itu. Aku harus membuat Bima lebih menyayangi Rendra di banding Arkha!" ucap Dewi pelan.

1
nely_48
teu sabar nunggu kakek tua mahardika lumpuh n sekarat
Baek chanhun
next thort ❤️💪
Cicih Sophiana
hadeh aki aki kok gak sadar juga... apa kurang siksaan dari anak tiri mu.. kapan mo sadar nya sih aki aki ini di kasih umur panjang untuk sadar ki biar ngurangin dosa...
nely_48
tah lbh baik kau nurut perintah s sandy, biarkan obat pelumpuh syaraf itu menyiksa s tua bangka ga sadar diri biar cpt maot
Yam_zhie: bener kan 🤣
total 1 replies
Allea
udahlah jgn terlalu dibuat santay thor drngan hal sepele dengan urusan wanda n geng satset aja kebalas dendam aruna 😁
Yam_zhie: iya akak nanti pindah season 2 yang sat set nya ya
total 1 replies
partini
dih tua Bangka karma mu belum lah
kamu yg berbuat masa ankmu juga sama ga fair,
tapi sekarang ga gitu kayanya secara di depan mata ku yg berbuat dia yg kena karma sendiri Al Fatihah untuk nya semoga di ampuni segala perbuatannya yg tidak baik Aamin
Yam_zhie: bahkan sampai di siksa kan😭
total 1 replies
Ambu Rinddiany Thea
hadeeeeeeeeeh , aki aki teh nya kalah ngacapruk kamana karep wae ath , naon hese na menta maaf ath bari ngobrol jg tembok lain ie mah nyesel2 eeeeh ujung2na pikasebeln deui ngomngna teh
Ambu Rinddiany Thea: sungguh terlalu
total 6 replies
Cicih Sophiana
mengurus perusahaan dari mana?yg ada jg menggerogoti dan memindahkan aset ke milik nya...
Yam_zhie: tau dah tuh nenek sihir 🤣
total 1 replies
Cicih Sophiana
rasain kalian... benalu klo di potong ya begitu... lama lama kan akan mati juga..
Yam_zhie: di buang terus di bakar 🤣
total 1 replies
Wulan Sari
wanda wanda ngurusi perusahaan sambil korup ya 🤦🏻‍♀️,gitu kok mengembangkan perusahaan sadar dong, ayo biyar kapok singkirkan sj semua,... lanjut Thor semangat 💪 salam 👍❤️🙂🙏
Yam_zhie: maksih kaku Udha baca karya othor 😘
total 1 replies
nely_48
kasih sianida n hengrim buat Wanda n the gank,,,
Yam_zhie: nanti kudu di peletak kepalana🤣
total 1 replies
Cicih Sophiana
jgn di kasih kan Aruna... sejelek nya pak Mahardika itu kakek kamu yg sekarang sdh menyesal dan mencari ibu mu dan kamu cucu nya... klo Mahardika meninggal keenakan mereka mengambil semua harta nya...
Ambu Rinddiany Thea
harta te ngajami sagalana bahagia , lier loba harta tp te bisa adil te guna ,
Yam_zhie: ups 🤐
total 3 replies
nely_48
nyawa udh d ujung tenggorokan br mengalihkan harta untuk anak n cucu kandung,, makin cepet mati az kau kakek mahardika,,
Yam_zhie: jangan cepet-cepet biar ngerasain sakit hati anak-anak dan cucunya 😭
total 1 replies
partini
si kakek dapat tekanan batin kapan ini thor menunggu ini
partini: ok this mantappp 👍👍👍👍
total 2 replies
nely_48
pancing trs, umpan bom atom dmn² ,kpn waktu siap meledak maka boooooom , hancur semua..Good job runa 😍😍
Ambu Rinddiany Thea
obatnya jadikan senjata makan tuan buat semuanya runa kecuali kake mu jagang kou kasihkan , obatnya buat keluarga s sandy the geng aja biar pada ngerasain tuh efek dr obat nya itu . biar bagaimana pun dia kake kandungmu .
Ambu Rinddiany Thea: ke urg d gorowoken na seeng teh
total 4 replies
nely_48
Thor bs ga sih dewi n Kanaya kecelakaan mobil trs cacat, biar ngurangin org² modelan mrk ini
Ambu Rinddiany Thea
pd sekali kalian ya , heloooo mama vilolet mana mau kenal sama kalian mama violet udh punya pawang nya , paling2 kalian mah bakalan d jeblosin ke kandang harimau smaa mama violet ..
Ambu Rinddiany Thea: /Facepalm//Facepalm/
total 4 replies
Cicih Sophiana
manusia manusia benalu di pelihara sih... anak kandung di siksa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!