karna EKONOMI membuat ISYANA ZIVA harus menjalini kehidupan yang begitu sulit ..hingga datang seseorang yang menawar kan bantuan padanya
apakah ZIVA akan menerima segala persyaratan nya...yuk simak kisahnya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon si imuut, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 13
Tanpa menaruh curiga Ziva menuruti semua permintaan Amira, walau di luar sedang hujan deras.
Saat telah sampai di hotel Ziva langsung mengetuk pintu kamar itu dan Rafa membuka pintu, tapi tanpa aba-aba Rafa langsung menarik tangan Ziva untuk masuk kedalam dan menghempaskan nya ke ranjang. Ziva yang tak siap pun langsung terhuyung dan jatuh keranjang.Dan Rafa pun menindih Ziva langsung men cium bibir mungil Ziva.
🌺🌺🌺
Ziva yang tak siap dengan serangan tiba-tiba dari Rafa hanya bisa melongo.
Sementara Rafa yang sudah di selimuti kabut g@irah terus menyerang Ziva dengan ciuman nya ,Rafa berfikir yang ada di bawah kungkungan nya saat ini adalah Amira.
Bulir air mata Ziva pun menetes tanpa izin dari sang pemelik ,dia berfikir apakah ini akhir dari segala .tapi entah lah ini akhir atau awal dari segalanya.
Sentuhan Rafa yang begitu nyaman membuat Ziva yang tadi nya tak rela kini ikut terlena dan terbuai sehingga suara de sa han merdu dari mulut Ziva pun lolos begitu saja.
Mendengar de sa han Ziva yang sen sual bak irama merdu alunan musik menambah semangat Rafa untuk melakukan lebih dan lebih dari sekedar mencum bu nya.
Tangan Rafa menjalar turun ke buah melon yang sangat menantang itu.di ra ba dan di pelin tir serta di hisap membuat sensasi melayang pada Ziva, Ziva terus meliuk-liuk ka badan nya karna sentuhan Rafa yang sangat lihai.
Puas di melon Ziva yang ukuran nya pas ditangan, Rafa pun turun ke bawah ke bagian inti Ziva, Rafa memainkan dengan sangat kasar .kenikma tan bercampur sakit menjalar keseluruh tubuh.Setelah di rasa lembab dan ba sah Rafa langsung menghadapkan mr jamed ke dalam gua kelam Ziva.
''Ahh shiittt ,kenapa ini masih sempit dan susah sekali masuk nya .''
Rafa terus meng hentak kan milik nya hingga pertahanan Ziva pun jebol...
(eaaa ..eaaa Rafa belah duren 🤣🤣)
Ziva mencengkram erat bahu kekar Rafa karna menahan kan sakit di bagian bawah nya.Setelah di rasa cukup tenang Rafa memaju mundur kan secara perlahan dan lama kelamaan menjadi tempo yang sangat cepat.Gen jotan Rafa yang sangat dahsyat membuat Ziva terbang melayang.
Sementara itu di dalam kamar rumahnya Amira hanya mondar mandir memikirkan rencana nya akan berhasil atau tidak,dan membayangkan sang suami meniduri wanita lain membuat hati nya sedikit nyeri bagai di tusuk-tusuk.tapi demi calon sang kecebong Amira rela mengenyampingkan itu semua.
Desa han demi de sa han terus menggema di kamar itu.karna Rafa tak kunjung selesai dengan aksinya yang sudah 7kali putaran dirinya menggempur Ziva dan menanam benih kecebong ,tapi tanda-tanda pergulatan itu akan berakhir belum juga nampak.
Hingga Ziva terkulai lemah menikmati serangan dari Rafa baru ia menghentikan kegiatan mereka.Rafa menyelimuti tubuh po los Ziva ,dan duduk sambil menghisap sebatang rokok.Melihat Ziva yang terkulai lemas ada persaan bersalah dalam dirinya.
''Ziva maafkan lah aku.'' hanya kata-kata maaf yang mampu di ucapkan Rafa sedangkan Ziva tak mendengar kata permintaan maaf Rafa karna dia telah terlelap dalam tidur nya.
Dan Rafa melihat noda darah berceceran menambah penyesalan nya.setelah sebatang rokok itu habis Rafa merangkak menaiki tempat tidur dan tidur di samping Ziva sambil memeluk erat tubuh lemah itu.
Pagi menjelang ,Ziva terbangun dari tidur nyenyak nya tapi tak mendapi Rafa di samping nya.lalu dia segera membersihkan tubuh nya ke kamar mandi.setelah selesai bel pun berbunyi Ziva berharap itu adalah Rafa dan bergegas membuka kan pintu.
Tapi yang datang adalah Amira .membuat sedikit kecewa di hati Ziva.bagaimana mungkin dia bisa mengharapkan Rafa akan datang kembali.
''Hai Ziv ,kenapa kau melamun?''
''Ah tidak,ayo masuk Amira.'' ajak Ziva.
Lau mereka masuk kedalam bersama dan Amira sudah tak sabar ingin mendengar kalau rencana berhasil,tapi melihat keadaan kasur yang berantakan dan ada noda dimana-mana membuat Amira yakin kalau rencana nya berhasil.
''Apakah berhasil? '' tanya Amira.
Ziva hanya mengangguk dan sedikit agak malu melihat Amira.Lalu mereka berpelukan.
''Terimakasih Ziva kau telah membantu.''
''Aku yang seharus nya berterimaksih padamu Mir karna telah membayar semua hutang-hutang Ayah ku.''
Di kantor Cova memperhatikan Rafa yang hanya terdiam dan melamun entah kemana.karna tak biasa nya Rafa seperti ini.
''Hai Raf kau kenapa ku liat kau hanya melamun .''
''hahhh aku telah merenggut nya Cov aku telah merusak nya.'' Sesal Rafa.
Mendengar kata-kata itu Cova langsung shok,dia tau kemana arah pembicaraan Rafa.Dia sangat marah mendengar itu semua.Tapi tak ada yang bisa di lakukan selain mengepalkan tangan dan memberikan selamat.
''Selamat ya Fa semoga kecebong mu segera jadi .'' ujar Cova.
Tapi Rafa hanya diam dan tak bergeming.Jauh di lubuk hatinya dia merasakan ke kecewaan yang di rasakan Cova.''maafkan aku Cova.'' batin Rafa.
Saat mereka berbicara tiba-tiba Amira masuk dengan senyum mengembang di wajah cantiknya.
''Siang sayang.'' langsung memeluk Rafa.
Tapi yang di peluk tak memberi respon.melihat dua sejoli itu Cova memutus kan untuk keluar.
''Apa kau sudah puas sekarang hah.''Rafa agak sedikit meninggikan suaranya.
''Hey sayang jangan marah,aku hanya melakukan yang terbaik buat keluarga kecil ku.''
''Ya dengan mengorban kan orang lain.''geram Rafa.
''Itu sudah kesepakatan aku dan dia,aku menolong nya dan dia juga harus menolongku.Tak ada yang gratis di dunia ini sayang.'' Terang Mira lagi.
''Bagaimana kalau suatu saat aku jatuh cinta padanya,apa kau rela membagi nya? '' tanya Rafa.
''Itu tak akan mungkin terjadi sayang karna kau hanya milik ku.dan kau hanya mencintai aku.'' dengan percaya diri Amira berbicara.
''Sudah lah aku capek kau pulang lah dan tunggu aku dirumah.''
''Hmmm baik lah ,aku akan masak masakan kesukaan mu.'' dengan hati senang Amira keluar dan menuju pulang.
Ziva yang masih merasakan perih di bawah sana memilih untuk tidak bekerja hari ini.Ia tak mau nanti orang-orang akan berfikir yang macam-macam tentang dirinya.saat sampai di rumah Ziva melihat rumah yang kosong menandakan Zia yang telah pergi ke kantor.
''Huff untung Zia sudah pergi ,aku malu kalau dia melihat ku begini.''
BERSAMBUNG......
***huaa maaf ya kalau kurang haredang takut di anu ntar kalau bikin panas dalam .🤣
Makasi buat semua yang masih baca karya gaje aku..jangan lupa like komen gift/vote nya ya sayang ku semuanya***...
bang Rafa sini ku bantuin rawat anaknya sekalian abang juga 🤭🏃♀️🏃♀️🏃♀️
hayuuu boy nangis yg kenceng ya biar mommy mu sadar bahwa ada kalian yg sangat berarti buat Ziva
yuk semangat up yuk
semoga lancar kehamilan Ziva.
dulu kan Ziva di perlakukan tdk baik sama Rafa bgmn skrg Rafa yg merasakan ngidam yg "payah" n aneh 🤭
biar jd pelajaran buat Rafa 🤣
Rafa merasakan Couvade Syndrome 🤣
tokcer juga nih bibit unggul nya Rafa, selamat yak 😊