NovelToon NovelToon
Semua Ini Demi Kebahagian Ayah Dan Adik

Semua Ini Demi Kebahagian Ayah Dan Adik

Status: tamat
Genre:Mengubah Takdir / Fantasi Wanita / Ruang Ajaib / Tamat
Popularitas:164.9k
Nilai: 5
Nama Author: Senimetha

Anjeli Pranita, putri cantik pak Burhan yang biasa di sapa Anjeli. Gadis cantik dengan julukan kembang desa rela putus sekolah semenjak insiden yang membuat Keseharian ayahnya hanya bisa duduk di kursi roda yang usang pemberian tetangganya. Anjeli adalah gadis yang pintar di bidang akademik, murah senyum dan ceria. Namun, kepergian ibunya bersama laki-laki lain dengan alasan sudah capek hidup miskin dan ditambah kondisi ayahnya, menghilangkan senyum dan keceriaan di wajahnya akibat luka yang ditoreh ibunya untuk mereka. Anjeli si gadis sederhana harus menjadi kuat dan tahan banting di umurnya yang masih 16 tahun. Suatu hari, Anjeli yang menjadi tulang punggung untuk keluarga sedang mengais rezeki sebagai kuli panggul di pasar menggantikan pekerjaan bapaknya sebelum kecelakaan. Pagi itu tanpa sengaja Anjeli bertemu seorang nenek yang sedang kelaparan, ia yang memang memiliki hati yang baik memberikan bekal untuk makannya kepada sang nenek itu. Dari pertolongan itu Anjeli diberikan sebuah cincin usang oleh sang nenek sebagai bentuk kebaikan Anjeli. Cincin apakah yang diberikan oleh sang nenek itu kepada Anjeli????? Apakah ada keajaiban untuk Anjeli dan keluarganya??? Yukkkkk….,ikuti cerita Anjeli….

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Senimetha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Awal

Lampu minyak yang tamatan menari-nari di dinding papan rumah mereka yang mulai lapuk. Anjeli Pranita, gadis cantik yang dulu dijuluki kembang desa karena kecantikannya dan juga prestasinya, kini sedang berjongkok di depan tungku. Tangannya yang mulai kasar karena jelaga, namun matanya tetap fokus pada nasi liwet setengah matang yang sedang ia masak.

Disudut ruangan. Sebuah kursi roda usang berderit pelan. Pak Burhan, ayahnya. Sedang berusaha untuk mendorong kursi roda kayu itu dengan tangan yang gemetaran.

“Anjeli…ayah minta maaf, Nak”suara pak Burhan sesak, penuh penyesalan yang tak kunjung usai melihat anak gadisnya. Usai sejak kecelakaan dua tahun lalu dan melummpuhkan kakinya, anak gadisnya harus dipaksa kuat dan menjadi tulang punggung mereka.

Anjeli menoleh, memaksakan sebuah senyum tipis sisa-sisa keceriaan yang dulu selalu menghiasi wajahnya. “Ayah bicara apa sih? Anjeli senang bisa merawat Ayah dan Mengurus Aris,Yah. Ayah jangan terlalu banyak berpikir. Ayah dan Aris adalah kekuatan Anjeli. Udah ya, Yah. Jangan minta maaf terus dama Anjeli. Udah jadi kewajiban Anjeli Erawati ayah sampe sembuh…Aamiin. Mana Aris Yah, sebentar lagi nasinya matang ini. Kita makan sama-sama. Ya”.

Namun, dibalik senyum itu luka di hatinya Anjeli masi menganga. Ia teringat di sore yang kelabu saat ibunya pergi membawa koper besar, memacu motor bersama seorang pria asing tanpa menoleh sedikitpun ke mereka. Kalimat yang diucapkan sang ibu masi terngiang-ngiang di telinganya. “ Aku capek hidup miskin, Burhan! Aku tidak mau ikut mati membusuk di rumah reot ini!”

Sungguh, kalimat itu benar-benar melukai hati Anjeli waktu itu. Pak Burhan, Ayahnya. Hanya bisa diam mengepalkan tangannya tanpa membantah ucapan sang istri. Kendati demikian kemarahan tertahan dan membiarkan sang istri pergi bersama pria lain.

Sejak hari itu, Anjeli yang baru berusia 16 belas tahun memutuskan untuk berhenti sekolah. Ia menguburkan cita-citanya yang ingin menjadi dokter, mengganti pena menjadi beban berat di pundaknya demi Ayahnya dan sang Adik yang masih kecil. Ya, Aris saat itu masi berumur 8 tahun dan belum mengerti apa-apa hanya bisa menangis melihat Ibuknya pergi meninggalkan mereka.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Keesokan harinya, sebelum matahari benar-benar bangun dari peraduannya. Anjeli sudah berada di pasar induk. Dengan kaos lusu tang menutupi kecantikannya, ia berdiri diantara kerumunan pria kekar.

“Anjeli!! Ada muatan sayuran dari truk hijau itu, kau sanggup?!” Teriak sang mandor yang bernama Jaja.

“Anjeli sanggup, Mang!” Jawabnya tegas

Satu per satu karung besar dan berat yang berisi kubis dan kentang ia panggul di pundak yang kecil itu. Keringat bercucuran deras membasahi dari dan punggungnya. Meski tulang-tulangnya terasa berderit, bayangan wajah sang adik, Aris. Yang membutuhkan biaya buku untuk sekolahnya. Dan wajah sang Ayah yang butuh obat untuk sakitnya, menjadi bahan bakar utama untuk kekuatannya.

“Aku kuat, ya. Aku harus kuat. Tidak boleh lemah. Ini demi Ayah dan demi ayah dan demi Aris. Aku tidak boleh menyerah. Ayo semangat Anjeli!!!” Gumamnya menyemangati dirinya sendiri.

_______🌹

Terimah kasih sudah membaca cerita ini

terus pantau cerita Anjeli yang begitu bertekad ingin membahagiakan ayah dan adiknya di tengah-tengah luka dari Ibuknya yang benar” belum mengering….

Lanjut yaaa!!!!

jangan lupa like dan komen teman-teman!!!!

1
sasa adzka
😂😂😂 boleh gak itu mulut bu sumi d sumpel baru trus lakban🤭🤭.. kesel kali lah...
untung d komplek ku gak ada kaya gitu.. klo ada... behhhh
sasa adzka
hebat cerita thor.. perjuangan dari nol.. melawan ibu nya sendiri..
sampai tegang aku baca nya 🤭🤭
keren
sasa adzka
belum banyak baca nya ehhh malah ne air mata pada keluar tau gak thor😭.. sedih banget kehidupan anjeli... semoga itu cincin dimensi biar bisa bangkit lagi kehidupan nya... ahhh halu halu.. klo dunia reel gak ada.. yg ada kerja kerja kerja🤭
sasa adzka
baru mampir d cerita ini thor...
lanjut baca lagi aku ya😍😍😍
Setiawan
wkwkwk bapaknya malah cm ngawasi dr balik jendela alias ngumpet😄😄
Lesmana
wiiseehhh.. itu impian anjeli duit nya dr mana , thor ? kalo sponsor dr 3 mitra , kog anjeli gak ad rembukannya ?? anjeli bicara seakan2 sanggup bangun itu smua😁😁
Lesmana
sayang amat yah kristal kuning warisan kakeknya yg ditanam di tiang utama , tertinggal di rmh itu..
Lesmana
mksdnya bu sumi x yah..yg kepo dengki kan bu sumi , bukan anita🙄🙄
Setiawan
anjeli duduk dibelakang , trus kaki anjeli dikemanain ?? msk ke keranjangnya atau nyangkel ke dpn / kepinggang bpk nya ??🙄🙄
Setiawan
bukannya hasil panen anjeli udah dikontrak sama bu widya ?? apa cm sayur selada nya aja kah ?? pak hendra & bu widya tiba2 jg hilang kbr nya yah
Setiawan
laahh dibongkar pisan sama aris soal temu biru🤣🤣
Setiawan
loh handoko udah tau aja nama aris , perasaan blm kenalan🤭🤭
Setiawan
loh td anjeli gak ngenalin tanaman temu biru krn gak ada catatannya di buku kakek , kog skrng blng ada ??
Nia Risma
si Danu sama bu Sumi ngajak bercanda aja di situasi yg lagi heboh
gina altira
betul anjeli, jgn orang lain tahu tentang cincin ajaib mu
Nia Risma
dasar para pembenci,,coba saja usik mereka lagi,,
bakal kena karma lebih meyakitkan nanti,
Nia Risma
semangat anjeli,,bungkam mulut" orang yang iri dengki untuk menjatuhkanmu
Nia Risma
typo nih Thor,koq Bu Windi,,haruse Bu Widya khan
Nia Risma
kapan si sumsum kena karma sech,,Gedeg banget pengen nabok
gina altira
Dimana" ada aja orang yang iri
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!