Aku berasal dari keluarga miskin di London, kemudian menjadi tulang pungung untuk keenpat adik perempuanku dengan berjualan koran dan menyemir sepatu, ayahku pemabuk dan ibuku sering menangis karena letih dan kesal.
Dari kecil aku suka latihan tinju, sampai suatu saat bertemu dengan mister penjual koran yang ternyata adalah seorang petinju dunia yang tidak terkalahkan, dan perjalanku di mulai .
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Romy rhamdani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 13 Keuntungan Yang Besar
Mister bersiul kecil dan naik ke atas ring, dia kemudian mengunting tali sarung tinju dan kemudian memberikan Dampsey handuk untuk membersihkan badannya, terlihat raut wajah puas dan bangga.
Kemudian para juri memberikan penghargaan berupa uang tunai sejumlah seratus lima puluh ribu pound serta cendera mata lainnya, dan kemudian mengeluarkan pengumuman menjadikan Dampsey sebagai penantang pertama perebutan gelar kelas bantam lima puluh enam kilogram melawan Miguera yang akan diadakan dua bulan kemudian.
Kamera wartawan tidak henti henti berbunyi memotret pendatang baru yang sangat sensasional, hampir seluruh pertarungan dia menangkan dengan KO dironde pertama, para komentator juga tidak berhenti memuji penampilan Dampsey, termasuk pengemar wanitanya.
Mereka turun dari atas ring, terlihat mister membawa dua tas besar yang berat, melihat ini Dampsey segera membantu dengan membawa keduanya, tidak mungkin dia membiarkan mister membawa kedua tas besar itu, padahal dia tidak tahu bahawa kedua tas besar itu berisi uang tunai, ada sekitar tiga juta pound hasil dari dia bertaruh dengan memilih anak didiknya sebagai pemenang.
Sesampai di rumah Dampsey menyerahkan cek senilai seratus lima puluh ribu pound kepada sang mister, tanpa komentar mister langsung pergi ke bank untuk menukarkan dengan uang tunai sekaligus menyimpannya dalam kedalan rekening atas nama Dampsey, termasuk kemenangan hasil taruhan, hanya sekitar seratus ribu pound dia kirim ke keluarga bocah itu dan lima puluh ribu pound tunai dia ambil sebagai cadangan operasional.
Sesampai di rumah dia memberikan resi pengiriman kepada Dampsey bahwa sekitar seratus ribu pound telah dikirin kepada keluarganya, bocah ini merasa terkejut jika uang sebesar itu dikirim bagaimana dengan dia dan mister, selama ini mister selalu membeli kebutuhan untuk dirinya dengan uang sendiri, ini tidak boleh dibiarkan.
" Mister ..saya rasa terlalu banyak yang dikirimkan sementara kita di sini juga sangat membutuhkan uang untuk operasional " ujarnya sambil menatap mister dengan serius.
" Sudah berkali kali saya katakan kamu berlatih saja dan tidak usah memikirkan masalah uang dan kebutuhan, biarkan itu menjadi tugas dan kewajiban saya " kata si mister dengan santai sambil menepuk nepuk pundak bocah kesayangannya ini.
" Mumpung waktu masih ada dua bulan bersenang senanglah dulu lihat dunia luar dan beli pakaian yang bagus " kata mister sambil menyodorkan segepok uang ke tangan Dampsey, dia tidak ingin masa muda bocah ini hanya mengenal tinju saja, biarkan dia melihat dunia
luar untuk melepas stresing akibat terlalu banyak berlatih.
Dengan desakan dari mister dia akhirnya pergi keluar, memang pakaian yang dia miliki sudah banyak yang usang, dia perlu membeli pakaian dan bersenang senang diluar, dengan penuh senyuman dia memasuki toko pakaian yang yang mewah dan berkelas, banyak pelangan yang sedang memilih pakaian.
' Nona apa bisa pilihkan pakaian untuk saya, kemeja, jas, jeans dan sepatu ' pintanya kepada salah satu sales toko itu.
Sales cantik itu melihat penampilan dari Dampsey, dalam hati dia kagum melihat ketampanan pemuda ini, sangat jarang sekali melihat peranakan asia eropa, dia menstimulasikan bahwa pemuda ini cocok dengan kemeja pas lengan pendek, maka dia ambil beberapa, kemudian jas yang sesuai dengan penampilan pemuda itu dan celana jeans yang sedang populer.
Sales kemudian menyuruh mencoba di ruang ganti, benar saja, ketika dia keluar dari ruang ganti dan telah memakai baju pilihan dari sales aura ketampanan yang luar biasa terpancar dari tubuhnya, postur badan yang tegap, bidang dada yang lebar serta wajah yang oriental menambah pesona dirinya.
" Anda sangat tampan sekali tuan .." tanpa sadar sales itu memuji penampilan Dampsey, bukan hanya dia beberapa tamu wanita terlihat melirik penampilan mengoda dari pemuda ini, wajahnya putih bersih dan halus, dagu runcing, alis mata seperti pedang, bulu mata lentik, hidung mancung, bola mata hitam pekat, postur tubuh sesuai dengan berat, benar benar pemuda yang berkelas.
Setelah puas berbelanja pakaian, dia duduk di caffe menikmati secangkir kopi hangat di musim semi, menikmati pemandangan dia melihat seorang wanita cantik yang sedang di kelilingi oleh beberapa preman, di London pemandangan seperti adalah hal biasa, bahkan banyak dari mereka yang bercumbu secara terang terangan di hadapan publik, terlihat wanita itu ketakutan dan berteriak minta tolong, tetapi preman ini malah menariknya menuju lorong yang sepi.
Chaterine tidak pernah membayangkan nasibnya akan sesial ini, mobilnya mogok di jalan dan dia harus menemui partner kerjanya yang sudah menungu di Runaway street, hari ini dia seharusnya menjalin kontrak kerjasama di bidang properti, sialnya mobil malah mogok di jalan, setelah menelepon bengkel dan memberikan lokasi penjemputan mobil, dia berjalan ke tempat yang dijanjikan tak disangka malah dia di incar oleh sekelompok preman yang tertarik dengan kecantikan dirinya.
Dia menangis terisak isak memohon untuk dilepaskan, di gang yang sepi itu pada preman tertawa terbahak bahak mendapatkan mangsa yang begitu cantik, sebagian memeriksa tasnya dan menemukan banyak uang, dua orang mengerayangi tubuhnya dan berusaha melepaskan celana yang dia pakai, Chaterine berusaha melawan tapi semakin dia melawan semakin bernafsu dua preman bejad itu.
Saat sudah merasa sangat frustasi dan tidak lagi mampu melawan dia melihat seorang pemud blesteran asia eropa sedang berjalan dengan tenang.
" Lepaskan gadis itu, kalian sunguh biadab sekali, bagaimana jika itu ibu atau adik perempuan kalian " katanya dengan jelas dan dingin.
Seketika para preman itu tersentak dan melepaskan korbannya, mereka memandang ada seorang pemuda tampan berlagak menjadi pahlawan " lumpuhkan saja dia dan periksa tubuhnya siapa tahu ada barang yang berharga " teriak salah seorang pemuda yang menjadi pemimpin preman itu.
Belum selesai dia bicara sebuah bogem mentah yang kuat medarat di mulutnya terlihat gigi berserakan dan darah mengucur deras keluar dari mulutnya, " aduhhh sakittt tolong " katanya kepada teman temannya, melihat ini mereka merinding, pemuda ini sangat sadis dan kejam sekali, mereka segera mengepung dan melakukan perlawanan dengan brutal.
Dampsey menghindar dengan mudah sambil melepaskan pukulan swing terhadap salah satu preman sampai dia membungkuk seperi udang, tulang rusuk sebelah kanannya patah dan sebuah pukulan hook menghajar dagunya, bayangkan pukulan tanpa sarung tinju.
Dua roboh dengan luka yang parah, sementara yang lain masih melakukan perlawanan, dengan gerakan step cepat dia memukul titik akunputur tubuh bagian perut dengan kuat sampai preman itu mengeluarkan isi perutnya, sedangkan yang lain sudah ketakutan, pemuda ini luar biasa kuat dan sangat sadis sekali, sambil membopong tiga temannya mereka kabur.
Dampsey mendekati wanita itu dan bertanya " apakah anda baik baik saja nona, atau perlu saya antar ke rumah sakit " tanyanya sambil tersenyum lembut, wajah dibalik cahaya matahari itu begitu tampan dan menawan membuat hati Chaterine menjadi dag dig dug.