Pengorbananku untuk selalu mempertahankan cinta kita berakhir hancur,karena hilangnya sebuah kepercayaan mu padaku,hanya karena sebuah kesalahpahaman kamu memilih meninggalkanku .
Namun aku tidak sebodoh itu untuk meratapi kepergian mu,jika kamu meninggalkanku aku tidak akan bertindak bodoh untuk tetep bertahan menunggumu dengan cinta yang masih tersimpan di hati.
Aku akan membalas rasa sakit di hatiku agar kamu tahu bagaimana rasanya menjadi orang yang sudah tidak dipercayai lagi.
Bagaimana kisah selanjutnya..........
Selamat membaca
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon j. seft, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 12
Alex terkejut mematung karena ulah damara.Sedangkan damara yang baru tersadar langsung tersipu malu ,"Maaf Alex,aku tidak sengaja" cicit damara.Alex langsung tersadar dari lamunannya "ekhmm tidak apa apa" jawab Alex tergagap.
Damara tersenyum "Terima kasih sekali lagi Alex"ucap damara pada Alex.Alex mengangguk ,"Ayo kita pulang jangan malam malam nanti bapak sama ibu mencari mu" ucap Alex.
"Tunggu Alex ada satu lagi yang belum aku lakukan " ucap damara.Alex mengerutkan dahinya , damara langsung menarik tangan Alex menuju tempat yang ingin dikunjunginya.
Setelah beberapa saat damara sampai di tempatnya, "tadaa photobox ,ayo kita photo bareng" ajak damara ,damara langsung membayar untuk photobox dan setelah selesai damara mengajak Alex untuk berselfi .
Beberapa menit damara dan Alex sudah selesai ,damara menunggu hasil photobox nya sambil tersenyum.Setelah hasilnya keluar damara langsung mengambilnya dan tertawa kecil.
"Alex lihat ,lucu kan" ucap damara pada Alex .Alex mengangguk "iya lucu" jawab Alex.Damara memberi satu photo pada Alex "nih untukmu jangan dihilangkan ya " ucap damara pada Alex.
"Kalau aku sudah bosan melihat wajahmu yang menyebalkan itu akan aku buang photo ini " jawab Alex mengoda damara.Damara melototkan matanya "Enak aja,mana photonya daripada mubazir kamu buang ,biar aku simpan sendiri" ucap damara marah dan ingin merebut photo di tangan Alex.
Alex mengangkat photo di tangannya tinggi tinggi "tidak boleh ,baiklah aku tidak akan membuangnya ,puas" ucap Alex.Damara merengut kesal .
Damara melihat ke arah nenek nenek yang menjual gelang di pinggir jalan keluar pasar malam ,Damara berjalan ke arah nenek itu . Alex yang melihat damara pergi pun segera menyusul damara setelah menyimpan photonya di sakunya.
Damara mendekat pada nenek yang nampak sedang kebingungan karena dagangnya belum laku sama sekali."Nek " panggil damara pada nenek itu.
Nenek itu pun menoleh pada damara dan tersenyum senang "eh anak cantik,mau beli gelang nenek nak ,murah kok nak cuma Rp.10.000 aja " ucap nenek itu pada damara.
Damara tersenyum senang ,"Damara ingin membeli gelang nenek dong " jawab damara.Nenek itu tersenyum senang "silakan nak ,boleh pilih yang anak cantik suka kok" ucap nenek itu lalu menyuruh damara memilih gelang yang disukainya.
Alex sampai di samping damara ,"kamu mau beli apa" tanya Alex."Aku ingin beli gelang nenek ini" jawab damara . Alex pun ikut melihat gelang dagangan nenek itu , "Apakah anak tampan ini pacar anak cantik?" tanya nenek itu pada damara.
Damara gelagapan ,"bukan nek,ini teman saya bukan pacar saya" jawab damara.Nenek itu mengangguk,"Nak tampan sama nak cantik boleh memilih gelang couple ini,cocok sekali untuk nak cantik dengan nak tampan " ucap nenek itu.
"Saya mau beli semua gelang nenek " ucap Alex tiba tiba membuat damara dan nenek itu terkejut . "Wah beneran nak tampan ,terima kasih ya ,semoga rezeki nak tampan lancar terus dan semoga segera bertemu dengan jodohnya ya " doa nenek itu pada Alex.
Alex mengangguk "Terima kasih ya nek , berapa nek total semua gelang nenek ?" tanya Alex. Nenek itu tersenyum "Sebentar ya nak ,nenek hitung dulu ,maklum nenek lupa orangnya hehehe" ucap nenek itu.
Damara melihat ke arah wajah Alex.Alex yang merasa dilihat pun menoleh "kenapa kamu melihatku seperti itu,baru sadar kalau aku tampan" ucap Alex , damara gelagapan "enggak kok ,PD benget kamu jadi orang" jawab damara .
Alex hanya tersenyum , "Sudah nak total semua Rp.500.000 nak tampan" ucap nenek itu.Alex langsung mengeluarkan uang di dompetnya dan memberikan semua uang tunai di dompetnya pada nenek itu."Ini nek ,diterima ya nek" ucap Alex.
Nenek itu melotot kaget "eh ini kebanyakan nak tampan nenek tidak bisa menerimanya" ucap nenek itu pada Alex. "Tidak apa apa ini rezeki untuk nenek " Jawab Alex. Nenek itu pun tersenyum dan mengambil uang yang diberikan Alex.
"Terima kasih ya nak tampan nak cantik juga" ucap nenek itu.Alex dan damara mengangguk ,"Nenek nanti langsung pulang ya,hari sudah semakin larut ,rumah nenek di mana mau damara temani?" tanya damara .
Nenek itu tersenyum "Tidak usah nak cantik ,rumah nenek dekat kok dengan pasar malam ini,terima kasih banyak ya,kalau begitu nenek pamit dulu , assalamualaikum " ucap nenek itu.
"Waalaikumsalam,hati hati nek " ucap damara dan Alex bareng. Setelah nenek itu pergi damara melihat gelang yang ada di plastik dengan bingung ,"Semua gelang ini mau diapakan Alex " ucap damara.Alex tersenyum "Kita bagi bagikan saja sama pengunjung pasar malam ini ,sambil berjalan mengambil barang barang kita di both " ucap Alex.
"Baiklah ayo" jawab damara.Damara dan Alex pun membagikan gelang yang telah dibeli Alex pada pengunjung ,hingga damara dan Alex telah sampai di both yang dititipi barang barang milik damara dan Alex.
Damara melihat plastik di tangan Alex ,"Habis" ucap Alex. Damara menghembuskan nafasnya kasar. "Padahal aku belum mengambil gelang yang aku sukai tadi" batin damara. "Hey kamu kenapa?" tanya Alex pada damara yang melamun melihat ke arah plastik kosong di tangannya.Damara tersadar dari lamunannya ,"Aku tidak apa apa hanya lelah ,ayo kita pulang " ucap damara sambil berjalan ke both mengambil barang barangnya.
Beberapa menit kemudian ,damara dan Alex telah berada di perjalanan pulang ke rumah damara."Aku baru tahu kalau kamu orangnya bisa bersikap baik juga,tapi kenapa saat kita baru bertemu sikapmu nakal sekali " ucap damara .
"Aku tidak nakal ya,aku tidak ngapain ngapain kamu kok" jawab Alex tersenyum . Damara menjiwit pingang Alex , "Aduh aduh sakit damara " keluh Alex . "Makanya pikirannya jangan aneh aneh,yang aku maksud nakal itu kamu itu jahat sama aku,pertama kamu ugal ugalan di jalanan ,kedua kamu membuat sapiku cidera " ucap panjang lebar damara.
"Tapi sudah aku ganti bukan,dan masalah aku ugal ugalan di jalan itu juga karena aku baru merasakan bebas dan aku tidak tahu kalau di desa ada peraturan sama seperti di kota ,aku kira jalanan di desa sepi jadi peraturannya tak sama dengan kota" jawab Alex.
"Ya ya ya ya" jawab damara malas .
Beberapa menit kemudian ,damara dan Alex telah sampai di halaman rumah damara . Damara pun turun dari motor Alex dengan hati hati karena tangannya penuh dengan beberapa barang ,"Hati hati nanti bebeknya jatuh lagi " ucap Alex mengoda damara.
Damara mengerutkan bibirnya "iya iya tahu kok" jawab damara. Alex membantu menurunkan semua barang barang di motornya dan meletakkannya di kursi depan rumah damara , "Kamu tidak masuk dulu?" tanya damara pada Alex. Alex mengelengkan kepalanya ,"Tidak usah ,aku nanti dicariin budhe sama pakdhe lagi kalau malam malam,ibu sama bapak udah tidur ya" ucap Alex.
Damara mengelengkan kepalanya ,"tidak tahu,kayaknya belum biasanya kalau jam segini bapak sama ibu masih nonton tv ,mau aku panggilkan" ucap damara.
"Tidak usah aku juga mau pulang ini" ucap Alex."Oh baiklah ,terima kasih ya untuk malam ini " ucap damara.Alex mengangguk.
"Baiklah hati hati di jalan ,aku masuk dulu" ucap damara ingin masuk ke dalam rumahnya namun tangannya dipegang oleh Alex "tunggu" ucap Alex.Damara berhenti lalu menoleh pada Alex.
"Ada apa?"