NovelToon NovelToon
After Reuni

After Reuni

Status: sedang berlangsung
Genre:Duda / Balas Dendam / Mengubah Takdir
Popularitas:3.6k
Nilai: 5
Nama Author: rachmaraaa

Mita tidak pernah menyangka, satu ajakan sederhana dari suaminya akan mengubah segalanya.
Reuni sekolah yang seharusnya menjadi malam biasa justru membuka luka yang tak pernah ia sadari sebelumnya. Di tengah keramaian, Mita berdiri di samping Rio--namun terasa seperti tidak pernah ada. Terlebih saat Rio kembali bertemu dengan cinta pertamanya... dan memilih tenggelam dalam masa lalu.
Ditinggalkan tanpa penjelasan, Mita justru dipertemukan dengan Adrian-teman lama sekaligus rekan kerja Rio. Sosok yang dulu hanya sekadar kenangan, kini hadir sebagai satu-satunya orang yang benar-benar melihatnya.

Dan Reuni itu mengubah segalanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rachmaraaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 11

Setelah pertemuannya dengan keluarga Mita, Adrian bisa sedikit bernapas lega. Karena ia diterima dengan baik di keluarga tersebut.

Adrian ingin sekali memiliki acara pernikahan yang terbilang mewah. Karena niatnya ingin memberikan efek shock pada Rio. Entah mengapa ia jadi sebal sekali pada mantan suaminya Mita itu, yang memang kebetulan rekan kerjanya juga.

Namun, setelah membahasnya. Mita justru ingin yang sederhana karena statusnya yang bukan lagi seorang gadis. Ia ingin mengundang keluarga dan saudaranya saja. Juga teman-teman kerjanya. Sedangkan Adrian, banyak yang ingin diundang terutama Rio dan Tiara.

Supaya dua manusia itu sadar, kalau mereka adalah pasangan.

Setelah menjalani sholat malam, akhirnya Adrian mendapatkan jawabannya. Yaitu, ia akan melangsungkan pernikahan dengan acara intimed wedding. Cukup orang-orang yang dirasa berharga dan penting saja yang akan diundangnya.

Acara rencananya akan dilangsungkan sebulan setengah lagi setelah acara lamaran kemarin.

Adrian mendengar keramaian di luar ruangannya. Para sejawatnya sedang membicarakan acara ulangtahun Dirut mereka. Acaranya Jumat malam, yang artinya tinggal dua hari lagi.

Saat jam istirahat, selesai makan di kantin. Adrian yang duduk sendirian, dihampiri Bagas yang cengengesan dari jauh sembari membawa secangkir kopi.

"Bro... Gimana lamarannya?"

Adrian panik dan langsung memberikan isyarat pada Bagas supaya suaranya dipelankan. Bagas ikutan panik dan langsung menutup mulutnya dengan tangan.

"Berisik Lo!" Adrian menepuk lengan Bagas.

"Sorry, sorry... Kelepasan. Jadi, gimana?" Bagas sudah duduk di samping Adrian dan menyeruput secangkir kopi hangat yang ia bawa.

"Alhamdulillah, lancar. Insyaallah, kurang dari dua bulan ini, gue akan nikah," jelas Adrian.

"Hah! Serius Lo? Enggak kecepatan tuh?" Bagas hampir tersedak dengan kopinya.

"Nggak dong. Gue sama Mita, takut kalau kelamaan malah nggak jadi. Gue sama Mita mau pacaran setelah menikah." Adrian menjelaskan dengan tenang.

"Hmm... Paham gue. Kelamaan juga kadang ada aja ujiannya yang bikin pasangan gagal nikah. Berarti, acara ultah Dirut, Lo ajak kan?" Bagas kali ini bisa menyeruput kopinya dengan tenang.

"Bisa. Sekalian gue mau ngenalin calon istri gue ke rekan-rekan yang lain." Adrian ikut senyum, membayangkan bagaimana teman-teman kerjanya terkejut dengan kabar pernikahannya.

。⁠◕⁠‿⁠◕⁠。

Jumat malam pun tiba. Mita sudah siap di kosan memakai a-line midi dress yang ia beli di butik samping toko kuenya. Dresscode malam ini adalah maroon. Dan... Dress itu sangat cocok di badan Mita yang berisi. Rambut hitamnya ia biarkan tergerai dengan ujung-ujung yang dibuat Curly. Kakinya ia bingkai dengan heels warna senada yang ia pinjam dari kakaknya.

Pukul 18.30 Adrian dengan setelan kemeja maroon serta celana bahan hitam pun, sudah menunggu di dalam mobil Audi nya. Ia menunggu Mita yang siap turun dari kamar kosannya.

Adrian terkesima saat melihat Mita yang keluar dari kosan berjalan anggun ke arahnya. Selama ini ia selalu melihat Mita berpenampilan sederhana. Tapi, kali ini Adrian sampai dua kali meneguk ludahnya sendiri.

"Ya Tuhan... Cantik amat calon istri ku," ucapnya pelan.

Pintu terbuka dan Mita menyapanya.

"Mas Adri, udah lama nunggu?" Mita masih belum sadar kalau dirinya ditatap Adrian. Karena ia sibuk memasang seatbelt.

Tak ada jawaban, akhirnya membuat Mita tersadar. Ia pun menoleh dan mendapati Adrian yang masih menatapnya.

"Mas...?" Mita terkekeh dan mengusap pipi Adrian supaya pria itu sadar.

"Ya... Ampun, sayang... Kamu cantik banget malam ini. Tau gini, kemarin aja kita nikah," ujar Adrian yang benar-benar takjub dibuat oleh Mita.

Wajah Mita terasa hangat. Ia yakin kini wajahnya terlihat seperti udang rebus karena pujian dari calon suaminya. Jika dipikir-pikir lagi, Mita pun tidak ingat kapan terakhir kali ia mendapatkan pujian seperti itu? Rasanya belum pernah. Bahkan dari mantan suaminya sendiri, Rio!

"Pokoknya kamu nggak boleh jauh-jauh dari aku ya? Aku takut nanti teman-teman ku kepincut sama kamu," ucap Adrian ketika mobil sudah mulai melintasi jalan ibu kota.

"Iya, Mas... Nanti aku nggak mau jauh-jauh dari kamu. Soalnya aku takut dan bingung kalau ketemu sama orang yang belum dikenal." Hal ini merupakan salah satu ketakutan Mita. Selama ini ia jarang sekali berinteraksi dengan kumpulan orang-orang yang sepertinya memiliki level hidup di atasnya.

Adrian mengambil tangan Mita untuk dikecup. "Tenang aja ya, Sayang... Aku bakalan jagain kamu."

Sesampainya mereka di salah satu hotel mewah di Jakarta. Adrian merangkul pinggang Mita berjalan untuk masuk ke dalam ballroom. Banyak mata yang menatap mereka dengan rasa penasaran ke arah Mita.

Adrian tahu kalau Mita tegang di sampingnya. Ia pun mengelus punggung Mita dengan lembut.

"Mereka tuh sama kayak aku. Yang terkesima sama kecantikan kamu," bisik Adrian.

"Mas! Astaga... Gombal banget deh." Mita tertawa anggun. Tubuhnya agak mencondong ke arah Adrian.

Adrian memeluknya. Kebetulan dari jauh ia melihat Rio bersama istrinya yang sedang menatap ke arahnya. Lalu, di bagian depan ada Tiara dengan sekumpulan teman-temannya yang juga menatapnya.

Hal ini membuat Adrian memiliki kesempatan untuk melakukan hal di luar prediksinya.

Adrian menatap Mita, lalu merapikan anak rambut yang menutupi wajah Mita.

"Kamu mau makan apa?" Tanya Adrian.

Mita merasa tatapan Adrian padanya hangat dan nyaman. Entah mengapa tatapan itu rasanya tidak pernah melihat ke arah lain, selain dirinya.

"Emang udah boleh makan, ya?" Mita celingukan.

"Boleh. Makanan pembukanya kan udah dihidangkan di sana. Menu utamanya mungkin setelah acara sambutan." Adrian menjelaskan dengan penuh kasih.

Mita tersenyum lagi. Dirinya benar-benar merasa hangat mendengar setiap kata yang diucapkan oleh Adrian terasa begitu lembut.

Saat Adrian dan Mita sedang ngobrol ringan. Seseorang menepuk pundak Adrian. Sehingga membuat Adrian dan Mita menoleh bersamaan.

"Halo, Pak Adrian!" sapa Tiara dengan wajah cerianya.

Adrian melirik Mita yang sedang menatap Tiara.

"Halo, Mbak. Kenalin aku Tiara. Asistennya Pak Adrian di kantor. Mbak pasti... Pacarnya ya!" Tiara sok akrab dan tentu saja itu membuat Adrian dan Mita tidak nyaman.

"Ini calon istri saya. Mita namanya." Adrian mengenalkan Mita pada Tiara. "Kami sudah tunangan dan dalam waktu dekat akan menikah." Setelah menjelaskan pada Tiara, Adrian menatap Mita. "Dia Tiara, asisten saya pilihan pak Dirut."

Mita tersenyum lalu mengangguk. Namanya perempuan, Mita jelas memiliki firasat yang kuat saat melihat Tiara. Bagaimana cara Tiara sok akrab dengannya pun, Mita paham. Jika sebenarnya Tiara ini sedang mencari-cari perhatian pada calon suaminya. Untungnya, saat Tiara datang dan memperkenalkan diri, Adrian langsung mendekati Mita dan merangkul pinggangnya.

"Hai, Tiara. Aku Mita."

Tiara hanya mengulum lidah setelah mendengar penjelasan Adrian. Ternyata ia sudah kalah dalam melangkah mendekati atasannya.

'Tapi tenang aja! Sebelum janur kuning melengkung, aku akan buat Adrian tunduk padaku.'

[]

1
riza
haduuh 🧐
riza
mudah²an nggak terjadi apa-apa sih sama Mita 🥺
riza
kok nyesek ya 🥺
riza
iya betul 🥺 sebelum semua terlambat, mending di obrolin dari skrg 🥰
riza
uhuuuuyy 🤭🤭
Secilia Cindy
bacanya sambil meriang2 ka..🤭
Dila Dilabeladila
hadehhhhhh udah langsung ajak k KUA aja bias bisa nambah dengam bebas🤣🤣
riza
hot ya kak 🔥🤭
riza
si Rio sakit emang
riza
lah dasar si Rio tolil
riza
fitnah jir
riza
eh gila si Rio
riza
lah sama mas ... saya yg baca juga udh GK sabar ini 🤭
riza
mulai deh ngeselinnya
riza
mas Adrian maunya mewah ya 🤭
Ika Alif
tak tunggu sampai end aja bacanya😍
riza
nanggung sekali ya 🤭
riza
setuju nih
riza
ceritanya bagus kak. semoga karyamu banyak yg baca dan laris manis ya kak 😍
rachmaraaa: aamiin 🙏
total 1 replies
riza
ciee... mereka jadian juga 😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!