NovelToon NovelToon
Hei Ying Tun Tian (Bayangan Hitam Yang Menelan Langit)

Hei Ying Tun Tian (Bayangan Hitam Yang Menelan Langit)

Status: sedang berlangsung
Genre:Kelahiran kembali menjadi kuat / Budidaya dan Peningkatan / Transmigrasi
Popularitas:1.9k
Nilai: 5
Nama Author: DavidTri

🩸 HEI YING TUN TIAN(Bayangan Hitam Yang Menelan Langit)⚠️ Han Xuan Sang Penelan Takdir Itu Sendiri

Sinopsis:
Di kehidupan sebelumnya, ia adalah monster yang ditakuti dunia dan Dao itu sendiri.

Ia mencapai Law Devouring Realm, melahap Dao para genius, menghancurkan sekte besar, dan hampir menantang Langit itu sendiri.

Namun Langit tidak membunuhnya.
Langit menghukumnya.

Jiwanya dipecah dan dilempar kembali ke masa lalu, terlahir sebagai anak klan kecil dengan meridian retak dan akar spiritual cacat. Di mata dunia, ia hanyalah sampah kultivasi yang tak akan pernah melangkah jauh.

Mereka salah.

Tubuh barunya menyimpan Void Devouring Constitution, konstitusi terkutuk yang hanya bangkit setelah kehancuran total. Dengan ingatan penuh dari kehidupan sebelumnya, ia memilih jalan yang lebih sunyi dan lebih kejam.

Ia tidak lagi membantai secara terang terangan.
Ia membangun bayangan nya sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DavidTri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 10 - Gulungan Sakti

...Bab 10: Gulungan Sakti...

Cahaya hitam dari dalam peti kayu itu tidak memancar, melainkan menghisap seluruh sisa cahaya obor di ruangan hingga kegelapan menjadi absolut. Di tengah keheningan yang menyesakkan, Han Xuan merasakan sebuah gulungan kulit tua menyentuh telapak tangannya.

The Record of the Vanished Sovereigns.

Detik itu juga, sebuah gelombang informasi purba menghantam dinding kesadarannya. Han Xuan melihat kehancuran peradaban yang mencoba memakan Langit, dan ia melihat wajah aslinya di masa lalu berdiri di atas tumpukan para dewa.

Rasa sakit yang hebat membelah kepalanya. Rambutnya yang memutih menjadi saksi bisu betapa mahalnya harga sebuah kebenaran. Namun, di tengah penderitaan itu, tingkat kultivasinya melonjak tanpa hambatan.

[Realm: Mortal Tempering - Level 5 Puncak]

"Berhenti!" teriak Penatua Pertama. Pria tua itu kini bersimbah darah setelah menahan serangan Guardian of the Void. Ia melihat Han Xuan memegang peti itu dan menyadari bahwa dialah yang selama ini menjadi sasaran utamanya.

Penatua Pertama Han meninggalkan makhluk penjaga itu dan melesat ke arah Han Xuan dengan pedang yang membara oleh Qi. "Berikan barang itu padaku, atau kau akan hancur bersama makam ini!"

Han Xuan tidak menghindar. Ia berdiri tegak di balik altar dengan gulungan kulit di tangan kirinya. Tangan kanannya terangkat, dan pusaran hitam di telapak tangannya kini mengeluarkan sulur-sulur bayangan yang terlihat lebih padat dari sebelumnya.

"Penatua" ucap Han Xuan, suaranya kini terdengar berat dan berlapis. "Anda sudah terlalu tua untuk bermimpi tentang keabadian."

Tepat saat pedang Penatua Pertama hampir membelah dada Han Xuan, sang pemuda mengaktifkan fragmen pertama dari Hukum Ruang yang baru saja ia pelajari dari gulungan itu.

Udara di depan Han Xuan melengkung. Pedang itu tidak mengenai tubuhnya, melainkan terhisap ke dalam distorsi dimensi dan muncul kembali dari balik punggung Penatua Pertama sendiri.

Jleb!

Penatua Pertama terbelalak. Senjatanya sendiri menembus jantungnya dari belakang. Ia terhuyung, menatap Han Xuan dengan rasa tidak percaya yang mendalam. Seorang ahli Meridian Forging puncak telah dikalahkan oleh seorang remaja tingkat Mortal Tempering hanya dengan satu manipulasi ruang yang sederhana namun mematikan.

Di sisi lain, Han Feng yang telah berubah menjadi monster merah raksasa sedang dicabik-cabik oleh Guardian of the Void. Makhluk penjaga itu tidak memiliki emosi, ia hanya menghapus apa pun yang dianggap sebagai polusi di dalam makam.

"Tolong... Xuan..." Lin Xi merangkak di lantai sambil memeluk tubuh ayahnya yang tak sadarkan diri. Ia melihat sekelilingnya hancur. Penatua Pertama tewas, sepupunya menjadi monster, dan ayahnya di ambang kematian.

Han Xuan menatap Lin Xi. Di dalam jiwanya yang dingin, sebuah perhitungan strategis muncul. Jika ia membunuh semua orang di sini, ia akan menjadi buronan seluruh wilayah. Namun jika ia "menyelamatkan" mereka, ia akan memiliki kendali atas dua faksi terbesar di wilayah ini.

"Lin Xi" Han Xuan mendekati wanita itu. Darah masih mengalir dari hidungnya, tanda bahwa tubuhnya hampir mencapai batas akhir. "Aku bisa menyelamatkan ayahmu dan membawamu keluar. Tapi mulai malam ini, jiwamu dan sekte milikmu adalah milikku."

Lin Xi menatap mata Han Xuan yang kini tidak lagi memiliki pupil, hanya kegelapan yang sangat dalam. Ia tidak punya pilihan. "Lakukan apa saja... kumohon."

Han Xuan berbalik menghadap Guardian of the Void yang kini berjalan mendekat setelah menghabisi Han Feng. Makhluk itu mengangkat tangannya, bersiap untuk menghapus keberadaan mereka semua.

Han Xuan membuka gulungan kulit di tangannya dan membacakan satu bait mantra dalam bahasa yang sudah punah.

"Kembalilah ke ketiadaan, penjaga tanpa nama. Tuanku telah memanggilmu pulang."

Seketika itu juga, simbol di dahi makhluk penjaga itu pecah. Tubuh keramiknya runtuh menjadi debu putih yang halus. Seluruh energi di dalam makam mendadak menjadi tenang, seolah-olah sang penguasa yang sebenarnya telah kembali untuk duduk di takhtanya.

Han Xuan terjatuh berlutut. Kulitnya mulai retak-retak. Ia telah menggunakan kekuatan yang jauh melampaui kapasitas tubuhnya.

"Bawa... ayahmu... dan pergi ke toko HKBKAL" bisik Han Xuan sebelum kesadarannya mulai memudar.

Malam itu, makam klan Han runtuh sepenuhnya, mengubur jasad Penatua Pertama dan monster yang dulunya adalah Han Feng. Di permukaan, orang-orang hanya melihat ledakan cahaya hitam yang mengerikan sebelum semuanya kembali sunyi.

Keesokan harinya, seluruh wilayah Cangyuan gempar. Klan Han kehilangan dua tokoh kuncinya dalam satu malam, dan Sekte Pedang Awan secara mengejutkan menyatakan aliansi darah dengan satu-satunya penyintas yang tersisa: Han Xuan.

Namun, di dalam kamarnya yang gelap, Han Xuan terbangun dengan satu perubahan yang mengerikan. Ia tidak lagi bisa melihat warna. Seluruh dunianya kini adalah hitam dan putih.

Inilah harga dari Meridian Forging yang ia capai secara instan.

Han Xuan duduk bersila di tengah reruntuhan paviliunnya yang kini dikelilingi oleh segel pelindung dari Sekte Pedang Awan. Dunia di matanya kini telah berubah total. Tidak ada lagi merah darah, biru langit, atau hijau pepohonan. Semuanya hanyalah gradasi abu-abu, hitam, dan putih yang tajam.

Namun, kehilangan warna ini memberinya kompensasi yang mengerikan. Ia kini bisa melihat "aliran" Qi di udara seperti benang-benang sutra yang saling berpaut.

[Realm: Meridian Forging - Level 1 Tengah]

Ia telah melampaui ambang mortal dan mulai menempa meridiannya dengan energi dari Record of the Vanished Sovereigns. Namun, setiap kali ia menggerakkan energinya, ia merasa seolah-olah ribuan semut api sedang menggerogoti sarafnya.

"Tuan Muda Xuan" suara gemetar Xiao Mei terdengar dari balik pintu.

Gadis itu masuk membawa nampan berisi obat-obatan cair. Sejak kejadian di makam, Xiao Mei tidak berani menatap langsung ke arah Han Xuan. Di matanya yang cacat, Han Xuan kini bukan lagi manusia yang diselimuti kegelapan, melainkan sebuah lubang hitam yang sedang perlahan-lahan menelan realitas.

"Letakkan saja di sana" ucap Han Xuan. Suaranya terdengar jauh, seolah berasal dari dasar sumur.

"Nona Lin Xi sedang menunggu di luar" lanjut Xiao Mei. "Dia membawa kabar dari kota pusat. Katanya... utusan Kekaisaran sedang dalam perjalanan menuju sini."

Han Xuan mengambil botol obat itu dan meminumnya tanpa ekspresi. Rasa pahit yang luar biasa tidak lagi mengganggunya karena indra perasanya pun mulai mati rasa.

"Suruh dia masuk"

Lin Xi melangkah masuk dengan jubah ungu yang kini berhias lencana perak, tanda bahwa posisinya di sekte telah naik setelah "penyelamatan" ayahnya. Namun, saat ia melihat Han Xuan dengan rambut putih separuh dan mata tanpa warna, ia tanpa sadar mundur satu langkah.

"Ayahku sudah sadar" ucap Lin Xi dengan suara pelan. "Dia memberikan kunci gudang rahasia sekte padamu sebagai tanda terima kasih. Tapi, Han Xuan... kau harus pergi."

Han Xuan menatapnya datar. "Pergi? Aku baru saja mulai membersihkan klan ini dari tikus-tikus yang tersisa."

"Kau tidak mengerti" Lin Xi mendekat, wajahnya penuh kecemasan. "Hilangnya Penatua Pertama klan Han dan kematian jenius seperti Han Feng telah memicu radar Heavenly Overseers dari Kekaisaran. Mereka tidak akan percaya pada cerita tentang makam yang runtuh. Mereka akan mencari siapa yang memegang Record itu."

Han Xuan berdiri perlahan. Tubuhnya terasa lebih ringan namun lebih padat. Ia berjalan menuju jendela dan menatap ke arah pegunungan di timur.

Di pandangan hitam-putihnya, ia melihat sebuah titik cahaya keemasan yang sangat terang sedang bergerak menuju klan Han dengan kecepatan luar biasa. Itu bukan cahaya biasa; itu adalah Hukum Langit yang sedang dikerahkan oleh seseorang di tingkat Core Condensation puncak.

"Mereka sudah di sini" gumam Han Xuan.

Ia tidak panik. Ia telah menghitung kemungkinan ini sejak ia menyentuh peti kayu di makam. Jika ia tetap di klan Han, ia akan terjebak. Ia butuh sebuah identitas baru, sebuah panggung yang lebih besar di mana ia bisa menghilang di tengah keramaian.

"Lin Xi" ucap Han Xuan tanpa menoleh. "Bawa Xiao Mei dan Wei ke perbatasan wilayah barat. Gunakan pengaruh ayahmu untuk melindungi mereka."

"Lalu kau?"

Han Xuan tersenyum tipis. Sebuah senyum yang tidak mencapai matanya yang dingin. "Aku akan memberikan mereka sebuah pertunjukan. Jika Langit ingin menghitung keberadaanku, maka aku akan memberi mereka angka yang tidak bisa mereka bayangkan."

Han Xuan merogoh jubahnya dan mengeluarkan topeng perak polos yang ia dapatkan dari toko HKBKAL. Saat ia mengenakannya, aura keberadaannya mendadak lenyap sepenuhnya dari dunia fana. Ini adalah aplikasi tingkat tinggi dari Hukum Bayangan yang dikombinasikan dengan kekosongan.

Dalam sekejap, di mata para kultivator luar, Han Xuan hanyalah seorang pemuda cacat yang sedang sekarat. Namun dalam kenyataannya, ia adalah predator yang sedang bersiap untuk menelan sang pemburu.

Di luar paviliun, guntur meledak di langit yang cerah. Seorang pria dengan zirah emas mendarat di tengah lapangan klan Han, menghancurkan ubin batu menjadi debu.

"Siapa yang memegang warisan terlarang di tempat kotor inii!" teriak sang utusan Kekaisaran.

Han Xuan melangkah keluar dari paviliun dengan langkah tertatih-tatih, memainkan perannya sebagai korban terakhir yang malang. Di tangannya, ia memegang sebuah replika palsu dari gulungan kulit yang telah ia siapkan.

Strategi Secretly Cultivate miliknya kini diuji pada tingkat tertinggi. Ia akan membiarkan Kekaisaran mengejar bayangan palsu, sementara ia merangkak masuk ke dalam jantung kekuatan mereka.

Akankah penyamaran Han Xuan berhasil menipu utusan Kekaisaran, atau Hukum Langit akan mengenali jiwanya yang telah ternoda oleh Devour?

<>Cerita Bersambung

...----------------...

Kultivasi Dunia Hei Ying Tun Tian (20 Realm) dan Sub Tingkatan (1-9)

Mortal Tempering Realm

Qi Awakening Realm

Meridian Forging Realm - (Kultivasi MC Saat Ini)

Spirit Foundation Realm

Core Condensation Realm

Nascent Soul Realm

Soul Refinement Realm

Domain Manifestation Realm

Law Comprehension Realm

Half-Step Ascendant Realm

Heaven Tribulation Realm

Void Walking Realm

Immortal Flesh Realm

Celestial Sovereign Realm

Dao Fusion Realm

Law Devouring Realm

Heaven Defying Realm

Eternal Paragon Realm

World Shaper Realm

Transcendent Tyrant Realm

Dari terendah (atas)↑ ke tertinggi (bawah)↓

Btw setiap 10± chapter bakalan saya buatin kayak gini (niatnya sih gitu)

1
johanes ronald
idenya bagus sekali, dia ahli perang yg aesungguhnya
David ☚⍢⃝☚ Rajin Up Novel: makasihh 🔥😄
total 1 replies
johanes ronald
balonku ada 5 ya? 🤣🤣🤣
cimownim
waah bagus ka ceritanya😍
David ☚⍢⃝☚ Rajin Up Novel: makasih kak🔥 jadi semangat nih😄
total 1 replies
David ☚⍢⃝☚ Rajin Up Novel
btw bisa kali Like sama Koment🔥
David ☚⍢⃝☚ Rajin Up Novel
Inspirasi Novel Dari > Reverend Insanity (Fang Yuan), The Villain Of Destiny (Gu Change), Myst, Might, Mayhem / Legend Of Heavenly Chaos Demon (Cheon Ma), ada lagi tapi malas nulis
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!