NovelToon NovelToon
Puteri Sampah Yang Berubah

Puteri Sampah Yang Berubah

Status: tamat
Genre:Time Travel / Fantasi Wanita / Fantasi Isekai / Tamat
Popularitas:49.5k
Nilai: 5
Nama Author: ANWi

Mei Lin yang seorang agen mata mata terpaksa harus bunuh diri ketika tertangkap oleh Wang Yu, seorang Jenderal polisi negara x.

Namun , bukan nya mati, Mei Lin justru terperangkap ke dalam tubuh milik Bai Hua. Bai Hua adalah gadis lemah yang membutuhkan kursi roda untuk berjalan. Ia diejek oleh seluruh keluarga nya karena menjadi sampah. Bai Hua juga harus menikah dengan Pangeran Idiot!

Bagaimana jika jiwa Mei Lin yang mengambil alih tubuh Bai Hua untuk menikah dengan Pangeran itu? Dan bagaimana jika jiwa pangeran itu juga telah dirasuki entitas dari abad 21?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ANWi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 12 : Akhirnya Keluar

​Keheningan di aula utama terasa begitu mencekam, seolah oksigen di ruangan itu telah habis tersedot oleh kepulan asap kecil dari lantai yang tersiram sup beracun. Nyonya Bai Yun mematung, tangannya yang memegang kipas gemetar hebat hingga terdengar bunyi gemeretak sutra.

​Menteri Bai menatap genangan berbuih itu dengan mata membelalak. Sebagai pejabat keuangan, ia tahu itu bukan sekadar lalat. Itu adalah racun peleleh sukma---jenis racun yang bekerja cepat menghentikan detak jantung.

​"Apa... apa artinya ini?" suara Menteri Bai parau, ia menatap istrinya dengan pandangan menuntut penjelasan.

​Bai Hua tidak memberi kesempatan bagi Nyonya Bai Yun untuk mengarang alibi. Ia condong ke depan, meski tanpa kursi roda, aura kehadirannya terasa begitu menindas.

​"Ayah," panggil Bai Hua dengan nada yang sangat tenang, namun menusuk. "Ibu tiri sepertinya terlalu bersemangat menyambut kepulanganku. Dia ingin memastikan aku beristirahat selamanya di rumah ini."

​"Bukan! Itu pasti kesalahan pelayan dapur! Aku tidak tahu apa-apa!" teriak Nyonya Bai Yun. Ia mencoba berdiri, namun kakinya lemas.

​Wan Long tiba-tiba merangkak ke arah genangan sup itu, lalu mencelupkan ujung kincir anginnya ke sana. "Eh? Supnya marah! Lihat, kincir Wan Long jadi hitam!" Ia menunjukkan ujung kincir angin yang kini hangus terbakar cairan asam itu ke wajah Menteri Bai. "Ayah Mertua, apa ini bumbu baru? Wan Long mau kasih tahu Kaisar, supaya Kaisar bisa pakai ini untuk memasak musuh-musuh di perbatasan!"

​Menteri Bai memucat. Jika berita tentang percobaan pembunuhan terhadap istri Pangeran Pertama sampai ke telinga istana, terutama saat Kaisar sedang sensitif soal keamanan, kepalanya akan menggelinding di lapangan eksekusi sebelum matahari terbit.

​"Diam, Pangeran! Harap jangan bicara sembarangan!" Menteri Bai membentak, namun suaranya bergetar karena takut.

​"Berbicara sembarangan?" Bai Hua tertawa hambar. "Pangeran Wan Long hanya mengatakan kebenaran. Dan soal bros itu... Adik Rui, kenapa diam saja? Apa kau masih memikirkan wangi parfum Pangeran Kedua di kamarmu?"

​Bai Rui, yang sedari tadi menangis, kini hanya bisa menunduk dalam. Skandal kesucian dan bukti racun di meja makan adalah dua hantaman yang menghancurkan posisi keluarga Bai dalam satu malam.

​"Ayah," Bai Hua memanggil kembali, kali ini dengan nada yang lebih dingin. "Aku bisa saja membiarkan Pangeran Wan Long membawa kincir angin hitam ini ke hadapan Dewan Kekaisaran besok pagi. Atau... Ayah bisa memberikan apa yang seharusnya menjadi milikku."

​Menteri Bai mendongak. "Apa maumu?"

​"Kunci gudang harta peninggalan Ibu kandungku," desis Bai Hua. "Aku tahu Ibu meninggalkan banyak tanah dan toko perhiasan yang selama ini dikelola, atau lebih tepatnya dijarah, oleh Nyonya Bai Yun untuk membiayai kemewahan Bai Rui. Kembalikan semuanya padaku malam ini, atau kita semua akan mandi darah di depan pengadilan." ujarnya. Ia enggan berpura pura memanggil Bai Yun dengan sebutan 'ibu'.

​"Kau... kau mengancam ayahmu sendiri demi harta?" Menteri Bai menggeram.

Sejak kapan anak kurang ajar ini berubah?!

​"Aku tidak punya ayah," balas Bai Hua tajam. "Aku hanya punya musuh yang kebetulan menyumbangkan darahnya untuk tubuh yang lumpuh ini."

​Wan Long tiba-tiba berdiri tegak di samping Bai Hua. Ia meletakkan tangannya di bahu Bai Hua, memberikan tekanan yang mantap. "Istri, ayo kita ambil kuncinya! Kalau tidak dikasih, Wan Long mau bakar rumah ini supaya terang benderang seperti pesta kembang api! Hihihi!"

​Meskipun kata-katanya terdengar gila, sorot mata Wan Long saat menatap Menteri Bai adalah sorot mata Wang Yu---sang Jenderal Polisi yang siap mengeksekusi targetnya. Menteri Bai merasa nyalinya menciut hingga ke titik nadir.

​"Cepat ambil kuncinya!" perintah Menteri Bai pada pelayan pribadinya.

​Nyonya Bai Yun mencoba memprotes, "Tapi Tuan, itu harta cadangan kita untuk---"

​"DIAM!" bentak Menteri Bai. "Kau sudah hampir membuat kita semua mati karena racun bodohmu! Masuk ke kamarmu dan jangan keluar sampai aku mengizinkannya!"

​Sepuluh menit kemudian, sebuah kotak kayu cendana berisi kunci-kunci emas dan akta kepemilikan tanah diletakkan di depan Bai Hua.

​Bai Hua memeriksanya dengan teliti. Sebagai mantan agen mata-mata, ia sangat cepat dalam memverifikasi dokumen asli. "Bagus. Dan satu lagi... aku butuh kursi roda baru. Yang paling mahal, dengan rangka kayu jati hitam dan ukiran perak. Kirimkan ke paviliunku di istana besok pagi."

​"Akan kulakukan," sahut Menteri Bai dengan suara lesu.

​Wan Long kembali mengangkat tubuh Bai Hua ke dalam gendongannya. "Ayo pulang, Istri! Wan Long mau tidur! Di sini baunya seperti ulat busuk!"

​Sambil berjalan keluar aula, Bai Hua sempat menoleh ke arah Bai Rui yang masih terisak. "Adikku tersayang, jaga bros itu baik-baik. Itu adalah bukti bahwa kau hanyalah mainan bagi Pangeran Kedua. Jangan harap dia akan menikahimu setelah skandal ini menyebar."

​Mereka meninggalkan kediaman Menteri Bai dengan kemenangan telak. Di atas kuda, dalam perjalanan kembali ke istana melewati hutan yang kini telah bersih dari mayat (karena tim pembersih rahasia yang mungkin dikirim Wan Jin).

​"Kerja bagus, Wang Yu," bisik Bai Hua.

​"Aku hanya menjalankan tugasku sebagai 'tangan' di kegelapan," sahut Wan Long dengan suara aslinya. "Tapi jangan senang dulu. Harta ibumu baru saja menjadikannya target yang lebih besar bagi Permaisuri."

​"Biarkan saja," gumam Bai Hua sambil memejamkan mata. "Sekarang aku punya modal untuk membeli racun yang lebih mematikan dari miliknya."

​Wan Long hanya mendengus kecil, namun ia mempererat pelukannya pada pinggang Bai Hua agar wanita itu tidak jatuh saat ia memacu kuda menembus kegelapan malam.

***

Happy Reading ❤️

Jangan lupa like, komen, ikuti penulis noveltoon ANWi, vote(kalo ada) dan rate 5 , terimakasih

1
Meigha
jgn kau buat teka taki dong Thor,si pembaca penasaran nih🤣🤣ini benaran ediot atau normal sih😤
Dania
misi
Pa Muhsid
suka ceritanya gak bertele satset🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️
ANWi/Berly Re: terimakasih kak pa muhsid~
total 1 replies
mimief
nice ending
beautiful story

menjadi penjahat ataupun pahlawan semua tergantung sudut pandang bukan?
terkadang kita terbentuk dan menjadi sesuatu karena lingkungan yg menempa kita
tidak selalu akan tampak baik dan buruk atas penilaian orang lain
selama kita tau batas nya,kita adalah orang baik menurut versi kita.
dan seenggaknya takdir sangat baik sama mereka. walaupun tidak berjodoh di waktu ini,maka waktu aka n menggeser supaya mereka akhirnya berjodoh 😍😍

terimakasih atas cerita indah nya Thor
ANWi/Berly Re: terimakasih kak mimief sudah membaca hingga akhir~❤️
total 1 replies
Roti Bakar
good job! happy ending , nice💪
ANWi/Berly Re: terimakasih kak roti bakar sudah mengukuti kisah mereka❤️
total 1 replies
sahabat pena
wah syukur lah happy ending .. ayuk dong kak.. krya yg lain di up jg
sahabat pena: ok siap kak
total 4 replies
Sulati Cus
semakin menarik
ANWi/Berly Re: makasi kak sulasti cus ulasan nya❤️
total 1 replies
☕︎⃝❥ᴍᴀʀɪᴀ
gak sadar udh tamat thorr.. cepatnya
ANWi/Berly Re: hehe iya kak, makasi sudah baca sampai akhir❤️
total 3 replies
mimief
yah... selesai
tapi yg penting dia orang ini akhirnya bahagia
aku udah happy
ANWi/Berly Re: iyah kak , makasih dah membaca sampe sini, nantikan part akhir nanti yah~
total 1 replies
mimief
huaaaaa....aku yg deg degan
ANWi/Berly Re: tenang kak~❤️
total 1 replies
☕︎⃝❥ᴍᴀʀɪᴀ
2 ☕️ thorr semangat up nya😍😍
ANWi/Berly Re: makasii kak Maria~❤️
total 1 replies
☕︎⃝❥ᴍᴀʀɪᴀ
keren banget melin.. bunuh sj semua pengkhianat tanpa sisa
☕︎⃝❥ᴍᴀʀɪᴀ
bangunnnn wan yu kamu gak boleh mati dulu..😭😭 ntar jadi omongan kaisar mati sebelum sempat merasakan nikmat malam pengantin🤣🤣🤣
ANWi/Berly Re: wkwww 🤣
total 3 replies
mimief
baru bahagian Thor
tega amet si ah🥹🥹
ANWi/Berly Re: gimana yah~❤️
total 1 replies
mimief
Wkwkwkkwkk
lucunya liat villain jatuh cinta 😜
mimief
Wkwkwkkwkk
lucunya liat villain jatuh cinta 😜
ANWi/Berly Re: hehe 🤣🤣
total 1 replies
☕︎⃝❥ᴍᴀʀɪᴀ
double up kopi nya thor semangat 💪💪
ANWi/Berly Re: makasi kak Maria ~❤️
total 1 replies
☕︎⃝❥ᴍᴀʀɪᴀ
dengar itu wang yu.. kamu harus sadar jan mati dulu karna belum melakukan aksi bahaya😭🤣🤣🤣
☕︎⃝❥ᴍᴀʀɪᴀ
😭😭sialaan para pemberontakkk mana org² yg masih setia.. kuat wang yu jngn matii dulu
Roti Bakar
kpn up?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!