NovelToon NovelToon
MENGEJAR CINTA SANG ANTAGONIS

MENGEJAR CINTA SANG ANTAGONIS

Status: sedang berlangsung
Genre:Gadis nakal / Time Travel / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Romansa / Reinkarnasi / Fantasi Wanita
Popularitas:9k
Nilai: 5
Nama Author: Mellisa Gottardo

Elena, seorang gadis yang selalu kalah dan selalu di perlakukan tidak adil. Kini telah menemukan dunia baru, dengan tujuan hidup yang baru.

Mengejar cinta atau mencari harta? Elena akan melakukan keduanya sekaligus.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mellisa Gottardo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

antara gosip atau rumor

Tinggal menghitung hari sampai pesta ulangtahun putra mahkota akan segera di gelar. Elena masih sibuk menikmati hidup, meskipun dia juga rajin merawat wajah dan kulit agar tetap cantik paripurna.

Merida anak yang cekatan, tidak banyak bicara, tangkas dan juga pintar. Elena merasa sangat terbantu dengan adanya Merida di sisinya, dia jadi merasa hidupnya begitu sempurna.

Tapi kesempurnaan itu nyaris sirna, karena hari ini sang Kakek datang berkunjung. Elena harus menyiapkan hati untuk datang menyambut, dia benar-benar berdebar karena tidak tau gebrakan apa lagi yang akan dilakukan sang Kakek untuknya.

Elena datang bersama Duke ke ruang tamu, sampai di sana jantung Elena nyaris berhenti berdetak. Dia merasa hatinya tersengat, dia baru saja melihat Isabella datang bersama sang Kakek. Mereka terlihat sangat akrab dan saling menyayangi, Elena merasa sakit hati melihatnya.

"Siapa yang Ayah bawa?." Duke mengernyit tidak senang.

"Ah perkenalkan dia Isabella, Kekasih putra mahkota Daniel. Dia tadi menolongku saat roda kereta kudaku rusak, dia anak yang baik hati pantas saja yang mulia putra mahkota menyukainya." Ucap Kakek menyanjung.

"Lalu untuk apa Ayah membawanya kemari." Duke berucap datar.

"Astaga apa yang kau katakan nak? tentu saja kita harus mengucapkan terimakasih dengan sopan." Kakek sepertinya sudah terkena pelet Isabella.

"Elena, apa kau tidak ingin memberi salam padaku?." Ucap Kakek, bicaranya langsung berubah tajam.

"Tidak." Jawab Elena tenang.

"Lihat anak yang kau pungut itu, apa kau lihat ada jejak sopan santun dalam dirinya?." Kakek marah.

"Jaga ucapan Ayah terhadap putriku, dia anak kandungku yang hilang saat Kakeknya membawa paksa berlibur tanpa izinku." Ucap Duke naik darah.

"APA!!! SEKARANG KAU MALAH MENYALAHKAN KU?." Teriak Kakek marah besar.

"Memang benar itu faktanya, jika saja Ayah tidak membawa Elena pergi tanpa izinku. Mungkin Elena tidak akan hilang dan kehilangan dunia yang sebenarnya, Ayah benar-benar jahat dan berhati batu. Bahkan sampai sekarang pun masih tega menyakiti ku, apa Ayah tidak pernah berpikir tentang perasaan ku sedikit saja?." Duke marah karena emosional.

"Ayah, sudahlah biarkan Kakek membenci ku. Lagi pula aku kan hidup bersama Ayah, benar bukan?." Elena merangkul lengan Ayahnya, dia tersenyum manis.

"Tentu, Ayah akan hidup lama untuk melihatmu hidup bahagia Elena." Duke tersenyum sendu.

"Hahh sudahlah, intinya aku datang ingin bicara. Isabella memerlukan wali dan keluarga, karena dia sudah membantuku jadi alangkah baiknya kau segera mengadopsi nya. Dia pasti akan jauh lebih cocok menjadi putrimu dibanding Elena, Isabella bisa mengembalikan martabatmu yang dihancurkan oleh anak itu." Ucap Kakek, entah kerasukan apa.

"Sampai mati pun aku akan menolaknya." Tegas Duke.

"GABRIEL!!!!!." Bentak Kakek.

"Pergilah, aku anggap Ayah benar-benar sudah tidak peduli padaku. Jika Ayah begitu menyukainya, maka Ayah saja yang adopsi." Ucap Duke sakit hati.

"Kau.... benar-benar anak pembangkang." Geram Kakek.

"Benar, karena itu pula anakku harus menjadi pembangkang. Bukan begitu Elena?." Duke menatap Elena hangat.

"Benar Ayah!." Elena mengangguk semangat.

"Elena... apa kau tidak menyukai ku? aku hanya memerlukan wali dan keluarga. Jika kau tidak suka melihatku, aku bisa tidur di kandang kuda." Ucap Isabella sendu.

"Isabella, bukankah kau kekasih yang mulia putra mahkota?." Tanya Elena polos.

"Benar, kita pernah bertemu di toko perhiasan beberapa hari lalu kan." Isabella mengangguk.

"Baiklah, kau bisa kembali dulu ke rumahmu. Aku akan meminta pada putra mahkota agar mencarikanmu wali, bagaimana? tenang saja karena aku sudah terkenal pembuat onar jadi pasti pesanku akan sampai padanya." Ucap Elena, memberikan saran.

"A-apa.. untuk hal ini yang mulia putra mahkota tidak perlu ikut campur, dia pasti sibuk dengan urusannya. Aku masih bisa melakukannya sendiri." Ucap Isabella menolak panik.

"Lihat, dia jauh lebih pintar dan pengertian darimu." Puji Kakek.

"Apa dengan memaksa seperti ini lah caramu mencari wali? kau sudah dengar Ayahku menolak, tapi justru kau mengatakan aku yang tidak menyukaimu. Padahal aku sejak tadi diam saja Isabella." Ucap Elena tenang.

"A-aku tidak bermaksud....

"Bawa dia pergi, jika yang mulia putra mahkota marah atas penolakan ku. Biarkan itu menjadi urusanku, jangan memaksa lagi Ayah. Atau aku benar-benar akan memutus ikatan darah diantara kita." Ucap Duke tegas.

Kakek yang naik darah langsung berbalik pergi begitu saja, Isabella yang di tinggal merasa kelabakan. Dia memberi hormat dengan canggung lalu lari mengejar Kakek Elena keluar, benar-benar hidupnya penuh gebrakan.

"Apa kau mengenal gadis tadi Elena?." Tanya Duke.

"Yaa, aku pernah bertemu beberapa kali saat dia sedang berkencan dengan putra mahkota." Ucap Elena.

"Jangan dekat-dekat dengannya." Ucap Duke tegas.

"Apa Ayah tidak menyukainya?." Kaget Elena.

"Dibanding tidak menyukai, Ayah justru merasa waspada dengan gerak-gerik nya yang aneh. Kau lihat bagaimana dia bisa merayu Kakekmu yang keras kepala, dia pasti pandai bicara dan merayu." Ucap Duke.

"Hahahhaha Ayah terlalu banyak berpikir, mungkin Kakek berharap dia memiliki cucu yang imut dan polos seperti Isabella." Elena tertawa karir.

"Tidak, sudahlah jangan dibahas lagi. Pergilah melakukan hal tertunda, Ayah masih memiliki banyak pekerjaan." Ucap Duke.

"Ya Ayah, sampai bertemu saat makan siang. Yang terlambat harus memberikan 10 koin emas." Ucap Elena, bertaruh.

"Maka bersiaplah jatah bulananmu di potong." Duke tersenyum geli.

"Itu tidak akan terjadi, aku tidak akan terlambat." Elena berteriak sambil berlari pergi.

Duke tersenyum melihat putrinya yang ceria, meskipun kadang tingkahnya memang masih sulit di tebak. Tapi Duke merasa bahagia, dia bersyukur masih memiliki kesempatan untuk menemukan putri satu-satunya yang dia miliki.

Elena menemui Merida, mereka akan pergi ke toko kue terkenal di pasar ibu kota. Selain membeli kue, mereka juga akan mencari gosip terpanas musim ini. Karena masih muda dan belum melakukan debutante, Elena masih kesulitan masuk dunia sosialita.

Hanya dengan cara ini lah dia bisa curi-curi dengar, informasi di zaman ini yang paling akurat adalah gosip. Surat kabar bisa di ubah-ubah sesuai penulisnya, sedangakan gosip meskipun kadang tidak akurat tapi sudah pasti fakta yang tertunda.

Elena dan Merida masuk ke toko kue, mereka duduk di pojok dan memesan beberapa menu kue yang paling di minati. Sembari minum teh, Elena curi-curi dengar gerombolan Ibu-ibu sosialita yang sedang bergosip dengan panas.

kau pernah lihat Kekasih putra mahkota

ya dia gadis yang imut dan polos

bukankah aneh, dia rakyat jelata

bisa saja mereka cinta sejati

kau pikir ini buku dongeng

aku lebih tertarik dengan nona Denilen

nona pembangkang itu .

ya, akhir-akhir ini dia tenang

mungkin karena di hukum, baguslah

Elena hanya bisa mendesah lelah, ternyata gosip yang dirinya dengar hanya membicarakan hal yang tidak penting. Elena jadi malas mendengarkan, dia sibuk makan sambil melamun.

tapi apa kalian tau yang sedang panas

apa memangnya

anjing putra mahkota berkencan dengan Isabella. Putra mahkota marah besar, beberapa orang melihat pertengkaran mereka kemarin.

Deg.

1
𓆩❤𓆪✿✧༺°◐ZN²◑°༻✧❀ଘ😇ଓ
/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Mellisa Gottardo: /Scowl/
total 1 replies
Alishe
bentar lg ayam pink🤣🤣🤣🤣
Alishe: saingan theor pilihan daddyhhh gue gpp biar makin kebakaran jenggot si kaku ini🤣🤣
total 2 replies
Alishe
ga guna u curiga udah telatttttt
Alishe
masi aja si ajim belain tu setan dihhh
Alishe
bukannya iya?? 🙄
Alishe
enak ga dituduh☺☺
Mellisa Gottardo: otw salam olahraga
total 1 replies
Alishe
nah ulet belbel mau ngapain lg itu ga boleh bgt org bahagia
Alishe
ahahaha percaya ga percaya laki w jg gini pas pdkt🤣🤣🤣
Mellisa Gottardo: awww sosweet
total 1 replies
Alishe
keselan gue perasaan🙄🙄🙄
Alishe
bener katarak ni org
Siti Aisyah
🤭🤭🤭
Mellisa Gottardo: /Drool/
total 1 replies
Yogi Muriani
ayam warna warni 🤣🤣suka-suka-suka👍
Mellisa Gottardo: hahahaha
total 1 replies
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
ayam teletubbies dong mereka jadi nya, berpelukan
Mellisa Gottardo: hahaaha
total 1 replies
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
sekutu isabelle ternyata orang yang tak di sangka²
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
nah, baru tau takut. itu dia sifat nya orang sabar, sekali bertindak 1000 nyawa akan siap dicabik-cabik nya
Mellisa Gottardo: terharu yaw
total 1 replies
Kimyoonvi
harus bngt tiga anak ayam warna warni? 😭
Mellisa Gottardo: hahahah
total 1 replies
Evi Marena
ayam warna warni😂othorrrr the best sudah up 2part.....moga elena mau bantu mereka cari Isabella sang penipu ulung SM pendeta agung laknat😒
semangat othorrrr....moga sehat selalu 😘😘
Mellisa Gottardo: hahaha okee
total 1 replies
Alishe
puas satu puasss puas aja satuuuuu🤧🤧🤧
Alishe
agak laen antagonis ini🙄🙄🙄
Alishe
katarak dia ga liat bree
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!