Mei Lian putri dari kerjaan Cheng yang menikah dengan Kaisar perang dari kerjaan Yan , karena perjodohan .
Mei Lian sangatlah bahagia dengan pernikahan nya itu , karena memang sudah lama ia mengagumi sosok Kaisar perang yang sangat hebat dari kerjaan Yan , tapi tak disangka ternyata Kaisar dari kerjaan Yan tidak lah menyukai Mei Lian , Kaisar yang terkenal dengan kehebatannya di dunia perang itu seketika berubah menjadi kejam dan sering menyiksa Mei Lian di dalam istananya .
apa yang membuat Kaisar tidak menyukai Mei Lian. ?
dan apa kah Mei Lian sanggup bertahan dengan perlakuan kasar suaminya , atau justru ia menyerah dan memberikan raganya kepada seseorang yang menginginkan kehidupan kedua . ?
seperti apa kisah nya 😅🤭 yang penasaran mampir ya guysss hehehee .... 🥰🥰🤗 .
.
.
.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kasmawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kenekatan Putri Mei Lian
.
.
Kaisar Liu Che mengejar ketiga tabib itu bersama dengan prajurit nya hingga mereka memasuki hutan .
" ber pencar lah ... " ucap Kaisar Liu Che kepada prajurit nya
" baik kaisar " ucap mereka dan setelah nya mereka berpencar untuk mencari ketiga tabib yang melarikan diri itu
Kaisar Liu Che berlari kearah Utara bersama dengan dua orang prajurit nya , di dalam hutan belantara Kaisar Liu Che terus berjalan mencari keberadaan tabib palsu yang melarikan diri .
" di sana kaisar " ucap seorang prajurit nya seraya menunjuk seseorang yang berlari dan itu adalah salah satu tabib palsu yang melarikan diri
" kejar dia .... " ucap Kaisar Liu Che kembali berlari mengejar salah satu tabib itu
Kaisar Liu Che ia mengambil sebuah batang kayu yang berada di hadapan nya dan melemparkan batang kayu itu kearah tabib yang terus berlari ketakutan .
Brak
Batang kayu itu tepat mengenai betis sang Tabib dengan hantaman yang kuat , sehingga membuat tabib itu terjatuh begitu saja di atas tanah .
Bruk
" tangkap dia " ucap Kaisar Liu Che kepada kedua prajurit yang ikut bersamanya
" baik tuan " ucap keduanya dan segera berlari kearah tabib yang terjatuh di atas tanah , dengan betis yang berdarah akibat terkena lemparan kayu dari kaisar Liu Che
kedua prajurit Kaisar Liu Che segera menangkap tabib itu , tapi tabib itu memberontak ingin lepas dan dengan cepat salah satu dari mereka segera mengikat tangan nya dengan tali yang mereka bawa sebagai persiapan .
" bawa dia ke penjara dan berikan dia makan , karena setelah itu aku akan mengeksekusi nya " ucap Kaisar Liu Che dengan wajah datarnya
" baik kaisar " ucap mereka berdua setelah nya membawa salah satu tabib yang berhasil mereka tangkap itu .
.
.
.
sedangkan saat ini Mei Lian terlihat sangat sibuk mengeluarkan racun yang ada di dalam tubuh pangeran Liu Yuning karena seluruh tubuh pria itu saat ini sudah membiru , Mei Lian melakukan segala cara termasuk mengolah tumbuhan herbal penawang racun dan tentunya di bantu oleh Jia Li dan juga Piyu .
" bertahan lah pangeran ... " gumam Mei Lian ia membuat goresan kecil di jari telunjuk pangeran Liu Yuning untuk mengeluarkan racun dari goresan itu .
" berikan obat nya Jia Li " ucap Mei Lian dan dengan cepat Jia Li memberikan obat yang sudah ia olah menjadi cairan , Mei Lian segera meraih nya dan menyendok kan nya ke mulut Pangeran Liu Yuning dengan sangat hati-hati .
" Piyu berikan obatnya , aku akan mengeluarkan racun nya ... Jia Li berikan wadah kosong " ucap Mei Lian
Piyu dengan cepat mengambil alih ia menggantikan Mei Lian menyuapi Pangeran Liu Yuning obat yang sudah mereka racik .
Mei Lian ia menarik napasnya dengan cukup panjang " Aku akan mempertaruhkan nyawaku ku demi menyelamatkan mu pangeran .... maafkan aku Mei Lian .... Aku melakukan ini karena aku ingin memberi bukti kepada suami mu itu jika kau bukan lah seorang pembunuh " ucap Mei Lian dalam hati , ia berharap jiwa pemilik raga ini yang sedang berada di alam keabadian mendengarnya .
tanpa menunggu waktu lama lagi, Mei Lia menghisap jeri telunjuk pangeran Liu Yuning yang sudah ia gores , ia menghisap racun keluar menggunakan mulut nya , karena di zaman ini tidak ada alat yang canggih yang bisa mengeluarkan racun itu .
" apa yang anda lakukan Miss " ucap Jia Li dengan wajah yang sangat khawatir
Piyu yang sedang menyuapi obat kedalam mulut Pangeran Liu Yuning itu menoleh dan ia terkejut melihat apa yang sedang di lakukan oleh Mei Lian .
" Putri ... Itu sangat berbahaya .... Racun nya bisa menular ke tubuh anda " ucap Piyu dengan sangat khawatir
" kalian berdua diam lah .... Aku melakukan ini untuk keselamatan Pangeran " ucap Mei Lian .
Dan ia kembali menghisap racun itu dan setelah nya nya memuntahkan nya di dalam wadah .
Kaisar Liu Che datang dengan pedang yang ia pegang di tangan kanannya , tapi langkah nya terhenti saat melihat apa yang sedang di lakukan oleh Mei Lian .
mulut wanita itu sudah di penuhi dengan darah dan wadah yang ada di samping nya sudah terisi setengah dari racun yang sudah ia keluarkan dari tubuh Pangeran Liu Yuning.
" apa yang kau lakukan " tanya Kaisar Liu Che
Mei Lian ia tidak menanggapi ucapan dari kaisar Liu Che ia terus menghisap racun yang sudah bertahun-tahun lamanya berada di dalam tubuh Pangeran Liu Yuning.
" Miss .... " ucap Jia Li mata wanita pelayan itu sudah berkaca-kaca
" jangan mempedulikan keadaan ku Jia Li .... Terus lah membuat obat sebanyak mungkin , karena setelah ini pangeran membutuhkan obat itu " ucap Mei Lian
Mei Lian ia melihat kearah kaisar Liu Che yang berdiri memperhatikan mereka " dari pada kau diam disitu lebih baik kau gantikan Piyu menyuapi obat itu ke mulut Pangeran .... karena Jia Li ia membutuhkan bantuan untuk membuat obat " ucap Mei Lian
kaisar Liu Che ia meletakkan pedang penjaganya di atas meja lalu perlahan melangkah kearah ranjang pangeran Liu Yuning dan meminta wadah yang berisikan obat .
" bantu lah Jia Li " ucap Mei Lian
Kaisar Liu Che ia mencium aroma obat yang berbentuk cairan itu di dalam wadah warna carian itu hijau tua " itu bukan lah racun Kaisar .... itu obat yang berbentuk cairan yang aku buat dari bahan herbal yang langkah , obat itu pengganti cairan infus , dan juga di dalam nya aku mencampurkan penawang racun " jelas Mei Lia karena ia melihat wajah Kaisar Liu Che yang masih menatap ragu dirinya.
Kaisar Liu Che ia menatap Mei Lian yang sudah mirip seperti vampir karena mulut wanita itu sudah di penuhi dengan darah .
Mei Lia ia kembali melakukan kegiatannya menghisap racun dari tubuh pangeran Liu Yuning.
.
.
.
Sedangkan di istana ratu saat ini , Ratu Diaon Chan wanita itu mengamuk di dalam kamarnya.
Prak
Prak
" sial kenapa bisa tertangkap .... bertahun-tahun aku merencanakan semua ini dan tinggal selangkah lagi .... Tapi kenapa bisa semuanya terbongkar , tabib itu sangat lah bodoh " ucap Ratu Diaon Chan dengan sangat marah .
barang-barang yang ia lempar ke lantai itu semuanya sudah hancur berkeping-keping , suasana kamarnya saat ini layaknya seperti kapal pecah .
" maaf Ratu .... Malam ini seperti nya Kaisar Liu Che ingin mengintrogasi tabib itu " ucap prajurit yang selama ini berada di pihak Ratu Diaon Chan
Ratu Diaon Chan ia mengepalkan kedua tangannya " pastikan tabib itu memilih mati dari pada mengatakan semuanya " ucap Ratu Diaon Chan
" baik Ratu " ucap prajurit itu dan setelah nya ia berlalu pergi untuk melakukan apa yang sedang di perintahkan oleh sang Ratu
" tidak ... tidak ... Liu Che maupun Raja dia tidak boleh mengetahui rahasia besar ku ini .... Aku harus mencari tau siapa yang membongkar rahasia ku ini dan akan aku habisi orang itu dengan tanganku sendiri " ucap Ratu Diaon Chan dengan tatapan tajamnya kedua tangan nya ia kepalkan dengan kuat .
.
.
.
lanjut up lagi thor💪💪💪💪💪