NovelToon NovelToon
Terjerat Cinta Bos Menyebalkan

Terjerat Cinta Bos Menyebalkan

Status: sedang berlangsung
Genre:Selingkuh
Popularitas:4.3k
Nilai: 5
Nama Author: wahyoeni"23

Aleta merasa dunia tidak berpihak padanya. Banyak masalah terus menimpanya, dari kehilangan sang Ayah tercinta hingga kehilangan tunangannya , yang direbut oleh orang terdekatnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon wahyoeni"23, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

12. Kesialan Bian

" Seriusan itu ceweknya EL.....?".

" Iya , memang dia ".

" Perasaan di foto enggak secantik ini , itu si Bastian bodoh sekali , matanya siwer kali ya...cewek secakep itu di khianati ".

" Namanya juga manusia Bi , lihat rumput liar mungkin lebih menggoda kali ".

" Iya juga ya , kalau kamu mau serius sama Aleta , aku dukung kamu seribu persen EL ".

" Dukung....dukung....nembak aja belum main dukung aja ".

" Ya tembak lah , jangan kelamaan, aku yakin yang naksir sama Aleta banyak EL ".

" Termasuk kamu?".

" Ha....ha...ha....iya , ketebak ya ?".

" Kamu mana ada yang tidak suka Bi , kambing cewek aja kalau di bedakkin pasti kamu sikat ".

" Enak saja , gini- gini juga bisa bedain mana cewek yang ori mana yang second ".

" Sok tau ".

" Taulah , kayak itu si Mona yang ngejar - ngejar kamu EL, jangankan di obral , di kasih gratis juga aku enggak mau EL ".

" Enggak mau nolak maksudnya kan Bi ?".

" Enggak dong EL , aku kan laki - laki baik , rajin ibadah dan suka menabung ". Bian terkekeh geli mendengar ucapannya sendiri.

" Dasar gila ". ucap Elang sambil terus fokus pada informasi tentang Aleta.

" Oh ya EL, gimana kabar si Mona sekarang ya , kalau dia tau kamu sudah kembali , pasti dia akan ngejar kamu lagi ".

" Aku enggak tau dan enggak mau tau ".

" Hati - hati EL, dia terlalu terobsesi denganmu ".

" Aku tidak takut dengannya Bi ".

" Iya tau , kamu tidak takut , tapi....takutnya dia akan melampiaskannya pada orang - orang terdekat mu , bisa juga ke gadis yang kamu cintai, dia kan setengah gila EL ".

Elang terdiam , ucapan Bian ada benarnya ..." Semoga dia sudah di telan bumi dan tidak muncul lagi di hadapanku ".

" Aamiin ". " Aku pulang ya EL, transfer seperti biasa ya ".

" Beres ".

Bian keluar dari ruangan Elang , tapi memang dasar dia laki - laki usil , bukannya langsung pulang , Bian malah mampir ke meja Aleta.

" Hai....". sapa Bian sangat ramah .

" Eh hai juga , tamunya Pak Elang ya ?".

" Iya , kenalan dong, aku Bian ...kamu ?". Bian mengulurkan tangannya , tapi ia tarik lagi menghargai Aleta , karena gadis itu malah menangkupkan kedua tangannya.

" Aleta , Pak ".

" Kok Pak sih , aku belum jadi bapak - bapak , kecuali kamu mau jadi ibu yang melahirkan calon anak - anak ku ".

" Pak Bian bisa aja ".

" Pak lagi.....ganti dong AL , panggil nama juga enggak apa - apa , panggil Mas juga boleh , apalagi panggil sayang , boleh banget tuh ".

Aleta tertawa kecil , " Anda lucu juga ya ".

" Lah malah jadi formal , aku bukan atasan kamu AL ". protes Bian, pura - pura ngambek.

" Aku panggil Mas Bian saja ya ?".

" Uhhhhh manis sekali terdengar di telingaku AL, mau lagi dong?".

Kebahagiaan Bian tidak berlangsung lama , karena Elang sudah berdiri di belakangnya.

" Ehemmm ....Ehemmm ". Elang menatap tajam Bian , kedua tangannya ada di dalam saku celananya.

Keduanya menoleh ke arah Elang . Bian hanya tersenyum miring, Aleta salah tingkah , takut di marahi karena mengobrol di waktu kerja

Kenapa aku harus takut , kan temannya yang ngajak ngobrol aku , kalau enggak aku jawab kan enggak sopan...... batin Aleta .

" Eh EL, aku sedang menyapa pegawai kamu yang cantik ini ". ucap Bian tanpa bersalah.

" Kamu mengganggu kerjaan sekertaris ku Bi ".

" Dan kamu AL , lain kali abaikan saja buaya buntung kayak dia !". kini Elang beralih ke Aleta.

" Iya Pak El , maafkan saya ".

" Ck....". decak Bian memutar bola matanya.

" Pulang sana , bukannya tadi pamitan mau pulang ". usir Elang.

" Bos pelit , enggak boleh lihat orang lagi senang , iya nih aku pulang....".

" Mas pulang dulu ya AL , lain kali kita ngobrol lagi , tapi enggak di sini , soalnya Bos kamu galak ". pamit Bian pada Aleta.

" Kelamaan Bian !!!!".

Bian hanya melirik sinis .

" Dah Aleta "....Bian kembali bicara cukup keras, " Cemburu bilang Bos ". lalu ia kembali melanjutkan langkahnya menuju lift.

" Si Bian itu memang kayak gitu , lain kalai jangan kamu tanggapin ya AL !". suara Elang melembut.

" Iya Pak , maaf ".

" Tidak apa - apa , lanjutkan pekerjaan kamu !". Aleta mengangguk dengan senyum canggung.

" Tumben banget enggak nyebelin....sudah sadar kali ya , semoga saja tuh penyakit nyebelinnya hilang selamanya , Aamiin ". Aleta bergumam sendiri.

Bian melajukan mobilnya meninggalkan perusahaan Elang.

" Gabut nih....ah iya , mampir ke Mal buat belanja aja kali ya ".

" Iya deh , pas bahan di kulkas sudah habis , pas dapat uang juga dari Elang ".

Bian pun mampir di Mal yang cukup jauh dari apartemennya....ia memang sengaja agar tidak ada orang yang mengenalnya.

Ia malu kalau ketahuan belanja , berasa jomblonya.

Bian mengambil troli dan mulia berbelanja . Ia mulai dari tempat sayur dan buah.

" Mas nya sedang belanja ?" tanya seorang ibu - ibu paruh baya.

Ya iyalah sedang belanja, masa sedang karaoke an....

" Iya Bu ".

" Mau saya bantu nak ?".

" Terima kasih, tidak usah Bu ".

" Tapi saya maksa loh ".

" Eh......". Bian tidak bisa berkata apa - apa ketika ibu itu ikut memilihkan sayuran untuk Bian , troli belanjaan miliknya malah i tinggal begitu saja.

" Sayuran hijau bagus loh buat kesehatan , oh ya istrinya kemana kok sendirian saja, sayang banget ganteng - ganteng begini di suruh belanja ". ibu itu mulai genit.

Ini yang Bian tidak suka , ia sangat risih dengan kelakuan ibu itu, akhirnya Bian pun berbohong.

" Istri saya sedang melahirkan Bu , kasihan kalau di suruh keluar rumah , seminggu juga belum ada lahirannya ".

" Oh , sudah punya istri rupanya ".

" Sudah Bu , anak saya saja sudah mau tiga , ini saya di suruh sama istri saya buat belanja , uangnya juga dari dia , kan saya nya pengangguran Bu ".

Ibu paruh baya itu mulai berhenti memilihkan sayuran buat Bian.

" Aduh maaf ya Mas , saya harus cepat pulang , saya lupa, suami saya bilang mau pulang cepat hari ini ". Ibu itu meraih troli belanja miliknya lalu berjalan tergesa meninggalkan Bian yang tersenyum puas.

" Gila , ganteng - ganteng tapi bokek....sialan buang waktuku saja ". omel ibu itu sambil berjalan.

Bian tertawa kecil....." Makan tuh cowok ganteng , sudah jadi emak - emak kok gatel.....enggak ingat umur ". omel Bian.

Belanja selesai, Bian mengangkut semua belanjaannya.

Tapi....

" Biannnn.....".panggil seorang wanita.

Bian menengok sekilas , lalu berjalan makin cepat....tidak menanggapi panggilan wanita itu.

" Sial hari ini, ketemu sama ibu - ibu genit sekarang malah ketemu mak lampir.....baru juga di omongin sama Elang....eh malah muncul.....kabur saja lah ".

Bersambung.....

***********

1
Rian Moontero
lanjuuuutt👍👍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!