Aleta merasa dunia tidak berpihak padanya. Banyak masalah terus menimpanya, dari kehilangan sang Ayah tercinta hingga kehilangan tunangannya , yang direbut oleh orang terdekatnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon wahyoeni"23, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
12. Kesialan Bian
" Seriusan itu ceweknya EL.....?".
" Iya , memang dia ".
" Perasaan di foto enggak secantik ini , itu si Bastian bodoh sekali , matanya siwer kali ya...cewek secakep itu di khianati ".
" Namanya juga manusia Bi , lihat rumput liar mungkin lebih menggoda kali ".
" Iya juga ya , kalau kamu mau serius sama Aleta , aku dukung kamu seribu persen EL ".
" Dukung....dukung....nembak aja belum main dukung aja ".
" Ya tembak lah , jangan kelamaan, aku yakin yang naksir sama Aleta banyak EL ".
" Termasuk kamu?".
" Ha....ha...ha....iya , ketebak ya ?".
" Kamu mana ada yang tidak suka Bi , kambing cewek aja kalau di bedakkin pasti kamu sikat ".
" Enak saja , gini- gini juga bisa bedain mana cewek yang ori mana yang second ".
" Sok tau ".
" Taulah , kayak itu si Mona yang ngejar - ngejar kamu EL, jangankan di obral , di kasih gratis juga aku enggak mau EL ".
" Enggak mau nolak maksudnya kan Bi ?".
" Enggak dong EL , aku kan laki - laki baik , rajin ibadah dan suka menabung ". Bian terkekeh geli mendengar ucapannya sendiri.
" Dasar gila ". ucap Elang sambil terus fokus pada informasi tentang Aleta.
" Oh ya EL, gimana kabar si Mona sekarang ya , kalau dia tau kamu sudah kembali , pasti dia akan ngejar kamu lagi ".
" Aku enggak tau dan enggak mau tau ".
" Hati - hati EL, dia terlalu terobsesi denganmu ".
" Aku tidak takut dengannya Bi ".
" Iya tau , kamu tidak takut , tapi....takutnya dia akan melampiaskannya pada orang - orang terdekat mu , bisa juga ke gadis yang kamu cintai, dia kan setengah gila EL ".
Elang terdiam , ucapan Bian ada benarnya ..." Semoga dia sudah di telan bumi dan tidak muncul lagi di hadapanku ".
" Aamiin ". " Aku pulang ya EL, transfer seperti biasa ya ".
" Beres ".
Bian keluar dari ruangan Elang , tapi memang dasar dia laki - laki usil , bukannya langsung pulang , Bian malah mampir ke meja Aleta.
" Hai....". sapa Bian sangat ramah .
" Eh hai juga , tamunya Pak Elang ya ?".
" Iya , kenalan dong, aku Bian ...kamu ?". Bian mengulurkan tangannya , tapi ia tarik lagi menghargai Aleta , karena gadis itu malah menangkupkan kedua tangannya.
" Aleta , Pak ".
" Kok Pak sih , aku belum jadi bapak - bapak , kecuali kamu mau jadi ibu yang melahirkan calon anak - anak ku ".
" Pak Bian bisa aja ".
" Pak lagi.....ganti dong AL , panggil nama juga enggak apa - apa , panggil Mas juga boleh , apalagi panggil sayang , boleh banget tuh ".
Aleta tertawa kecil , " Anda lucu juga ya ".
" Lah malah jadi formal , aku bukan atasan kamu AL ". protes Bian, pura - pura ngambek.
" Aku panggil Mas Bian saja ya ?".
" Uhhhhh manis sekali terdengar di telingaku AL, mau lagi dong?".
Kebahagiaan Bian tidak berlangsung lama , karena Elang sudah berdiri di belakangnya.
" Ehemmm ....Ehemmm ". Elang menatap tajam Bian , kedua tangannya ada di dalam saku celananya.
Keduanya menoleh ke arah Elang . Bian hanya tersenyum miring, Aleta salah tingkah , takut di marahi karena mengobrol di waktu kerja
Kenapa aku harus takut , kan temannya yang ngajak ngobrol aku , kalau enggak aku jawab kan enggak sopan...... batin Aleta .
" Eh EL, aku sedang menyapa pegawai kamu yang cantik ini ". ucap Bian tanpa bersalah.
" Kamu mengganggu kerjaan sekertaris ku Bi ".
" Dan kamu AL , lain kali abaikan saja buaya buntung kayak dia !". kini Elang beralih ke Aleta.
" Iya Pak El , maafkan saya ".
" Ck....". decak Bian memutar bola matanya.
" Pulang sana , bukannya tadi pamitan mau pulang ". usir Elang.
" Bos pelit , enggak boleh lihat orang lagi senang , iya nih aku pulang....".
" Mas pulang dulu ya AL , lain kali kita ngobrol lagi , tapi enggak di sini , soalnya Bos kamu galak ". pamit Bian pada Aleta.
" Kelamaan Bian !!!!".
Bian hanya melirik sinis .
" Dah Aleta "....Bian kembali bicara cukup keras, " Cemburu bilang Bos ". lalu ia kembali melanjutkan langkahnya menuju lift.
" Si Bian itu memang kayak gitu , lain kalai jangan kamu tanggapin ya AL !". suara Elang melembut.
" Iya Pak , maaf ".
" Tidak apa - apa , lanjutkan pekerjaan kamu !". Aleta mengangguk dengan senyum canggung.
" Tumben banget enggak nyebelin....sudah sadar kali ya , semoga saja tuh penyakit nyebelinnya hilang selamanya , Aamiin ". Aleta bergumam sendiri.
Bian melajukan mobilnya meninggalkan perusahaan Elang.
" Gabut nih....ah iya , mampir ke Mal buat belanja aja kali ya ".
" Iya deh , pas bahan di kulkas sudah habis , pas dapat uang juga dari Elang ".
Bian pun mampir di Mal yang cukup jauh dari apartemennya....ia memang sengaja agar tidak ada orang yang mengenalnya.
Ia malu kalau ketahuan belanja , berasa jomblonya.
Bian mengambil troli dan mulia berbelanja . Ia mulai dari tempat sayur dan buah.
" Mas nya sedang belanja ?" tanya seorang ibu - ibu paruh baya.
Ya iyalah sedang belanja, masa sedang karaoke an....
" Iya Bu ".
" Mau saya bantu nak ?".
" Terima kasih, tidak usah Bu ".
" Tapi saya maksa loh ".
" Eh......". Bian tidak bisa berkata apa - apa ketika ibu itu ikut memilihkan sayuran untuk Bian , troli belanjaan miliknya malah i tinggal begitu saja.
" Sayuran hijau bagus loh buat kesehatan , oh ya istrinya kemana kok sendirian saja, sayang banget ganteng - ganteng begini di suruh belanja ". ibu itu mulai genit.
Ini yang Bian tidak suka , ia sangat risih dengan kelakuan ibu itu, akhirnya Bian pun berbohong.
" Istri saya sedang melahirkan Bu , kasihan kalau di suruh keluar rumah , seminggu juga belum ada lahirannya ".
" Oh , sudah punya istri rupanya ".
" Sudah Bu , anak saya saja sudah mau tiga , ini saya di suruh sama istri saya buat belanja , uangnya juga dari dia , kan saya nya pengangguran Bu ".
Ibu paruh baya itu mulai berhenti memilihkan sayuran buat Bian.
" Aduh maaf ya Mas , saya harus cepat pulang , saya lupa, suami saya bilang mau pulang cepat hari ini ". Ibu itu meraih troli belanja miliknya lalu berjalan tergesa meninggalkan Bian yang tersenyum puas.
" Gila , ganteng - ganteng tapi bokek....sialan buang waktuku saja ". omel ibu itu sambil berjalan.
Bian tertawa kecil....." Makan tuh cowok ganteng , sudah jadi emak - emak kok gatel.....enggak ingat umur ". omel Bian.
Belanja selesai, Bian mengangkut semua belanjaannya.
Tapi....
" Biannnn.....".panggil seorang wanita.
Bian menengok sekilas , lalu berjalan makin cepat....tidak menanggapi panggilan wanita itu.
" Sial hari ini, ketemu sama ibu - ibu genit sekarang malah ketemu mak lampir.....baru juga di omongin sama Elang....eh malah muncul.....kabur saja lah ".
Bersambung.....
***********