NovelToon NovelToon
IPA

IPA

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Tamat
Popularitas:839.3k
Nilai: 4.9
Nama Author: NindyCF

Insiden Pertemuan Absurd

------------------IPA---------------------


Peristiwa konyol menjadi sebuah awal pertemuan kedua insan sejoli yang sama-sama saling dilanda kesialan saat itu.

Kesialan yang menjadi sebuah hal yang sangat memalukan dan mencemoohkan. Membuat salah satu seorang dari sejoli itu menjadi bahan perbincangan dan kelucuan oleh orang-orang yang belum mereka kenal.

Perdebatan? Tentu saja. Selalu. Dimanapun dan kapanpun mereka bertemu.

Mereka sama-sama ingin saling menjatuhkan. Namun takdir mempersulit mereka.

Akhirnya, mereka sama-sama jatuh. Namun jatuh dalam sebuah cinta yang tumbuh, bukan jatuh dalam sebuah jurang kesengsaraan seperti yang mereka inginkan.

Tidak ada yang menang dan tidak ada yang kalah.

Mereka sama-sama jatuh.

Apa mereka akan bangkit bersama?
Atau mereka bangkit bersama orang yang sudah ditakdirkan bersama mereka dan bangkit bersama jodoh mereka masing-masing?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NindyCF, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

IPA--12

"Mau kemana, Ca?" tanya Yanti saat melihat anaknya hendak keluar rumah.

"Ke rumah Bang Roy Ma," jawab Keisha.

"Ohh, udah akur sama Rizki ya. Cepet-cepet jadian ya Ca," ujar Yanti sambil membolak-balikkan majalah dipangkuannya.

"Apaan sih, Ma." Keisha langsung pergi meninggalkan Yanti dengan pipi yang sudah merah padam.

Setelah sampai dirumah Rizki, Keisha langsung masuk setelah meminta izin pada Erika yang sedang menikmati angin malam dihalaman rumahnya.

Keisha naik ke lantai atas, tepat hendak ke kamar Roy. Dia tidak menemukan siapapun dilantai bawah, makanya dia langsung naik keatas.

tok tok tok

"Masuk," sahut Roy dari dalam.

Keisha langsung masuk kedalam kamar Roy.

"Banggg," rengek Keisha manja.

Roy hanya menatap sekilas, lalu fokus pada gamenya seperti biasa.

"Bang," panggil Keisha lagi sembari merebahkan tubuhnya dikasur milik Roy.

Tetap tidak ada jawaban, Keisha mendengus kesal. Memang sudah biasa sih tapi tetap saja dia merasa kesal.

"Bang bantuin eca dong," ujar Keisha lagi sambil tidur telentang menatap langit-langit kamar.

"Bantu apaan?"

"Bantuin hapus foto aib Eca di hp Rizki."

"Minta sama Rizki, toh itu hp dia."

"Kalo bisa juga gak akan minta bantuan sama lo dong bang!" kesal Keisha sambil mengubah posisinya menjadi duduk.

"Bikinin gw coklat panas gih," suruh Roy sambil merebahkan dirinya ke sofa yang ada dikamarnya itu.

"Tapi bantuin ya?" Keisha bangkit lalu turun kebawah.

"Iya."

Keisha turun perlahan, rupanya di ruang tengah masih sepi. Dia melanjutkan langkahnya ke dapur dan membuka kotak berisi beberapa sachet minuman instan.

"Lagi ngapain?" suara berat dari seseorang dibelakang Keisha membuat Keisha berhenti mengaduk coklat panas dihadapannya.

"Emm, lagi bikin minuman buat Bang Roy," jawab Keisha Canggung.

Rizki tak menjawab, dia mendudukan bokongnya di salah satu kursi tempat makan. Sedangkan Keisha melewat sambil membawa secangkir coklat panas.

"Lo sendiri ngapain?" tanya Keisha.

"Mau bikin coklat panas," jawab Rizki tanpa menoleh kearah Keisha.

"Emm, yaudah ini buat lo." Keisha menyodorkan cangkir yang dipegangnya.

"Kata lo buat Bang Roy?" Rizki menatap Keisha datar tanpa berniat mengambil cangkir itu.

"Gw bisa bikin lagi."

"Makasih." Rizki meraih cangkir itu lalu meletakkannya diatas meja makan. Keisha kembali membuat sachet coklat panas yang baru.

"Ki," panggil Keisha gugup.

"Hm."

"Tas gw," ucap Keisha salah tingkah.

"Dikamar gw, nanti ambil." Rizki membawa coklat panasnya dan meninggalkan Keisha di dapur sendirian.

Kok dia jadi jutek gitu sih? Biasanya juga pecicilan. So cool banget! Batin Keisha aneh setengah menggerutu.

Sekitar beberapa menit melamun sendirian, Keisha kembali ke kamar Roy.

"Lama amat," ujar Roy.

"Eca pulang dulu ya bang! Daahhh." bukannya menjawab, Keisha langsung berlari kecil keluar dan berjalan menuju kamar sebelah, kamar Rizki.

"Ki," panggil Keisha dari luar.

"Masuk," sahut Rizki dari dalam.

Keisha sedikit canggung, namun tetap masuk kedalam kamar.

"Tuh." Rizki menunjuk tas Keisha diatas meja belajarnya dengan dagu, sedangkan dia tetap asik memainkan ponselnya.

Tak banyak bicara lagi, Keisha langsung membawa tas miliknya.

"Ohiya," panggil Keisha lagi.

"Hm."

"Anu ki..."

"Anu apaan?" Rizki mengalihkan pandangannya, menatap Keisha. Membuat Keisha semakin salah tingkah.

"Itu Ki, em..." jawab Keisha bingung sambil menggaruk tengkuk kepalanya.

"Kenapa sih?" Rizki semakin bingung.

"Hapus foto aib gw dong," rengek Keisha yang tiba-tiba dengan nada imutnya.

Hening beberapa detik, Rizki langsung menyodorkan ponselnya. "Hapus sendiri."

Keisha menganga tak percaya, semudah itukah Rizki memberikan ponselnya kepada Keisha?

Lagi dan lagi dengan canggung Keisha meraihnya, mengotak-atik ponsel Rizki dan menghapus foto dirinya yang sangat jelek.

"Udah. Makasih ya," ucap Keisha sambil memberikan lagi ponsel Rizki.

Keisha langsung keluar kamar Rizki, dan bergegas pulang.

Dasar cowok aneh! Batin Keisha.

"Ca!" teriak Rizki dari balkon kamarnya. Keisha yang sedang berjalan menuju gerbang langsung menengadah dan menatap Rizki.

Rizki tersenyum miring membuat Keisha semakin bingung. Tak lama kemudian, Rizki mengangkat dan mengibarkan sebuah foto yang sudah dicetak, dan foto itu adalah foto aib Keisha!

Keisha langsung geram, sementara Rizki malah menjulurkan lidahnya meledek.

***

"Eh kei, mau kemana?" tanya Elisa saat berpapasan dengan Keisha dilorong khusus kelas 12.

"Mau nemuin Kak Ricky," jawab Keisha.

Elisa menatap jaket warna hijau tua ditangan Keisha dengan kening yang berkerut.

"Ohiya, Kak Cindy kemana? Biasanya nempel terus kalian berdua."

"Cindy pindah," jawab Elisa datar.

"Hah? Pindah kemana? Kok bisa pindah?"

"Ke london, urusan keluarga."

"Yahh, sayang banget ya."

"Yaudah deh, gw duluan ya takut keburu bel. Dahhh Kak El!" pamit Keisha meninggalkan Elisa.

"Bang! Kak! Eh apalah itu, eh woy!" teriak Keisha sambil berusaha mengejar Ricky.

"Woi! Ih siapa sih namanya, gw lupa *****." Keisha masih berusaha mengejar Ricky sampai menubruk beberapa orang-orang yang berlalu lalang.

"Ihhhh! Banggggggg Ricky!" teriak Keisha yang kali ini suaranya sangat keras.

Brukk

Dia menginjak tali sepatunya sendiri, hingga jatuh tersungkur. Ricky yang memang mendengar teriakan Keisha dan melihat Keisha sudah jatuh dilantai langsung berlari menghampiri Keisha.

"Eh, lo kenapa? Mana, ada yang sakit gak?" panik Ricky.

"Sakit lah kak! Aww sakit aduhh," ringis Keisha sambil memegangi lututnya yang berdarah karena gesekan.

"Yaudah kita ke UKS," ucap Ricky lalu menggendong Keisha dan membawanya ke UKS. Dan jangan lupakan tatapan semua orang yang ada dikoridor sekolah.

"Loh, Keisha kenapa Ri?" tanya Elisa memberhentikan langkah Ricky.

"Jatoh El, gw duluan ya," pamit Ricky buru-buru.

Ricky langsung mendobrak pintu UKS dengan kakinya, Rizki yang sedang berbaring dikasur UKS langsung melonjak kaget.

"Minggir!" bentak Ricky kepada Rizki lalu mendudukan Keisha dikasur.

"Ganggu aja setan, " cibir Rizki sambil kembali membaringkan tubuhnya di sofa.

Sementara Ricky langsung mengambil obat merah dan mengoleskannya ke lutut Keisha.

"S-sakit kak," ringis Keisha tertahan.

"Lagian lari-larian segala jadi jatohkan," omel Ricky.

"Gw mau balikin jaket lo kak, nih." Keisha menyodorkan jaket itu yang langsung diambil Ricky.

Ricky tertawa kecil sambil mengacak-acak rambut Keisha. "Segitunya banget."

"Kak ihhh rambut gw berantakannnn!" kesal Keisha sambil mengerucutkan bibirnya.

Ricky yang melihat itu langsung terkekeh dan mencubit pipi Keisha gemas.

"Sakit kak!" Keisha menghempaskan tangan Ricky dari pipinya.

Brakkk

Keisha dan Ricky langsung tersentak kaget, suara pintu yang dibanting keras itu menggelegar di dalam UKS.

"Kenapa sih dia?" heran Keisha yang melihat Rizki keluar UKS sambil membanting pintu keras.

Ricky mengangkat bahunya tak perduli. Tak lama dari itu pintu UKS terbuka lagi.

"Ri, dipanggil Bu Soni di ruang guru," ucap Elisa datar.

"Ohiya, yaudah gw tinggal dulu ya," pamit Ricky. Sementara Keisha hanya mengangguk.

Elisa mendekat ke arah Keisha setelah Ricky benar-benar sudah pergi dari UKS.

"Kei," panggil Elisa.

"Kenapa kak?"

"Lo... deket ya, sama Ricky." Elisa mendudukan bokongnya disebelah Keisha.

"Ngga kak, biasa aja kok."

"Ricky kayaknya suka ya sama lo," cicit Elisa pelan.

"Kak El kenapa? Suka sama Kak Ricky?"

Elisa menatap Keisha lalu tersenyum kecut.

"Tenang aja Kak, gw gak bakal deket sama Kak Ricky. Gw bakal bantuin lo."

"Bener?" tanya Elisa meyakinkan.

"Iya Kak, gw usahain."

Elisa menerbitkan senyum di bibirnya, kemudian memeluk Keisha.

1
Azuraa
Mesya kahh? 🤔
Yani Cuhayanih
Aku jd keder dgn orang cowo ini namanya hampir mirip
Yani Cuhayanih
Bukankah kalo jidatnya lebar itu tandanya otaknya cerdas seperti profesor
Yani Cuhayanih
Karena dah 2dekade aku jd lupa siapa ya teman sebangku waktu SMA .oh iya kokom
Yani Cuhayanih
Sungguh hari pertama masuk sekolah yg sangat berkesan plus jengkel
Alya Yuni
Hade ketua OSIS ko jhat bngat si

skolah ap suka bully siswa siswi
imach ❤️❤️❤️
pengen banget gue nampol si iki 🙄🙄😤😤😤
kepooo
astgaaa gw kiraaa ikiii mau nembakkk lohhh ternyata oh ternya ngeselinn bgt dah Ikki
Nenden Nuranisa
lanjutannya kak
.-
iki be**
.-
padahal langsung ajayah beli buku orang udah di parkiran
.-
padahalmah Rizki hawatir yahhh makanya marah
.-
dari awal dah asik
M m
entah kenapa gw gak mewek pas eca disakitin iki. tapi terharu bgt sama org terdekat eca yang support pas eca rapuh.. ampe nangis bombay
🖤리카𝘌𝘓𝘍98🖤
🤣🤣🤣🤣 Hubungannya Eca dan Iki makin sweet and lucu


Ini masih up kan thor???
🖤리카𝘌𝘓𝘍98🖤
Haduhhhh baper yeeeee HAPPY ENDING😁😁😁🤗🤗🤗
🖤리카𝘌𝘓𝘍98🖤
Wissss Rizky ngamokkkk guys😁😁
🖤리카𝘌𝘓𝘍98🖤
😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭 Rizky bener" cowok bodoh, harusnya dia tau kalo Keisha cinta sama dia tapi dia malah seakan" gk tau tentang itu semuanya, malah dia terang"an jalan berdua sama Meysa dan saat Keisha sedang rapuh Rizky datang dan menenangkan Keisha dan memberi kata" manis sama Keisha dan memberikan pengharapan palsu sama Keisha, maunya cowok ini tuh apa sebenarnya????
🖤리카𝘌𝘓𝘍98🖤
Hmmm Iki sok perduli sama Eca, padahal dia sendiri sering nyakitin hstinya Eca🙄🙄🙄
🖤리카𝘌𝘓𝘍98🖤
Abang Roy lebih peka terhadap perasaan Eca ketimbang Iki, padahal yg sebenarnya cinta sama Eca kan Iki bukan abang Roy😭😭😭😭😭😭😭😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!