NovelToon NovelToon
Cinta Untuk Bian

Cinta Untuk Bian

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Pengantin Pengganti Konglomerat / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:2.8k
Nilai: 5
Nama Author: Twdyaaa

Realitanya,kita tidak pernah tahu bagaimana jalan menuju takdir itu sendiri

yang membuat kita menerka-nerka dimana kaki ini akan menapak esok hari.


'Tuhan tidak pernah salah dan tidak pula terlambat dalam menetapkan suatu takdir kepada hamba-Nya'


'Kamu tahu sayang?aku bertaruh dengan diriku sendiri bahwa suatu saat hatimu yang sempit itu akan menjadikanku tempat pulang yang paling nyaman untuk kamu singgahi'.~ Elvita



'pernikahan ini hanya sementara,Sampai Kakak pertamaku melahirkan anak pertamanya mari mengurus surat perceraian'~Bian


Pernikahan yang awal nya berdasarkan kesepakatan itu akhirnya mengungkap tabir lama kedua keluarga yang hampir diambang kehancuran.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Twdyaaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bukan cinta

---------------

ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ

eunghh

Elvita merentangkan kedua tangannya guna meregangkan otot,hal yang umum dilakukan ketika seseorang terbangun dari tidur.

"kamu sudah bangun?"

ehhh

suara Bian seketika saja membuat Elvita tersentak kaget.

Bisa dia lihat Bian baru saja keluar dari kamar mandi hanya menggunakan handuk yang menutupi bagian pinggang sampai paha nya.

'oh kenapa Bian begitu tampan'

Disaat gadis lain tekejut malu dan menutup mata nya ketika mendapati pemandangan yang baru saja dia liat untuk pertama kali nya itu,Elvita jelas saja melotot berdecak kagum pada ciptaan Tuhan yang begitu indah

"mandilah...kamu terlihat lelah tadi,setelahnya kita bisa makan malam bersama di bawah"

ucap Bian sambil masuk kedalam ruang ganti dan membuat wajah Elvita memerah ketika tersadar dan mengingat kejadian tadi sore

bukankah dia sedang menikmati pijatan Bian di sofa?

'oh yatuhan bisa-bisanya aku tertidur'rutuknya

Dia sedikit merutuki kebiasaan buruknya yang mudah tertidur dimana saja!

"Bibi Fitri menunggu kamu sedari tadi namun dia melarang ku untuk membangunkanmu"

Dari dulu Bian sudah mengetahui jika bibi nya dan Elvita saling mengenal dan begitu dekat

Karena itulah, saat itu Bibi Fitrinya mendesak Bian agar mau menikahi Elvita.

"Benarkah?bisakah aku langsung turun Bi setelah bertemu bibi Fitri aku akan langsung membersihkan diri"

"baiklah,mari turun bersama"

mendengar Bibi Fitri mengunjunginya jelas saja membuat Elvita sangat bersemangat dan tanpa sadar menggandeng lengan Bian untuk segera keluar bersama.

"Bibi..."

Elvita berlari menuruni tangga dengan cepat meninggalkan Bian ketika melihat Bibi Fitri sedang duduk diruang tengah

"pelan-pelan Elv,kamu bisa terjatuh"

tanpa menghiraukan ucapan Bian,Elvita lantas memeluk Fitri yang sibuk membaca situasi saat ini.

Elvita yang menggandeng tangan suaminya

dan Bian yang memberikan perhatian pada istrinya.

ohh bukankah ini kemajuan yang begitu pesat?pikirnya

"Kenapa tidak mengabariku dulu jika ingin kesini,Bibi jadi menunggu lama kan!maaf aku ketiduran tadi Bi"

"Tidak apa-apa sayang,bibi tadi hanya kebetulan lewat"

"Lihat dia bahkan tidak menjawab ucapan suaminya" protes Bian ikut mendekat memilih duduk disamping Elvita

"Bibi tau?dia begitu cepat berubah-ubah,kadang bersikap cuek kadang bersikap baik ohh aku tidak bisa memahaminya bi" bisik Elvita pada Fitri

"bukankah seperti bunglon,selalu berubah-rubah?"

Keduanya tertawa pelan memikirkan ucapan yang baru saja mereka sematkan pada Bian.

"Aku mendengarnya"

hahahah

"kami bercanda Bian"

Elvita tertawa sambil memukul pelan lengan Bian.

"kamu belum makan setelah makan siang tadi Elv ajaklah bibi Fitri makan malam ,aku ada urusan pekerjaan sebentar"

Bian meninggalkan kedua perempuan tersebut menuju ruang kerja nya yang dimana sudah ada Dion menunggu didepan pintu tersebut.

"Bukankah dia begitu perhatian sayang" goda Fitri yang membuat wajah Elvita seketika memerah karena malu.

"Bibi..."

......................

masih dimanshion Bian dan Elvita

*diruang kerja Bian

"apakah kak Brian sudah mengumumkan kehamilan anak pertama dengan istrinya?"

Bian bertanya dengan satu perasaan yang dia sendiri belum ketahui.

Bukankah di awal pernikahan mereka disepakati dengan sebuah perjanjian?

Tiba-tiba saja dia menjadi nyaman dengan status barunya saat ini apalagi melihat bagaimana kamar yang dulu nya kosong terisi dengan seorang gadis yang membuatnya merasa hidup.

dia tidak pernah merasakan perasaan seperti ini sebelumnya.

perlukah dia membatalkan kontrak pernikahan mereka?

tapi dia tidak ingin terlalu awal menyimpulkan jika dia sudah jatuh cinta kepada istrinya.

Bukankah ini terlalu cepat?pikirnya!

"Tuan Brian berkata ingin menyelesaikan acara penyambutan Elvita lebih dulu di rumah utama besok,setelah itu dia akan memberitahu kabar mengenai kehamilan nona Aisyah pada seluruh keluarga besar" jelas Dion

"ahhh baguslah jika begitu"

tok tok

ketukan di pintu itu membuat kedua orang didalamnya mengehentikan pembicaraan mereka.

"boleh kah aku masuk Bi?"

Elvita bertanya dengan nada yang sedikit tidak enak dan takut jika Bian marah karena mengganggu waktu bekerja nya.

tapi bukankah ini waktu nya beristirahat?apalagi mereka baru saja menikah yahh meskipun tidak seperti pengantin pada umumnya.inikan jelas sudah malam!

Dia sedikit khawatir ketika Bian berada didalam ruang kerjanya untuk waktu yang menurutnya lumayan lama.

Jadi dia berinisiatif membawakan suami nya makan malam sebab dia khawatir Bian akan melewati waktu makan malam nya.

"silahkan nona..." tiba-tiba saja Dion membukakan pintu dan mempersilahkan dirinya untuk masuk kedalam.

Elvita mendekat ke arah Bian yang masih memfokuskan pandangan ke arah laptopnya.

"Ini sudah sangat malam Bi,kamu belum mendapatkan makan malam...jangan sampai mengabaikan rasa lapar,itu akan membuat kamu kehilangan fokus nantinya"

Bian lantas menolehkan pandangannya ke arah Elvita yang sibuk memindahkan makanan dari nampan yang sudah dia bawa.

bukankah wanita dihadapannya ini seperti seorang ibu yang mengkhawatirkan anaknya

begitu tenang dan lembut.

ahhh beginikah rasanya jika mendapatkan perhatian?

"apakah kamu khawatir?" Bian bertanya sangat pelan membuat Elvita tidak begitu jelas mendengar nya

"apa..?"

"ahh tidak,apakah Bibi Fitri akan menginap?"

"Bibi memilih pulang setelah kami makan bersama tadi,Paman Ilham menelpon berkata jika dia sudah berada dirumah Daddy jadi bibi buru-buru pulang dan menitip salam untukmu" jelas Elvita

"ksehatanmu akan memburuk jika bekerja terlalu larut...Ajaklah Dion makan bersamamu,aku khawatir kamu akan melewati makan malammu"

suara lembut Elvita dan sikap tenangnya jelas saja membuat Bian terpaku.

"istirahat lah dikamar,setelah makan aku akan menyusul"

Dion yang mendengar perkataan Bian jelas saja tersenyum samar

Dia pikir ini pertama kali tuannya berkata dengan pelan dan hati-hati pada seorang perempuan.

Dan dia begitu hanya kepada istri nya,nona Elvita.

Elvita hanya tersenyum menganggukan kepalanya dan melangkahkan kakinya keluar dari ruangan menuju kamar.

"Kamu lihat Dion?istriku mengkhawatirkan kesehatanku" Bian tersenyum senang menekankan kata 'Istriku' seolah mengejek Dion yang sampai sekarang belum memiliki pasangan.

"Tuan rupanya sudah jatuh cinta ya pada nona Elvita" goda Dion yang membuat Bian hampir meradang

"Kamu gila?mana mungkin aku jatuh cinta padanya!" ucap Bian sambil menyantap makanan yang sudah Elvita sediakan tadi dengan senyum yang mengembang tidak selaras dengan kata-kata yang dia ucapkan barusan.

'ternyata tuan Bian tidak menyadari perasaannya'batin Dion

...----------------...

Elvita memilih membersihkan diri terlebih dahulu lantas menunggu Bian di sofa sambil membaca buku kesukaannya yang ia baca beberapa hari belakangan.

tanpa sadar dia begitu terbawa suasana dan tidak menyadari kehadiran Bian yang sudah masuk kedalam kamar.

"Kenapa belum tidur,Kemarilah?"

seketika suara Bian membuatnya terkejut

"sudah selesai makan?aku menunggu kamu tadi "

Elvita menutup buku nya menyusul Bian yang sudah berbaring di atas kasur.

"bukankah besok pagi kita harus kerumah Daddy?kenapa tidak beristirahat lebih dulu?kamu akan begitu lelah menghadapi acara besok Elv"

Bian berbaring menghadap ke arah Elvita yang sudah ikut berbaring disampingnya.

"belum terlalu mengantuk Bi,aku pikir ingin menunggu kamu terlebih dahulu"

"akan ada banyak orang yang datang besok,aku harap kamu tidak keberatan jika Daddy mengenalkan kamu kepada seluruh keluarga besar dan beberapa rekan bisnisnya"

Tuan Arga memang sudah merencanakan acara penyambutan menantu nya Elvita dari beberapa hari sebelum pernikahannya dilaksanakan dirumah Elvita.

Daddy nya pikir penyambutan ini begitu penting sebab tradisi dari negara tersebut memang sudah dilakukan secara turun temurun.

"Tidak masalah Bi,aku justru senang bertemu dengan banyak orang"

Elvita mengembangkan senyum nya

ahh bukan kah laki laki dihadapannya ini begitu peduli dan perhatian?hanya saja kadang tertutup dengan wajah datar nya.

Tidak bisa dipungkiri Bian memang tipe orang yang tidak terlalu banyak bicara sebelumnya.

"Tidurlah,besok akan menjadi hari yang panjang dan melelahkan"

......................

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Terkadang seseorang tidak ingin terlihat begitu baik karena takut dipandang remeh dan lemah

Tapi bukankah tanpa sadar sifat itu akan melunak jika bertemu dengan seseorang yang dirasa tepat?

Aku tidak ingin mengatakan dengan cepat ini adalah cinta

sebab aku tidak ingin tergesa-gesa dalam menyimpulkan dan berakhir menyakiti perasaan seseorang.

*Maaf jika ada typo atau kesalahan dalam penulisan kata

1
Widya Ekaputri
buruan dibaca guyss author bakalan rajin update!!
Momoi'Zi
ih, aku suka loh sama alur cerita kamu, dan aku agak hate sama suaminya Helen, sok dingin banget 😠
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!