NovelToon NovelToon
ASI Anak SMA

ASI Anak SMA

Status: tamat
Genre:Pernikahan rahasia / Perjodohan / Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:1.5M
Nilai: 5
Nama Author: Malamfeaver

___

"Vanya Gabriella" memiliki kelainan saat menginjak usia 18 tahun,dimana dia sudah mengeluarkan as* padahal dia tidak hamil.
dan disekolah barunya dia bertemu dengan ketua OSIS, "Aiden Raditya", dan mereka adalah jodoh.

"lo ngelawan sama gua? "
bentak Aiden marah

"nggak kak...maaf"
jawab vanya sambil menunduk ketakutan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Malamfeaver, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab. 15

langkah kaki Vanya terdengar riang di sepanjang koridor menuju gedung belakang. Perasaan menang benar-benar menyelimuti hatinya setelah melihat wajah Geby yang pucat tadi.

Dengan kunci pemberian Aiden di genggamannya, Vanya merasa seperti memegang kunci menuju wilayah terlarang.

​Begitu sampai di depan pintu kayu jati yang kokoh di belakang kantor OSIS, Vanya memutar anak kunci itu.

Cklek.

​Ruangan itu sangat berbeda dari kantor OSIS yang sibuk. Di sini hanya ada sofa kulit besar berwarna cokelat tua, meja yang rapi, kulkas kecil di sudut, dan aroma maskulin yang sangat kuat aroma Aiden.

Di balik meja, Aiden sedang bersandar, menatap laptopnya. Ia langsung menutup layar saat melihat siapa yang datang.

​"Gimana sidangnya, Bocah?"

tanya Aiden dengan suara rendah yang menenangkan.

​Vanya langsung berlari dan menjatuhkan dirinya di sofa, bersandar manja.

"Skakmat, Kak! Geby diskors dua minggu! Mama sama Mami keren banget tadi, gwehh sampe terharu!"

ucapnya dengan logat manja yang kental.

​Aiden bangkit dari kursinya, berjalan mendekat dan berdiri di hadapan Vanya. Ia menarik tangan Vanya, memaksa gadis itu berdiri tepat di depannya.

"Bagus kalau gitu. Berarti nggak ada lagi yang ganggu jam makan siang lo."

​Aiden tiba-tiba memegang dagu Vanya, mengangkatnya sedikit agar mata mereka bertemu.

Jantung Vanya mulai berdegup tak keruan. Sisi mesum Aiden mulai terpancar dari tatapannya yang menggelap.

"Tadi lo hebat di depan Kepsek. Sebagai imbalannya... gue mau sesuatu,"

bisik Aiden.

​Wajah Aiden perlahan mendekat, napasnya yang hangat terasa di bibir Vanya. Vanya reflek memejamkan mata, tangannya meremas seragam Aiden.

Namun, tepat saat bibir mereka hampir bersentuhan

​BRAKK!

​"WOY, DEN! Lo di dalem kagak?! Gila nih proposal lomba basket minggu depan"

​Pintu terbuka lebar.

Bagas, Rian, dan Kiki tiga sahabat Aiden sekaligus inti pengurus OSIS masuk tanpa mengetuk.

Mereka langsung mematung melihat posisi Aiden yang sedang memegang dagu Vanya dengan jarak wajah yang sangat intim.

​"Astaga naga... gue salah liat atau gimana nih?"

Rian melongo, kunci mobil di tangannya hampir jatuh.

​"Waduh, ganggu ya? Sori, sori! Lanjutin aja, Den!" seloroh Kiki sambil menutup mata dengan tangan, tapi jarinya tetap terbuka lebar.

​Aiden tidak langsung melepaskan Vanya. Ia justru menoleh perlahan ke arah teman-temannya dengan tatapan yang sangat tajam, seolah ingin membunuh mereka di tempat.

"Gue bilang jangan masuk tanpa ngetuk, kan?" desis Aiden dingin.

​Bagas berdehem canggung, mencoba mencairkan suasana.

"Sori, Tapi ini darurat. Sekolah tetangga minta kepastian soal lomba minggu depan. Mereka bawa sponsor gede, kita harus rapatin sekarang."

​Vanya yang sudah merah padam wajahnya langsung berusaha menjauh dari Aiden, tapi tangan Aiden masih menahan pinggangnya sebentar sebelum akhirnya dilepaskan.

Vanya langsung duduk di pojok sofa, menunduk malu, pura-pura sibuk dengan ponselnya.

​"Duduk lo semua,"

perintah Aiden mutlak.

Suasana santainya hilang, berganti dengan mode Ketua OSIS yang tegas.

​Tiga cowok itu duduk di kursi yang tersedia, meski sesekali Rian dan Kiki saling sikut sambil melirik Vanya.

"Jadi gimana? Sekolah sebelah mau kita yang jadi tuan rumah, tapi biayanya bagi dua,"

buka Bagas mulai serius.

​Selama hampir tiga puluh menit, mereka berdebat soal teknis lomba, keamanan sekolah, hingga koordinasi dengan guru olahraga.

Vanya yang menunggu di sofa merasa bosan, tapi juga kagum melihat Aiden yang sangat berwibawa saat memimpin teman-temannya.

Sesekali, Aiden melirik Vanya bukan lirikan bisnis, melainkan lirikan lapar yang membuat Vanya bergidik ngeri sekaligus berdebar.

​"Oke, fiks ya. Besok jam sepuluh kita survei lapangan lagi,"

tutup Aiden.

​"Siap, Bos! Yuk cabut, mumpung bel masuk masih lama, laper gue,"

ajak Kiki.

​Mereka bertiga bangkit. Sebelum keluar, Bagas menepuk bahu Aiden.

"Den, pelan-pelan ya sama adek kelas. Jangan sampe lecet, ntar bapaknya lapor polisi,"

canda Bagas sambil tertawa dan langsung lari sebelum Aiden sempat melempar buku.

​Begitu ketiga temannya keluar dan suara langkah kaki mereka menjauh, Aiden tidak langsung kembali ke mejanya. Ia berjalan perlahan menuju pintu.

​Cklek.

​Aiden memutar kunci pintu itu dua kali. Suasana ruangan mendadak menjadi sangat sunyi dan privat.

Vanya menelan ludah, ia merasa seperti mangsa yang baru saja dikurung dalam kandang singa.

​Aiden berbalik, melepaskan dasinya dan membuka dua kancing atas seragamnya.

"Tadi ada yang kepotong, kan?"

tanya Aiden dengan seringai miring yang sangat mesum.

​"K-kak... kan udah bel istirahat hampir habis," cicit Vanya, mencoba kabur tapi Aiden sudah berdiri di depannya, mengunci pergerakan Vanya di antara sofa dan tubuh kokohnya.

​"Gue nggak peduli. Dan gue tau, as* lo udah mulai penuh lagi dari tadi sidang, kan? Sini... biar gue bantu pumping tanpa alat."

1
Sumini Mini
lumayan menguras emosi,saran ya fokus sama kebagiaan pengantin remaja buat inpirasi anak muda ,stop tampilkan perempuan penggoda
Sumini Mini
mana lanjutan nya
Ida
disini kurang suka dengan sifatnya si Vanya
Amiera Syaqilla
semangat membara author😎
pyra121
banyak kesalahan di penataan kata katanya
Indra Wahyu Rianti
aku gak tega sm vanya... dia yg mengandung lho dia yg melahirkan, mentalnya blm siap... kl real, ini biang baby blues bgt. smg aiden selalu support dan setia.
Tamirah
Mungkin ada rencana jahat,kenapa Nathan pindah sekolah yg disitu ada keberadaan Vanya. Lanjut Thor.
Tamirah
Masih SMA dah punya kegiatan intim pasutri. ya karena latarf belakang orangtua yg pengusaha semua jadi hidupnya terjamin. Jangan sampai cerita ini menginspirasi mereka yg saat ini jadi siswa SMA nikah muda.pernikahan butuh mental yg kuat juga cuan yg cukup untuk biaya hidup ,gak sekedar nikmat nikmat di atas ranjang saja.....!!!!!
Tamirah
Thor sebaiknya cerita seputar lingkup SMA diakhiri dilanjut ketarap perkuliahan dan pekerjaan . Kalau ada alur cerita yg berbau adegan dewasa tu memang dah masanya mereka dah posisi dewasa.
Tamirah
Thor sebaiknya cdritats
🦋⃟ડꪀNay.
astaga aiii/Cry//Cry/
🦋⃟ડꪀNay.
jinjjaa 😍, semangat thorrrr menarik ini judulnya
Tamirah
Gak bisa bayangkan Kalau cerita ini sungguh nyata,ya namanya aja penulis selalu punya imajinasi diluar nalar.
Tamirah
Cerita nya yg tadi adem ayem kok jadi melebar Menjadi cerita kriminal.Gak habis fikir aja dunia ana SMA sdh mengarah perbuatan asusila yg mengarah penculikan dan mungkin pelecehan seksual. Apa lagi Laura yg terobsesi sama teman sekolah sampai membius nya agar bermain main dengan laki laki pujaan nya lanjut Thor .
Tamirah
Di puncak Merbabu serasa dunia milik mereka berdua. Kalau itu ada didunia nyata tentu moment moment romantis akan menjadi kenangan yg gak akan terlupakan.Lanjut Thor.
Tamirah
Sekarang belum punya anak masih bebas menguasai' susu murni nnt kalau sdh punya anak rebutan asi terpaksa cari donor asi .
Tamirah
Laki laki tuh ya kalau sdh tahu rasanya berhubungan intim maunya sehari hari hari pingin ninu ninu terus gak ada hentinya.itupun berhenti Karena
kerja. Untung organ sensitif wanita itu ciptaan Allah kalau buatkan manusia tu organ sdh ledeh dan rusak....🤭🤭🤭
PrettyDuck: Halo pembaca setia Noveltoon 🤗
Aku baru merilis cerita berjudul : "In Between" ✨️
Kalau berkenan silahkan berkunjung dan nikmati ceritanya 💕

Mila tidak pernah menyangka kalau 'penghancur' masa remajanya akan kembali lagi jadi bosnya di kantor. Ini bukan cuma soal benci, tapi soal luka yang dipaksa sembuh saat pelakunya ada di depan mata.
total 1 replies
Airin Mukherjee
mas Aiden nah gitu main sosor aje neng Vanya,,kaya soang aja🤣🤣🤭
Tamirah
Mereka masih duduk di bangku SMA dan kls berapa belum tahu. kalau sang istri hamil ya ada masalah, kalau si istri masih kls 1 atau kls 2 jadi gosip atau trading topik di sekolahnya.Peraturan Sekolah kalau murid hamil dikeluarkan.walau itu sekolah nya sendiri pasti dpt teguran dari Diknas. Kalau mereka sama duduk diperguruan tinggi gak ada masalah .
Aku dulu wkt menikah masih status pelajar kls 3 SMA tapi suami ku sdh bekerja setelah akad nikah suamiku plng ke Surabaya dan aku melanjutkan sampai ujian. Teman temanku gk ada yg tahu kalau aku sdh menikah'.Begitu lulus ujian suami ku menjemput ku .Dan kami hidup bahagia menua bersama.
Alvia Nora
belum juga acara nikahan kok dah selesai belum datang ucapin selamat di pestanya ini
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!