Dylan adalah seorang dokter bedah ilegal. Banyak orang di dunia bawah tanah mengandalkannya ketika ada anggota kelompok mereka yang terluka.
Masa kecilnya begitu kelam, seluruh harta kekayaan ibunya dijual oleh ayahnya untuk membangun sebuah perusahaan. Tapi ternyata, pengorbanan ibunya dibalas dengan pengkhianatan yang sangat menyakitkan.
Setelah ibunya meninggal, ayahnya terpaksa harus membuang Dylan, karena selingkuhannya tidak mau menerima kehadirannya.
Dylan berjanji, suatu hari nanti dia akan membalas perbuatan ayahnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DF_14, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 32
Sementara itu di Restoran Barack, Bianca yang sedang dalam situasi terpojok sangat terkejut saat melihat Dylan tiba-tiba masuk ke ruangan VVIP restoran. Bahkan pria itu mengaku sebagai calon suaminya di depan ayahnya.
"Saya Dylan, calon suaminya Bianca, Om," ucap Dylan dengan nada sopan. Kemudian dia mengedipkan matanya pada Bianca yang sedang bengong.
Bianca menghela napas, "Si pria polos ini mengapa tiba-tiba datang kesini dan mengaku-ngaku sebagai calon suamiku?"
Beep...
Beep...
Beep...
Tiba-tiba ponsel Bianca berdering. Dia mendapatkan pesan dari Asisten Fara.
[Nona, apakah ada Dylan datang kesana? Tadi dia mengirim pesan pada saya, katanya dia berubah pikiran, ingin menerima tawaran untuk menjadi suami bayaran Nona. Saya memberitahu dia tentang keberadaan Nona dan Tuan Antonio, siapa tahu bisa membantu Anda.]
Bianca menghembuskan napas dengan pelan, ternyata Dylan tahu dia dan ayahnya sedang berada disini berkat Asisten Fara.
Karena ayahnya ada disana, Bianca terpaksa harus pura-pura bersikap manis pada Dylan. "Aku gak menyangka kamu akan datang kesini. Bukannya tadi kamu bilang lagi kerja?"
Melihat sikap Bianca semanis itu, justru terlihat sangat aneh di mata Dylan. Tapi dia juga harus berakting, "Demi kamu, aku harus meminta izin untuk pulang lebih awal."
Antonio terlihat sangat kecewa. Dia sama sekali tidak menyangka bahwa putrinya ternyata diam-diam telah memiliki seorang kekasih. Dia menjadi bimbang, bagaimana dia harus menghadapi keluarga Pratama.
Antonio segera bertanya dengan nada dingin, "Sudah berapa lama kamu menjalin hubungan dengan putri saya?"
Dengan tenang, Dylan menjawab, "Kami berpacaran sudah..."
Namun, Dylan berhenti bicara saat mendengar suara ponsel berdering. Rupanya ponsel Antonio.
Antonio menghela napas dalam-dalam, setelah membaca pesan penting dari asisten pribadinya. Lalu, dia segera berpamitan pada Bianca. "Bianca, Papa harus pergi dulu. Ada hal penting yang harus Papa urus. Nanti kita akan membicarakan masalah ini di mansion."
Setelah berkata seperti itu, Antonio segera pergi meninggalkan ruangan tersebut.
Kini, sikap Bianca kembali ke mode awal. Dengan sikapnya yang jutek dia bertanya pada Dylan, "Kenapa kamu tiba-tiba berubah pikiran? Bukannya kamu bilang takut mati muda jika menikah denganku?"
Dylan menjawab dengan santai, "Setelah aku pikir-pikir, panjang umur itu sangat tidak enak."
Bianca mendesis kesal, seolah-olah Dylan berubah pikiran jadi setuju menikah dengannya karena tidak ingin panjang umur. "Jika seandainya waktu tidak mendesak, aku juga tidak ingin menikah denganmu. Tapi aku benar-benar tidak ada pilihan lain, makanya aku terpaksa harus memilih kamu."
Bianca pun segera mengeluarkan sesuatu dari tasnya, sebuah surat perjanjian yang sudah dia siapkan untuk siapapun yang menjadi calon suaminya. "Ini adalah surat perjanjian pernikahan kita."
Dylan segera mengambilnya, lalu membaca surat itu.
Pernikahan antara Pihak Pertama dan Pihak Kedua hanya sebatas kontrak. Batas waktu pernikahan ditentukan sepenuhnya oleh Pihak Pertama.
Pihak Pertama akan menjamin semua fasilitas pada Pihak Kedua, termasuk memberikan upah setiap bulan sebagai bayaran.
Pihak Pertama dan Pihak Kedua tidak boleh saling mencampuri privasi masing-masing.
Pihak Kedua tidak boleh menuntut hak dan kewajiban pada Pihak Pertama, termasuk larangan sentuhan fisik.
5. Jika salah satu pihak melanggar perjanjian ini, akan dikenakan denda.
Saat membaca poin keempat tentang larangan sentuhan fisik, Dylan tampak ragu.
Dilarang ada sentuhan fisik? Sedangkan batas waktu pernikahan ditentukan oleh Bianca. Jika Bianca memutuskan pernikahan mereka berlaku seumur hidup, itu artinya... dia akan ditakdirkan menjadi perjaka abadi?
Tapi Dylan merasa semua itu tidak penting. Bianca memang sangat cantik, tapi sama sekali bukan tipenya. Jadi pasti akan sanggup mematuhi semua persyaratan tersebut.
Bianca menambahkan, "Dan aku juga akan menambahkan poin penting. Hutang kamu 500 juta aku anggap lunas."
Dylan menutup map tersebut, lalu dia berkata dengan nada serius, "Oke, aku setuju menikah denganmu. Tapi aku ingin mengajukan satu syarat."
Bianca menghela napas dalam-dalam. "Persyaratan pernikahan ini hanya aku yang boleh atur."
Dylan tersenyum smirk. Dia segera berdiri, bersiap-siap untuk pergi. "Kalau begitu aku tidak bisa menikah denganmu."
Bianca menatap Dylan dengan tatapan kesal. Jika seandainya dia tidak jadi menikah dengan Dylan, itu artinya dia terpaksa menikah dengan Pram. Apalagi, Dylan sudah terlanjur memperkenalkan diri pada ayahnya sebagai calon suaminya.
Dylan yang hendak pergi, dia segera berhenti melangkah saat mendengar pertanyaan dari Bianca.
"Apa syaratnya?"
ahh author nya pasti riset dl ini👍👍👍@DF_14 ᴶᵘʳᵃᵍᵃⁿ ᴱˢ ᴮᵃᵗᵘ good job thor👍
I know you gonna make it, Dy 👏...
Biancaaaa kasih reward special untuk Dylan yaakkk /Drool/....
Awass ditagih lho janjinya wkwkwkwk...
Selalu melarikan diri dari kenyataan dan lari dari tanggu gjawab 😡👊✊...
Mental pecundang telah mendarah daging ☹️....
Luar biasa, nasib baik masih menyertaimu Miler...
Biarkan yang berkompeten saja yang turun tangan menangani pasien....
Jangan berisik dan nyrimpeti...
Cukup diam, anteng, dan renungi kesalahan yang seringkali terjadi ketika menangani pasien..
Siap2 menerima konsekuensi..
Karena kecerobohan dan kelalaianmu...
Yang sudah berada di level yang sangat membahayakan pasien 😱😡...
Meski ada yang sedang meregang nyawa di depan mata /Panic/...
Lakukan sesuatu semaksimal mungkin papa, semampu yang Anda bisa..
Langkah awal ini akan sangat berarti sebagai salah satu dukungan moral untuk Dylan...
Percayalah papa itu akan menjadi hal luar biasa yang akan selalu diingat oleh Dylan sepanjang hidup..
Bobby sebentar lagi keangkuhanmu akan digantikan dengan penyesalan seumur hidupmu😩
Sekaligus memperbaiki reputasi rumah sakit yang sempat diacak-acak dengan sengaja 😱..
Bahkan bisa masuk dengan lenggang kangkung ke ruang kontrol 😣...
Membuka data rekam medis pasien 👌...