NovelToon NovelToon
Membawa Lari Benih Sang Mafia

Membawa Lari Benih Sang Mafia

Status: tamat
Genre:Lari Saat Hamil / Single Mom / Anak Genius / Romansa / Roman-Angst Mafia / Tamat
Popularitas:7.6M
Nilai: 5
Nama Author: Senja

🏆 JUARA YAAW PERIODE 3 2025 🏆

Elise, seorang gadis keturunan bangsawan kaya, hidupnya terikat pada aturan keluarga. Untuk mendapatkan harta warisan, ia diwajibkan menikah dan segera melahirkan keturunan. Namun Elise menolak. Baginya, pernikahan hanyalah belenggu, dan ia ingin memiliki seorang anak tanpa harus menyerahkan diri pada suami yang dipaksakan.
Keputusan nekat membawanya ke luar negeri, ke sebuah laboratorium ternama yang menawarkan program bayi tabung. Ia pikir segalanya akan berjalan sesuai rencana—hingga sebuah kesalahan fatal terjadi. Benih yang dimasukkan ke rahimnya ternyata bukan milik donor anonim, melainkan milik Diego Frederick, mafia paling berkuasa dan kejam di Italia.
Ketika Diego mengetahui benihnya dicuri dan kini tengah berkembang dalam tubuh seorang wanita misterius, murka pun meledak. Baginya, tak ada yang boleh menyentuh atau memiliki warisannya.

Apakah Elise berhasil melarikan diri?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 19

Elise akhirnya menemukan apa yang ia cari, sebuah pulpen tinta berwarna hitam di kolong meja.

Dengan hati-hati, ia mengambilnya, lalu mengukir sebuah tompel kecil di pipi kanannya, meniru persis tompel palsu yang tertinggal di rumah kontrakan lamanya.

Tak lupa, Elise memakai kacamata besarnya dan mengepang dua rambutnya agar terlihat jelek.

“Setidaknya, ini bisa mengganti tompel yang hilang,” gumamnya, sebuah penyamaran kecil di tengah kekacauan besar.

Setelah selesai, Elise mengenakan gaun tidur sutra yang telah disiapkan pelayan atas perintah Diego.

Namun, ketenangan kamar itu terpecah oleh pertengkaran sengit yang datang dari luar.

Elise sengaja menempelkan telinganya ke pintu dan menikmati drama yang tersaji.

“Kenapa seminggu ini tidak menghubungiku? Kau marah padaku atau apa? Katakan, Diego!” tuntut Jenifer dengan suara tajam dan menusuk.

Diego tak sedikit pun menghiraukan wanita yang adalah kekasih bayarannya. Jenifer, disewa Diego sebagai kekasih pura-pura untuk membungkam pertanyaan publik tentang statusnya yang masih menjomblo dan belum menikah.

Kini, wanita itu malah menjadi duri dalam daging. Selalu mengganggunya setiap waktu.

Seandainya saja berita pertunangan palsu mereka tak tersebar, Diego sudah lama menyingkirkan Jenifer.

Diego sengaja menjauh, muak pada Jenifer yang terus mengumbar kata cinta, sementara Diego sendiri tak pernah ingin jatuh cinta. Ia sadar betul dengan kekurangan begitu fatal.

Tak bisa disentuh oleh siapapun.

“Jangan diam saja, aku butuh penjelasan!” ucap Jenifer lagi.

“Oh, aku tahu, kau pasti punya wanita idaman lain, kan? Dan bocah di bawah sana itu, pasti dia anak hasil hubungan gelapmu dengan wanita itu! Dasar pembohong!” seru Jenifer, menunjuk lantai bawah dengan tatapan penuh tuduhan.

“Diam atau aku tidak akan segan menyeretmu keluar dengan kaki yang tak bisa berfungsi lagi!” Ancaman dingin pun meluncur dari bibir Diego.

Jenifer menelan ludah. Ketakutan mendadak membekukan lidahnya. Dia menyadari, dia sudah bicara terlalu jauh dan membuat lelaki idamannya itu tersinggung.

Jenifer segera mengubah taktik. Ia mendekati Diego dan memeluknya erat.

“Maafkan aku, Diego. Aku tadi hanya terbawa emosi.”

“Jangan sentuh aku dan menjauhlah!” ujar Diego sembari menepis tangan Jenifer yang tengah memeluk erat lengannya.

Jenifer menggeleng. “Tidak mau!”

Seketika itu juga, tubuhnya mulai bereaksi. Sensasi panas dingin, gatal-gatal, dan rasa mual yang tiba-tiba datang menghantamnya.

Kulit yang bersentuhan langsung dengan Jenifer, memicu reaksi alergi yang parah.

“Pergi...” lirih Diego.

“Tidak! Aku tidak akan pergi,” ucapnya. “Aku siap menerima benihmu selanjutnya, Diego. Dengan atau tanpa kau sentuh. Lupakan benihmu yang hilang itu.”

Kepala Diego mendadak pusing, keringat dingin membasahi pelipisnya. Kondisinya memburuk dengan cepat.

Di balik pintu, Elise yang menguping, menelan ludah dengan susah payah. Jantungnya berdetak kencang, seolah kata-kata itu tercekat di tenggorokan.

“Benih yang hilang? Maksudnya benih siapa?” gumam Elise, mencoba mencerna ucapan Jenifer yang penuh teka-teki.

Teriakan Jenifer menarik perhatian Jimmy yang sedang berada di meja malan bersama Alex.

Jimmy bergegas naik untuk memastikan Jenifer tidak melakukan tindakan berbahaya.

“Sir!” teriak Jimmy. Tanpa basa-basi, ia langsung menarik pergelangan tangan Jenifer dan memanggil para bodyguard.

“Bawa wanita ini keluar! Sekarang!” titahnya dengan suara berat dan tak terbantahkan.

Para bodyguard mengangguk sigap. Jenifer meronta dan memaki-maki, namun Diego sudah tak peduli.

Pria itu kini hanya memanggil satu nama dengan suara lirih.

“Elise... panggil Elise...”

“Elise?” Jimmy menautkan alis, bingung.

“Ibunya Alex,” ucap Diego menunjuk ke arah kamarnya dengan susah payah.

Melihat kondisi Diego yang tak berdaya, Elise bergegas keluar.

“Tuan, apa yang terjadi padamu?” tanyanya, kaget melihat Diego yang nyaris ambruk.

“Tolong, bawa dia ke kamar,” perintah Jimmy cepat.

“Bantu aku, Jim!” pinta Elise.

Jimmy menggeleng kaku, ketakutan terpancar jelas di matanya. Jika ia menyentuu bosnya, ia takut alergi bosnya akan bertambah parah.

“Saya tidak bisa menyentuhnya. Saya mohon, sembuhkan sir Diego. Obatnya ada di laci meja,” ucap Jimmy.

Tanpa membuang waktu dan dengan sedikit kesulitan, Elise memapah Diego. Berat tubuh Diego yang besar membuat Elise harus mengerahkan seluruh tenaganya.

Akhirnya, mereka berdua berhasil masuk ke kamar.

Braaak!

Pintu tertutup.

Jimmy segera menguncinya dari luar, memastikan tidak ada yang bisa mengganggu. Tindakan ini disengaja, sebuah isolasi darurat untuk melindungi Diego.

“Jim, kenapa mama dikurung di dalam?" tanya Alex yang entah sejak kapan sudah berada di belakangnya.

“​Mampus! Kenapa dia malah kemari,” batin Jimmy. Tubuhnya menegang.

​“Tidak, Nak. Mama tidak dikurung. Dia sedang mengobati sir Diego yang sedang sakit. Kita tidak boleh mengganggu mereka.” Jimmy berusaha terdengar tenang, meskipun sebenarnya ia gugup.

​Alex menatap pintu itu lama, lalu kembali menatap Jimmy. Matanya yang polos namun tajam itu membuat Jimmy semakin gelisah.

“Paman Diego sakit apa? Kenapa mama yang harus mengobatinya? Panggil saja dokter,” ucap Alex.

Jimmy ingin sekali menghantamkan kepalanya ke tembok mendengar pertanyaan Alex yang bertubi-tubi ini.

“Aku berdoa, semoga ucapan Jenifer tidak benar dan Alex bukan keturunan sir Diego! Bisa mati mendadak aku menghadapi bocah cerdas dan keras kepala ini,” gumamnya lirih.

1
Mutia Efrida
Gak lah, di real jg semua perempuan matre kok, banyak terjadinya perceraian krn nikah krn modal cinta doang. Dahlah gak punya harta, gak punya skil pulak, miskin jadinya, mamam tuh cinta, dan aku dukung si Jennifer,dia aja kerja banting tulang biar bs foya foya, masa setelah punya suami dia gak bisa foya foya, gak ada yg maulah 🤣🤣🤣
Gia Nasgia
Ternyata Diego gokil dan kaku bisa juga mengerjai istrinya 😂
Gia Nasgia
kenapa Elise pake acara deg degan kan MP nya sdh ambil di depan 😂🤭
Gia Nasgia
Ketika Raja di bawah kendali sang Mafia 😂
Gia Nasgia
Ternyata Ayahnya Diego dan Elise berteman 😂😂😂
Gia Nasgia
Diego nggak sadar kalau di beri kursus kilat dgn anaknya 😂🤣
Gia Nasgia
Mertua dan Menantu sama "Arogan 😂🤣🤣
Gia Nasgia
Diego takut klau Elise di gangu dgn Jonathan
Gia Nasgia
NEXT
Gia Nasgia
Elise dapat firasat klau Diego dalam masalah 😍Alex meskipun cara berfikir mu seperti orang dewasa tapi aku suka 😍
Gia Nasgia
jeng...jeng... penasaran lihat salam perkenalan antara calon mertua dan menantu 😂😂
Gia Nasgia
Penasaran dgn Edward dan saking tertekan nya Jimmy sehingga berani mengerjai Boss nya
Gia Nasgia
Nah lho belum tahu kan siapa cucu mu yg sebenarnya 😂
Gia Nasgia
jangan sampai Grandlpa nya yg di prank 😂
Gia Nasgia
Jangan sampai Diego tahu klau punya banyak saingan 😂
Gia Nasgia
Sudah merasa kehilangan karena di pisahkan dgn jarak 😍🥰🥰
Gia Nasgia
Next
Gia Nasgia
Kayaknya jodohnya Theo
Gia Nasgia
Jangan bilang Jennifer punya niat jahat untuk menghancurkan Diego lewat risalah nya
Gia Nasgia
Derita mu jimmy 😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!