kisah seorang Pria yang berdedikasi menjadi lebih keren namun salah jalan
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @120, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pertemuan tak terduga
"2 Hari tidak bertemu setelah kejadian itu,rasanya berdebar-debar sekali,apa aku bisa menghadapinya..??
"huaammm....aku masih mengantuk..,,apa aku boleh libur malam ini saja..??
Naoya berdiri didepan bar dengan malas sambil mengacak-acak rambutnya dan menguap,
"buk....,,
"adududu....."
"sial....,,apa kau tidak memakai matamu ?!
"maaf...,,,
Runa yang berjalan tertunduk penuh dengan pikirannya sendiri tidak memperdulikan orang yang didepannya.
"tunggu....!!!
"apa kau mulai takut padaku ?? Kenapa kau terlihat murung dan menciut.?
naoya menghadang runa dan melihat wajah yang tertekuk ketakutan dan gugup.
"menyingkirlah dari hadapanku...!!
"ah...kau kembali lagi..,,baiklah...silahkan tuan putri....,,
"tuan putri ndasmu...!!" ucap runa lirih
"apa kau bilang...!!!
Runa berjalan masuk tanpa memperdulikan naoya yang mengoceh.
"oi...cupu....!!cupu..cupu..bodoh...!!!
Runa menoleh dengan sorot mata yang tajam dan dahi mengkerut menatap naoya.
"ih...seram....,,
Setelah mempersiapkan semua peralatan musik dan berlatih sebentar runa bersama yuka memainkan perannya diatas panggung dengan profesional,
"gadis ini benar-benar punya bakat,aku pikir dia tidak bisa bernyanyi aku akan mepermalukannya,malah...hah...."lirik yuka pada runa yang menjiwai saat memegang alat musik.
"hei tsuki....apa kau tau bagaimana cara mengajak berkencan ??
"tsuki...!!!!
Tsukisima sedang terpaku kearah lain,dan wajahnya memerah.naoya yang mengikuti arah sorot matanya,dan memastikan sesuatu.
"eeh....apa kau tertarik dengan kak yuka ? bukankah dia selalu menggodamu ? Apa kau akhirnya jatuh hati padanya ??
"haaa.....?!!!
"ppfftt....wajahmu sangat aneh..,,
"gawat...aku tidak bisa berpikir jernih." gumam tsuki.
"buk...!!
"aduh...!!
Seorang senior memukul punggung naoya yang sedang duduk didepan tsukisima.
"kau siapkan ruang no 5,puku 21.30 mereka datang....,,
"heeh...tidak sopan..!!
"apa..?!!
"baiklah..baiklah...,,
"da tsuki...,,
Naoya turun dari kursi bar dan melambaikan tangan pada tsuki sambil berjalan menuju ruangan, runa yang melihat keakraban mereka sedikit terganggu kembali.
"nice perform....,,
"terimakasih banyak....,,
Dengan wajah malu dan tertunduk runa menghampiri tsuki untuk membantunya.
suasana sangat terlihat canggung dan diam satu sama lain,
"hei tsuki....kami butuh anggur,antar ke ruangan 7 ya..,,
"baik....,,
Tsuki mengambil dari bawah lemari belakang tempat dia berdiri,
"cih...kosong,,
"aku akan mengambil ke gudang kau jaga disini ya..,,
"tidak...tidak...biar aku saja yang mengambil,aku belum mahir meracik minuman.
"begitu ya...,baiklah...,,
Runa berjalan meninggalkan tsuki pergi ke gudang yang terletak di sebelah kamar tsukisima didalam bar itu.
"kenapa kalian membawaku kemari ?aku sudah katakan tidak perlu repot...,,
"tidak yuna...,kami pasti membuatmu marah kan,jadi aku akan mentraktirmu minuman yang enak disini...,,
"kenapa kita berjalan kedalam,alih-alih didepan ?
"kau lihat didepan tidak ada yang jaga kan,
lagipula aku sudah memesan ruangan,jadi nikmati saja....,,
"perasaanku tidak enak"gumam yuna.
Runa berjalan dengan tenang sambil membawa sebotol anggur didalam lorong paling ujung,dan melihat kedatangan yuna dan kawan kawannya.
"gawat....!!
Runa sudah berjalan melewati gudang, tidak ada jalan lain,semua pintu adalah ruangan khusus,pandangan yuna menunduk sehingga memberi ruang untuk runa berpikir.
tiba-tiba saja tsuki keluar dari ruang manager dan tidak jauh dari keberadaan runa,runa berlari kecil menghampiri tsuki.
"lindungi aku....
"bug...,,,
"apa yang terjadi..?
"diam..!!!
runa menarik tubuh besar tsuki kedepannya dengan sangat dekat untuk menutupinya dari pandangan yuna yang melewati mereka.
"permisi....,,
"hah....sepertinya ini tempat kurang baik"
gumam yuna melihat sepasang pria dan wanita yang seperti sedang bercumbu dilihat dari sudut pandang lain.
"hah....,,tubuhnya sangat besar..,,aku tidak bisa melihat kedepan...,,bagaimana jika dia tidak memakai baju ini...,,apa aku bisa menyentuh dadanya....,,
"tidak...tidak....,,pikiranku tidak jernih gara-gara perkataan aoi..,,,"gumam runa
"anu...,,apa kau bisa sedikit mundur mas tsuki,sepertinya bibiku sudah pergi,,
"ah...maaf...,,
"tidak tidak...aku sangat berterimakasih..,,
Dengan rasa malu runa berjalan kedepan sambil membawa sebotol anggur.
"duduklah dulu yuna...aku akan memesan minuman khusus untukmu....,,
"apa..??
"hemm nanti kau juga tau....,,
Rekan kerja yuna berjalan keluar untuk memanggil host dan memesan minuman bersamanya.
"apa yang sedang dia rencanakan ??perasaanku sangat tidak enak,,
"apa kau tidak enak badan yuna ? Kenapa kau terlihat pucat ?
yuna menunduk dan memasang wajah yang gelisah.
"ah tidak...aku hanya kepikiran dengan ibuku yang sakit...,,
"oh...apa kau sudah mengunjunginya..?
"iya sudah....,,
"maaf menunggu lama yuna..,,aku sudah memesan minuman yang manis untuk kita...tunggu sebentar ya...,,
"jantungku berdebar-debar sangat cepat..,,kenapa ??
Langkah kaki terdengar memasuki ruangan itu dengan mambawa nampan dan sebotol minuman.
"selamat malam....,,aku akan menemani kalian mi-....kak yuna...?!
"prok...prok...prok....,,
"apa kau suka kejutannya yuna...,,
Senyum naoya langsung hilang saat melihat yuna duduk dengan tegang bersama rekan kerjanya yang menjengkelkan itu.yuna tanpa ekspresi menatap naoya dengan heran.
"hei kau....cepatlah tuangkan kami minuman...,,
"baik...,,
"wah...pelayanan disini kurang ramah ya,,
"benarkah..??mungkin perasaan anda saja..,"ucap naoya dengan senyum kaku
"hei yuna kenapa kau diam saja ?dia pacarmu kan ??hahaha....
"iya..,,kalian sangat serasi waktu dipesta kenapa sekarang tidak saling menyapa ?apa kau malu yuna ??
Yuna tertunduk malu dan mengepalkan tangannya sambil menahan amarahnya.
"sial...apa mereka sedang menghinaku ?apa mereka belum puas menghina yuna, tunggu...apa runa tau bibinya disini ?apakah yuna tidak bertemu runa didepan ? Situasi macam apa ini,"
"hei...siapa namamu..?kenapa kau melamun,apa kau tidak punya keberanian seperti waktu itu.?
"gluntang....,,
"ups...aku menjatuhkan gelas...bisa kau bersihkan tumpahan dikakiku ??
Naoya bersimpuh dibawah kaki wanita itu dan mengelapnya,
"dia berbohong...,,sial..."
"kau tau posisimu kan !!
"dug...!!!
Wanita itu menendang naoya yang berada tepat di hadapan wanita itu sampai terjungkal.
"cukup....!!!!
Yuna berdiri sambil berteriak
"apa yang kalian inginkan..!!dia tidak ada hubungannya denganku,kenapa kalian mengganggunya ?
"eh...apa kau sedang marah sekarang..??kau membela pacarmu itu ya.?oh..apa kau juga menjual dirimu juga seperti pria itu ?pantas saja kau tidak laku, ternyata tidak ada yang mau dengan pelacur wanita dan pelacur laki-laki...,,huhu kombinasi yang sangat cocok.
yuna hanya bisa menggerutu dan meneteskan air mata setelah dihina habis-habisan oleh rekan kerjanya.begitu juga naoya.
"ceklek.....
"maaf mengganggu...sepertinya ruangan ini ribut sekali....,,
Suara pria dengan nada yang sangat berat dan bicara santai membuat tekanan diruangan itu terlalu mencekam.
"ma-manager..."gumam naoya.
"siapa kau !!! Apa kau tidak punya sopan santun masuk seenaknya saja..?
"aku..? Aku adalah kekasih wanita yang telah kau hina itu...,,dan kau menghina pegawaiku juga ,,apa kau pernah melihatnya menjual dirinya atau apa kau sudah pernah membelinya ??
"tidak mungkin..??ucap yuna lirih.
Murayama berjalan menghampiri yuna yang berdiri dengan wajah sedih dan terkejut melihat kedatangannya.
"sial....pria itu sangat menakutkan,benarkah dia kekasih yuna ??gumam rekan kerja yuna
"lama tidak bertemu yuna..,,ayo kita saling melepas rindu..."
Murayama menarik tangan yuna dan merangkulnya,yuna menatap murayama seperti sebuah mimpi dan seperti terhipnotis dengan ucapannya.
"bangunlah naoya....umumkan pada yang lain untuk segera menutup bar, dan...jangan ganggu kami...,,
"ba-baik....manager.
"kalian berdua dengar...!!!! Jadi pergilah..!!
"hikss.....,,
Murayama melirik pada rekan yuna dan membuat mereka merinding ketakutan hanya dengan tatapannya saja.