NovelToon NovelToon
Pengelana: Batas Negeri

Pengelana: Batas Negeri

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Fantasi Isekai / Action
Popularitas:154
Nilai: 5
Nama Author: Ashp

Semoga kalian suka ya.

Di dunia ini dihuni lima ras: manusia, elf, dark elf, beast, dan demon, lalu ada kekuatan "Aliran Alam" yang mengatur api, air, tanah, dan angin mulai terganggu drastis. seorang pemuda dari desa kecil yang bisa melihat jejak kekuatan tersembunyi ini terpaksa keluar dari rumahnya menuju Hutan Awan Gelap, tempat yang dilarang masuk oleh semua ras, menyebarkan kekuatan gelap yang merusak alam sekitar dan memicu konflik antar ras.

Bersama seorang elf yang melarikan diri dari tugasnya, seorang beast muda yang hilang ingatan, serta ditemani oleh seorang dark elf penyelidik dan seorang demon yang mencari kebenaran tentang masa lalunya, ia menjadi pengelana dalam perjalanan panjang menuju hutan terlarang.

Mereka harus bekerja sama melewati berbagai rintangan dari berbagai pihak yang punya kepentingan sendiri, untuk menghentikan bahaya yang mengancam seluruh dunia dan mengungkap rahasia lama tentang hubungan kelima ras yang selama ini disembunyikan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ashp, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perjalanan ke Kerajaan

Dini hari buta, suara kaki kuda yang berdering sudah terdengar di depan penginapan.

Liam, Naomi, Stella, dan Lyra sudah siap dengan barang-barang mereka yang telah dikemas rapi. Berdiri di depan kereta kayu yang kuat adalah Finn, seorang Elf muda yang merupakan teman dekat Lyra.

Finn: "Siap berangkat sudah kan kalian? Kereta ini kuat banget lho – pernah aku gunain buat jalan jauh sampai ke kota sebelah!"

Lyra: "Terima kasih banyak ya Finn, kamu benar-benar menyelamatkan kita. Kalau harus jalan kaki sampai Kerajaan Alderaan pasti butuh waktu lama banget."

Finn: "Sama-sama! Ini juga perintah dari Elder Faelan lho. Dia bilang kalian sedang melakukan hal penting buat semua ras. Oh ya, aku juga kasih kamu makanan dan air cukup buat beberapa hari ya!"

Naomi: "Wah makasih ya Finn! Kamu sangat baik hati!"

Stella: "Kereta ini juga ada tempat buat istirahat kan? Kalau ada masalah di jalan kita bisa berhenti kapan saja."

Finn: "Tentu aja! Ada tirai kecil yang bisa ditutup buat kamu istirahat atau berlindung dari cuaca. Semoga perjalanan kalian lancar ya!"

Setelah mengucapkan terima kasih dan selamat tinggal pada Finn dan komunitas Elf lainnya, mereka naik kereta dan memulai perjalanan menuju Kerajaan Alderaan.

Kuda-kuda putih yang kuat menarik kereta dengan lincah, menjadikan perjalanan awalnya terasa cukup nyaman.

Setelah beberapa jam berkendara, matahari mulai muncul dan menerangi jalan yang mereka lalui.

Jalannya melewati hamparan padang rumput yang luas dan beberapa pepohonan yang rindang. Mereka duduk di luar kereta menikmati pemandangan yang indah.

Liam: "Kerajaan Alderaan itu seperti apa sih? Aku hanya pernah mendengar cerita tentangnya dari orang tuaku waktu kecil."

Lyra: "Itu kerajaan yang sangat besar dan ramai! Yang paling kerennya adalah semua jenis makhluk bisa tinggal bersama dengan damai – mulai dari Manusia, Elf, Dark Elf, Beast, sampai Demon juga ada yang tinggal di sana."

Naomi: "Serius? Demon juga bisa tinggal di sana? Aku kira mereka lebih suka tinggal di wilayah sendiri aja."

Stella: "Beberapa Demon memang memilih tinggal di kerajaan karena ada banyak kesempatan kerja dan juga untuk belajar. Di sana tidak ada diskriminasi antar ras – asalkan kamu taati peraturan saja."

Liam: "Keren banget ya. Kalau semua tempat bisa seperti itu, mungkin benua ini tidak akan ada masalah seperti Awan Gelap."

Lyra: "Ya memang. Raja Alderaan yang sekarang sangat memperjuangkan persatuan antar ras. Dia bilang bahwa hanya dengan bekerja sama kita bisa menghadapi segala tantangan."

Mereka berbicara tentang berbagai hal – mulai dari makanan khas kerajaan, tempat-tempat menarik yang harus dikunjungi, sampai cerita tentang bagaimana kerajaan itu bisa berdiri kokoh selama ribuan tahun.

Naomi: "Eh, kamu tahu nggak? Denger-denger di kerajaan ada pasar malam yang sangat besar! Banyak makanan enak dan juga permainan yang seru!"

Stella: "Aku lebih tertarik dengan pusat perdagangan barang langka di sana. Mungkin aku bisa menemukan batu unik yang belum pernah aku temui sebelumnya."

Liam: "Aku ingin pergi ke perpustakaan kerajaan. Kalau di komunitas Elf saja kita menemukan banyak informasi penting, mungkin di sana ada lebih banyak lagi."

Tiba-tiba, kuda-kuda yang menarik kereta mulai menjadi gelisah. Mereka menghentak-hentakkan kaki dan mengerang dengan suara khawatir.

Lyra: "Ada sesuatu yang salah. Kuda biasanya tidak akan seperti ini kalau tidak ada bahaya."

Sebelum mereka bisa bereaksi, seekor singa buas dengan bulu berwarna hitam pekat dan mata merah menyala muncul dari balik semak-semak.

Di belakangnya ada tiga serigala buas yang juga terlihat terinfeksi energi gelap.

Naomi: "Hewan buas yang terinfeksi Awan Gelap!"

Stella: "Mereka sudah kehilangan kendali diri! Kita harus mengusir mereka tapi jangan membunuh mereka kalau bisa."

Singa itu melompat ke arah kereta dengan cepat. Liam segera berdiri dan menarik energi tanah dari sekitar untuk membentuk perisai tebal di depan kereta.

Liam: "Kalian siapkan diri! Kita harus bekerja sama!"

Lyra mengambil busurnya dan menembakkan anak panah yang sudah diberi energi alam – anak panahnya tidak melukai singa, tapi hanya membuatnya terpental dan sedikit pingsan.

Stella melompat keluar dari kereta dan menggunakan dual belatinya untuk memotong energi gelap yang mengelilingi serigala-serigala itu.

Sementara itu, Naomi turun dari kereta dan menghadapi singa dengan sarung tinju apinya yang menyala – tapi bukan api yang menyala besar, melainkan api hangat yang bisa membantu membersihkan energi gelap.

Naomi: "Kamu bukan musuh kami! Biarkan aku bantu kamu!"

Dengan gerakan yang cepat namun lembut, Naomi menyentuh tubuh singa dengan tinjunya yang menyala api hangat. Energi gelap yang mengendalikannya mulai perlahan menghilang, dan warna bulu singa kembali menjadi oranye keemasan seperti biasanya.

Di sisi lain, Stella juga berhasil membersihkan energi gelap dari serigala-serigala itu.

Para serigala-serigala itu melihat kelompok manusia dengan tatapan sedikit bingung lalu perlahan pergi kembali ke hutan.

Liam: "Fiuh akhirnya... kita berhasil mengusir mereka tanpa harus menyakiti mereka parah."

Lyra: "Itu karena kita bekerja sama dengan baik. Seperti yang kita pelajari di komunitas Elf – kita harus menghormati semua makhluk hidup."

Stella: "Tapi ini juga menunjukkan bahwa dampak Awan Gelap sudah menyebar sangat luas. Bahkan sampai ke jalur yang biasanya aman seperti ini."

Setelahnya, mereka memutuskan untuk berhenti sejenak di sebuah tempat terbuka yang aman untuk istirahat dan memeriksa kondisi kereta serta kuda-kuda.

Lyra membersihkan luka kecil pada kaki salah satu kuda dengan ramuan obat yang dia bawa.

Liam: "Kau bilang Kerajaan Alderaan adalah tempat di mana semua ras bisa hidup bersama. Apakah benar-benar tidak ada masalah sama sekali di sana?"

Lyra: "Tentu saja ada masalah kecil-kecilan saja. Tapi pemerintah kerajaan selalu berusaha menyelesaikannya dengan cara yang damai. Misalnya ada beberapa kelompok yang tidak setuju dengan persatuan antar ras, tapi mereka hanya sedikit dan tidak pernah melakukan hal yang berbahaya."

Stella: "Di sana juga ada pusat pelatihan untuk orang yang bisa mengendalikan elemen alam. Banyak orang dari berbagai ras belajar di sana bersama-sama."

Naomi: "Wah keren banget! Kalau begitu kita bisa belajar banyak hal baru di sana juga ya?"

Liam: "Ya. Dan mungkin kita bisa menemukan teman baru yang mau bergabung dengan kita dalam perjuangan untuk menghentikan Awan Gelap."

Setelah kuda-kuda merasa lebih baik dan mereka sudah cukup beristirahat, mereka melanjutkan perjalanan.

Saat matahari mulai merunduk ke ufuk barat, mereka melihatnya – benteng besar Kerajaan Alderaan yang menjulang tinggi dengan menara-menara yang indah dan bendera yang berkibar dengan simbol pedang yang sama dengan yang dikenalnya Liam.

Liam: "Itu dia... Kerajaan Alderaan."

Lyra: "Kita akan sampai sebelum malam hari tiba. Siap rasanya untuk melihat kerajaan yang luar biasa ini?"

Mereka semua mengangguk dengan senyum, meskipun lelah dari perjalanan dan serangan hewan buas.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!