NovelToon NovelToon
Pesona Si Kembar 2 (Cinta Tersembunyi Di Balik Gerbang Kampus)

Pesona Si Kembar 2 (Cinta Tersembunyi Di Balik Gerbang Kampus)

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Crazy Rich/Konglomerat / Teen School/College
Popularitas:59.4k
Nilai: 5
Nama Author: eli_wi

Lanjutan dari "Pesona Si Kembar (Ada Cerita Di Balik Gerbang Sekolah)"

Rachel dan Ronand menapaki jenjang pendidikan kuliah. Jurusan yang mereka ambil pun berbeda. Ronand dengan sifat serius dan sikap misteriusnya membuat banyak orang penasaran. Sedangkan Rachel, dengan gaya selengekannya namun selalu mencengangkan tentang prestasinya.

Di balik gerbang kampus, mereka mengukir cerita yang baru. Dimulai dari kekeluargaan, persahabatan, dan percintaan yang rumit. Semua akan menjadi satu padu dalam cerita ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon eli_wi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kesibukan Pagi

Bangun...

Bangun...

Mika...

Rachel...

Bangun...

"Suala cempleng siapa itu? Ndak enak sekali dengalnya," gumam seorang bocah cilik yang masih memejamkan matanya dalam pelukan Ontynya. Bahkan bocah cilik itu mencoba menutupi kedua telinganya dengan tangan.

Dia adalah Mika yang pagi ini seharusnya sudah bersiap sekolah, begitu juga dengan Rachel. Gadis remaja itu malah sama sekali tak terganggu dengan suara teriakan dari luar kamarnya. Rachel sudah sembuh dari demamnya yang kemudian kembali ke rumah Oma dan Opanya. Hari ini Rachel dijadwalkan akan berkuliah untuk pertama kalinya setelah OSPEK.

Bukannya bangun, dua perempuan berbeda usia itu malah tambah menarik selimut dan tidur lagi. Mika yang tak suka sekolah, memang sering bolos. Sedangkan Rachel, saat SMA sering bolos juga. Entah... Saat kuliah ini, dia akan bolos seperti waktu SMA atau tidak. Namun jika dilihat sampai jam 7 ini belum bangun, sepertinya Rachel akan sering terlambat.

Klek... Klek...

"Onty, sepeltinya ada maling mau buka pintu kamal kita. Kita halus siapkan sapu dan panci," ucap Mika membuatnya semakin mengeratkan pelukannya pada Rachel. Apalagi Mika mendengar suara pintu yang ingin dibuka dari luar. Ia menyuruh Rachel bersiap namun Mika sendiri malah tambah lelap dalam tidurnya.

"Biarkan saja. Emangnya maling bisa ambil apa di rumah ini? Duit aja semua taruhnya di brankas dan harus masukkan pin. Mau ambil TV, nggak bisa. Ada sensor sidik jari di kabelnya. Kalau nggak sesuai, kesetrum dia." ucap Rachel menjawab pertanyaan Mika dengan setengah sadar.

"Ayo tidur lagi. Masih jam 12 malam ini," lanjutnya dan diangguki kepala oleh Mika.

Ceklek...

Astaga...

"Oma udah teriak-teriak dari tadi, kalian malah masih molor begini. Ayo bangun kalian semua atau Oma guyur kalian pakai air comberan" seru Mama Martha yang berhasil masuk ke kamar Rachel dengan kunci cadangan. Mama Martha tak habis pikir dengan keduanya. Perempuan tapi sangat malas bangun pagi.

"Masih tengah malam ini, nenet dayung." ucap Mika semakin menyembunyikan wajahnya pada lengan Rachel.

"Tengah malam darimananya? Ini udah siang. Bahkan matahari aja udah nggak malu-malu menunjukkan pesonanya," omel Mama Martha yang rasanya ingin menjewer telinga keduanya.

Krek... Krek...

Mama Martha membuka semua gorden yang menutupi jendela kamar Rachel, terutama area balkon. Seketika cahaya matahari yang terang benderang menyinari wajah kedua perempuan berbeda usia itu. Keduanya segera saja membuka mata saat menyadari bahwa hari telah siang. Di samping tempat tidur, Mama Martha berkacak pinggang dengan tatapan menyala.

"Apa? Bilang masih tengah malam padahal matahari udah bikin panas bumi. Bisa-bisa Oma darah tinggi, setiap hari harus bangunin kalian buat sekolah dan kuliah." seru Mama Martha membuat keduanya hanya bisa cengengesan.

"Achel kuliah siang, Nenek gayung. Jadi berangkatnya siang nanti setelah jam 12," ucap Rachel memberikan alasan. Padahal Rachel sendiri tak tahu mengenai jadwal kuliahnya hari ini.

"Alasan saja kamu itu, Rachel. Susan udah nungguin kamu dari tadi dan bilang kalau ada jadwal kuliah pagi ini. Emang ya... Hiiihhhh..." seru Mama Martha begitu geregetan dengan alasan yang dibuat oleh Rachel. Bahkan saat ia mengatakan bahwa Susan berada di rumah ini, Rachel masih terlihat santai.

"Ayo Mika sekolah. Jangan bolos terus. Rugi itu Mama dan Papamu bayar mahal-mahal kalau kamu malas sekolah," lanjutnya sambil menggendong Mika dengan paksa.

"Malas kali sekolah. Ndak ada teman lho Mika ini di sana. Nanti nenet dayung yang temani Mika ya. Kalau ndak, Mika diam-diam ke kantin saja. Mika belajalnya di kantin," ucap Mika yang kini menempelkan kepalanya pada bahu Mama Martha saat digendong.

"Di kantin belajar apa, Mika? Astaga..." tanya Mama Martha sambil berjalan keluar dari kamar Rachel.

"Belajal itung uang kembalian jajan," ucap Mika dengan polosnya. Mama Martha mendengus sebal dan memilih untuk tidak menggubris ucapan Mika lagi.

Sedangkan Rachel, dia masih mengumpulkan nyawanya. Susan berada di rumahnya? Padahal kemarin Susan sama sekali tidak mengabari akan menjemputnya hari ini. Saat akan bertanya lebih lanjut, Mama Martha sudah pergi sambil membawa Mika. Beruntung badan Mama Martha masih kuat menggendong bocah cilik itu. Tak ingin membuat Susan menunggu terlalu lama, Rachel segera masuk kamar mandi untuk membersihkan diri dan bersiap.

Tumben banget itu orang satu semangat buat kuliah.

Ah... Lupa. Kan dia tinggal sama Abang Onand, pasti disuruh bangun pagi dan rajin kuliah. Perubahan yang sangat luar biasa,

Lucu kali, Ucan udah jadi istri Abang. Perasaan dulu masih suka main comberan, sekarang udah jadi istri orang.

***

"Kita berangkat kuliah pakai apa? Naik mobil?" tanya Rachel pada Susan yang asyik bermain dengan ponselnya di ruang keluarga.

"Naik angkot," jawab Susan dengan asal.

Sepertinya seru juga kalau naik angkot,

Eh...

Niat hati Susan ingin bercanda, namun ditanggapi serius oleh Rachel. Keduanya belum lancar mengendarai mobil, sehingga harus mencari cara agar bisa berangkat ke kampus. Menggunakan motor? Rachel malas, pasalnya tidak bisa bergantian dengan Susan. Perempuan itu tidak bisa menaiki sepeda motor. Naik sepeda? Tidak mungkin. Ban sepedanya belum diganti.

"Ada mobil dan sopir, kenapa kalian bingung? Menyusahkan diri sendiri aja sih," ceplos Mama Martha yang mendengar obrolan keduanya. Di sampingnya ada Mika yang digandeng tangannya oleh Mama Martha.

"Benal, ngapain halus naik angkot? Ada mobil di galasi itu banyak kali," ucap Mika yang sudah rapi dengan seragam sekolahnya.

"Biar beda. Bosan naik mobil mewah terus," ucap Rachel dengan santainya.

"Ayo kita naik angkot. Onty sekalian antar kamu sekolah," lanjutnya mengajak Mika ikut berpetualang.

"Sembalangan Onty ini. Telambat nanti Mika," seru Mika menolak usulan dari Rachel.

"Nggak lihat jam ya kamu, kurcaci cadel. Ini aja udah terlambat kok," ucap Rachel sambil menunjuk jam dinding yang terpasang.

Mika hanya bisa cengengesan mendengar ucapan Rachel. Banyak sekali drama pagi itu yang dibuat oleh Mika, sehingga terlambat berangkat sekolah. Namun ia juga tidak mau naik angkot, bisa tambah terlambat karena harus menunggu dulu. Mama Martha segera membawa Mika pergi dengan sopir yang sudah bersiap.

"Ayo ikut mobil Mika aja. Kita juga udah telat," ucap Susan yang langsung menyeret tangan Rachel.

"Nggak jadi kita pakai angkot? Pengalaman baru lho," seru Rachel saat Susan menariknya.

"Nggak. Keburu terlambat. Lagian tadi aku cuma bercanda," ucap Susan.

Seharusnya kita naik angkot aja sih. Seru lho, pakai angin sepoy-sepoy.

Kaya udah pernah naik angkot aja,

Belum sih. Makanya aku pengen ngerasain,

Besok aja kapan-kapan. Lagian kita nggak punya uang cash buat bayar angkot,

Eh... Iya, benar juga.

1
ririen handayani
goodddd 👍👍👍👍👍👍
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣 cerdas👍👍👍
ririen handayani
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣 dasar si julian
ririen handayani
😄😄😄😄😄
Atik Kiswati
jaman skrg jangan polos2 bgt....kesannya mlh jadi blo on bin oon entar......
muhammad ibnuarfan
gak suka nya di sini tu...Chiara terlalu bodoh jadi emak...insting keibuan nya gak tajam sama sekali...boleh positif thinking...tapi juga harus waspada dong...😤
Sani Srimulyani
wow pasti kali ini ronand yang bergerak.
Atik Kiswati
next....
Sani Srimulyani
lucu juga kalo denger ronand debat sama papa Julian, pasti ujung2nya papa Julian yang kena.....
Atik Kiswati
lnjt.....
Ita Xiaomi
Auto sawan😁
Keinara Leticia
baca ulang karena akun hilang🫣🫠
Ayudya
mang kalau keturunan papa dullian ga kaleng kaleng 🤣🤣🤣🤣kalau suruh jail🤣🤣🤣🤣
black secret
next
Atik Kiswati
mangkanya jadi dosen jangan songong....
tia
lanjut thor
Sani Srimulyani
waaahhh ada yang cari perkara nih orang.....
Healer
Lucky dtg ke kampus k utk berjumpa dgn Achel??
Atik Kiswati
nah...lho.....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!