NovelToon NovelToon
Celia

Celia

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Cintamanis / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:861k
Nilai: 5
Nama Author: MeeGorjes

Sejak kecil Celia selalu dilimpahi cinta dalam keluarganya. Sehingga ia rasakan proteksi yang berlebihan dari ayah serta yang lainnya hingga ia sulit untuk menemukan pasangannya.

Pada akhirnya Celia jatuh cinta pada lelaki yang merupakan teman kecilnya. Karena jarak yang terpisah jauh dan hubungan masa lalu yang kompleks antara orangtuanya dan juga orang tua Collin menjadikan ia harus rela melakukan hubungan cinta itu secara diam-diam.

Apa yang terjadi jika ayahnya menentang hubungan itu dan menyediakan calon lain sebagai suaminya ?

Ini hanya cerita 2 manusia yang memperjuangkan cinta mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MeeGorjes, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Im Nothing Without You

Selamat Membaca ♥️

"Collin....," bisik Celia lirih dalam pelukan lelaki itu.

"Princess Celia.... aku datang untukmu," balasnya seraya mengeratkan pelukannya.

Pecahlah tangis Celia dalam pelukan lelaki yang sangat dicintainya itu. Padahal ia sudah berusaha untuk menahannya dan sudah juga memutuskan untuk tidak berhubungan lagi dengannya tapi ternyata hati tak bisa dibohongi. Celia merasa begitu bahagia bisa berada dalam pelukan Collin saat ini dan berharap dunianya berhenti saja agar ia bisa berada dalam pelukan kekasih hati untuk selamanya.

Celia tenggelamkan dirinya pada dekapan lelaki itu. Menghirup rakus aroma maskulin yang sangat memabukkan, menempelkan pipinya di dada Collin dan mendengarkan debaran jantungnya. Rasanya bagaikan mimpi, tak menyangka ia dapat menyentuh dan memeluk erat Collin seperti ini. Rasa cinta dan rindu yang membuncah akhirnya tersampaikan juga. "Collin... hiks... hiks.... Collin...," tak ada kata-kata yang mampu Celia ucapkan selain memanggil nama lelaki itu dengan lirih.

Collin pun melakukan hal yang sama, memeluk erat dan mencium puncak kepala Celia berulang kali seolah tak percaya jika perempuan dalam dekapannya ini nyata. Ia memejamkan mata menikmati semua, dan sangat takut jika ia membuka mata maka Celia akan hilang dari hadapannya. Tapi ketika ia mendengar Celia menyebutkan namanya berulang kali Collin rasakan hangat dalam dadanya. Ia merasa bahagia luar biasa. "Aku di sini sayang... aku di sini untukmu...," bisik Collin tanpa melepaskan belitan tangannya.

Sadar berada di tempat parkir perusahaannya sendiri membuat Celia berpikir jika terus berada di sana akan sangat berbahaya. Ia takut kedua sepupunya atau lebih tepat pengawalnya akan memergoki mereka berdua dan Collin bisa celaka. Celia pun menguraikan pelukan mereka.

"sebaiknya kita pergi dari sini," ucap Celia seraya menatap mata Collin dalam.

"tapi aku masih ingin bertemu denganmu, please....,"

timpal Collin dengan penuh mohon.

"Iya, kita akan berbicara di suatu tempat tapi bukan disini. Mobilmu di mana ?"

Collin pun meraih jemari Celia den menggenggamnya erat seolah takut kehilangannya, sedangkan Celia berjalan mengekori Collin dengan kepala tertunduk berharap tak seorangpun melihatnya. Mereka berjalan menuju mobil Collin yang terparkir.

***

Disinilah sekarang keduanya berada, di sebuah kedai kopi ternama yang letaknya cukup jauh dari kantor Celia. Mereka duduk saling berhadapan tanpa bisa mengalihkan pandangannya satu sama lain seolah rasa rindu yang mereka ungkapkan belum juga usai.

"Bagaimana kamu tahu bahwa itu aku ?" tanya Celia. Mereka tak pernah bertemu secara langsung, dan tak jarang Celia menggunakan filter kamera saat mengirimkan photo atau sekedar melakukan panggilan video.

Collin tersenyum mendengar pertanyaan yang Celia berikan padanya. "Aku terlalu sering memikirkan kamu," jawab Collin.

"Aku memikirkan kamu di setiap pagi ketika pertama kali aku membuka mata, aku juga memikirkanmu di penghujung hari, tepat sebelum aku tidur dan di siang hari di antara semua kegiatan yang aku lakukan. itu kamu... selalu kamu yang aku pikirkan. Jadi bagaimana mungkin aku tak tahu dirimu," jelas Collin tanpa mengalihkan pandangannya sama sekali pada Celia yang kini mulai terlihat salah tingkah

"Dan apakah kamu kecewa dengan apa yang kamu lihat sekarang ini ? aku tak secantik dengan yang ditampilkan di akun sosial mediaku," tanya Celia sembari mengaduk kopi hangat yang berada dalam cangkir. Ia melakukan itu untuk menghilangkan rasa gugupnya.

Collin mengulum senyum sambil menggelengkan kepalanya pelan. "Bagaimana aku bisa kecewa jika kamu ternyata lebih cantik dari yang pernah aku bayangkan," jawabnya tanpa berbohong.

Collin ingat bagaimana pertama kali ia melihat Celia tadi, jantung nya langsung berdebar menggila dan jemarinya gemetar saat ia beranikan diri untuk menyentuh halus pundak Celia. Bagaikan ingin menyentuh suatu berlian yang sangat berharga, ia takut-takut untuk menyentuhnya tapi di sisi lain sangat ingin melakukannya.

"Kamu berlebihan," sahut Celia dengan pipinya yang merona.

"Tidak, aku mengatakan yang sesungguhnya dan kamu pun pasti tahu jika aku sangat tak pandai merayu," timpal Collin dan Celia pun setuju.

Dekat dengan Collin selama 2 tahun terakhir ini, Celia tahu jika Collin tak pandai merangkai kata manis penuh rayu.

Celia tatapi wajah lelaki yang sangat dicintainya itu, sudah 3 hari ia hidup dalam penderitaan dan berjuang hebat untuk melupakan tapi kini Collin datang menemuinya membuat hatinya semakin sulit saja untuk bisa melanjutkan. "Kenapa kamu datang kesini? bukankah aku sudah menulis kan pesan untuk mu ?" tanya Celia pada akhirnya ia menyinggung soal perpisahan mereka.

"Setiap malam, setiap aku menutup mata, aku selalu berharap masih ada dalam perasaan cintamu,"

"Tapi semuanya telah berakhir, kita tidak ditakdirkan untuk bersama," potong Celia.

Collin menarik nafas dalam, walaupun sakit tapi ia masih bertahan di sana. "Kenapa semuanya harus berakhir ?" tanya Collin dengan menahan rasa sakitnya.

"Sudah ku katakan, aku tak bisa menjelaskan alasannya tapi percayalah bahwa hubungan kita tak akan pernah bisa bersatu. Kita tidak ditakdirkan untuk bersama. Conta yang kita miliki tak ada artinya," jawab Celia dengan perasaan yang sama sakitnya. Ia harus mengatakan kata-kata yang menyakitkan hati lelaki yang paling dicintainya itu padahal dil dalam hatinya Celia merasa ngilu luar biasa saat mengatakannya.

"Apa orangtuamu tahu tentang hubungan kita ? apa om Fabian melarang kamu untuk menemui aku ?" tanya Collin beruntun tapi Celia menggelengkan kepalanya pelan sebagai jawaban.

Fabian tak melarang hubungan mereka, karena ia tak tahu. Tapi Celia yakin jika Daddy nya itu tak akan memberikan restu pada cinta mereka, mengingat bagaimana Fabian menyebutkan Papa Collin sebagai lelaki sialan yang menjadi bagian dari masa lalunya.

Collin kembali tatapi wajah Celia penuh tanda tanya, ia menelan ludahnya paksa karena rasa takut tengah menguasai dirinya saat ini. "A-apa karena kamu telah jatuh cinta pada lelaki lain ? A-apakah kamu telah memiliki kekasih yang baru ?" tanya Collin dengan suaranya yang bergetar.

"Tidak !" jawab Celia dengan spontan. " Aku tak meninggalkanmu karena lelaki lain." lanjutnya tak terima dengan pertanyaan yang Collin lontarkan.

"lalu apa ? katakan padaku apa alasannya agar aku mengerti !" desak Collin.

"Apakah karena kamu sudah tak mencintai aku ?" tanya Collin seraya membawa jemari Celia pada genggamannya.

Dada Celia berdegup kencang karena Collin menuntut penjelasan darinya dan rasanya ia tak siap untuk menjelaskan semua. Ia tak bisa mengatakan pada Collin bahwa dirinya lebih memilih kebahagiaan Fabian diatas segalanya.

"Katakan sayang, apakah kamu sudah tidak mencintai aku lagi ?" Mata Collin sudah mengembun ketika ia bertanya seperti itu, sedangkan Celia sudah dari tadi menumpahkan air matanya.

"Jika aku mengatakan bahwa aku sudah tidak mencintaimu lagi apakah kamu bisa menerima perpisahan ini ?" Celia malah balik bertanya dan Collin langsung menggelengkan kepalanya pelan.

"Jika kamu mengatakan sudah tak mencintaiku lagi, aku akan membuatmu kembali jatuh cinta padaku lagi. Jika karena masa lalu orang tua kita, maka aku akan berusaha untuk mengambil hati Mommy dan Daddy mu karena papa ku sudah bisa menerima kenyataan bahwa anaknya sangat jatuh cinta pada seorang Celia, dan jika karena ada laki-laki lain, aku akan merebutmu darinya. Aku akan berjuang untukmu, untuk cinta kita... Hanya kamu yang aku inginkan dalam hidup ini. Kamu satu-satunya yang tak bisa aku kehilangan, karena aku tak ada apa-apanya tanpamu... im nothing without you," Jawab Collin tanpa bisa menahan laju air matanya yang terlanjur jatuh.

to be continued ♥️

thanks for reading

maaf baru update lagi.

1
This Is Me
Kaya nya yg harus ke psikiater tuh daddy Fabian deh
Mandha Bawell
seharusnya dari awal gini datang kerumah celia bicara sama ortunya bukan malah ajak celia ketemu diam" pada malam hari
Mandha Bawell
bukan nya deketin ortunya, ini malah ajak anaknya kluar malam" sebelum ketemu ortunya, udah salah langka duluan.
Puspitasari Tiara
yg judulnya terikat dusta
Melarusi Rusi
aaaaaa
This Is Me
Cerita dokter Jamie di novel yg judulnya apa ya?
aira aira
bagus
Katherina Ajawaila
bagus thour ceritanya. sukses dan semangat y
Katherina Ajawaila
Collin mau ngalahin mertua y
Katherina Ajawaila
Collin pasti langsung tanya dokter kandungan
Katherina Ajawaila
ngk diam juga Celia baru sekali keluar dr Indonesia loh
Katherina Ajawaila
itu mm sambung nya Colin y
Katherina Ajawaila
sakit Jiwa Rian
Katherina Ajawaila
mertua edan, masa begituan harus di cerita in. otak nya gesrek
Katherina Ajawaila
ribet Febian, kaya ngk pernah ngerasain, udh tua aja msh tetap minta jatah 🤭🤭🤭
Katherina Ajawaila
kuat juga y Collin tahan nya udh ada tempat buat salurin tapi tetap bertahan. hebat keren😜😜😜
Katherina Ajawaila
dady posesif amat. ribet
Katherina Ajawaila
bagus tapi banyak tegang nya thour, maaf y
Katherina Ajawaila
Renata jadi ibu juga plinplan. dulu aja udh punya kel msh aja nyosor sm dr Jimmi🤭🤭🤭
Katherina Ajawaila
Fabian dady apa, dulu aja mau ceraiin istri. udh tua tapi ngk tau tempat kasmaran di meja makan. apa pantes
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!