NovelToon NovelToon
Cinta Untuk CINDERELLA

Cinta Untuk CINDERELLA

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / CEO / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:276.6k
Nilai: 5
Nama Author: El Viena2106

Tak pernah mendapatkan cinta dari siapapun termasuk ibu kandungnya, Cinderella Anesya seorang gadis yang biasa di sapa Ella itu berharap ada setitik cinta dari tunangannya.

Sayangnya pria yang menjadi tunangannya itu tak pernah menganggapnya ada dan lebih cenderung pada adik tirinya yang selama ini selalu di sayang oleh keluarganya.

Merasa ketulusannya di khianati, Ella akhirnya menerima pinangan pria yang selama ini diam-diam mencintainya..

Akankah hidupnya berubah setelah bersama pria itu? Atau justru sebaliknya??
•••••
"Berjanjilah untuk selalu mencintaiku.." Cinderella Anesya

"Aku akan selalu mencintaimu, Baik sekarang, Nanti dan selamanya.." Davin Anggara Sanjaya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon El Viena2106, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kamu Milikku Seutuhnya Malam Ini

Bab ini mengandung adegan dewasa 18+. Hati-hati dalam memilih bacaan, Tidak di perkenankan di baca anak di bawah umur..❌️

...°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°...

"Tolong jangan menolak lagi Mas.. Tolong Izinkan aku menjadi istrimu seutuhnya.." Ucap Ella bersamaan dengan handuk Davin yang terjatuh ke lantai.

Ini adalah permintaan Ella yang mutlak. Bukan karena dia gatal terhadap lelaki atau sudah tidak tahan. Tapi semua adalah demi kewajibannya sebagai seorang istri.

Cinderella, Dia ikhlas lahir batin menyerahkan keseluruhan serta kesuciannya terhadap sang suami. Memberikan sebuah mahkota yang selama ini dia jaga secara mati-matian untuk sang suami, Dan pria yang telah menjadi suaminya itu adalah Davin seorang.

Sebuah mahkota yang Araka kira telah Ella serahkan secara cuma-cuma untuk pria lain. Namun malam ini, Ella ikhlas dan benar-benar ikhlas tanpa ada rasa keterpaksaan sedikit pun.

"Sayang.." Suara Davin mulai berat, Ayolah dia adalah pria normal dan sangat normal malah. Ella sendiri yang telah memancingnya. Dan setelah semua yang istrinya itu lakukan mana mungkin Davin menolak. Yang ada akan menjadi sebuah bomerang untuk dia sendiri.

"Maaf, Untuk kali ini Mas tidak bisa menolak sayang.." Ucap Davin yang langsung mendaratkan bibirnya pada sang istri. Mungkin ini adalah pengalaman pertama bagi Davin, Tapi seperti kata tadi dia adalah pria normal yang telah dewasa. Di pancing seperti itu jelas ha-sratnya sebagai lelaki tak bisa di pertahankan.

Hal seperti itu tidak perlu belajar dan tidak ada gurunya. Tentu saja nalurinya sebagai seorang pria sedang bekerja. Davin dengan lembut melu-mat bibir Ella namun debgan sedikit menggebu-gebu.

Ella yang awalnya masih kaku karena belum berpengalaman pun perlahan mulai belajar. Adegan seperti ini tidak mungkin di lakukan sekali akan tetapi akan di lakukan berkali-kali dalam hidup pasangan suami dan istri.

"Euummh.. Eeummmhhh" Semakin lama semakin panas dan tak tertahankan. Di tengah-tengah permainan tersebut Davin tak tinggal diam saja, Tangannya yang bebas itu bekerja mulai perlahan membuka pakaian tipis yang melekat di tubuh sang istri. Sepasang pengantin baru itu seolah menik-mati malam halal mereka malam ini.

Benar kata Dylan, Mumpung mereka dalam kondisi lelah malam ini akan lebih baik di lanjutkan saja rasa lelahnya.

Tanpa terasa tu-buh keduanya pun sudah sama-sama polos bak bayi baru lahir. Gaun malam yang di kenakan oleh Ella akhirnya telah hilang entah kemana. Nafas keduanya saling beradu dan membara satu sama lain, Bahkan Ella sampai tak mampu mengimbangi sang suami.

Ciu-man mereka terlepas, Davin mengangkat tubuh ramping Ella lalu merebahkannya di atas tempat tidur. Pria itu menarik selimut untuk menutupi setengah tubuh keduanya.

Davin kembali melanjutkan, Dia tak mau menyia-nyiakan malam yang paling indah ini. Begitupun dengan Ella yang takkan mundur. tak peduli meski dia yang meminta lebih dulu, Toh dia memintanya pada suami sendiri. Pada pria yang sah di agama, Negara dan Tuhannya.

"Eeeeeuuggghh.. " Tangan kekar itu menggenggam erat tangan Ella. Kakak dari Davina itu kini beralih menge-cup leher jenjang sang istri. Ella menggigit bibirnya merasakan sensasi yang sangat berbeda.

"Eeeeuuhhh..." Lenguh Ella ketika lehernya di esap kuat oleh pria yang berstatus suaminya itu. Rasa sakit, Bercampur dengan nik-mat mulai di rasakan oleh Ella sendiri.

Belum apa-apa nafas keduanya sudah terengah-engah. Ella mulai berkeringat, Matanya sayu menatap wajah tampan sang suami yang sejak tadi matanya tak lepas menatapnya.

"Mas lanjut ya?" Ella mengangguk, Davin tentu saja tersenyum senang dan..

"Maasshhhh..." Tubuh Ella menggeliat bak cacing kepanasan saat mulut Davin mulai beralih menyesap boba buah kembar milik Ella. Sebelah tangan pria itu memilin ujung buah kembarnya membuat Ella sungguh benar-benar tidak tahan.

"Mas.. Maash Davinnhh..." Ella membusungkan dada, Nafasnya semakin tidak teratur..

Masih kurang puas, Davin beralih menye-sap boba yang satunya. Nafas Ella naik turun, Kepalanya menggeleng cepat. Cukup dia sudah tidak tahan..

"Mas.. Cu.. Cukup.." Davin tersenyum, Ia tahu Ella pasti menginginkan yang lebih.

"Mau lebih?" Ella mengangguk malu, Davin telah membuatnya terbang ke awang-awang hingga ia lupa segalanya masa iya harus putus di tengah jalan kan tidak lucu..

"Boleh Mas masuk? " Ella mengangguk lagi, Dia mulai pasrah saat ini. Putra sulung Daddy Nalendra itu mulai bersiap. Ella menelan salivanya susah payah ketika matanya tak lepas pada benda pusaka milik sang suami yang kini tengah tegak menantang di hadapannya.

"Kira-kira benda sebesar itu masuk?" Batin Ella antara yakin dan tidak yakin.

"Ella..

"La.. Lakukan lah Mas.." Dan detik itu juga Davin mulai bekerja.

"Eeuummhhh!!" Ella tersentak kaget ketika benda milik Davin mulai perlahan menerobos masuk pada miliknya. Kedua tangan Ella meremas ujung bantal dengan erat begitu intinya di bobol secara perlahan oleh sang suami.

"Apakah sakit?" Tanya Davin yang kembali terdiam. Milik keduanya telah menyatu dan tinggal melanjutkan ke babak selanjutnya.

"I..iya.." Jawab Ella. Sebelah tangan Davin terangkat mengusap air mata yang menetes dari sudut mata sang istri menggunakan ibu jarinya.

"Kalau sakit, Lebih baik Mas mundur sa...

"Jangan! Lanjutkan saja Mas.. Mungkin sakitnya cuma bentar kok.." Ucap Ella tak ingin membuat Davin kecewa. Meski sebenarnya sakit namun Ella telah berjanji pada diri sendiri kalau malam ini dia akan menyerahkan segalanya untuk sang suami.

"Kamu yakin?

"I.. Iya.." Davin menuruti keinginan Ella untuk melanjutkan kegiatan panas ini. Setelah sepenuhnya masuk, Davin terdiam sejenak untuk mengatur nafas. Milik Davin berkedut dan semua itu dapat di rasakan oleh Ella.

"Mas mulai ya.." Ella mengangguk, Dan mulai lah adegan panas tersebut. Davin dengan perlahan memompa tubuhnya di atas Ella yang kini tengah berada di bawahnya.

Wanita itu memejamkan matanya, Suara indah Ella membuat Davin semakin bersemangat. Rasa sakit yang awal-awal Ella rasakan kini sudah tidak lagi. Yang rasa sakit itu bercampur nik-mat yang luar biasa.

Dan malam ini, Wanita yang beruntung itu adalah seorang Cinderella Anesya. Banyak wanita luaran sana yang berlomba-lomba mencari perhatian demi bisa memikat hati seorang Davin Anggara Sanjaya. Sayangnya pria itu tidak tertarik dan lebih tertarik pada wanita yang sama sekali tak meliriknya.

...**************...

Davin masih terus bekerja, Lelahnya resepsi pun telah hilang berganti dengan semangat yang begitu membara.

"Eeeuugghh!!" Ella membusungkan dada dan mulai menegang, Begitupun Davin yang memejamkan mata seiring dengan sesuatu yang keluar dari dalam sana.

Ella menggigit bibirnya ketika sesuatu yang panas masuk ke dalam intinya. Dia yakin, Ini adalah kehidupan yang semoga segera tumbuh di rahimnya.

"Aaaaarrrrggghh! Ellaa!!" Davin mengerang berkali-kali sebelum pria itu akhirnya ambruk di atas tubuh sang istri.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

"Terima kasih sayang.. " Davin mengecup kening itu cukup lama sebelum pria itu berguling di samping sang istri. Ella tersenyum dengan tatapan sayu nya. Mungkin karena mulai lelah dan mengantuk.

"Aku lebih berterima kasih Mas.. Akhirnya malam ini aku telah menjadi istri yang sesungguhnya.." Davin ikut tersenyum, Dia menarik selimut hingga dada.

"Dan kamu telah menjadi milikku seutuhnya malam ini." Ella mengangkat kepalanya lalu bersandar di dada Davin. Sebelah tangannya terangkat memeluk tubuh tetap sang suami.

Tak lama, Ella tertidur dengan lelap. Mungkin karena rasa lelah dan kantuknya yang tak tertahan, Davin masih terjaga. Dia kecup berulang kali pucuk kepala sang istri dengan penuh kasih sayang.

Malam ini Davin telah berhasil membuka pertahan Ella yang wanita itu jaga selama ini. Bagaimana mungkin Araka berkata Ella tidak gadis lagi sementara malam ini ada Davin yang telah berhasil membobol gawang itu.

"Dasar pria bo-doh.." Davin kembali menatap wajah cantik sang istri. Dia adalah wanita yang setahun lalu telah menyelamatkannya saat kecelakaan dan dengan suka rela mendonorkan darah untuknya.

"Mungkin kita sudah di takdirkan untuk berjodoh sayang.. Dan sekarang Mas tidak akan pernah melepaskanmu. Kamu adalah milikku sekarang sampai nanti.. Dan aku akan selalu cinta kamu.." Usai mengatakan itu, Davin ikut memejamkan matanya dan terlelap.

Malam ini sepasang suami dan istri itu tidur dengan begitu nyenyaknya mungkin karena rasa lelah seharian di pesta resepsi. Terlebih semalam begadang menuntaskan nafkah batin.

Saking nyenyaknya dalam tidur, Davin dan Ella sampai kesiangan.

Davin bangun lebih dulu. Senyum pria itu terbit begitu ia membuka mata wajah cantik istrinya lah yang terpampang di hadapannya.

"Selamat pagi sayang..

Cup

Davin mengecup kening itu singkat, Ella hanya menggeliat dan kembali tenang. Davin terkekeh, Istrinya benar-benar lelah seperti nya. Davin bangkit, Dia menyingkap selimut hendak turun dari tempat tidur namun matanya menangkap sesuatu yang membuatnya sangat bangga. Matanya melihat sebuah darah yang menempel di sprei putih itu.

Davin menyentuhnya, Sekali lagi dia tersenyum lalu kembali menatap wajah polos sang istri yang masih terlelap itu.

"Seterusnya kamu akan hidup bahagia bersama ku sayang..

TBC

..... Tebak Araka sedang apa Guys...🤣

1
Teh Euis Tea
nyesel sampe ke jantung tuh si araka😁
@E𝆯⃟🚀BuNdAιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
Ambil hikmahnya, araka. setelah ini harus lebih cerdas.
Les Tary
bina tidak semua org pikirannya kyk kamu
Ebhot Dinni
penyesalan mu terlambat
Ita rahmawati
dengerin tuh araka apa yg nenek bilang
Ariany Sudjana
skak mat, kamu bodoh soalnya araka, kamu lebih percaya omongan si pelacur murahan itu daripada Ella. jadi terima saja konsekuensinya, itulah hukum tabur tuai, menyesal pasti ada di belakang, kalau di depan namanya pendaftaran 🤣🤣
Ita rahmawati
seperti kata orang² loh araka,,percaya diri itu baik tp sadar diri jauh lebih baik 🤣🤣
Evi alvian
biasa menyesal belakangan🤭 ingat araka kata" nenek cahya ada benarnya tuh dengerin..
Ita rahmawati
jalang kalo udah bgtu mah berarti
Ita rahmawati
walaupun kaya kalo utang mah ya utang lah ya vin
Sri Rahayu
betul itu kt nenek Cahya....kamu hrs berubah Araka....lanjut Thorr 😘😘😘
Ayudya
nyesel kan sekarang ke hilangan Ella kamu araka
Salim ah
🖕🖕😃😃😃🤣🤣 rasakan 😂😂
@E𝆯⃟🚀BuNdAιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
kePDanmu over dosis araka. makanya kena PLAK biar sadar... 🤣🤣🤣🤣
Ayudya
lah minta maaf mang kata maaf bisa buat Ella ga sakit lagi.dasar araka bego bin tolol🤣🤣🤣🤣
Sri Rahayu
😆😆😆🤪🤪🤪....kepedean jamy Araka ngira Ella msh mencintai mu...benar Davin dikasih kasih ini🖕ke kamu 🤪🤪🤪...lanjut Thorr 😘😘😘
Les Tary
ha ha ha kalah saing loe araka🤣
Risma Hye Chan
sudah aku vote yaa kak
Nice1808
hahaha araka menyesal setelah ella menikah dgn davin dan tiada cinta lagi😃😃
Evi alvian
ye kacian gigit jari dach dikira Ella masih cinta araka...huhuu pede yg ada kamu menyesal araka tela menyia"kan Ella dlu🤭😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!