NovelToon NovelToon
Mengejar Mantan Istri

Mengejar Mantan Istri

Status: tamat
Genre:Romantis / CEO / Contest / Fanfic / Tamat
Popularitas:849.5k
Nilai: 4.8
Nama Author: Ragazza Belle

Mila Hamid adalah seorang wanita cantik, lembut dan memiliki senyuman yang hangat. Ia juga seorang wanita yang sangat mencintai suaminya, Irsyad Mauza. Mila Hamid dan Irsyad Mauza menikah karena permintaan ibu dari Irsyad yang menderita kanker hati. Irsyad yang sebenarnya telah memiliki kekasih pun dengan patuh menuruti keinginan ibunya. Irsyad menceraikan Mila tepat setelah seminggu kematian ibunya. Pernikahan mereka hanya bertahan selama 6 bulan, dan selama itu Irsyad selalu memperlakukan Mila dengan sangat baik, namun Irsyad tidak pernah menyentuh istrinya itu.

Tepat di hari perceraiannya, Mila mengalami kecelakaan hingga membuat kaki kirinya lumpuh total. Setelah lima tahun berlalu, takdir kembali mempertemukan keduanya.

Akankah mereka bersatu kembali atau justru mereka kembali berpisah untuk kedua kalinya?

Buat yang penasaran seperti apa ceritanya, yuk ikuti kisah mereka disini 💕

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ragazza Belle, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kecelakaan

Mila keluar dari kantor pengadilan agama dengan wajah yang terlihat berantakan. Mata, bibir dan hidungnya terlihat memerah. Hingga beberapa orang terlihat memandanginya. Mila mengeluarkan ponsel dari dalam tasnya lalu mulai menelepon seseorang yang sudah lama menjadi sahabatnya, Yesi Amelia.

" Assalamu'alaikum" Ucap Mila dengan suara yang sedikit parau.

" Wa'alaikumsalam, bagaimana?" Tanya Yesi. Terdengar jeda beberapa detik hingga Yesi bisa mendengar isak tangis dari seberang telepon.

" Sudah....selesai hiks! hiks...!" Mila terisak pelan, terdengar isakan cukup lama hingga Mila tak sanggup berbicara. Yesi yang berada di seberang telepon pun ikut menangis. Ia hanya bisa bersabar mendengar kesedihan sahabatnya.

" Padahal aku sangat mencintainya hiks!..hiks!" Mila kembali berbicara masih dengan terisak.

" Bersabarlah Mila, ini semua cobaan untukmu. Allah tidak akan memberikan cobaan melebihi batas kemampuan hambanya. Bukankah dulu kau sering mengatakan hal ini saat aku sedang terpuruk" Ujar Yesi berusaha menenangkan sahabatnya. Yesi tahu Mila pasti sangat terpukul saat diceraikan oleh suami yang sangat dicintainya itu.

" Mila, kamu masih punya aku. Dan aku akan selalu menemanimu. Jadi berhentilah menangis." Ungkap Yesi

" Hm, berjanjilah setelah ini kau akan membantuku untuk melupakan pria itu." Mila mengusap air matanya lalu mengulas senyum tipis.

" Siap, kamu tenang saja serahkan pada ahlinya" Kekeh Yesi.

" Jangan tertawa, aku sedang bersedih" Protes Mila dengan suara yang sedikit manja.

" Ayo senyum dulu, biar nanti mama kasih permen buat kamu" Yesi berakting seolah-olah ia sedang membujuk anak kecilnya.

" Udah senyumnya. Sekarang jemput aku!" Mila berujar sembari tersenyum kecil.

" Siap tuan putri" Ujar Yesi dengan suara yang begitu bersemangat.

Setelah lima belas menit menunggu, akhirnya Yesi datang juga. Mila yang tadinya duduk di kursi langsung berdiri begitu melihat matic merah milik Yesi memasuki halaman kantor pengadilan agama.

" Tuan putri, kamu baik-baik saja?!" Pekik Yesi sambil berjalan tergesa-gesa.

" Berhentilah bercanda. Kamu membuatku malu saja" Mila mengerucutkan bibirnya sembari menepuk pelan lengan Yesi.

" Kamu malu? kalau begitu ayo cepat pergi dari sini sebelum ada banyak orang yang akan melihat kita." Yesi menarik tangan Mila dengan tergesa-gesa. Dengan tersenyum Mila melangkah bersama Yesi yang terlihat gagah sembari menarik tangannya.

Keduanya sudah berada di jalan raya dengan Yesi yang berada didepan membonceng Mila dengan raut wajah kesedihan yang masih jelas terlihat. Mila memejamkan matanya, menghirup udara sebanyak-banyaknya agar rasa sesak dalam hatinya hilang perlahan. Mila menyandarkan kepalanya di punggung Yesi.

" Jangan memikirkannya lagi"

" Aku akan mencobanya" Jawab Mila sedikit lesu.

" Iya kamu harus mencobanya Mila" Yesi mengangguk-anggukkan kepalanya.

Matahari bersinar dengan begitu terik, asap kendaraan menyatu dengan udara hingga membuat suasana di jalan semakin panas. Yesi mengendarai motornya dengan kecepatan sedang. Saat keduanya dalam perjalanan, mereka melihat sebuah mobil melaju dari arah depan. Mobil tersebut tampak oleng hingga Yesi yang lebih dulu melihatnya langsung memutar stang motornya mencoba menghindar. Tapi, semua sudah terlambat karena mobil tersebut sudah lebih dulu menabrak motor matic milik Yesi. Tubuh Yesi dan Mila terpental jauh hingga beberapa meter. Tubuh kedua terkapar di tengah jalan dengan kondisi yang mengenaskan.

" Ye-Yesi akh!" Gumam Mila memanggil Yesi dengan setengah sadar. Mila merasakan sakit di sekujur tubuhnya.

Tidak ada balasan, Mila hanya bisa melihat tubuh Yesi yang terkapar di depannya. Sebelum menutup matanya Mila masih bisa bergumam dalam hatinya.

Jangan pergi Yesi aku mohon! Aku mohon!

Perlahan mata Mila terpejam, ia merasakan kegelapan menyelimutinya. Rasa sakit yang luar biasa tak bisa lagi ia rasa. Beberapa orang menghampiri mereka, ada yang berusaha menolong ada juga yang hanya berteriak histeris.

Setiap musibah mengandung permata yang sangat berharga, tapi hanya orang-orang bersabarlah yang akan mendapatkannya. Mungkinkah Mila mendapatkan permatanya, setelah kejadian menyakitkan berkali-kali menimpanya?

Bersambung....

Jangan lupa vote dan komen jika kalian menyukai cerita ini😘

VISUAL: Mila Hamid dan Irsyad Mauza

*

1
sutiasih kasih
jdi ceritanya mila jdi serep buatmu ya irsyad....
kok enK bgt hidupmu.... km cmpakn mila demi mnikahi kekasih sundalmu itu...
setelah perempuan idamanmu berhianat... km pungut lgi si mila.. buat mngobati luka hatimu...
sutiasih kasih
km pikir mila itu patung tk punya hati & perasaan....
km cmpakan... setelah km hncurkn hati & harapannya.... dgn entengnya km ingin mila kmbali....
sutiasih kasih
msa iya setelah km ceraikn mila.... dn km mnikahi kekasih trcintamu... km msih kpikiran mila....
laki" kucing garong km irsyad😅😅
sutiasih kasih
km aneh irsyad..... tk mncitai mila... tp smpe saat ini mikirin mila...
bukankah kh km mncintai ibu dri ankmu.... 🤔🤔
Nur Aini
masa Alloh, cantik sekali,lisa
Nur Aini: masa Alloh Milan cantik sekali 😘🙏
total 1 replies
Endang Sulistia
bagus banget
Endang Sulistia
harusnya tahan dulu Mila...g usah ketemu Ama si irsad...si irsadnya jadi kepedean
Endang Sulistia
gpp Mila, biar tau si mantan sakit dan hancurnya Mila dulu...Ampe kehilangan sahabatnya
Endang Sulistia
semangat
Endang Sulistia
bagus Mila...
Nurliana Uteh
Kecewa
Nurliana Uteh
Buruk
Bunga Ros
km tu pergi aja muka kk km emang beber beber benci sama irsyad untuk temenmu itu
Bunga Ros
cewek kok g punya pendirian kuat gampang sekali memaafkan usah tau di sakiti.....
Ana Ana
Mila mengapa jadi wanita lemah.yang tegar mila.jangan hanya menangis.
Oh Dewi
Dicari: Naskah yang layak terbit untuk dijadikan buku.
Syarat dan ketentuan:
Sudah tamat dan Penulis belum di kontrak/sedang tidak terikat kontrak dengan penerbit manapun.

Jenis naskah yang dicari:
1. Novel;
2. Kumpulan Puisi;
3. Kumpulan Cerpen;
4. Naskah non Fiksi, dll.

Jika bersedia harap segera menghubungi saya via DM instagram (@dwafril) atau laman chat yang tersedia pada platform ini.

AE Publishing Cab. Gresik

*paling lambat 15 Agustus 2023
masukan kedua orang itu dalam penjara...cocok sekali tapi kenapa Irsyad menceraikan juga kekasih kesayangan nya wpun curang, sedangkan kedua²nya penjahat
sumber kejahatan semua dari Lisa tapi Irsyad menyokong semua perbuatan kekasih tercintanya yang akhirnya curang...hebat sekali
bodoh juga c mila ni, mudah sekali memaafkan..
Ran Aulia
👍👍👍👍👍

terimakasih author, ceritanya bagus , beda alur dgn yg lain 👍👍👍😍😍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!