NovelToon NovelToon
Bernafas Tanpamu

Bernafas Tanpamu

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Mengubah Takdir
Popularitas:515
Nilai: 5
Nama Author: Ra H Fadillah

Udara terasa berbeda hari itu lebih berat, lebih sunyi. Ia mengucapkan sebuah kalimat yang telah lama ia simpan, berharap waktu masih cukup untuk mendengarnya kembali.

Tak ada balasan.

Hanya diam yang terlalu lama untuk diabaikan.

Detik demi detik berlalu tanpa perubahan, seakan sesuatu telah bergeser tanpa bisa dikembalikan. Kata cinta itu menggantung, tidak jatuh, tidak pula sampai, meninggalkan pertanyaan yang tak terjawab.
Apakah kejujuran memang selalu datang terlambat?

Atau ada perasaan yang memang ditakdirkan untuk tak pernah didengar?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ra H Fadillah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

The Symphony of Humiliation

Dunia Liora Elowyn selalu sunyi, namun pagi ini, kesunyian itu terasa mencekik. Setelah kejadian di lobi kemarin, Liora pikir ia bisa kembali menjadi "hantu" di kantor firma akuntansinya. Ia salah. Karena bagi Leo Alexander Caelum, menghina seseorang tidak cukup hanya dilakukan sekali.

​"Liora, ikut saya ke gedung pusat Caelum sekarang," perintah Pak Baskara, manajernya, dengan nada yang tidak terbantahkan. "Tuan Leo meminta perwakilan dari tim audit kita untuk mengklarifikasi berkas yang kau jatuhkan kemarin. Dan dia secara spesifik menyebut namamu."

​Jantung Liora mencelos. Ia tahu ini bukan pertanda baik.

​Di ruang rapat utama Caelum Empire yang berdinding kaca transparan, Leo duduk di takhtanya sebuah kursi kulit yang tampak seperti singgasana. Di sekeliling meja panjang itu, duduk belasan jajaran direksi dan staf ahli. Semuanya berpakaian rapi, wangi, dan mahal.

​Liora masuk dengan langkah terseret. Ia mengenakan rok span lama dan kemeja yang sudah ia setrika berkali-kali agar terlihat layak. Saat ia masuk, semua percakapan terhenti. Bau parfum mahal di ruangan itu seolah menolak aroma sabun murah yang menguar dari tubuh Liora.

​"Jadi, ini 'ahli' yang kalian kirim?" Leo bersuara. Ia bahkan tidak menatap Liora, matanya tetap tertuju pada dokumen di depannya. "Seorang gadis yang bahkan tidak mampu membeli sepatu yang tidak berbunyi saat melangkah?"

​Beberapa orang di ruangan itu terkekeh pelan. Liora menunduk, tangannya meremas ujung kemejanya. "Ma-maaf, Tuan Leo. Saya di sini untuk menjelaskan bagian audit yang..."

​"Diam," potong Leo tajam. Ia mengangkat kepalanya, menatap Liora dengan tatapan merendahkan yang sangat pekat. "Aku tidak butuh penjelasan dari mulut yang mungkin belum sarapan karena tidak punya uang. Lihat berkas ini."

​Leo melempar map dokumen ke tengah meja. Map itu meluncur dan jatuh tepat di depan kaki Liora.

​"Ambil," perintah Leo datar.

​Liora membungkuk untuk mengambilnya. Saat ia berjongkok, ia menyadari semua mata tertuju pada lubang kecil di kaus kakinya yang sudah menipis. Rasa malu membakar pipinya hingga ke telinga.

​"Kau tahu, Liora?" Leo melanjutkan, suaranya terdengar seperti melodi kematian yang indah. "Aku benci segala sesuatu yang tidak sempurna. Dan keberadaanmu di ruangan ini adalah sebuah cacat.

​Leo berdiri, berjalan pelan mengitari meja hingga ia berada tepat di depan Liora yang masih berdiri gemetar. Leo mendekatkan wajahnya, menghirup udara di sekitar Liora dengan ekspresi jijik yang dibuat-buat.

​"Cantikmu itu sampah bagi orang-orang di sini. Kau pikir dengan wajah polos dan lesung pipi itu, kau bisa memikat seseorang untuk menyelamatkan hidupmu yang menyedihkan?" Leo tertawa pendek, sebuah tawa yang tidak sampai ke mata. "Di gedung ini, kecantikan tanpa uang hanyalah komoditas murahan. Kau tidak lebih dari sekadar pajangan rusak yang seharusnya sudah dibuang ke tempat pembuangan akhir."

​"Tuan... saya hanya ingin bekerja," bisik Liora, air matanya mulai mengalir tanpa bisa dibendung.

​"Bekerja?" Leo mencibir. Ia mengambil selembar uang seratus ribu dari sakunya, lalu menjatuhkannya ke lantai, tepat di atas sepatu butut Liora. "Itu untuk membeli harga dirimu yang baru. Oh, aku lupa. Uang segitu mungkin sudah bisa menghidupimu selama seminggu di kost sempitmu, bukan?"

​Seluruh ruangan tertawa. Tawa yang menghujam jantung Liora seperti ribuan jarum. Liora menatap uang itu, lalu menatap Leo. Pria itu menatapnya balik dengan kekosongan yang mengerikan. Leo tidak merasa bersalah; ia justru merasa puas melihat Liora hancur.

​"Keluar," usir Leo. "Dan jangan pernah tunjukkan wajah malangmu itu lagi di hadapanku. Bau kemiskinanmu mulai membuat kepalaku pening."

​Liora berbalik tanpa mengambil uang itu. Ia berlari keluar dari ruang rapat, mengabaikan panggilan manajernya. Ia terus berlari menyusuri koridor megah itu, menembus tatapan menghina dari setiap orang yang berpapasan dengannya.

​Sampai di tangga darurat yang sepi, Liora jatuh terduduk. Ia menutup mulutnya agar tangisnya tidak terdengar. Dada kakinya terasa sesak, seolah oksigen di dunia ini memang sudah diborong habis oleh orang-orang seperti Leo.

​Ia menyentuh pipinya, tempat di mana lesung pipinya biasanya muncul. Hari ini, ia membenci dirinya sendiri. Ia membenci kepolosannya. Dan yang paling menyakitkan, ia membenci kenyataan bahwa ia masih harus terus bernapas di dunia yang tidak pernah menginginkannya.

​"Leo Alexander Caelum tidak hanya mencuri kepercayaan dirinya; dia mencuri udara dari paru-paru Liora. Bagi pria itu, menghancurkan Liora adalah hiburan, namun bagi Liora, bertahan hidup adalah kutukan yang tidak kunjung berakhir."

1
brawijaya Viloid
Thorr update setiap harii bintang 6 untuk author 🥰🥰
Ra H Fadillah: "Wow, terima kasih atas rating bintang 5 nya 💞! 🙏 Rasanya senang banget ceritanya bisa menyentuh hati kamu. Kalau penasaran dengan kisah lain yang penuh emosi dan drama, aku baru saja merilis ‘Breathing Without You’. Siap-siap terbawa perasaan, ya!"
total 1 replies
Anonymous
mo nangiss bgt wajib baca sihh 😢
Anonymous
jgn ngagantung dong authro plis 😭
Anonymous
awas menyesal leo 🥺
Anonymous
seru bgt mo nangisss
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!