NovelToon NovelToon
Pengasuh Tiga Kembar Mesum

Pengasuh Tiga Kembar Mesum

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Karena Taruhan / Bad Boy / Cinta pada Pandangan Pertama / Harem / Enemy to Lovers / Nikah Kontrak
Popularitas:1.5k
Nilai: 5
Nama Author: Fitria callista

Qiara adalah anak yatim piatu yang selalu dimanfaatkan oleh pamannya. Hidupnya begitu menderita. Bahkan dirinya juga disuruh bekerja menjadi pelayan tiga badboy kembar yang akhirnya menjamah dirinya. Hidupnya penuh penderitaan, sejak ke dua orang tuanya meninggal. Dia harus bekerja mencukupi kebutuhannya. Namun akhirnya, ketiga kembar kaya raya itu jatuh cinta pada Qiara. Bahkan saling berebut untuk mendapatkan cintanya? Siapakah dari pada kembar yang bisa bersama dengan Qiara? Apakah Nolan? Apakah Natan? Apakah Noah?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fitria callista, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 32.

Namun, Noah malah semakin gelisah. Bahkan perasaannya begitu buruk akan Qiara, lantas ia melihat wajah Qiara dengan seksama.

"Kenapa pupil ke dua bola mata Qiara malah naik ke atas?" gumam Noah bingung.

"Apa jangan jangan sekarang ini, Qiara itu kejang?" Noah mulai panik.

"Apa yang harus aku lakukan? Apakah tidak apa apa aku itu memeluknya skin to skin. Agar tubuhnya menghangat," kata Noah nampak menimang nimang apa yang harus ia lakukan sekarang.

Akhirnya Noah pun melepaskan baju Qiara lagi. Lalu menempelkan dadanya Qiara pada dada miliknya sembari mengusap usap telapak tangan Qiara yang sudah sangat dingin.

"Ayo Qiara sadarlah!" Kata Noah, mati matian ia menahan hasrat nya yang memang sudah tidak terkontrol.

Sepuluh menit pun berlalu. Dan tubuh Qiara masih terasa dingin, walaupun tidak sedingin tadi.

"Qiara maafkan aku. Sekarang ini nyawamu lebih berharga. Dan ... Aku benar benar tidak punya pilihan lain lagi," kata Noah lalu membaringkan tubuh Qiara ke kursi samping nya. Noah pun melucuti semua kain yang menempel di tubuh Qiara.

Dan ... Akhirnya Noah yang ingin menolong untuk menghangatkan tubuh Qiara sekalian .... Melakukan hubungan layaknya suami istri di tengah hujan lebat. Bahkan kilat nampak terus menyambar.

Keadaan benar benar gelap gulita. Di tambah lagi, kaca milik Noah yang buram jika di lihat dari arah luar.

Noah pun mulai memasukkan miliknya pada milik Qiara yang masih sangat sangat sempit. Bahkan peluh, sekarang ini benar benar membanjiri wajahnya.

***

******

Dila nampak memandang mobil pacarnya yang mulai menghilang dari pandangannya.

"Noah ku mohon! Aku bisa menjelaskan semuanya pada mu," kata Dila lirih.

"Dila, lo itu cantik. Kenapa harus jadi murahan demi laki laki seperti Noah?"

"Ta - tapi," kilah Dila saat seorang laki laki menghampiri dirinya.

"Acara sudah hampir selesai, lebih baik kita bersenang senang di kamar yang gue sewa di hotel ini. Seperti apa yang kita lakukan tempo lalu, gue begitu kangen sama permainan lo itu," jelas laki laki yang merangkul tubuh Dila.

Noah telah melakukan hubungan terlarang pada Qiara sudah sebanyak dua kali. Awalnya ia melakukan itu agar tubuh Qiara menghangat. Namun, ntah kenapa ia malah seperti terangsang dan ingin melakukan lagi dan juga lagi.

Padahal sebelumnya, saat bersama dengan Dila. Beberapa kali Dila pacarnya itu memaksanya untuk melakukan hubungan terlarang itu. Namun, ia berusaha untuk menjaga kesucian pacarnya.

Tapi ntah kenapa? Sekarang ini Noah merasa akal sehatnya seakan menghilang.

Bahkan hasratnya yang menggebu gebu itu, sangat sulit untuk Noah kendalikan.

Bukan hanya untuk menghangatkan tubuh Qiara saja. Noah juga ingin sekali memuaskan sesuatu di dalam dirinya yang sekarang ini ingin meledak bahkan sulit untuk terkontrol.

Noah nampak mencium seluruh tubuh dan juga wajah Qiara berkali-kali, terkadang mencium bibir Qiara dengan sangat lembut. Rasa candu mulai merasuki hatinya, ia jadi kecanduan mencium Qiara.

"Kenapa wajahmu begitu cantik Qiara? Bahkan dalam keadaan tidak berdaya seperti ini, wajahmu tetap begitu memikat," gumam Noah dengan penuh kekaguman, ia tak bisa berhenti memandangi Qiara.

Saat Noah memeluk tubuh Qiara yang mulai terasa hangat, tiba-tiba Qiara membuka kedua kelopak matanya.

"Noah, terima kasih kamu sudah menyelamatkanku," kata Qiara dengan nafas tersengal-sengal.

Qiara yang sempat bermimpi di datangi oleh ke dua orang tuanya, meras bersyukur bisa kembali ke dunia ini.

Noah tersenyum bahagia melihat Qiara yang tidak menuduhnya berbuat hal buruk, ia tahu niat baik Noah.

"Maafkan aku Qiara, aku benar-benar terpaksa. Aku tidak ada niat untuk merendahkan mu, ini murni untuk menolong mu. Hanya berniat untuk menghangatkan tubuhmu yang dingin," papar Noah dengan ekspresi wajah yang sulit untuk di deskripsikan. Karena ia tahu, ada sedikit kebohongan yang terselip di kata katanya.

"Hmm, aku tahu. Makasih banyak," ucap Qiara sembari memeluk Noah dengan erat.

Di saat seperti ini, ia benar-benar tidak peduli akan Dila, pacar Noah. Aku seharusnya merasa marah atau cemburu, tapi kenapa perasaan hangat yang melingkupi tubuhku ini membuatku merasa tenang? Apakah ini keajaiban, ataukah pertanda bahwa hatiku mulai berbalik arah? Qiara nampak bergumam dalam hatinya karena teringat Dila.

Tiba tiba sebuah sentuhan nampak menyadarkan Qiara dari lamunannya.

"Akh," desah Qiara. Kala Noah malah menciumi seluruh tubuh nya yang masih selama posisi polos tanpa sehelai benang.

Jika sebelumnya Qiara belum sepenuhnya sadar. Sekarang kesadarannya sudah kembali hampir seratus persen.

"Noah, tubuh ku sudah enakan. Bahkan sekarang sudah tidak sedingin tadi," kata Qiara dengan wajah bingung. Apalagi melihat tatapan Noah yang begitu mesum kala menatap dirinya.

Walaupun gelap dan hanya ada sedikit remang remang. Qiara tentu saja bisa melihat dengan jelas tatapan yang di berikan oleh Noah.

"Maaf Qiara, aku juga benar benar aneh dengan tubuh ku. Aku benar benar sudah tidak tahan, bahkan aku belum merasakan apa itu kepuasan. Karena tadi aku melakukan itu bukan untuk mencari kepuasan, hanya untuk menyelamatkan mu," kata Noah bohong. Ia terpaksa melakukan kebohongan ini. Karena sekarang ini ia benar benar kesulitan untuk membendung hasratnya yang memang sudah menggebu gebu.

"Tapi ... " kilah Qiara.

Namun, bibir manisnya tiba tiba langsung di bungkam oleh bibir Noah yang mendarat di atas bibirnya.

Jika, tadi Noah melakukan hal itu padanya saat dirinya tidak sepenuh nya sadar. Sekarang Qiara sudah dalam posisi sadar, apalagi jika melihat ke arah jam. Sekarang sudah pukul empat pagi. Namun, memang di luar sana masih posisi hujan lebat.

Lidah Noah pun memaksa masuk ke dalam bibir ranum Qiara.

Tangan tangan Noah juga tidak berhenti untuk memainkan bagian tubuh sensitif milik Qiara.

Walaupun sebelumnya bayang bayang Nolan saat menyentuh nya malam itu membuat Qiara ngeri. Namun, sekarang bayang bayang menyakitkan itu seperti menghilang. Dan apa yang Noah lakukan padanya sekarang ini benar benar membuat Qiara merasa keenakan. Dan apa yang di sebut dengan surga dunia.

Setelah bebarapa pemanasan dan juga sentuhan yang di berikan oleh Noah yang membuat hasrat Qiara bangkit.

Akhirnya Noah pun memasukkan miliknya ke dalam milik Qiara lagi.

"Akh Noah," kata Qiara dengan peluh membanjiri wajahnya.

"Iya Qiara, rasanya sungguh sangat enak. Bahkan sulit untuk di ungkapkan dengan kata kata," sahut Noah.

Qiara sendiri nampak menelan ludahnya.

"Qiara, karena aku telah merenggut kesucian mu. Aku berjanji, akan bertanggung jawab dengan menikahi mu dan juga memutuskan Dila," kata Noah bersungguh sungguh.

"Apa?" Qiara malah terkejut dengan apa yang barusan keluar dari bibir Noah.

"Kenapa kamu terkejut Qiara? Apa kamu tidak percaya, dengan apa yang barusan aku katakan?" Noah terus memasukkan miliknya, bahkan memaju mundurkan miliknya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!