NovelToon NovelToon
Ilove 100 Kg

Ilove 100 Kg

Status: sedang berlangsung
Genre:Trauma masa lalu / Karir / Persahabatan / Fantasi / Cinta Seiring Waktu / Cewek Gendut
Popularitas:64
Nilai: 5
Nama Author: bidadari

- Berawal dari benci -

Akhh!
"Lo, kalau jalan pakai mata! "
"Maaf, kak "
"Ck, cewek gendut kaya lo mending pergi deh dari sini! "
" Baik ka! "
"Gendut amat sih! "


- berakhir di pelaminan -

"Apa nikah sama dia?, what! "
" Dewa bangun! "
" Akh, mama dewa ngga bisa nikah sama dia! "
" Harus bisa! "



- love 100 kg -

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bidadari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bagian 2 Kaka kelas nyebelin

Dengan langkah, berat aura berusaha menyesuaikan langkahnya dengan badannya. Yang besar sekali berlebihan lemak, napasnya tersengal kala. Menyelusuri setiap Koridor Sekolah menengah atas, semua mata mengarah ke wanita yang berat badannya 100kg tersebut. Aura hanya menundukkan kepalanya ia sangat tahu dirinya, memang sangat gendut membuat para siswa siswi. Menertawakannya, melihat rok dan Baju seragamnya yang oversize.

"Aaa.. Ka dewa! "

"Ka dewaa! "

"Akhh!!.. Ka dewa!! "

"Ka dewa liat sini dong! "

"Ka dewaa! "

Gaungan suara tersebut, terdengar Beriringan dengan suara sepatu. Yang menggema di seluruh gedung sekolah favorit Tirta jaya, Dewa mempercepat langkahnya, saat dirinya di kepung banyak siswi sekolahan tersebut. Yap, dewa salah satu ketua OSIS populer Selain karena ketua OSIS. Dewa juga kapten basket di sekolahan tersebut, Dan ketampanan nya jangan di tanya. Ia sangat tampan sekali,

"Anjir, kenapa sih.. Tuh, cewek-cewek nyebelin. Banget sih! " Keluh Dewa sembari, mempercepat langkahnya karena. Langkahnya di ikuti oleh beberapa siswi yang kesetanan, melihatnya bahkan ada yang kayang. Melihat osis dengan badan atletis dan prestasinya yang segudang itu, berjalan di koridor.

"Awas! "

"Akh! "

Bruk!

Aura menutup matanya, ketika merasakan sebuah badan menabrak dirinya. Ia perlahan-lahan membuka mata ia tersentak kaget, melihat seorang lelaki tampan Mengungkung nya dengan badan nya. Yang berada di atas badan aura dan kedua tangannya, berada di lantai aura dan dewa sama -sama terdiam memandang satu sama lain.

"Cie.. Ciee! " Sorakan dari para siswa - siswi membuat dewa segera. bangun dari tubuh aura yang kebetulan posisinya, Dewa menibani tubuh gendut. Aura dewa langsung menatap sinis ke aura, yang kesusahan bangkit. " Kalau, jalan tuh pakai mata! "Bentaknya membuat aura. Yang berusaha sedang bangkit karena tubuhnya yang sangat besar sekali, " Maaf ka! "Sahut aura pelan sekarang ia menjadi pusat perhatian banyak siswa - siswi. Dewa berdecak sebal melihat gadis yang baru saja, menabraknya

"Ck!, cewek gendut kaya lo mending pergi deh!. Males banget gue liatnya! " Ketus dewa langsung pergi menjauh dari aura, siswi yang mengejar dewa pun. Mengikuti dewa seraya melemparkan tatapan sinis ke aura,

"Ck!, kaka kelas nyebelin! " Gerutu aura sembari mengayunkan langkah. Masuk ke dalam kelas XI IPS 3 , ia menghampas bobot tubuh nya. Yang berat tersebut ke kursi yang terbuat dari besi, kenapa ngga terbuat dari kayu? Dulu aura sempat lima kali ganti. Kursi kayu, karena berat badannya yang melampau membuat kursi kayu tidak bisa. Berfungsi dengan baik!, makanya diganti jadi bangku besi.

"Aura, lo ngga minta untuk kecilkan badan lo yang. Berlebihan banget ngga tuh? " Kata cinta penuh sindiran ketika. Melihat lemak yang bertumbuk di bagian perut aura, " Cinta.. Cinta, mana mungkin sih. Aura sadar kalau badan nya gede segede sumo! " Sindir tami

"Hahahaha! "

Aura, hanya bisa menutup telinganya ketika tawa itu terngiang-ngiang di telinganya. Aura menghela napas berat, ia segera mengambil ponselnya lalu menyalakannya. Ia membuka salah satu Aplikasi notes di ponselnya, lalu ia mengetik segala imajinasi nya. Di dalamnya,

Tring!

Suasana, hati dewa yang tadinya suram kini kembali. Bersinar kala melihat Novel yang paling ia sukai, up kembali ia segera membaca setiap kata yang di tulis. Penulis kesayangannya,

"Dewa! " Panggil alex sang teman kecilnya. Dewa segera menoleh ke alex, yang berjalan beriringan dengan irsyad sambil membawa jus mangga tiga. Irsyad dan alex manaruh bobot tubuhnya di kursi panjang yang di Sedia kan di kantin,

" Lo baca apa? "Tanya irsyad seraya menyedot. Jus mangga miliknya dewa mematikan ponselnya, lalu menaruhnya di meja kantin, " Baca novel! "

"Tentang apa? " Tanya irsyad penasaran

"Introvert girl's! " Sahut dewa sembari menusuk. Jus nya dengan sedotan alex dan irsyad sama-sama terkekeh. Mendengarnya " Ngga usah hina!, tuh yang buat penulis kesukaan gue! " Cebik dewa

"Ya deh, si paling novel! " Seru alex

"Bang! " Panggilan tersebut. Membuat irsyad menoleh kepada, dua gadis cantik yang satu di kuncir kuda. Yang satunya di gerai biasa, keduanya langsung duduk di dekat ketiga cowok tampan tersebut, " Eh, bunga, ilona, Agatha mana? "Tanya alex langsung di jawab angkatan bahu oleh gadis di kuncir kuda yaitu bunga. " Mana gue tahu! "

"Bukannya, kalian sahabat tapi kenapa ngga bareng agatha? " Tanya irsyad. Bunga menatap sendu semuanya, " Agatha udah, beda tau ah gue males. Bahas dia ya kan na! " Sahut bunga tampak enggan, membahas sang sahabatnya. " Gimana Anak IPA? "Cetus ilona

" Jadi anak IPA tuh, ogah banget sumpah gue na!. Tapi apalah daya ini, bokap yang Suruh! " Timpal dewa. Bunga langsung menyedot jus mangga milik irsyad "bagi ya! " Pinta nya

"Ck!, kaya orang miskin lo nga jelas - jelas nih sma punya lo kenapa ngga. Beli aja sih! " Cebik alex " Seterah gue dong! "

"Oh ya ngomong-ngomong, nanti malem jadi balapan? " Cetus irsyad langsung diangguki oleh dewa " Jadi lah, bro! "

" Ok! "

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!