NovelToon NovelToon
Jiwa Seorang Pemimpin

Jiwa Seorang Pemimpin

Status: sedang berlangsung
Genre:Identitas Tersembunyi / Penyelamat
Popularitas:71.7k
Nilai: 5
Nama Author: Pa'tam

Dia tidak pernah bermimpi untuk menjadi seorang raja.
Namun jiwa seorang pemimpin sudah melekat sejak kecil dalam dirinya. Dan darah seorang raja mengalir dalam tubuhnya.
Carlos, seorang pemuda yang menjadi pewaris dan penerus dari kakek moyangnya Atalarik attar.
Namun tidak semudah seperti apa yang dibayangkan, rintangan demi rintangan harus ia hadapi. Mampukah Carlos menghadapinya?

Penasaran? Baca yuk!
Cerita ini hanya fiksi belaka tidak ada kaitannya dengan dunia nyata.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pa'tam, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 2

"Maaf papa sedikit terlambat," ucap Arthur yang langsung duduk di samping istrinya.

Kemudian ia menatap Oscar yang tidak ikut study tour selama 3 hari. Oscar yang ditatap hanya menunduk saja.

"Sudah, ayo makan. Oscar memang tidak suka acara begituan," tutur Carlina.

Arthur kemudian menatap Carlos yang sedang makan, ada hal yang ingin ia tanyakan. Namun nanti saja setelah selesai makan.

Dan setelah selesai makan, Arthur mengajak Carlos ke ruang kerjanya. Karena Arthur tidak kembali lagi ke kantor.

"Ada apa Pa?" tanya Carlos yang duduk berhadapan dengan papanya.

"Kamu yakin dengan keputusanmu? Apa kamu tidak ingin hidup bebas seperti yang lain? Jadi seorang raja itu tidak mudah, itu sebabnya papa, Opa dan Om mu tidak mau," tanya Arthur memastikan.

Bukan tanpa alasan, Arthur tidak ingin putranya terikat dengan peraturan-peraturan di istana.

"Yakin Pa, lagipula ini adalah amanah kakek buyut dan kakek moyang," jawab Carlos tanpa ragu. "Lagipula raja sekarang bukan lagi raja di zaman kuno yang ketat akan peraturan," imbuh Carlos.

"Kapan kamu berangkat?"

"Besok pagi, aku akan menggunakan pesawat komersial saja."

"Kenapa? Kita ada pesawat pribadi, tapi kamu lebih memilih pesawat komersial."

"Tidak ada, hanya ingin merasakan naik pesawat komersial dan berbaur dengan penumpang-penumpang lain."

Arthur bisa apa kalau putranya sudah bilang begitu? Lagipula Arthur dan Carlina tidak ingin memaksa anak-anak. Mereka tahu apa yang anak-anaknya inginkan.

"Lalu perusahaan? Apa Papa minta orang kepercayaan papa untuk mengurusnya?" tanya Arthur.

"Terserah papa, jika papa perlu bantuan, aku juga bisa kok. Atau minta bantuan sama kakak jika dia ada waktu."

Arthur mengangguk. Dia sendiri juga bisa, tapi sekarang dia hanya ingin perlu banyak waktu untuk keluarganya.

"Tidak perlu, biar papa yang urus semuanya dan meminta orang kepercayaan papa untuk membantu. Sebelum diserahkan kepada adikmu."

"Baik Pa, kalau tidak ada apa-apa lagi aku mau keluar," kata Carlos berpamitan.

"Hmmm, nanti kalau kamu sudah menjadi raja, kami akan datang untuk melihatmu," ujar Arthur.

Carlos keluar dari ruang kerja sang papa. Ia menghampiri adik dan mamanya yang berada di ruang tamu.

"Apa yang papamu bicarakan?" tanya Carlina.

"Hanya bertanya apa aku sudah yakin dengan keputusanku? Aku jawab yakin," jawab Carlos.

"Kami juga tidak melarang keputusanmu. Semoga saja kamu bisa membawa perubahan pada rakyat disana," kata Carlina.

Carlina memeluk putra sulungnya itu. Ia menangis karena harus berpisah dalam waktu yang tidak bisa ditentukan.

Arthur menghampiri mereka dan menghibur Carlina. Dan mengatakan akan sering-sering kesana nantinya.

Carlos pun pamit, ia akan berkemas keperluan yang akan ia bawa. Tidak lupa lambang kerajaan yang diamanahkan oleh kakek Abbas kepadanya sebagai bukti bahwa dia adalah keturunan dari raja terdahulu.

Karena sewaktu kakek Abbas mengangkat raja sementara disana. Kakek Abbas mengatakan jika nanti ada anak cucu atau cicitnya yang datang. Maka mereka berhak menjadi raja.

Tapi sekarang semuanya sudah berubah. Mereka juga tidak tahu apakah Carlos bisa dengan mudah masuk kesana dan menjadi raja?

Itulah yang mereka khawatirkan, takutnya mereka tidak percaya jika Carlos adalah keturunan raja Atalarik attar.

...****************...

Hari ini pagi-pagi sekali mereka sudah berada di bandara. Hari ini juga Carlos akan berangkat ke negara C.

"Oma, Opa, mama dan papa mohon doanya agar aku bisa melewatinya dengan mudah," ucap Carlos berpamitan.

"Kami akan selalu mendoakan mu sayang," ujar Lina lalu memeluk cucunya itu. Kemudian mencium pipi kiri dan kanan Carlos.

Lalu giliran Randy memeluknya. "Hati-hati disana. Opa dengar negara itu banyak kejahatan," ucap Randy.

Carlos mengangguk, kemudian berpindah pada kedua orang tuanya. Carlina dan Arthur juga menasehatinya.

Kini giliran Carla yang juga ikut mengantar adiknya ke bandara. Mereka berpelukan, baru kali ini mereka berpisah. Biasanya kemana-mana selalu berdua dari kecil.

"Jaga mama dan papa," ucap Carlos. Carla mengangguk, ia tidak mampu membendung air matanya.

Carlos meninjau pundak Oscar. "Cengeng," ucapnya. Kemudian ia memeluk adiknya itu.

Saat Carlos hendak berjalan, ada mobil lain yang datang. Ternyata Julian dan Alana. Lalu mobil lainnya Austin dan Nina juga Harley dan istrinya.

Mereka ingin mengiringi kepergian Carlos walaupun sedikit terlambat. Tapi beruntung masih sempat. Datang lagi mobil yang ternyata Avariella dan Gabra.

Akhirnya Carlos hanya bisa melambaikan tangannya kepada mereka. Karena sudah cukup ramai dan waktu keberangkatan pun sebentar lagi.

"Tunggu!" pekik seseorang. Mereka semua menoleh karena merasa kenal dengan suara itu.

"Eh kamu mau kemana?" tanya Lina pada Diyan yang berlari membawa tas ransel dan koper.

"Mau ikut," jawabnya tanpa menoleh. Dengan berlari cepat iapun berhasil mengejar Carlos.

Mereka yang melihatnya hanya bisa menghela nafas panjang. Mereka juga tidak mengerti dengan anak yang satu itu dan sangat suka sekali dengan Carlos.

Setelah mengurus semuanya, akhirnya pesawat yang di tumpangi Carlos dan Diyan pun berangkat.

"Kakak kabur ya?" tanya Carlos.

"Aku pamit kok. Dan kedua orang tuaku mengizinkan," jawab Diyan.

"Bagaimana dengan perusahaan mu? Dan kenapa kakak ikut aku?"

"Suka-suka aku dong, siapa yang larang?"

Carlos tidak lagi bertanya dan berbicara apa-apa. Ia hanya bersandar di sandaran kursi dan memejamkan matanya.

Diyan juga melakukan hal yang sama, keduanya pun ingin bersantai karena perjalanan masih jauh.

Setelah hampir seharian lamanya berada di pesawat. Akhirnya merekapun tiba di bandara negara yang mereka tuju.

Keduanya keluar dari pesawat dan langsung mencari taksi untuk ke hotel terlebih dahulu.

"Pak ke hotel," kata Carlos.

"Baik Tuan," ujar sopir taksi.

Keduanya pun masuk kedalam taksi dan segera ke hotel. Carlos mengamati negara ini, terlihat sangat indah dan banyak bangunan tinggi.

"Pak, apa negara ini masih sistem kerajaan? Maksudku masih dipimpin oleh seorang raja?" tanya Carlos.

"Benar Tuan, tapi raja yang sekarang tidak adil. Menggunakan kekuasaan untuk menindas rakyat kecil," jawab pria itu.

Carlos manggut-manggut. Setelah lama berlalu pasti raja nya sudah berganti-ganti. Carlos pun menanyakan raja yang dulu.

Pria itu bercerita jika raja yang dulu cukup adil. Sehingga rakyat merasa makmur. Tapi itu tidak berlangsung lama, karena raja yang adil di fitnah dan di lengserkan dan berakhir di penjara.

Carlos mendengar dengan seksama cerita itu. Entah kenapa pria itu seolah melepaskan uneg-unegnya yang selama ini ia pendam. Dan percaya kepada Carlos sehingga mau bercerita. Padahal Carlos orang asing.

"Kenapa bapak mau bercerita ke saya? Padahal saya orang asing?" tanya Carlos.

"Saya juga tidak tahu Nak, perasaan saya anak ini bukan orang biasa. Betul?" jawab pria itu.

"Bapak bisa aja, saya orang biasa Pak. Datang ke negara ini untuk berkunjung," ujar Carlos.

Pria itu tersenyum, hingga tanpa sadar merekapun tiba di sebuah hotel. Carlos sengaja minta di carikan hotel yang tidak jauh dari istana raja.

1
Yani Sugondo
bagusnya memang Carlos sm Sofia di indo aja biar Andreas yg jd raja, Sofia kan betah tinggal di tmpat baru
suti markonah
semangat thorr..kereenn pokok'e👍👍👍👍
Mey Abimanyu
plis konfliknya jangan berbau² suruh mengharemm yaaaa ..

mending perang apa bunuh²an aja .. wkkwkw
suti markonah
lanjut thorrr...
Putri Laely
lanjut Thor
Dewiendahsetiowati
bikin kangen Opa Darmendra dan Oma Diva
StAr 1086
next
Yani Sugondo
senengnya Sofia, keluarga suaminya sangat baik, dan semua cake cakep, lnjuut
suti markonah
Ee..yang mulia😄😄😄 bisu ngelucu juga thorrr...sofia pasti seneng di perlakukan dengan baik oleh keluarga suami nya, yg notabene semua nya baik
Deandra Annisa
bagus banget aq suka lanjutkan
jaran goyang
𝙨𝙤𝙛𝙞.... 𝙠𝙚𝙝 𝙗𝙞𝙣𝙜𝙪𝙣𝙜 𝙠𝙣 𝙢𝙨𝙪𝙠 𝙙𝙞 𝙠𝙡𝙪𝙖𝙧𝙜𝙖 𝙝𝙚𝙣𝙙𝙚𝙧𝙨𝙤𝙣.... 𝙥𝙖 𝙡𝙜 𝙖𝙦 𝙮𝙜 𝙗𝙘.... 𝙢𝙜𝙠𝙣 𝙥𝙪𝙨𝙞𝙜... 𝙠𝙧𝙣 𝙖𝙦 𝙗𝙘 𝙣𝙮 𝙡𝙜𝙨𝙜 𝙠𝙚 𝙙𝙞𝙡𝙖𝙣 𝙖𝙢𝙚𝙨𝙞𝙖
jaran goyang
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
jaran goyang
𝙤𝙢𝙖 𝙢𝙤𝙣𝙖 𝙘𝙥 𝙡𝙜 𝙠𝙠🙏🙏🙏🙏𝙮𝙖 𝙠𝙠... 𝙖𝙦 𝙗𝙘 𝙣𝙮 𝙮𝙜 𝙙𝙧 𝙫𝙞𝙧𝙖 𝙙𝙖𝙣 𝙙𝙞𝙡𝙖𝙣 𝙩𝙪
🍒🍒 Aisyah 🍒🍒: mona ibu kandungnya kembar 7
dan diva yg merawat kembar 7 dari lahir Krn pas kembar 7 lahir Mona lansung meninggal, cb baca cerita kembar 7
total 1 replies
Putri Laely
lanjut Thor
StAr 1086
next thor
StAr 1086
next
Atik Marwati
Alhamdulillah sah
kaylla salsabella
keluarga besar Henderson kumpul
L. A
sudah diratukan oleh suami, istri raja pula 😭😭😭nikmat mana yang kau dustakan
Atik Marwati
selamat Carlos jadi raja
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!