NovelToon NovelToon
Kukira Bad Boy Ternyata Sad Boy

Kukira Bad Boy Ternyata Sad Boy

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Balas dendam pengganti
Popularitas:36.6k
Nilai: 5
Nama Author: Puput

Untuk mengungkap penyebab adiknya bunuh diri, Vera menyamar menjadi siswi SMA. Dia mendekati pacar adiknya yang seorang bad boy tapi ternyata ada bad boy lain yang juga mengincar adiknya. Siapakah pelakunya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Puput, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 2

"Kamu kakaknya Rhea?" tanya Shaka. Dia kini duduk di dekat Vera yang masih duduk di depan kamar mayat menunggu Novan menyelesaikan urusan administrasi dan proses pengantaran.

Vera tak menjawabnya. Dia hanya menatap kosong pintu yang sekarang tertutup.

"Saya turut berduka cita. Saya yakin, ini juga bukan mau Saga. Dia sekarang juga sangat hancur, jadi saya mohon jangan terus menyalahkan Saga. Saya akan membayar semua biaya pemakaman."

Vera menghapus air matanya lalu menatap pria paruh baya yang ada di dekatnya dengan tajam. "Memang Bapak tahu dengan apa yang sudah dilakukan Saga? Kenapa Bapak yakin? Bagaimana kalau Saga-lah penyebab Rhea bunuh diri! Jangan dipikir, Bapak sudah membiayai dan saya akan memaafkan Saga. Tidak akan! Saya ingin Saga tanggung jawab! Saya akan laporkan pada polisi agar kasus ini diusut."

Shaka menarik napas panjang dan menghembuskannya. "Silakan jika kamu ingin melaporkan Saga pada polisi. Ini murni kecelakaan. Di saat Rhea bunuh diri, Saga juga belum sadarkan diri. Bahkan kondisinya sekarang juga semakin memburuk. Daripada kamu sibuk mencari kesalahan Saga, lebih baik kamu cari kesalahan adik kamu. Mungkin kesalahan sebenarnya ada pada adik kamu." Kemudian Shaka berdiri dan pergi dari tempat itu karena dia tidak ingin semakin terpancing emosinya. Dia sangat mengenal putranya, dia tidak mungkin menyakiti hati seorang perempuan.

Vera masih tidak bisa berpikir jernih. Dia kini beringsut duduk di lantai. Seandainya waktu bisa diputar, dia tidak akan menerima beasiswa kuliahnya dan harus meninggalkan adiknya sendirian. Baru satu tahun kuliah, dia benar-benar sudah kehilangan adiknya. "Maafkan aku, tidak bisa menjaga kamu. Aku akan mencari, siapa yang telah melukai hati kamu lalu aku akan membalasnya."

...***...

Setelah pemakaman adiknya selesai dan berulang kali Vera pingsan, dia kini duduk di kamar adiknya sambil menatap buku-buku Rhea yang sedikit berantakan. Dia sudah memeriksa ponsel Rhea dan tidak ada apapun selain obrolan grup kelas dan pesan dari Sagara.

"Apapun yang terjadi jangan salahkan Saga. Kalau kamu masih mencintai Saga, kenapa minta putus." Vera mengambil buku Rhea dan mengeceknya satu per satu. Dia harus mencari sesuatu. Siapa tahu Rhea menulis buku harian.

Saat Vera membuka laci, dia terkejut melihat alat tes kehamilan dan hasilnya positif. Ada hasil print USG juga atas nama Rhea dan usia kandungan sudah berumur 10 minggu.

"Siapa yang menghamili Rhea?"

Vera memukul kepalanya sendiri karena tidak sadar dengan ucapan dokter semalam yang mengatakan bahwa Rhea mengalami pendarahan di alat vitalnya. "Apa Saga tidak mau tanggung jawab? Atau ada seseorang yang telah memaksa Rhea?"

Vera terus memikirkan cara untuk mengetahui semua kebenaran.

"Vera, kamu tidak apa-apa kan?" Ketukan pintu membuyarkan lamunannya. Dia berdiri dan membuka pintu itu.

"Vera, kenapa pintu depan tidak kamu tutup? Ini sudah malam," kata Novan dengan khawatir. Dia sengaja datang ke rumah Vera untuk memeriksa kondisi Vera dan benar saja, pintu rumah itu masih terbuka hingga malam telah larut.

"Mas Novan, aku ingin menyelidiki masalah Rhea. Aku akan menyamar dan masukkan aku di kelas Rhea yang satu kelas dengan Saga. Aku yakin, teman-teman Rhea tidak ada yang mengenalku karena setahu mereka kakaknya adalah kamu."

Novan mengernyitkan dahinya mendengar permintaan Vera. Dia memegang kedua bahu Vera dan menatapnya. "Vera, biarkan adik kamu tenang di sana. Mungkin saja Rhea merasa bersalah karena telah membuat Saga terluka parah."

Rhea menggelengkan kepalanya. "Aku yakin, alasannya bukan hanya itu." Kemudian dia menunjukkan hasil tes kehamilan dan juga foto hasil USG. "Ini, Rhea hamil 10 minggu. Aku ingin tahu, siapa yang sudah menghamilinya?"

Novan terkejut melihat hasil tes itu.

"Aku kira, Rhea bisa menjaga diri setelah berusia 17 tahun, makanya aku menerima beasiswa itu dan kuliah di luar kota tapi ternyata ..." Vera menghentikan perkataannya dan kembali terisak.

Novan memeluk Vera dan menenangkannya. "Aku juga tidak tahu tentang itu. Maaf, aku gagal menjaga Rhea."

Vera menggelengkan kepalanya. "Ini bukan tanggung jawab kamu, tapi aku. Jadi, aku ingin memastikan, siapa yang telah menghamili Rhea. Aku tidak ingin hidupnya bahagia di atas penderitaan Rhea. Kamu bisa bantu aku kan?"

Novan melepas pelukannya dan duduk di sofa. "Besok aku akan coba bilang sama Pak Hendra. Semoga saja Pak Hendra mau membantu. Tapi kamu juga harus hati-hati, jangan bertindak gegabah karena di sekolah itu banyak anak geng motor, mereka juga terkenal nakal."

"Apa Saga juga salah satunya?"

"Iya, tapi dia baik. Bagaimana cara kamu menyelidikinya? Apa kamu serahkan saja padaku biar aku bekerjasama dengan guru BK."

Vera menggelengkan kepalanya. Dia tetap kekeh ingin menyelidikinya sendiri. "Biarkan aku saja. Aku akan mendekati mereka, setelah itu aku akan membuat mereka hancur."

...***...

"Rhea ...." Sagara hanya menatap foto yang ada di ponselnya. Saat hari pemakaman Rhea pun, dia tidak bisa datang karena belum sadarkan diri setelah pingsan kedua kalinya.

Kini sudah dua minggu berlalu, kondisinya perlahan sudah pulih meskipun dia masih harus memakai penyangga di tangannya.

"Saga, ayo Papa antar ke sekolah." Shaka mengambil tas sekolah putranya lalu mereka berjalan keluar dari kamar. "Dua minggu lagi motor kamu sudah selesai diperbaiki tapi kamu masih tidak boleh bawa motor sampai tiga bulan," kata Shaka sambil berjalan bersama putranya keluar dari rumahnya.

Sagara menggelengkan kepalanya. Sepertinya setelah ini, dia tidak akan menaiki sepeda motor lagi. Membayangkan sepeda motornya saja, dia kembali teringat kenangan buruk itu. "Aku tidak akan memakai sepeda motor lagi."

Shaka menghentikan langkah kakinya di dekat mobil lalu membuka pintu untuk putranya. "Ya sudah, Papa akan belikan mobil buat kamu. Setelah tangan kamu sembuh, kamu segera buat SIM. Untuk sementara, biar Arif yang menjadi sopir pribadi kamu selama Papa sibuk."

Sagara hanya menganggukkan kepalanya lalu masuk ke dalam mobil itu. Sejak duduk sampai mobil itu berjalan, Sagara terus menatap kosong jalanan yang dia lalui.

"Saga, jika ada apa-apa, kamu bilang pada Zavin saja. Papa juga sudah pesan sama dia untuk menjaga kamu," kata Shaka.

"Aku bisa jaga diri sendiri," kata Sagara. Setelah mobil itu berhenti, Sagara mencium tangan papanya lalu turun dari mobil. Dia berhenti sejenak menatap gedung sekolahnya. Dia memikirkan bagaimana menghadapi berbagai pertanyaan nanti.

Perlahan, Sagara melangkah masuk ke halaman sekolahnya.

"TIINNN!!!"

Suara klakson terdengar keras di belakangnya. Sagara menghentikan langkah kakinya dan menatap seorang siswi yang mengendari motor sport melaju menuju tempat parkir.

Siswa lain yang melihatnya langsung berkerumun dan berbisik karena baru kali ada siswi yang mengendarai motor sport.

Gadis itu turun dari motornya dan melepas helmnya. Rambut sebahu itu berkibar tertiup angin. Dia menebarkan senyuman manisnya lalu menatap Sagara yang berdiri mematung.

Saga, kamu pasti tidak mengingatku. Kita hanya bertemu sekali dan hanya beberapa detik karena kamu langsung pingsan. Apalagi penampilanku sekarang sudah berubah.

Kemudian Vera berjalan mendekati Sagara. "Hai, bisa tunjukkan kelas XII-B dimana?"

1
Uviek Ku
kapan Thor update lagi😥slalu menunggu 🤗😘🥰😍🌹❤️
Ayu Ning Ora Caantiikk
q lbih cocok kmu ma saga vera
Azizah az
ngajak nikah kek ngajak beli cilok 😂
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱: Bener, De, wlau bukan segala ny juga 🤭🤭🤭
Azizah az: kekuatan uang emang luarbiasa y kk
total 3 replies
Azizah az
di ajakin nikah tuh
Uviek Ku
waaah ternyata ad oknum dari pihak berwajib ingin menjatuhkan Vera, sepertinya terlibat dengan kepala sekolah yg korupsi 😠

Ayooo semangat Dwiki cari dalangnya😥
jaran goyang
💪💪💪💪💪💪𝙫𝙚𝙧𝙖
mbok Darmi
semangat vera jadi Intel tidak hrs lewat jalur institusi semoga semangat dan niat baik mu tetap menjadi semangat mu membongkar kebusukan dan kelicikan orang2 tertentu yg memanfaatkan jabatannya
jaran goyang
𝙢𝙢𝙢𝙢 𝙢𝙠𝙞𝙣 𝙨𝙚𝙧𝙪
Uviek Ku
semoga Dwiki cepat mencegah pergerakan Aldi, Jagan sampai persahabatan ny sama Vera dan Sagara hancur 😭 please Thor jgn buat mereka hancur gara" tindak. org lain lg😭
Azizah az
sebenarnya ada ada niat apa Dwiki Setega itu dg temannya sendiri
riskawati ika
kok gak ada lnjut n ya
mbok Darmi
dwiki ceroboh persahabatan kalian akan hancur karena ambisi temanmu musuh dalam selimut, akhir nya kalian bertiga ajan saking tuduh dan imbasnya vera yg akan terkena dampak nya, Sagara orang kaya bisa menyewa pengacara tapi vera hanya hidup sendiri kalian bantu pun ngga bakalan mau itu sdh prinsip hidup vera
Ayu Ning Ora Caantiikk
selain jurnalis kelihtannya dwiki juga gk mau klau saga dama vera
jaran goyang
𝙘𝙞𝙚𝙚𝙚𝙚𝙚𝙚 𝙨𝙠 𝙩𝙖𝙝😃
Giandra
tinggal bilang Saga i♥️u
Uviek Ku
Thor q sdh kasih like, vote, mawar, please crazy update nya🙏🙏🙏😍😊😍🥰🤩😘🤗
jaran goyang
😃😃😃😃😃😃
M Nurhalimah
kira kira apa ya yg di tatap sama vera aq gak ngerti kan di hadapan nya kaki sagara yg lagi duduk🤔🤔🤔😁😁😁
Azizah az: jadi traveling nih otak 😂
total 1 replies
mery harwati
Melihat, mengamati & menikmati apa diantara kaki Sagara kamu Vera? 🤣
M Nurhalimah
pasti saga itu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!