NovelToon NovelToon
Life After Divorce

Life After Divorce

Status: sedang berlangsung
Genre:Cerai / Crazy Rich/Konglomerat / Beda Usia / CEO / Pernikahan Kilat / Nikah Kontrak
Popularitas:3.7k
Nilai: 5
Nama Author: Yayalifeupdate

Dua bulan lalu, Luella Brynn dipaksa menikah dengan seseorang Bernama Edric Alton yang tidak ia inginkan dan tidak ia kenal. Hanya untuk mengikuti permintaan mendiang orangtua Edric. Pernikahan hanya sebatas formalitas di hadapan orangtua Edric, dan begitu orangtua Edric meninggal. Luella di ceraikan begitu saja oleh Edric. Tidak ada kata perpisahan, hanya ada selembar cek dengan nominal fantastis sebagai rasa terimakasih karena Luella bersedia membantu Edric. Lalu bagaimana dengan kehidupan Luella dan Edric pasca bercerai? Dengan status baru yang akan mereka bawa satu sama lain, sedangkan usia Luella terbilang masih sangat muda bahkan usianya terpaut 15 tahun dengan Edric.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yayalifeupdate, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Luella Brynn

Luella, siapa sangka wanita cantik dengan usia 25 tahun tersebut telah menjadi seorang janda hanya dalam waktu kurang dari satu bulan. Dan setelah itu hidupnya berubah drastis. Bukan menjadi lebih baik, namun lebih buruk dari biasanya.

         Tidak hanya mendapat cemohan dari tetangganya, Luella juga mendapat pandangan sebelah mata dari rekan kerjanya dikantor. Semua orang menatap Luella dengan rendah, karena dia di ceraikan suaminya hanya dalam waktu singkat.

         Luella seperti sudah biasa denga napa yang ia terima, karena ia menyadari jika dirinya memang tinggal di sebuah komplek pinggiran kota dengan kebiasaan warganya yang sering berkumpul untuk bergosip.

         Pagi ini Luella keluar dari rumah, dia memasukkan beberapa barangke dalam mobil yang akan dia bawa ke kantor. Di samping rumah Luella terlihat ibu-ibu komplek sedang berkumpul di tukang sayur langganan mereka.

         Semua mata memandang kearah Luella, lalu mereka terlihat salling berbisik lirih sambil melirik kearah wanita cantik tersebut.

 

“Selamat pagi Bu” sapa Luella sambil membuka pagar rumahnya.

“Pagi” Jawab beberapa Ibu-Ibu tersebut.

 

         Luella segera masuk ke dalam mobilnya kemudian mengeluarkan mobil dan kemudian segera menutup pagar dan menguncinya dengan rapat. Luella segera meninggalkan rumah dan menuju ke kantor, karena perjalanannya menuju kantor terbilang cukup jauh. Luella memmbutuhkan waktu kurang lebih 40 menit untuk sekali jalan.

         Tidak ada yang berubah selama satu tahun terakhir ini. Dia masih tetap berdiri tegar meskipun sering mendapat cemohan dari semua orang. Luella bahkan tidak memberikan penjelasan kenapa ia bercerai, karena menurut Luella ia tidak perlu menjelaskan apapun kepada siapapun untuk terlihat benar.

 

         “Luella!” Panggil Sarah.

         “Pagi Sarah. Tumben kamu datang pagi?” jawab Luella

 

         “Aku ada perlu sama kamu, bisa bantu desainku?”

         “Kalau aku bisa, pasti aku bantu”

         “Thank you Luella, sudah sarapan?’

         “Belum, tapi aku bawa bekal sih”

         “Yah.. mau diajak sarapan juga”

         “Next time deh”

         “Janji?”

         “Iya” Jawab Luella tersenyum manis.

 

         Sarah dan Luella memang sudah berteman sejak mereka masih berada di universitas yang sama. Keduanya sama-sama mencoba mendaftarkan diri di perusahaan yang sama, dan keduanya di terima di hari yang sama bahkan mereka bisa bertahan hingga hari ini di dalam perusahaan yang terkenal dengan rumitnya.

         Luella duduk di mejanya, dia mulai menyalakan komputer di mejanya kemudian sambil menunggu, Luella terlihat sedang membaca pesan dengan serius.

 

         “You okay?” tanya Sarah.

         “Ok. Mana desainnya?” tanya Luella.

 

         Sarah menunjukan desain tersebut, kemudian Luella terlihat seperti mengarahkan sarah bagaimana untuk menyelesaikan desainnya agar tidak terlihat membosankan.

         Luella dan sarah memang berada di kantor yang sama, tapi pekerjaan yang mereka tangani berbeda. Jika Luella fokus dengan design interior, Sarah dengan design exteriornya.

         Seperti biasa, setiap pagi aka nada morning briefing di dalam departemen mereka. Luella dan Sarah terlihat snagat fokus memperhatikan seniornya menyampaikan beberapa pesan penting untuk memperbaiki pekerjaan mereka.

 

         “Sarah, desain yang saya minta mana? Segera kirim ke email” ucap Yohanes.

         “Baik Pak Yo” jawab Sarah.

 

         Luella memperhatikan Sarah yang terlihat begitu tegang saat desainnya diminta oleh manager departemen tersebut. Dan sambil menunggu Sarah, Luella terlihat sedang melanjutkan desain yang sudah beberapa hari ini tidak kunjung selesai.

         Dikantor Luella tidak memiliki banyak teman, hanya beberapa yang berteman dengan tulus dengan Luella, dan sisanya mereka hanya memanfaatkan Luella untuk membantu pekerjaan mereka.

 

         “Luella di panggil Managernya Marketing” ucap salah seorang rekan kerjanya.

 

         Luella berdiri dengan membawa laptopnya kemudian menuju ruangan Manager tersebut. Luella memang tidak memiliki kehidupan pribadi yang cukup baik, tapi untuk pekerjaan Luella sangat unggul bahkan memicu iri pada rekan kerjanya.

         Banyak yang mmebuat isu jika Luella menggoda beberapa orang untuk menaikan karir dan bertahan di perusahaan tersebut. Namun lagi dan lagi, Luella tidak pernah menanggapi gosip apapun yang beredar. Yang Luella prioritaskan saat ini hanya dirinya dan pekerjaannya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!