NovelToon NovelToon
Allegri & Allegra Sekuel TERJEBAK CINTA MAFIA

Allegri & Allegra Sekuel TERJEBAK CINTA MAFIA

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Cintapertama / Cintamanis / Dokter
Popularitas:7k
Nilai: 5
Nama Author: Emily

Pertemanan dua keluarga tidak menjadikan Allegri dan Allegra akrab. Sejak kecil keduanya selalu berdebat dan membuat Allegra sebagai gadis mungil yang memiliki tubuh berisi menangis karena bullying yang di lakukan Allegri.

Allegra selalu memeluk Monica, mengadu pada wanita yang sudah ia anggap sebagai ibu kedua baginya setelah Giana.

Beberapa tahun berlalu keduanya telah dewasa. Kini Allegri menjadi pimpinan rumah yang di dirikan orang tuanya. Laki-laki tampan itu menjadi pemimpin yang terkenal dingin dan berdedikasi tinggi terhadap aturan yang telah ia tetapkan.

Allegra tidak bisa menolak ketika kedua orangtuanya Valentino dan Giana , meminta ia melanjutkan bekerja untuk mengabdikan diri dirumah sakit yang kini di pimpin Allegri.

Bagaimana saat keduanya menjadi rekan kerja? Apakah keduanya masih saling membenci?

Ikuti sekuel TERJEBAK CINTA MAFIA ini ya. Anak Monica-Luigi & Valentino-Giana. Semoga kalian suka.

Jangan lupa interaksi kalian di setiap bab, agar novel ini bisa berk

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Emily, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

KEMBALI KE KOTA KELAHIRAN

Pertemanan dua keluarga tidak menjadikan Allegri dan Allegra akrab.

Sejak kecil keduanya selalu berdebat dan membuat Allegra sebagai gadis mungil yang memiliki tubuh berisi menangis karena bullying yang kerap di lakukan Allegri padanya.

Allegra selalu memeluk Monica, mengadu pada wanita yang sudah ia anggap sebagai ibu kedua baginya setelah Giana.

Beberapa tahun berlalu keduanya telah dewasa. Kini Allegri Massimo Salvatore berusia tiga puluh dua tahun, menjadi pimpinan rumah sakit yang di dirikan orang tuanya. Laki-laki tampan itu menjadi pemimpin yang terkenal dingin dan berdedikasi tinggi terhadap aturan yang telah ia tetapkan. Beberapa tahun yang lalu ia telah menyandang gelar sebagai dokter spesialis jantung.

Allegra Luciana Matthew yang telah mendapatkan sertifikat sebagai dokter umum tidak bisa menolak ketika kedua orangtuanya Valentino dan Giana , meminta kembali ke kota kelahirannya melanjutkan bekerja mengabdikan diri dirumah sakit yang kini di pimpin Allegri.

Tentu saja Allegra menolak permintaan orang tuanya tersebut. Karena gadis itu berniat melanjutkan pendidikan specialis di Amerika, dimana ia tinggal sekarang.

"Sayang... kamu anak daddy dan mommy satu-satunya. Apa kamu tidak merindukan kami jika memutuskan tetap tinggal di Amerika. Daddy kira tujuh tahun bukan waktu yang singkat Alle. Selama itu kepulangan mu ke Messina bisa di hitung dengan jari. Bahkan tahun baru pun kau lebih memilih menghabiskan waktu bersama teman-teman mu di Amerika. Kau semakin jauh dari kami. Daddy tidak mau lagi terpisah dari mu sayang. Usia daddy dan mommy semakin bertambah, kami ingin kau bersama kami".

*

Allegra mengalihkan tatapannya keluar jendela mobil yang di kendarai sopir. Ternyata kota Messina sudah banyak perubahan.

Kota tempat kelahirannya, yang sangat Allegra cintai kini menjelma menjadi kota besar yang sangat indah. Kota pelabuhan yang terletak di Sisilia.

"Ternyata aku sangat merindukan kota ini", gumamnya.

"Kota Messina sudah banyak perubahan nona juga semakin ramai di kunjungi wisatawan", ucap Marco sesaat menatap Allegra dari kaca spion.

"Paman Marco benar sekali. Dan aku sangat merindukan kota kelahiran ku ini paman. Daddy, mommy dan kalian semua akan selalu ada dalam hatiku", ucap Allegra tersenyum.

Jangan lupakan bibi Consuelo sayang, dia yang paling bahagia mendengar nona Alle pulang ke Messina. Bahkan sejak pagi tadi istriku itu telah membuat makanan kesukaan nona Alle", ucap Marco yang sejak lama ia dan istrinya tinggal bersama keluarga Allegra bahkan sebelum Alle di lahirkan ke dunia.

Mobil yang di kendarai Marco semakin melambat, memasuki komplek perumahan mewah yang berada di pusat kota Messina.

Suasana sejuk begitu kentara karena pepohonan rindang yang tumbuh di pinggir jalan sepanjang kota.

Netra coklat terang Allegra melihat ke arah rumah bercat putih bersih. "Paman... kenapa ramai sekali, apa mommy mengadakan acara?".

Kedua mata Alle melebar melihat banyak orang di rumah orangtuanya kini.

"Nyonya Giana mengundang keluarga dekat dan beberapa tetangga menyambut kepulangan anda nona Allegra. Mommy nona tidak mau menghilangkan tradisi keluarga dengan harapan yang sudah kembali tidak akan pergi lagi", jawab Marco sekilas menoleh menatap Allegra yang terlihat jengah.

Terdengar tarikan nafas Allegra. Gadis cantik berambut panjang itu bisa melihat Giana nampak begitu bahagia. Berdiri di teras rumah mereka bersama yang lainnya menyambut kedatangannya.

"Selamat datang di rumah nona Allegra", ucap Marco sesaat membuka pintu mobil belakang.

Allegra tersenyum pada laki-laki paru baya tersebut. Detik berikutnya Alle menatap Giana dan keluarga lainnya yang terlihat bahagia.

Bahkan Giana berteriak memanggil ayahnya yang belum tampak di teras rumah.

Allegra tersenyum hangat pada semua orang yang menyambut kedatangannya.

"Sayang kamu sudah sampai?". Valentino tidak bisa menyembunyikan wajah bahagianya.

"Daddy sangat senang kamu mengambil keputusan yang tepat sayang", ucap Valentino memeluk putri kesayangannya. "Daddy pastikan kau tidak akan menyesali keputusan mu ini Alle".

Allegra mendongakkan wajahnya menatap laki-laki pertama yang sangat ia cintai di dunia ini. "Daddy tahu aku sangat mencintai tempat ini. Jadi di manapun aku berada, kalian akan selalu ada di hatiku", jawab Allegra tersenyum manis.

Begitu pula Giana tidak bisa menyembunyikan kebahagiaannya, memeluk erat tubuh Allegra seakan takut kalau putrinya itu berubah pikiran dan kembali pergi meninggalkan ia dan suaminya lagi di rumah yang begitu luas itu.

"Mom... mommy menyakiti ku". Terdengar suara lirih Alle, protes pada Giana.

"Oh honey, maafkan mommy. Saking bahagianya mom bisa memeluk mu lagi". Dengan wajah menyesal Giana melonggarkan pelukannya.

"Mommy mu sangat bahagia, Allegra", ucap adik Giana tante Allegra ketika Alle memeluk satu persatu keluarganya.

"Welcome home putri kesayangan kami Allegra. Mulai hari ini Alle akan menetap di Messina, mengabdikan ilmu yang ia dapat di tempat ini", ujar Valentino dengan bangga menyampaikan beberapa kata pengumuman pada tamu yang hadir.

*

Sinar matahari pagi menerobos masuk lewat celah tirai.

Allegra menggeliatkan tubuhnya, mendengar suara ketukan di pintu kamarnya. Belum sempat ia menyahut, pintu kamar telah di buka dari luar.

Tampak wajah sumringah kedua orangtuanya dengan nampan berisi makanan yang di bawa Consuelo.

"Good morning, honey", ucap Giana sambil membuka tirai yang seketika membuat sinar matahari pagi masuk menerangi kamar mewah Allegra.

Spontan tangan Alle terangkat menghalau sinar yang menyilaukan matanya.

"Sayang ..daddy dan mommy mau bicara". Giana bertukar pandang dengan suaminya.

"Kami ingin kau bergabung di rumah sakit milik paman Luigi dan bibi Monica. Paman dan bibi mu sangat senang mendengarnya beberapa hari yang lalu. Hari ini, hari pertama kau bekerja di sana. Jadi bersiaplah".

Perkataan ayahnya jelas saja membuat Allegra terkejut. Tubuhnya seketika duduk tegak menatap daddy dan mommy nya bergantian.

 "Dad...Aku baru tiba, aku belum memutuskan apapun. Lagi pula aku sudah mendaftarkan diri untuk melanjutkan pendidikan ku. Aku ingin menjadi dokter specialis anak", jawab Allegra menatap orangtuanya bergantian.

"Di manapun aku tinggal nanti, aku tidak akan lupa di tempat inilah aku di lahirkan. Percayalah tak sedetik pun aku akan melupakan daddy dan mommy juga orang-orang yang sayang pada ku selama hidupku", ujar Allegra bersungguh-sungguh.

Terdengar hembusan nafas Valentino. Wajah yang masih terlihat tampan di usianya itu tidak bisa menutupi rasa kecewanya mendengar jawaban Allegra anak satu-satunya yang ia dan istrinya miliki.

Giana duduk di tepi tempat tidur. Mengusap lembut lengan putrinya yang kini duduk bersandar.

"Sayang...Paman Luigi dan bibi Monica sudah menyerahkan rumah sakit itu pada Allegri. Mereka meminta langsung pada daddy dan mommy agar kamu membantu Allegri bekerja di sana. Mommy tidak bisa menolaknya sayang–"

"Aku tidak mau bekerja dengan laki-laki itu. Bagaimana mungkin mommy dan daddy meminta ku bekerjasama dengannya. Kalian tahu ia membenciku sejak dulu. Aku menyayangi paman Luigi, bibi Monica, Gabriel dan Claudia..."

Allegra menundukkan wajahnya seraya menarik nafas dalam-dalam. "Tapi tidak pada Allegri. Aku sangat membencinya. Dia selalu jahat pada ku", sambung Allegra terdengar lirih.

Giana melirik Valentino yang menggelengkan kepalanya. Giana memberi isyarat pada suaminya agar keluar kamar, karena Giana akan bicara pada putri mereka sesama perempuan. Valentino mengerti.

"Sayang, sampai kapan kalian akan seperti ini. Sekarang kalian berdua sudah dewasa. Apa salahnya kalian berteman lebih hangat. Allegri tidak akan menganggu mu seperti dulu kala kalian masih anak-anak. Ia sekarang menjadi laki-laki tampan yang karismatik", ujar Giana dengan kata-kata penuh makna.

Giana berdiri, menatap putri kesayangannya yang tak bergeming. "Dan pastinya ia masih sendiri... Ya walaupun banyak gadis yang mengejarnya tapi Allegri masih betah sendiri diusianya yang semakin dewasa loh sayang".

Giana tersenyum penuh arti sambil menutup rapat pintu kamar putrinya yang hanya diam di tempatnya tanpa mengeluarkan satu katapun lagi.

...***...

To be continue

Hai semua, novel ini sekuel TERJEBAK CINTA MAFIA. Lebih seru kalau kalian baca TCM dulu. Tapi kalau nggak mau, baca langsung juga bisa kok, karena alurnya terpisah.

Jangan lupa tinggalkan jejak kalian setelah membaca ya teman-teman Emily 🙏

1
Dinda Wei
Kamu beruntung banget Alle di cintai sedalam itu sama Al😍
Amelia
Lanjut thor👍😍
Amelia
Ya si bapak nggak berubah kalau ngomong sat sett gitu aihhh😛😂
Amelia
Lanjut 😍
Naya En-lish
/Heart//Heart//Heart/
Delyana.P
Kalau udah baikan jgn ribut lagi. otw ke pelaminan 👍
Delyana.P
Agak lebay si Alle kalau kayak gini. 🤔
Delyana.P
Alle jgn bodoh ya, alice emang sengaja mancing kamu biar ribut sm al. Jgn juga lg lari gitu, kenapa sih
Dinda Wei
Nah gitu berbaikan. Kasihan carmen di pecat, tp emang patàl sih kesalahannya. Lanjut kK👍
Dinda Wei
Benar-benar salah paham ini kayaknya. Entah dapat dari mana Alice pasword mu al, kamu harus selidiki loh. Kebangetan. Lagian Alle kenapa gegabah sih, mbok y dengerin penjelasan Al. 🤔🤔🤔
Dinda Wei
Kamu harus percaya dan dengerin penjelasan al dong Allegra. Bisa sja pasword itu tau dari pembantunya al atau darimanapun. namanya juga niat jahat apa aj pasti bisa di lakuin pake uang
Dinda Wei
otw halal smg nggak ada rintangan😍
Dinda Wei
otw halal smg nggak ada rintangan😍
Dinda Wei
yang terbuat dari gandum utuh ya maksudnya. enak dan sehat banget itu👍
Amelia
Malam bapaknya al yg antusias banget 😛
Amelia
Ternyata Alice licik. Hati2 aja Kamu Alice di abisin Luigi kalau sampe menghancurkan pernikahan anaknya.😂
Delyana.P
Apa? Nggak salah ngatain Alle kampungan? Ternyata begitu ya tabiat mu Alice sok terluka ternyata...ada intrrik terselubung dia mah🤔
Delyana.P
Nahh
Delyana.P
😱😱😱
Delyana.P
Kok ganti terus covernya thor? Yang sekarang udah bagus jgn di ganti lagi thor👍
Emily: Nt yang ganti covernya kak. 🤗
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!