NovelToon NovelToon
GAIRAH CEO KEJAM

GAIRAH CEO KEJAM

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:38.9M
Nilai: 4.7
Nama Author: ssyptr

WARNING BUKAN UNTUK BOCIL ❤️❤️

YANG DIBAWAH UMUR
MOHON UNTUK JANGAN BACA NOVEL INI!!

KARENA INI NOVEL KHUSUS UNTUK KAUM IYA-IYA 😝

TERIMA KASIH!! SELAMAT MEMBACA!!


ANNABELLA TASYA KUSUMA pegawai di salah satu perusahaan terbesar di Indonesia yang terletak di Jakarta ini sudah mengabdi di perusahaannya selama hampir 4 tahun.

Pekerjaannya lancar dan mengasyikan. Dia sangat mencintai pekerjaannya. Dia orang yang mudah bergaul, itu yang membuat dia sangat akrab dengan rekan-rekan di devisinya, yaitu devisi keuangan.

Tapi semua itu berubah, ketenangan di usik. Dia merasa diawasi, dikekang, dan diperlakukan tidak adil oleh CEO baru di perusahaannya.

Mampukah Tasya bertahan, atau Tasya memilih untuk keluar dari perusahaan nya itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ssyptr, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EPISODE 31 - TERBANG

YUK SEBELUM BACA PASTIKAN SUDAH

LIKE

COMMENT

VOTE

DAN JANGAN LUPA BERIKAN BINTANG l

LIMA.

SUPAYA AUTHOR-NYA BERSEMANGAT DAN RAJIN UPLOAD.

TERIMA KASIH CINTA-CINTAKU.

---------------------------------------------

Vanda hanya tersenyum kecil melihat calon mertuanya membenci Tasya. Lalu Vanda menghampiri Rinda dan mengelus punggung Rinda dengan lembut. "Mom sudah, jangan ribut dirumah Sean. Lebih baik mom menyusul Daddy. Aku akan hidangkan Bolu keju untuk Sean. " kata Vanda lembut.

Rinda mengangguk lalu menghadap Vanda dengan senyum kecilnya. "Mom minta tolong ya Vanda." Vanda hanya menganggukkan kepalanya sembari tersenyum.

Melihat Rinda yang sudah menjauh dari dapur, Vanda langsung melancarkan aksinya. Ia mendekati Tasya dengan senyum liciknya. "Lo denger sendiri kan apa yang Sean bilang. Lo itu cuma jal*ng, jadi mending Lo pergi dari sini. Kehadiran Lo sama sekali ga diharapkan disini."

Setelah mengatakan itu Vanda pergi meninggalkan Tasya yang termenung didepan dapur.

"Hiks...hiks....sudah saatnya aku pergi..." gumam Tasya.

---------------------------------------------

Tasya mengemudikan mobilnya cepat, yang ada dipikirannya saat ini adalah pulang untuk memenangkan diri.

Setelah 20 menit berkendara, Tasya sampai di mansion milik mendiang orang tuanya. memarkirkan mobilnya secara acak lalu sedikit berlari memasuki rumahnya.

"Lula...hiks...lulaa...hiks..." teriak Tasya diiringi dengan tangisannya.

Lula yang sedang berada di kamarnya sambil memainkan Handphone nya langsung tersedak bangun dan berlari menuju Tasya.

Ia menuruni anak tangga dengan cepat lalu mencari-cari keberadaan kakaknya. "Ada apa kak ?"

Tasya langsung memeluk adiknya sambil menangis. "Hiks....hiks...hutang kita sudah dibayarkan...hiks.."

Lula mendengar itu langsung tersenyum sumringah. "Syukurlah kak, apa sekarang kita bisa meninggalkan Jakarta dan tinggal di kota lain?" tanya Lula beruntun.

Tasya menggeleng dan semakin terisak. "Maafkan kakak, yang membayar hutang....hiks...Tante Mega...hiks..itu Sean..hiks... laki-laki yang sudah menculikmu dan memperk*sa kakak."

Lula membulatkan matanya, dan air matanya mengalir deras. "Terus...hiks..kita harus..hiks bagaimana ?"

Tasya menggeleng ia sudah tak tahu lagi harus bagaimana lagi. "Aku harus bagaimana lagi ? aku harus minta tolong pada siapa lagi ? Dylan...aku membutuhkan mu." batin Tasya.

"Kak jika kita cuma diam saja...hiks..hiks...dan menangis, kita gak bakalan nemu jalan keluarnya. Aku sudah menaruh semua barang kita kedalam koper. Kita...hiks...harus pergi dari rumah ini segera." tutur Lula sembari menangis.

Tasya menggeleng cepat "Kakak takut, kamu nanti dijahatin sama orang....hiks...hiks... keluarga kakak cuma ada kamu...cuma kamu sayang." tutur Tasya lembut.

Lula berdecak malas. "Apa kakak mau menjadi budak nya terus ?" Tasya menggeleng cepat.

"Apa kakak mau dianggap sebagai pela*ur ?" Tasya kembali menggeleng.

"Apa kakak ma..."

"Enggak Lula, kakak...hiks...gak mau...hiks...hiks..." Tasya terus menangis kencang.

Lula menggosok lembut punggung Tasya dan menenangkannya. "Husttt, tenangkan diri kakak. Ayo kita pergi dari sini, kita akan memesan tiket pesawat secara online nanti bi...." Ucapan Lula terpotong karena kakak ya yang memuntahkan sesuatu di ruangan itu

"Hoek.....Hoek....Hoek..."

"Tuh kan, kakak kebanyakan nangis sampe jadi muntah-muntah gini."

Tasya lari menuju wastafel lalu memuntahkan isi perutnya lagi.

"Hoek...Hoek...Hoek..."

Lula dengan cekatan memijit tengkuk leher Tasya, agar lebih memudahkan Tasya mengeluarkan isi perutnya.

"Udah enakan kak ?" tanya Lula. Tasya hanya mengangguk mengiyakan tanpa menjawab.

"Kepala kakak sakit dek, kakak tadi muntah hanya keluar air saja. Badan kakak serasa lemas banget." ujar Tasya.

Lula menggelengkan kepalanya pelan. "Sekarang kakak tidur, aku yang pesan grab sama tiket pesawat. Soal mobil kakak nanti kita kirim pake kapal aja ya."

Tasya hanya mengangguk mengiyakan ucapan Lula, ia tak punya tenaga lagi untuk membalas ucapan Lula.

"Semoga ini awal yang baik untuk kita berdua kak." batin Tasya.

---------------------------------------------

"Sean, jadi gimana ? kapan kamu mau tunangan sama Vanda." tanya Rinda.

Sean melirik ibu angkatnya sekilas lalu menghela nafas. "Terserah mom saja."

Albert menganggukan kepalanya singkat. "Bagaimana jika besok Sean ?"

Vanda dan Rinda saling lirik lalu tersenyum singkat. "Iya Dad, Vanda setuju dengan usul Dad." jawab Vanda dengan senang.

Sean berdiri lalu menatap mereka bertiga yang duduk disofa ruang keluarga. "Jangan membuatku berbicara dua kali."

Setelah mengatakan itu Sean berjalan meninggalkan kedua orang tua angkatnya yang menggerutu kesal sedangkan Vanda tengah tersenyum sumringah.

---------------------------------------------

Keesokan harinya, dua wanita cantik tengah berada di bandara tengah menunggu jam check-in nya.

"Kamu beneran kita mau pergi Malang ?" tanyanya.

Lula mengangguk mantap lalu menatap sang kakak dengan penuh semangat. "Iya kak aku yakin. Kita harus bisa mencari pekerjaan dan sukses."

Tasya menatap adiknya dengan sayang. "Cuma kamu kekuatan kakak."

Lula lantas memeluk Tasya dengan erat seolah-olah tak ingin meninggalkannya. "Aku juga menyayangi kakak."

Setelah menunggu 20 menit, pesawat yang akan ditumpangi mereka berdua akan lepas landas. "Kak ayo cepet, nanti kita terlambat."

Mereka berdua berlari terburu-buru takut tertinggal pesawat. Tasya terasa sangat kecapean, entah mengapa beberapa hari ini Tasya merasa badannya mudah sekali kelelahan.

"Huft, capek ya kak lari-lari gitu hahahah." ujar Lula tertawa saat mereka berdua sudah duduk di bangku penumpang.

"Kamu itu gimana sih, kok pilih tempat duduk pisah gini. Kan kakak maunya duduk sama kamu." gerutu Tasya kesal.

Lula mengerutkan dahinya bingung, "Kakak apaan sih, akhir-akhir ini sensitif banget." batin Tasya.

Lula menghela nafas sebentar lalu menatap kakaknya malas. "Kak udahlah terima aja, sekarang udah mau masuk liburan, jadi ya banyak yang berlibur. Dan aku cuma bisa dapet tempat duduk ini."

"Tapi kan...." ucapan Tasya terpotong ketika ada seseorang yang menepuk pundaknya.

"Kamu yang di Bank itu kan ?" tanya seorang pria dengan senyum sumringah.

"LAH??!? PAK POLISI ?!?" teriak Tasya.

---------------------------------------------

BERSAMBUNG

JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN ❤️

KALO SUKA BOLEH YA SEKALIAN DI VOTE

TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA

SEMOGA SUKA YA SAMA CERITA INI.

DUKUNG CERITA INI DENGAN CARA VOTE+KOMEN+LIKE.

1
Amiera Syaqilla
hello author🤗
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°HI@TUS🇮🇩
aku masih ngga mudeng ini kak cerita nya belum kelar udah pindah alur lagi/Sob/
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°HI@TUS🇮🇩
mampir kak
Vita Vita
KL dpt komen itu kritik mmbangun biar author lebih BS menata kata biar smngat. 👍
Vita Vita
udh pusing Thor bc nya ribet. ok bc crita yg aja Thor thx GK BS LNJUT 🙏
Vita Vita
bgmn si Thor KL Tasya mau Sean nolak,KL Sean mau Tasya nolak muter aja capek bc nya !!!!!! AQ GK suka DNG Tasya peran utama kok GK tegas plin plan thooor !!!!!!!!!!!!!!!
Vita Vita
Sean km knp GK memperjuangkan Tasya ??? disuruh pergi knp mau payaaaah deh km sean !!!! bikin baper aja bc novel ini thor
Vita Vita
punya mulut hrs bilang KL cinta SM Tasya apa lagi ada anak.jng diam aja duuuuul goblok ......
Vita Vita
KL Sean BS baik apa salahnya Tasya mau mnrima demi bara.sean SDH trs terang masa lalunya.cinta prlu pngorbanan Thor....👍
Vita Vita
sayang Skali critanya Tasya itu bodoh GK ada tegas2nya.ya dibuat mainanlah SM laki2.buat apa SM prempuan bodoh 😂😂😂
Vita Vita
mengerikan hiiiiiii bnr2 iblis
Vita Vita
Sean tetap aja sm
Vita Vita
KL Sean SM Tasya GK setuju Thor,SDH menghina habis2an masak mau dinikahi GK lucu.mati aja km sean
Vita Vita
kl
Vita Vita
Tasya itu ediot apa waras..smpai di usir bbrapa x GK minggat2 GK punya malu & goblok otaknya da geser.mn hrga dirimu woiii.....
Vita Vita
Dylan juga GK SE hrsnya ngomong kotor bgtu,bilangla/crita baik2.kan ada TLP KL GK berani bicara takut ancamanya sean.ya kn thor
Vita Vita
Tasya,Lula kasihan mereka Thor 😭😭😭
Vita Vita
GK salah Sean bilang Tasya itu bodoh,udik & palacur serta o on.mmang BNR kan author yg nulis 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Vita Vita
knp BS tauh Tasya mau pergi jauh,orang suruan Sean kan diluar.salah apa Tasya smpai segitunya Sean.......
Ika Rahmawati
ceritanya sih bagus cm banyak salah penulisan nama jd sedikit bingung waktu membacanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!