NovelToon NovelToon
Second Wife

Second Wife

Status: sedang berlangsung
Genre:Poligami / CEO / Janda / Selingkuh / Aliansi Pernikahan / Ibu Mertua Kejam
Popularitas:314
Nilai: 5
Nama Author: yulia puspitaningrum

Pernikahan yang bahagia selalu menjadi dambaan bagi setiap wanita didunia ini, namun terkadang takdir tidak berjalan sesuai apa yang kita harapkan.

Begitupun dengan apa yang dialami Alyssa, wanita cantik berusia 26 tahun itu harus menerima kenyataan pahit. Bahwa pernikahan yang selalu ia jaga hancur oleh penghianatan sang suami.

Rasa kecewa dan sakit yang ia rasakan membuat ia trauma dan berjanji pada dirinya sendiri untuk tidak menjadi duri dalam rumah tangga orang lain. ia menutup dirinya rapat rapat namun semua itu tidak lantas mengubah prasangka buruk orang orang karena statusnya sebagai seorang janda.

Namun bagaimana jadinya jika takdir memintanya untuk menjadi istri kedua... akankah ia menolaknya mengingat janjinya. atau ia akan menerimanya karena keadaan yang begitu memaksa dirinya...
lalu sanggupkah ia menjalani kehidupannya.

penasaran intip kisahnya disini jangan lupa berikan kritik dan saran yang membangun...
terimakasih

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yulia puspitaningrum, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

prolog

Duar..

Suara petir yang saling bersahutan bergemuruh dalam hati Alyssa tatapan matanya beralih menatap jendela kamar tempat ia bisa melihat keadaan diluar sana.

Rasa khawatir hinggap memasuki dadanya hingga ia merasa sesak, perlahan tangan lembutnya terulur menyentuh dada dimana jantungnya masih berdegup dengan kencang.

"Perasaan apa ini..." Lirihnya dengan mata yang berkaca kaca.

Entah mengapa ia merasa ada sesuatu yang akan datang bukan sesuatu yang baik melainkan hanya keburukan.

"Semoga yang datang hanya kebaikan dan firasatku ini salah." Gumam nya pelan, saat ia sedang asik dengan pikirannya sendiri tiba tiba saja pintu kamarnya terbuka dengan perlahan.

Krek...

Sebuah wajah tampan terlihat, wajah yang selama ini selalu menghiasi hari hari Alyssa dan mengisi hidupnya dengan penuh cinta. Siapa lagi kalau bukan suaminya... Arya.

"Kamu sudah pulang mas." Gegas Ayssa berjalan menghampiri laki laki itu dan mencium punggung tangannya lembut.

"Iya sayang..." Singkatnya mengusap kepala Alyssa dengan penuh kasih sayang yang mengantarkan kelembutan seperti biasanya. Hal itu membuat Alyssa tersenyum ia senang memiliki suami selembut Arya..

"Mau mandi dulu, aku akan siapkan air hangat untukmu mas." Alyssa ingin melangkahkan kakinya namun Arya menahan tangannya seolah olah tidak ingin wanita dihadapannya itu pergi meninggalkan dirinya.

Mata Arya terlihat gelisah seolah olah ada sesuatu yang ingin laki laki itu katakan namun ia ragu untuk mengatakannya.

"Ada apa mas...?" Tanya Alyssa yang rupanya mengetahui keraguan itu.

"Em... Aku tidak datang sendiri, ada seseorang yang sangat ingin bertemu denganmu."

Kening Alyssa berkerut dalam, ia tidak tau siapa yang suaminya bawa yang jelas ia sangat penasaran beberapa kali ia mencoba melihat kebelakang panggung sang suami namun tidak ada siapapun disana.

"Siapa yang kamu bawa mas, aku tidak melihat siapapun di belakangmu."

" Dia ada di bawah bersama dengan ibuku."

"Kalau begitu ayo kita temui mereka.." senyum Alyssa menghilangkan kekhawatiran di wajah Arya.

Laki laki tersebut menggandengkan tangan sang istri dengan mesra dan membawanya menemui sang ibu yang saat ini masih asik mengobrol dengan seorang wanita cantik yang tidak dikenal Alyssa.

"Siapa wanita itu mas?" Tanya Alyssa menatap suaminya.

Namun saat Arya ingin menjawabnya ibu mertuanya sudah lebih dulu memanggil suaminya itu.

"Arya, kamu sudah datang. Ayo cepat bawa dia kesini jangan biarkan rosa menunggu."

"Nanti aku jelaskan ya..." Hanya itu jawaban suaminya kemudian ia menarik tangnya lembut dan melangkahkan kakinya menghampiri dua orang wanita itu.

"Lama sekali..." Dengus ibu mertuanya disertai tatapan tidak suka seperti biasanya, namun Alyssa tidak terkejut melihat itu.

Ia sudah biasa karena dari dulu sampai sekarang ibu mertuanya tidak menyukai dirinya.

"Maaf sudah membuat mama menunggu." Ucap Alyssa dengan senyum ramah seperti biasanya.

Meskipun ia sudah berulang kali mendapatkan kata kata ketus dan perlakuan yang tidak mengenakan dari ibu mertuanya, tapi ia tidak pernah menyimpan dendam ia selalu menghormati mertuanya seperti sang suami menghormati ibunya itu.

Memang wanita yang baik bukan, namun terlalu baik juga tidak baik sampai orang lain menganggap dirinya lemah dan selalu merendahkan dirinya.

"Ck.... Aku tidak butuh maafmu, cepat Arya katakan niatmu yang sebenarnya kenapa kamu diam saja." Desak sang ibu.

Arya tidak punya pilihan lain lagi, bagaimanapun ia harus jujur dan meminta maaf kepada istrinya meskipun ia tidak yakin Alyssa akan memaafkan dirinya.

Pandangan Arya beralih menatap sang istri dan perempuan yang saat ini berada dihadapannya dengan bergantian.

Hati Alyssa merasa tidak tenang, ia tau ada yang suaminya sembunyikan.

"Aku mohon jangan kecewakan aku mas..." Batin Alyssa mencoba untuk tetap tenang, firasatnya sebagai seorang istri mulai mempengaruhi hati dan pikirannya.

Ia tidak mau berburuk sangka sebelum mengetahui yang sebenarnya oleh karena itu ia hanya bisa diam.

Brug...

Arya jatuh kehadapan Alyssa dan memeluk lutut istrinya erat. Rasa bersalah memenuhi hatinya ini pertama kalinya ia akan menyakiti hati sang istri setelah 5 tahun mereka menikah.

"Maafkan aku sa... Maaf.." mata Alyssa mulai memanas perasaan gundah menghampirinya, hatinya sakit melihat suaminya seperti itu.

"Ada apa ini mas, kenapa kamu seperti ini?" Tanya Alyssa dengan mata berkaca kaca ia mencoba melepaskan tangan suaminya.

Arya yang tidak mau kehilangan istrinya justru malah mengeratkan pelukannya apapun akan ia lakukan demi membuat Alyssa bertahan dan tidak meninggalkan dirinya.

"Jangan begini... Katakan ada apa???" Tanya Alyssa sedikit tegas dan mendorong tubuh sang suami sedikit lebih kuat hingga akhirnya tubuh laki laki itu benar benar menjauh dari dirinya.

Ditatapnya manik mata sang suami lekat, ia mencoba mencari jawaban dari sana namun ia tidak menemukannya. yang ada hanya tatapan penuh rasa bersalah yang sebelumnya tidak pernah ia lihat dari mata lelaki yang ia cintai itu.

"Aku sudah menikah lagi..."

Deg....

Tubuh Alyssa terasa lemas, air mata menetes membasahi pipinya. Untuk sejenak ia tidak bisa mendengar kata kata suaminya. Dadanya sesak seolah olah dunia tengah menghimpitnya dengan kenyataan yang begitu menyakitkan.

"Apa yang kamu katakan mas, aku tidak salah mendengarkan?" Tanya Alyssa seraya tersenyum kecil. Ia masih berharap apa yang suaminya katakan hanya candaan. Ia percaya suaminya tidak akan mengkhianati dirinya, terlebih lagi sang suami yang sangat mencintai dirinya dan mereka tidak ada masalah selama ini.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!