NovelToon NovelToon
Air Mata Pengantin

Air Mata Pengantin

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Komedi / Tamat
Popularitas:2.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: @Alyazahras

Kisah ini dibumbui dengan air mata, emosi, kesabaran, perjuangan, kecerdasan, dan permainan otak.

Berawal dari dilecehkan calon suaminya, hamil, lalu keguguran, dijebak sampai terkena sindrom trauma pelecehan seksual dan dikhianati orang-orang kepercayaan sampai gagal menikah di hari-H. Tidak hanya disitu, setelah dia menikah dengan pemuda kaya nan rupawan dari Negeri Ginseng yang telah menyelamatkan hidupnya, wanita ini harus menghadapi beberapa wanita pengganggu yang sering kali ingin merebut suami berharganya. Namun, saat ini tidak mudah untuk berhadapan dengannya, karena dia wanita tangguh, cerdik dan pandai bersilat lidah.

Aku sarankan jangan mengusik ketenangannya, apalagi sampai berniat merebut suaminya! Kalau tidak, hidup kalian akan dibuat merana seperti para pelakor yang ada di dalam cerita ini. Yuk, simak, cerita yang bikin greget gemes degdeg serrr ini...

...

Mampir juga ke karyaku yang lainnya, 'Istri Kecil Yang Nakal' sangat direkomendasikan!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @Alyazahras, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Esmeralda

.

Esmeralda, wanita berusia 25thn ini memiliki segalanya, dan bisa dikatakan hidupnya sangat sempurna.

Kekayaan berlimpah, karir baik, wajah dan tubuh yang elok rupawan, keluarga yang harmonis, sahabat yang sangat menyayanginya, kekasih yang mapan dan tampan.

Sempurna, bukan? Tidak ada lagi yang perlu dikhawatirkan. Hidupnya sudah terjamin!

Tapi, apa jadinya jika semua kesempurnaan itu dirampas begitu saja, hanya dalam waktu kurang dari satu hari, oleh orang-orang yang paling ia percayai.

Hari dimana, ia akan melaksanakan pernikahannya, itulah hari dimana harapan, kepercayaan dan kehancuran menancap begitu dalam dihidupnya.

Awalnya, perjalanan hidup dan cinta Esmeralda sangat sempurna, bahkan bisa dibilang betul-betul sempurna.

Siapa sangka kekasih yang akan menikahinya mengkhianatinya.

Perselingkuhan itu mulai terkuak, saat beberapa hari lagi ia akan menjadi istri dari Leomord, yang kini adalah Presdir Mord Grup salah satu perusahaan besar di Indonesia.

Ternyata, selingkuhan suaminya itu adalah orang terdekatnya. Dan, bukan hanya suaminya yang mengkhianatinya, melainkan sahabat dan keluarganya pun ikut serta membantu menyembunyikan perselingkuhan itu darinya.

Keputusan apa yang harus ia ambil. Tetap menikah dengannya? Atau pergi, hilang dan melupakannya?

.

.

.

.

Lima tahun yang lalu.

SMAN Terpopuler di Jakarta Selatan, 2014.

Siang itu cuaca begitu terik. Panasnya menusuk kulit.

Nampak, seorang wanita yang tengah duduk, berteduh di bawah pohon besar merebahkan badannya di atas rumput-rumput hijau. Wajahnya tertutup buku.

Wanita itu bernama Esmeralda.

Murid kelas XII-A yang akan segera lulus. Gadis pintar yang populer, dari kalangan berada. Ia memiliki sahabat lelaki sedari kecil, tapi saat ini statusnya sudah berubah menjadi kekasihnya.

Nampak dari jauh. Seorang lelaki tampan yang memakai seragam sekolah menghampirinya.

Lelaki itu adalah Leomord. Ya, sahabat masa kecil sekaligus kekasihnya saat ini.

Leomord dan Esmeralda tumbuh bersama sejak kecil. Dan, baru satu bulan ini mereka menjalin kasih. Padahal, pernyataan cinta Leomord sudah diungkapkannya beberapa bulan yang lalu saat hari kasih sayang. Kala itu, wajahnya memerah dan begitu menggemaskan saat ia menyatakan cinta pada Esme.

Leomord memang berwajah tampan, tapi ia tak sepopuler kekasihnya disekolah.

"Esme!" Lelaki itu mengambil buku yang menutupi wajah kekasihnya. "Kita ... kita lulus. Lihat!" Ia menyodorkan lembaran kertas kelulusan padanya dengan wajah yang riang gembira.

Esme mengambilnya untuk memeriksanya. Ternyata, ia mendapatkan nilai tertinggi di sekolah dan Esmeralda pun mendapatkan beasiswa dari sekolahannya.

..

Satu hari telah berlalu.

Pagi itu cuacanya mendung beserta rincikan hujan.

Esme yang sedang berjalan menuju gerbang sekolah dihampiri oleh Leo. Ia memayungi tubuh Esme dengan payung yang ia keluarkan dari tasnya.

Leo rela, bahu kirinya basah terkena air hujan demi memayungi seluruh tubuh kekasihnya.

"Leo! Bajumu basah," ucap Esme,

cemas.

"Tidak apa-apa. Akukan lelaki," jawabnya, dengan senyuman yang merekah di wajahnya.

Saat itu, sekolah sedang bebas. Hanya melakukan beberapa permainan, guru bersama para murid.

Esme menarik tangan Leo, membawanya ke tepi danau yang berada di belakang sekolah. Itu tempat favorit mereka.

Esme dan Leo duduk di kursi panjang yang berada disitu, sambil menatap ke arah danau. Sesekali, Leo melempar batu ke danau itu.

"Bagaimana jika kau ikut pergi denganku?" ucap Esme, yang saat ini menatap wajahnya dari samping.

Leo pun menoleh, sambil menatapnya lembut. Raut wajah Leo terlihat begitu santai bagaikan air danau yang juga terlihat tenang.

"Aku tidak bisa pergi. Amerika, diluar jangkauanku. Kau kan tahu, keadaan ekonomi keluargaku. Tidak cukup uang, untuk membiayaiku pergi kesana." Leo mengambil bunga yang baru saja terjatuh dari pohon dan membelai rambut Esme, lalu menyelipkan bunga itu di sela telinganya.

"Jika kau tidak pergi, maka aku pun tidak akan pergi!" ancam Esme, dengan raut wajah sebal.

"Esmeralda !" Leo meraih wajahnya, hingga membuat tatapan mereka beradu. "Jangan melepaskan kesempatan emas ini. Sukseslah ! Mau seberapa lama kau disana, aku akan tetap setia menunggumu disini." Leo tersenyum ke arahnya. Senyuman itu seperti menyiratkan kekuatan atas kepercayaan di dalam hubungannya. Hingga membuat kegigihan Esme dalam mencapai cita-citanya, kembali bergejolak di dalam dirinya.

..

Saat hari dimana keberangkatan Esme ke Amerika.

Ia menangis terisak-isak di depan pintu masuk bandara Soekarno-Hatta, ditemani dengan kedua orang tuanya, sekaligus kakak dan adiknya.

Esme menyimpan rasa sesak di dasar hatinya, baru saja ia menjalin hubungan kasih dengan sahabat masa kecilnya. Hari ini, ia sudah harus berjauhan dengan Leo.

Kekokohan cinta mereka, akan diuji oleh jarak.

Kemudian, saat Esme sedang mengantre untuk pengecekan. Tiba-tiba tanpa di duga, Leo berlari kencang ke arahnya dan langsung memeluk Esme dengan sangat erat.

"Esme ! Besok, kau akan selangkah lebih jauh dariku, tapi sejauh apapun kau melangkah. Hatiku tetap akan bersanding disebelahmu. Tak usah bersedih. Kita hanya terpisah jarak, bukan terpisah selamanya." Itulah ucapan terakhir dan tatapan terakhir yang Esme rasakan.

Esme mendekapnya, ia merasakan kenyamanan disitu.

Berat hati, untuk melangkah meninggalkan Leo. Lelaki yang begitu ia cintai.

Setiap saat selalu bersama, dan entah bagaimana hari-harinya nanti di Amerika, tanpa Leo.

Setelah Esme melewati pengecekan, Esme menoleh lagi ke belakang. Leo yang masih berdiri tegak disana, dengan tatapan penuh cinta menggerakkan tangannya, menyiratkan padanya untuk terus semangat.

Leo tersenyum lebar.

Esme langsung merogoh kantung dibajunya, mengambil ponsel miliknya. Lalu ia membuka kamera, dan memotret senyum indah yang terlukis di wajah lelakinya itu.

Lalu, Esme menatap penuh cinta hasil foto yang telah ia potret itu. Berharap, foto senyum lelakinya ini bisa menjadi penyemangatnya menjalani hidup di Amerika.

.

********

2015

Hampir satu tahun telah Esme lewati tanpa adanya sosok Leo yang menemani disisinya.

Ia sudah hampir membiasakan hal itu.

Untuk terus menjalin komunikasi yang baik, Esme hanya bisa mengirimi pesan dan meneleponnya, menceritakan kesehariannya di Amerika kepada Leo.

Rindunya kian menggebu.

Esme ingin sekali melihat wajah lelakinya itu.

Dua hari yang lalu, dengan tak pikir panjang Esme membeli ponsel yang berasal dari Negeri Sakura dengan fitur video call. Tapi sayangnya, fitur itu tak berguna, karena Leo disana tidak memiliki ponsel dengan fitur seperti itu.

Kling .. 🎶

Pesan masuk dari my future priest (calon imamku)

Hey, pacar ! Apakah lagit disana cerah? Bagaimana keseharianmu? (Leo)

Keseharianku, seperti biasa. Belajar dan belajar. Disini sedang badai salju! (Balas Esme)

Jika nanti kau pulang ke Indonesia. Bawakan oleh-oleh salju untukku. Bentuk salju itu menyerupai olaf di film frozen, ya :D (Balas Leo)

Esme tersenyum lebar, sambil meneteskan air matanya dengan menatap lemah pesan itu.

Setiap selesai berkomunikasi dengan Leo, pasti Esme selalu menangis dan menyendiri di ruang sepi.

Menurutnya, semakin sering mereka berkomunikasi, semakin menjerit pula rasa rindu yang membelenggu di dasar hatinya.

********

Beberapa musim-pun telah berlalu.

Esme sangat fokus menjalankan kuliahnya itu.

Hingga tak terasa, komunikasi di antara Leo dan dirinya menyusut, tidak sesering bulan lalu.

Pacar, kau sedang apa? (Esme mengirim pesan pada Leo)

Lima menit telah berlalu. Esme hanya memokuskan pandangannya ke arah ponselnya, sambil menggigit jarinya dengan perasaan berharap.

Tapi, balasan dari Leo tak kunjung ada.

Apa kau sedang sibuk? (Esme mengirim pesan lagi)

Pluk..

Tiba-tiba, seseorang menepuk pundaknya dari belakang. Esme sedikit terkejut, lalu ia pun menoleh.

"Esmeralda! Are you okay?" tanya teman kuliahnya.

Esme memaksakan tersenyum, ia menjawabnya dengan menganggukan kepalanya.

Perasaannya menjadi hampa saat itu.

Lalu, Esme menarik tasnya dan berlalu meninggalkan temannya itu begitu saja.

Teman lelakinya itu menatap cemas ke arahnya. Punggung Esme kian menjauh dari pandangan lelaki itu.

Hay, hay, mampir ke chat story aku ya, judulnya 'Menjanda'.

..

Jangan lupa LIKE, KOMEN, VOTE & FAVORITKAN ❤

1
Eni Etiningsih
BEST POKOKE..!!
Eni Etiningsih
hadeehhh..🤦‍♀️
Eni Etiningsih
thor, menyunggingkan senyum, bukan nungging
Eni Etiningsih
jengkol...ooo.... jengkol..!!
Eni Etiningsih
jengkol berbentuk 🤎🤎🤎🤎
Eni Etiningsih
GOOD..!!
Eni Etiningsih
seh bengung aku nya..
Nurma sari Sari
apa alucard gk tau kalau Ara juga sdh hampir menjerumuskan Esme dengan memberii obat perangsang untuk diserahkannya pada Leo, seharusnya alucard tau seberapa jahatnya Ara ingin menghancurkan esme
Nurma sari Sari
hadeeew......yg katanya kuat bisa mengatasi segalanya ternyata oleng juga 🤭🤭
Nurma sari Sari
Esme sok jagoan kalau trauma lagi bisa2 langsung masuk rumah sakit jiwa
Nurma sari Sari
Esme bukan wanita yg pintar, cuma nasibnya aja yg lagi baik, seandainya gk ada Hanabi selesai sudah Esme disantap sama laki2 bangkotan, jadi Esme itu gk ada pintar sedikitpun kalau BODOH iyaaa......
Nurma sari Sari
sebenarnya Esme itu bodoh bukan pintar, cuma keberuntungan aja yg menyelamatkan dia.
Nurma sari Sari
apa mungkin Leo yg begitu mencintai Esme sanggup untuk menyakiti Esme, kalau hanya untuk merampas Esme dari alucard mungkin dia setuju
Nurma sari Sari
ya ampun sampai kering gigi ketawa,....
Nurma sari Sari
ya ampun dari bab diatas aku ngakak sampai GK bisa komen...🤣🤣🤣
Nurma sari Sari
nah begitu baru tegas, jangan terlalu kemah dengan pelakor, jangan dikasih hati nanti dia malah minta jantung, dikasih pundak semakin ngelunjak dia akan naik lagi nginjek kepala....
Nurma sari Sari
kok pelakor GK ada habisnya pelakornya itu2 juga, anak yg baru lulus SMA aja sdh pintar main trik mau jadi pelakor, Esme yg bodoh mau aja dikadali sama Loly, sdh tau penghianat masih juga dikasih hati.
Nurma sari Sari
Esme belagak seperti jagoan aja yg bisa mengatasi setiap masalah, kejadian pemerkosaan itu apa GK dijadikan sebuah pelajaran yg hampir membuat Dia gila, seharusnya kalau sdh pernah troika itu dia akan takut pergi kemana2 sendirian, berada didalam rumah sendirian pun Asti akan ketakutan, ini malah menantang ingin pergi sendiri tanpa pengawalan, berrti Esme ini bukan trouma dengan kejadian kemaren, aneh.....
Nurma sari Sari
Leo GK akan nyakiti secara fisik pada ismi, karena Leo juga sebenarnya sangat mencintai ismi, karena ambisi Leo yg ingin menjadi orang sukses dan kaya raya membuat dia menghalalkan segala cara secara tidak langsung menyakiti perasaan Esme juga, karena trouma Leo dikehidupan dimasa kecilnya yg hidup miskin disaat ada peluang dan kesempatan membuat dia lupa diri dan salah melangkah.
Nurma sari Sari
Leo percaya diri banget kalau dia menganggap Esme begitu ciinta matinya sama dia sampai dia menganggap Esme GK mungkin berpaling dari dia. seenaknya kamu menghianati Esme karena kamu merasa Esme begitu mencintai kamu, makanya kamu berulang kali menyakiti dan menghianati Esme, kamu anggap hati Esme terbuat dari batu karang yg gk akan hancur sekalipun berkali2 diterpa ombak, percaya diri banget Leo kalau cuma hanya dia yg bisa memiliki Esme. kamu pasti menyesal setelah Esme berpaling dari kamu Leo..,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!