NovelToon NovelToon
Hot Policeman

Hot Policeman

Status: tamat
Genre:Dikelilingi wanita cantik / Misteri Kasus yang Tak Terpecahkan / TKP / Tamat
Popularitas:480.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: Desau

Dibenci atasan dan rekannya, itulah Rangga. Dia memang seorang polisi yang jujur dan baik, Rangga semakin disukai masyarakat karena paras tampannya.

Inilah kisah Rangga yang siap dan bekerja keras menyelesaikan berbagai kasus kejahatan. Suatu hari sebuah kasus menuntunnya pada titik terang menghilangnya kakak iparnya. Kasus itu juga membawanya kembali bertemu dengan kakak kandungnya. Maka saat itulah Rangga menyusun rencana balas dendam. Ia tak akan peduli dengan siapapun, bahkan atasannya yang bobrok dirinya hancurkan kalau perlu. Bagaimana ceritanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Desau, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 10 - Yang Terjadi Setelah Mati Bunuh Diri

Untung saja Rangga mampu menggenggam tangan perempuan itu. Dia lalu berusaha menariknya kembali ke atas.

"Jangan! Aku mohon lepaskan aku..." pinta perempuan itu dalam keadaan berlinang air mata. Tubuhnya menggantung di udara. Rangga memegangi tangannya dengan erat.

"Mirna akan sedih kalau kau melakukan ini. Apa kau tahu bagaimana kehidupan orang yang mati setelah bunuh diri? Bukannya lari dari masalah, mereka hanya akan masuk pada masalah baru..." ujar Rangga. "Ayo! Naiklah kembali. Aku tidak bisa menarikmu kalau kau tidak berusaha."

Perempuan itu menangis histeris. Tubuhnya bergetar, keringat panas dingin keluar, sebab ketinggian itu sebenarnya membuatnya takut.

"Kau pasti takut kan? Jatuh ke bawah itu pasti rasa sakitnya luar biasa. Tubuhmu bisa hancur berkeping-keping!" Rangga mengingatkan.

Setelah terdiam cukup lama, perempuan itu akhirnya bergerak. Dia mengerahkan tenaga untuk naik ke atas tebing lagi. Alhasil Rangga bisa menariknya dengan mudah. Kini keduanya terduduk di sana. Perempuan tersebut masih menangis tersedu-sedu.

"Ayo kita ke tempat yang lebih aman. Aku janji akan melindungimu," tutur Rangga.

Perempuan itu mengangguk. Dia dan Rangga melangkah pulang menyusuri jalanan setapak.

"Namamu siapa?" tanya Rangga.

"Dian," jawab Dian.

"Kau mau makan apa? Aku akan belikan makanan untukmu. Kau pasti lapar," tawar Rangga.

"Aku mau sate," sahut Dian yang mulai berhenti menangis.

Rangga tersenyum tipis. Dia merasa lega Dian memutuskan tidak jadi melompat dari tebing. "Maaf, kalau begitu aku akan memborgol tanganmu."

Dian mengangguk dan segera menyerahkan kedua tangannya.

"Mengenai masalah yang aku hadapi setelah bunuh diri, apa yang terjadi?" celetuk Dian. Sepertinya dia penasaran terkait hal itu.

"Dari ustadz yang aku kenal, katanya orang yang mati bunuh diri akan terus mengulang cara kematiannya sampai hari kiamat nanti. Bayangkan betapa tersiksanya itu. Apalagi kita manusia di bumi, nggak tahu kapan hari kiamat akan datang," terang Rangga. Dia tak menyangka obrolannya dengan Junaidi tahun lalu bisa berguna sekarang.

"Apa itu artinya Mirna juga tersiksa di sana?" imbuh Dian yang tampak menunduk sedih.

"Dia bisa lebih tenang kalau ada yang peduli padanya, mendoakannya. Siapa lagi kalau bukan kau?" tanggap Rangga.

Dian kembali menangis. Dia berucap, "Terima kasih... Aku nggak akan melupakan ini. Sekarang aku pasrah kalau harus di penjara..."

"Kita akan bicarakan itu pas di kantor. Kau sebaiknya tenangkan diri dulu. Aku juga akan merahasiakan tentang dirimu dari korban untuk sementara."

Dian mengagguk, Rangga segera membawanya ke kantor. Setibanya di sana, sudah ada beberapa rekan polisi Rangga yang lain datang. Mengingat hari sudah siang. Kala itu mereka semua sudah tahu yang terjadi karena Beben sudah bercerita.

Rangga juga tak melihat Fira lagi di kantor. Sepertinya orang tuanya sudah menjemputnya untuk pulang. Rangga sendiri merasa lega, karena jika Fira tahu kalau dirinya selama ini dikerjai oleh Dian, dia pasti akan marah besar. Untuk sekarang, Rangga ingin mendengar cerita dari sisi Dian terlebih dahulu. Fira dan Nadia pastinya juga butuh waktu untuk membaik.

"Siapa dia, Ga?" tanya Beben.

"Tersangka yang sudah mengganggu Nadia dan Fira. Tapi dia sudah menyerahkan dirinya," jawab Rangga.

"Jadi dia wanita?! Gila! Tega sekali kau menyakiti anak SMA. Perempuan lagi," timpal Pak Adi.

Dian langsung mendelik. Dia tentu tak suka tuduhan itu. "Mereka yang lebih dulu menyakiti adikku! Bahkan sampai meninggal! Mereka beruntung, aku tidak sampai membunuh!" geramnya.

"Dian... Sudah... Jangan dengarkan Pak Adi. Dia nggak tahu apa-apa. Ayo duduk ke dalam dulu. Aku akan segera membelikan satemu," kata Rangga sambil membawa Dian masuk ruang BAP.

Di sisi lain, Pak Adi menatap tajam Rangga. Dia lalu mengajak Rangga bicara empat mata.

"Kau kenapa memperlakukan pelaku begitu, hah?! Itu membuat mereka bertingkah tahu nggak!" omel Pak Adi. Sebenarnya ini bukan kali pertama dia memarahi Rangga. "Kau itu selalu berbuat semaunya! Kalau suatu hari kau kena masalah, semua anggota polsek di sini juga kena!"

1
Susi Setiawati
suruhan firza
Ning Suswati
seru banget pengantin baru tp belum malam pertama
Ning Suswati
akhirnya datang juga derita yg selama ini dia buat sendiri, semua demi uang sampai adik dan isteri diterlantarkan demi jabatan, kekuasaan dan uang
Ning Suswati
firza sdh di atas awan jadi mau berbuat apapun sdh pasti, apalagi hanya seorang serangga, kecil bagi firza, namun mereka belum tau ada kelompok yg sdh siap sedia
Ning Suswati
gila kau rangga, gk mikir akan nasib orang2 terdekatnya, terlalu mudah ditebak kalau rangga yg melakukannya
Ning Suswati
jangan sampai rangga dijadikan tumbal oleh manusia bejat swpwrti firza, dan tujuan rangga bisa lancar dan selamat
Ning Suswati
aq ingin firza mendapatkan karma yg sangat pedih, masa enak2an, sekarang yoranya kemana y🤔 apa dia selingkuh juga
Ning Suswati
semoga saja firza tdk jahat dan iri lagi dg adik sendiri, kan sekarang sdh berada di posisi puncak, uang jabatan dan kekuasaan
Oaow Hwhe
dita
Ning Suswati
yg sabar rangga, kakakmu sdh menjadi petinggi di jajarannya, bukan musuh cuma dg adu otot, gk bakalan menang
ferry gamal
rangga dan Astrid
ferry gamal
pelakunya maling
Ning Suswati
baguslah ada pendekar bayangan yg akan mengusut semua kejahatan yg dilakukan oleh oknum aparat
Ning Suswati
issshhh jadi ikutan nyesek pengen nangis, suatu pengorbanan yg sangat besar, bahkan yg melakukannya orang lain, bahkan mantan ipar, bukan saudara atau keluarga
Ning Suswati
nah kena kau kak dita, polisi mau dikibulin
Ning Suswati
makin ribet aja, masalah astrid, dita yg hilang ditelan awan, udah deh rangga jadilan polisi sesuai SOP, gk usah menentang pimpinan, kau bisa masuk polisi karena suap juga, pegorbanan dita jgn sampai sia2, sok2an jadi orang suci
Ning Suswati
jgn2 yg membubuh pak alun adalah selingkuhan isterinya pak alun
Ning Suswati
baguskah, dibalas dg hukun rimba,
Ning Suswati
dasar wanita gk punya moral, main sosor aja
Ning Suswati
kak dita lagi jalan2 kemana y🤔, jgn2 kak dita menjadi isteri kelima t4 nya meminjam uang utk melancarkan rangga lolos diterima jadi polisi, cinta dan pengorbanan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!