Sahara adalah anak kandung yang terusir bersama dengan ibunya karena Fit-nahan yang di buat oleh wanita lain di hati ayahnya.
Mampukah Sahara memperjuangkan dan membersihkan nama ibunya dari fit-nah keji wanita yang tak lain adalah sahabat ibunya itu?
Akankah ayahnya percaya? baca terus kisah Perjuangan Sahara.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yam_zhie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Sahara 13
"Percayalah Pah, ini adalah fit-nah. Mama tidak mungkin melakukan hal hina seperti ini. Dan lihatlah bahkan Mama masih dalam keadaan tertidur. Aku yakin ini adalah fit-nah dan jebakan untuk Mama. Percayalah Pah..."ujar Sahara.
Sandy masih diam melihat wajah tenang Rianty yang masih dalam keadaan tertidur. bahkan dia tak merasa terganggu dengan keributan disana. karena memang Rianty dalam keadaan di bius. Sehingga dia tidak tau apa-apa. Dan memang tak pernah melakukan apapun dengan pria tadi. Karena memang waktu yang sangat singkat.
"Apa kamu fikir kami ini orang bodoh Sahara? Kami dengan jelas melihat sendiri mereka berduaan tanpa meng-enakan sehe-lai be-nang pun! Dan kamu mengatakan jika ibu kamu tak mungkin berbuat seperti itu? Apa kamu juga sama seperti ibumu itu? Apa kalian memang sengaja memilih untuk keluar dari ruang Mas Sandy agar kalian bisa berbuat be-bas seperti ini?"kali ini Wanda yang berbicara.
"Diam kau! Berani sekali wanita Ja-lang pencuri di rumah kami bicara merendahkan ibuku! Aku tak akan pernah terima kau menjelekkan ibuku!"emosi Sahara.
"Kau yang diam Sahara! Jangan pernah meninggikan suaramu kepada Wanda!"Sandy bahkan membentak Sahara membuat hati Sahara semakin sakit. Ayahnya sudah lebih membela wanita itu.
"Bangun kau Rianty! Jangan pura-pura tidur!"teriak Sandy.
Sandy bahkan tak mau menyen-tuh istrinya dengan tangan melainkan dengan kaki. Rasanya dia merasa ji-jik melihat Rianty. Melihat hal itu membuat Wanda tersenyum lebar. Sandy tak sadar diri jika dirinya lah yang berlaku menji-jikan bersama dengan Wanda selama berbulan-bulan.
Byuuur...
Sandy mengguyur Rianty dengan air yang dia ambil di gelas sehingga membuat Rianty tersadar dari pingsannya karena obat bi-us.
"astaghfirullah... Ada apa ini? Ngapain kamu ada disini Sandy?"kaget Rianty.
"Jadi ini kelakuan kamu Rianty. Kamu ingin keluar dari dalam rumahku karena kamu ingin menemui selingkuhanmu! atau mungkin kamu selama ini memang berlaku menji-jikan seperti ini di belakangku! Aku tak menyangkanya sama sekali Rianty. Kau sangat menji-jikan, wanita murahan kau Rianty!"teriak Sandy penuh emosi.
Rianty yang belum sadar sepenuhnya terlihat kebingungan dengan ucapan Sandy. Apa maksudnya. Terakhir yang dia ingat adalah saat dia kan masuk ke dalam rumah setelah mengantar Sahara keluar ada seseorang membekap mulutnya. Dan setelahnya dia tidak tau apa-apa lagi.
"ada apa ini? Bagaimana bisa pakaianku?"batin Riyanti.
"Kau lebih menji-jikan dari aku Rianty. Dan aku tak akan pernah memaafkan kamu akan hal ini!"kembali Sandy di buat emosi kepada istrinya.
plaaak
Plaaak
Bugh
Bugh
Chaaatz
Chaaatz
Dengan penuh emosi, Sandy me-mu-kuli Rianty tanpa perasaan. Bahkan Sahara yang berusaha untuk menolong ibunya juga malah terkena pu-ku-lan dari Sandy. Setelahnya Wanda malah menahan tangan Sahara. Sehingga dia tak bisa membantu ibunya dari amukan sang ayah.
"Ja-lang mu-ra-han kau Rianty! Aku tak menyangka kau akan berbuat rendah seperti ini!"emosi Sandy dengan napas ngos-ngosan setelah selesai me-mu-kuli Rianty. Meluapkan segala rasa emosinya.
"Terserah apa pendapatmu Sandy. Karena percuma jika aku menjelaskan kepadamu juga. Kamu lebih percaya dengan apa yang kamu lihat dan yang semuanya adalah fit-nah untukku. Baiklah, karena aku sangat buruk di matamu karena fit-nah kejam, dan bahkan kamu melupakan kesalahan fatalmu dan menganggap semua salahmu adalah kemakluman. Sekarang lepaskan aku! Bukannya aku terlalu menji-jikan untukmu!"teriak Rianty.
"Rianty Dirgantara, mulai detik ini aku talak engkau dengan talak dua dan setelah ini hilang sudah kewajibanku atas kamu,"ujar Sandy sambil memejamkan matanya.
"Terimakasih atas talakmu! Walau kamu menalakku dalam keadaan keadaan aku di fit-nah. Tapi itu jauh lebih baik daripada aku harus menerima madu siluman yang kau bawa. semoga kamu bahagia dengan pilihanmu Sandy. Tapi kamu jangan lupa aku masih punya hak atas harta yang selama ini aku perjuangkan bersama denganmu!"ujar Rianty.
"Sudah berbuat hina masih mengharapkan harta! Kau lucu sekali Rianty!"celetuk Wanda.
"Aku hanya akan pernah memberikan sepeserpun apa yang aku punya. Dan semua harta yang aku punya adalah milikku! Hasil kerja kerasku. Jangan pernah berfikir jika itu adalah hasil kerja kerasmu! Aku akan urus surat perceraian kita di pengadilan! Jangan pernah tunjukkan batang hidungmu padaku. Dan kau ikut papa!"ujar Sandy dengan penuh amarah setelahnya menatap tajam ke arah Sahara.
"Aku tak akan pernah Sudi tinggal bersama dengan orang-orang tak punya hati dan tak punya harga diri seperti kalian! Lebih baik aku hidup miskin daripada harus hidup di neraka yang sudah kamu buat sendiri Pak Sandy,"jawab Sahara tegas dengan tatapan penuh amarah kepada ayahnya. Apalagi melihat keadaan ibunya yang di buat babak belur tanpa perasaan oleh ayahnya.
"Baiklah! Terserah apa maumu! Kau dan ibumu sama saja! Sama-sama keras kepala!"jawab Sandy kemudian pergi dari sana bersama dengan Wanda yang tersenyum penuh kemenangan.
"Jangan pernah melawan Wanda. Kalian lihat sendiri akibatnya kan?"ucap Wanda pelan kemudian tersenyum angkuh setelahnya dia pergi menyusul Sandy.
"Ma, aku yakin jika semua ini adalah ulah wanita itu! Karena mana mungkin bisa dalam waktu kurang sepuluh menit mama dan pria itu..."ujar Sahara.
"Mama sudah tau saat ada orang yang membius mama dan yang terpenting mama sudah lepas dari ayahmu. Terserah apapun yang ada dalam fikiran ayahmu, mama tak ingin menjelaskan kepada dia. Karena akan percuma saja. dia tak akan percaya. kita mulai hidup dengan lembaran baru nak..."jawab Rianty mencoba menjadi wanita tegar di depan putrinya. Jangan sampai dia menangis terus di depan anaknya.
salam sehat selalu outhor syantik ku 🫶🫶🫶🫶