NovelToon NovelToon
Aku Hanya Ibu Susu Dari Anakmu

Aku Hanya Ibu Susu Dari Anakmu

Status: sedang berlangsung
Genre:Obsesi / Lari Saat Hamil / Hamil di luar nikah / Ibu susu / Crazy Rich/Konglomerat / Romansa
Popularitas:33.5k
Nilai: 5
Nama Author: Maufy Izha

"Aku hamil" Tiara akhirnya mengatakan rahasia yang di tutupinya selama beberapa minggu ini pada atasan sekaligus kekasihnya, Rex Hamilton, setelah kegiatan panas Mereka berdua yang baru selesai beberapa menit lalu.

Rex yang tengah mengenakan kembali pakaian dalamnya, terdiam sejenak.

"Gugurkan" Ucap Pria itu datar, tanpa melirik Tiara sama sekali.

Rex memang seperti itu, sikapnya dingin dan datar pada siapapun, termasuk pada Tiara yang telah menjadi sekretaris sekaligus teman tidurnya selama 3 tahun terakhir.
"Aku ingin melahirkan anak ini"

Rex menatapnya tajam. Pria itu kemudian menghampiri Tiara dengan langkah pelan tapi penuh ancaman.
"Hanya karena Kamu bisa naik ke ranjangku, bukan berarti Kamu bisa menjadi Nyonya Hamilton. Sadarlah dengan posisimu. Kamu hanyalah simpananku"
"Jika Kamu mau mempertahankan janin sialan itu, maka enyahlah dari hidupku. Tentukan pilihanmu"

"Aku akan mempertahankannya"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Maufy Izha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Meninggal Dunia

Tiara mengamati cara dokter itu memeriksa. Judes, tanpa senyum dan seperti asal-asalan.

Apa Dia benar-benar dokter? Kenapa cara memeriksa bayi sekasar itu?

"Cuma demam aja kok ribut banget sih" Gumamnya. Tiara tentu mendengarnya, Dia pun mendelik ke arah dokter wanita itu. Melihat reaksi Tiara, dokter itu hanya berdecak kesal, kemudian berkata lagi,

"Nanti saya resepkan obat, diminumkan setelah makan, kalau demamnya turun, sore ini bisa pulang" Ucapnya sambil menatap Tiara dengan cuek, lalu berjalan menghampiri perawat yang mendampinginya, sepertinya menyebutkan nama-nama obat, lalu pergi begitu saja.

Apa?

Rizal, Anita, Sukma dan Tiara serta Budhe Arni sampai tercengang melihat perilaku dokter itu.

"Kok Iso wong judes ngono kui jadi dokter?" Ucap Budhe Arni, Tiara yang kini menggendong Zayn pun mengangguk setuju.

"Nyogok kali"

"Aku tadi liat namanya, kayaknya Dia anak yang punya rumah sakit ini deh" Sahut Rizal.

Sukma dan Anita pun berdecih. Pantas saja.

Tak lama kemudian, seorang perawat laki-laki datang,.memberikan suntikan pada infus Zayn, lalu menyerahkan obat sambil memberikan instruksi pada Tiara. lagi-lagi, tanpa keramah-tamahan.

Jujur saja, untuk sekelas rumah sakit swasta berbayar, rumah sakit ini sangat buruk dari segi pelayanan dan kecepatan tenaga medisnya.

Sangat mengecewakan.

Beruntungnya, setelah minum obat itu demam Zayn memang turun. Dan itu membuat Tiara sedikit lega,

Zayn juga sempat membuka mata dan bisa diajak berbicara sesaat sebelum tertidur lagi, mungkin efek obatnya sedang bekerja.

Di ruangan itu kini tersisa Tiara, Anita dan juga Budhe Arni. Rizal sedang mengantar Sukma kembali ke tempat hajatan karena memang pekerjaan Mereka belum selesai.

Tiba-tiba, pukul 4 sore, seorang perawat datang dan mengatakan Zayn sudah boleh pulang.

Tiara tentu merasa heran. Zayn bahkan belum terlihat ada kemajuan yang signifikan kecuali tertidur dan demamnya turun sedikit.

"Dokternya bilang bisa rawat jalan Bu, obatnya di minuman secara rutin aja, bikin mpasinya yang lebih lembut, sering di kasih ASI aja, nanti 2 atau 3 hari bakalan sembuh kata Dokternya"

Tiara masih ingin protes, tapi Anita mencegahnya.

"Kita pulang aja, tapi langsung pindah ke RS lain dek"

Tiara dengan cepat mengangguk. Begitu juga dengan Budhe Arni yang memang sangat kesal selama di sini.

Anita pun membantu Tiara mengurus pembayaran dan segala administrasinya, lalu menghubungi Rizal untuk menjemput Mereka dan membawa Zayn ke rumah sakit lain.

Saat menerima tagihannya, Anita hampir berteriak saking kagetnya, untuk pelayanan yang sangat buruk, selama 1 malam, rumah sakit ini bisa di katakan melakukan scaming sih.

Anita menyebutkan nominal dalam tagihan yang sudah di bayarnya seraya menggelengkan kepala,

"9.750.000? Gila! Yang punya rumah sakit mau beli kapal pesiar apa gimana?" Gerutunya, sambil memasukkan nota itu kedalam dompetnya.

Anita tidak ingin memperpanjang masalah karena harus segera membawa Zayn ke rumah sakit lain.

Sesampainya di ruangan, Anita pun melihat Tiara dan Budhe Arni sudah bersiap-siap. Dia kemudian membantu Ibunya membawa barang-barang dan turun ke lantai dasar menuju ke tempat parkir untuk menunggu Rizal.

Sambil menunggu Rizal, Tiara terus mengawasi keadaan Zayn, anak itu masih tertidur, meski begitu, Tiara merasa sangat gelisah entah kenapa. Dia mencoba beberapa kali membangunkan putranya tapi tetap tidak tidak ada respon dari Zayn.

Hingga Rizal pun tiba, dan Mereka berempat langsung naik ke mobil untuk pergi ke rumah sakit XX yang di rekomendasikan oleh keluarga Rizal.

"Gimana Tia, Zayn masih tidur?"

"Iya nih mas, tapi Aku merasa aneh, soalnya Dia diem aja, Huhuhu" Entah kenapa Tiara malah menangis padahal sepertinya Dia tidak ingin menangis barusan.

Rizal mengemudikan mobilnya dengan lebih cepat, Anita dan Budhe Arni juga ikut tegang. Zayn benar-benar tidak bergerak, bibirnya bahkan mulai membiru.

Tapi histeris bukanlah jalan keluarnya, Mereka semua mencoba untuk tenang dan tetap fokus untuk mengobati Zayn di rumah sakit yang akan dituju.

Sesampainya di sana. Rizal turun lebih dulu, membukakan pintu untuk Tiara, lalu berlari ke arah loket pendaftaran, untuk menginformasikan bahwa ada pasien balita yang dalam kondisi gawat darurat.

Tak lama setelahnya, 2 orang perawat laki-laki membawa brangkar, Tiara dengan cepat membaringkan putranya yang sudah lemas ke atas brangkar.

Dokter muda yang sedang berjaga di sana segera memeriksa dengan stetoskop yang tergantung di lehernya, tiba-tiba dokter muda itu berseru,

"Langsung ke ICU, langsung ke ICU" dokter itu berjalan cepat mengikuti brangkar yang membawa Zayn. Diikuti oleh Anita dan Tiara yang sudah gemetaran.

ICU? Tiba-tiba???

Tak!

Pintu ruang ICU di tutup, Tiara dan yang lainnya berdiri mematung disana dengan kaku. Anita secara refleks memeluk Tiara yang sepertinya akan limbung kapan saja.

"Mbak Nit... Mbak Nit...." Ucap Tiara dengan bibir bergetar. Anita mengeatkan pelukannya, disusul dengan Budhe Arni. Mereka bertiga dilanda ketakutan yang sama.

Zayn tidak baik-baik saja.

Anaknya dalam bahaya... Tiara merasa dunianya hampir runtuh. Anaknya tiba-tiba masuk ICU. sementara di rumah sakit sebelumnya dikatakan bahwa anaknya cukup di beri obat dan dalam 2 atau 3 hari akan sembuh. Apa rumah sakit sebelumnya itu berbohong????

30 menit...

1 jam....

2 jam telah berlalu tapi pintu ruang ICU itu masih tertutup. Semakin lama waktu yang berlalu, semakin kencang debaran jantung Tiara. Namun bibirnya tidak pernah terputus dari do'a. Begitu juga dengan Budhe Arni, Anita dan Rizal yang setia menemani Tiara disana.

"Kenapa lama sekali mbak Nit..." Tanyanya dengan wajah yang mulai pucat pasi.

Anita menggenggam tangan adik sepupunya yang tiba-tiba terasa dingin. Dia juga sangat khawatir, tapi jika Dia juga tampak panik, maka tidak ada ayang akan menguatkan Tiara.

"Insya Allah, Zayn Kita akan baik-baik saja, ya Bu?"

"Iya nduk, insya Allah cah bagus baik-baik saja, Kita berdo'a semoga semuanya baik-baik saja"

Tiara mengangguk, tapi air matanya tetap berlinang. Anita kembali memeluknya, sementara Rizal hanya bisa menepuk-nepuk punggungnya dengan lembut.

Tak!

Pintu ruangan itu tiba-tiba terbuka. Semuanya pun berdiri dan menghampiri dokter yang baru saja keluar ruangan dengan wajah muram.

Tiara dan yang lainnya pun menatap dokter itu dengan penuh harap.

"Maaf, Adek bayinya sudah meninggal"

1
Nixc~
plenger gk tuh, janji gak plenger 🙂↕️😭😭
SisAzalea
Rex,ambil berkah Ramadhan ya,semoga bisa lebih baik🤭
Nixc~
udah... mending simpen aja ide lu yang itu🙂↕️ 😭😭😭
𝐚𝐫𝐢𝐞𝐬 𝐠𝐢𝐫𝐥
𝐧𝐨𝐯𝐞𝐥 𝐢𝐧𝐢 𝐛𝐚𝐠𝐮𝐬 𝐭𝐩 𝐤𝐧𝐩 𝐲𝐚 𝐥𝐢𝐤𝐞 𝐝𝐚𝐧 𝐫𝐞𝐚𝐝𝐞𝐫𝐬 𝐧𝐲𝐚 𝐝𝐢𝐤𝐢𝐭 𝐛𝐧𝐠𝐭


𝐚𝐪 𝐛𝐧𝐲𝐤 𝐧𝐞𝐦𝐮 𝐧𝐨𝐯𝐞𝐥𝟐 𝐛𝐚𝐠𝐮𝐬 𝐭𝐩 𝐬𝐞𝐩𝐢 𝐩𝐞𝐦𝐛𝐚𝐜𝐚, 𝐠𝐢𝐥𝐢𝐫𝐚𝐧 𝐧𝐨𝐯𝐞𝐥𝟐 𝐲𝐠 𝐚𝐥𝐮𝐫 𝐜𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚 𝐧𝐲𝐚 𝐠𝐤 𝐧𝐲𝐚𝐦𝐛𝐮𝐧𝐠 𝐝𝐚𝐧 𝐚𝐜𝐚𝐤𝐚𝐝𝐮𝐭 𝐣𝐮𝐬𝐭𝐫𝐮 𝐥𝐢𝐤𝐞 𝐧𝐲𝐚 𝐛𝐧𝐲𝐤


𝐡𝐞𝐫𝐚𝐧 𝐢𝐧𝐢 𝐲𝐠 𝐛𝐞𝐠𝐨 𝐲𝐠 𝐛𝐚𝐜𝐚 𝐚𝐭𝐚𝐮 𝐚𝐮𝐭𝐡𝐨𝐫𝐧𝐲𝐚 𝐲𝐚 🤭🤭🤭
𝐜𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚𝐦𝐮 𝐤𝐞𝐫𝐞𝐧 𝐥𝐨 𝐭𝐡𝐨𝐫
Maufy Izha: nggak lolos bab terbaik kak hehe jadi haru si revisi lagi 😁
total 4 replies
𝐚𝐫𝐢𝐞𝐬 𝐠𝐢𝐫𝐥
𝐤𝐧𝐩 𝐠𝐤 𝐝𝐫𝐝𝐥𝐮 𝐛𝐞𝐠𝐢𝐭𝐮 𝐫𝐞𝐱 𝐭𝐢𝐫𝐞𝐱😭😭😭
𝐚𝐫𝐢𝐞𝐬 𝐠𝐢𝐫𝐥: 𝐣𝐚𝐝𝐢 𝐠𝐞𝐦𝐞𝐬 𝐬𝐦 𝐦𝐫𝐤
total 2 replies
𝐚𝐫𝐢𝐞𝐬 𝐠𝐢𝐫𝐥
𝐠𝐤 𝐛𝐢𝐬𝐚 𝐛𝐚𝐜𝐚 𝐦𝐚𝐭𝐚𝐪𝐮 𝐤𝐞𝐭𝐮𝟐𝐩𝐚𝐧 𝐚𝐢𝐫 𝐦𝐚𝐭𝐚 😭😭😭
𝐚𝐫𝐢𝐞𝐬 𝐠𝐢𝐫𝐥
𝐲𝐚 𝐚𝐥𝐥𝐚𝐡 😭😭😭
𝐚𝐫𝐢𝐞𝐬 𝐠𝐢𝐫𝐥
𝐬𝐞𝐣𝐚𝐤 𝐛𝐚𝐛 𝐦𝐞𝐧𝐢𝐧𝐠𝐠𝐚𝐥𝐧𝐲𝐚 𝐳𝐚𝐲𝐧 𝐝𝐚𝐧 𝐬𝐭𝐬𝐫𝐧𝐲𝐚 𝐚𝐢𝐫𝐦𝐚𝐭𝐚 𝐭𝐚𝐤 𝐛𝐞𝐫𝐞𝐧𝐭𝐢 𝐦𝐞𝐧𝐠𝐚𝐥𝐢𝐫 😭😭😭😭
𝐚𝐫𝐢𝐞𝐬 𝐠𝐢𝐫𝐥
𝐛𝐚𝐠𝐮𝐬 𝐜𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚𝐦𝐮 𝐭𝐡𝐨𝐫 😊😊😊 𝐧𝐲𝐞𝐬𝐞𝐤 𝐬𝐞𝐤𝐚𝐥𝐢 😭😭
𝐚𝐫𝐢𝐞𝐬 𝐠𝐢𝐫𝐥: 𝐬𝐚𝐦𝐚𝟐 😊😊
total 2 replies
𝐚𝐫𝐢𝐞𝐬 𝐠𝐢𝐫𝐥
𝐧𝐲𝐞𝐬𝐞𝐤 𝐛𝐧𝐠𝐭 𝐘𝐀 𝐀𝐋𝐋𝐀𝐇
Zainab Ddi
author ditunggu updatenya selalu untuk kelanjutannya 🙏🏻💪🏻😍
Zainab Ddi
cemburu berat nih yee rec😛😛😛
Bela Viona
sabar rex ,kalo hati panas mending minum es dawet,biar adem
Dew666
🪸🪸🪸🪸🪸
sutiasih kasih
udahlah rex.... mnding km dirm aja... brdamailah dgn knyataan....
klo Tiara berubah dan tak ingin mngulang msa lalu... jgn km merasa marah & tak terima....
salahkn saja sikap dan mulut jahatmu yg sll merendahkn tiara... bhkn km jga mnolak ank yg di kndung tiara...
dan salahkn jga mama mu.... yg sll mengagungkan kasta... smpe tak berperasaan mnghina Tiara...
Maufy Izha: betull, jadi kalau Tiara sudah di taklukkan lagi ya wajar ya kak 😭🙏
total 1 replies
Zainab Ddi
author makasih Uda update ditunggu selalu kelanjutannya 💪🏻😍😍
Zainab Ddi
Tiara Uda mati rasa sama perasaan Krn kehilangan anak yg sangat dua cintai tapi semoga setelah dendamnya terbalas hatinya bisa luluh melalui jaiden
sutiasih kasih
nyesel sdh tiada guna rex...
sutiasih kasih
sesuai keinginamu rex.... ankmu memilih ke surga...
sutiasih kasih
ankmu yg mninggal rex...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!