NovelToon NovelToon
Nairi Ku Tersayang

Nairi Ku Tersayang

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah / Tamat
Popularitas:61.8k
Nilai: 5
Nama Author: Indah mala

Hai Teman-teman" Perkenalkan ini Novel baru Mala. Sebenarnya ini Novel pindahan dari akun lama Mala, Semoga suka.

"Halo namaku NAIRI, dan aku adalah gadis kampung biasa.
"hem...." Tidak terlalu cantik dan hidup sederhana.

Aku memiliki sahabat yang bernama Lina. Dia gadis yang baik, pengertian dan yang pastinya selalu ada disaat aku butuh dukungan.

Yuk langsung intip kisahku. 🤭🤭🤭🤭

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Indah mala, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rumah Kita

🍒 Happy Reading 🍒

Aska melihat istrinya yang sedang duduk, badannya terlihat gemetar. Ia tau, Nairi begitu terluka dan sangat membenci Yogi. Aska pun menghampiri Nairi dan mengajak nya untuk beristirahat. Untung tinggal Ayah Ibu Dika dan Lina, Karna semua orang sudah pulang kerumah masing-masing.

"Yogi kita lihat saja nanti.'' Batin

"Setelah semua selesai, kita kembali ke kota,'' Kata Aska.

"Hem baiklah, padahal aku ingin sekali lebih lama disini. Aku sangat rindu kampung halamanku, tapi karna orang itu, membuatku ingin cepat pergi dari sini.'' Kata Nairi.

''Ya sudah ayo tidurlah!, ini sudah malam. Besok kita siap-siap sore dijemput supir,'' Kata Aska.

"Yah!, aku juga sudah lelah. Baiklah selamat malam semoga mimpi indah" Kata Nairi .

''Selamat malam sayang.'' Kata Aska sambil mencium kening Nairi.

Setelah selesai acara, mereka memutuskan untuk kembali kekota. Padahal rencananya mereka akan 2 minggu di desa. Bahkan Orang tua Aska saja belum menyusul, karna rencananya besok baru datang. Karena Ayah Aska masih sibuk menggantikan anaknya cuti.

Keesokan paginya....

Aska terlihat sedang berbincang dengan Ayah dan Ibu mertuanya. Sekalian Aska akan pamit.

"Kok buru-buru Nak, padahal kalian baru 3 hari disini.'' Kata Ibu.

"Iya Nak, padahal Ayah akan mengajakmu berkeliling desa, sekalian biar kamu tau tempat kelahiran istrimu.'' Timpal Ayah Nairi.

''Maaf Ayah Ibu, mungkin lain kali saja. Karena banyak kerjaan Aska yang terbengkalai, Karena Aska mengambil cuti panjang.'' Jawab Aska, padahal perusahaan di hendle papanya.

"Apa karna kejadian kemaren nak?, pasti Nairi sangat sangat sedih. Ini semua karena kebodohan kami yang sudah membuat Nairi menghancurkan masa depannya. Pasti ia masih sangat terluka.'' Ucap Ayah Nairi.

''Tidak Bu, Nairi baik-baik saja, kan ada Aska. Pasti Aska akan membuat Nairi bahagia, bahkan sampai membuat dia melupakan masa lalunya yang kelam itu.'' Kata Aska.

"Baiklah Nak, jika itu sudah menjadi keputusan kalian. Dimana Nairi?'' Tanya Ibu.

''Sepertinya masih beres-beres ibu, kalau begitu Aska akan membantunya dulu. Aska pamit kekamar, ternyata Nairi sudah selesai mengemas barang-barang mereka.

"Sudah selesai sayang?'' Tanya Aska.

"Ah! iya, kamu itu!! kenapa selalu mengagetkanku, apa kamu ingin cepat menjadi duda.'' Kesal Nairi, yang terkejut, karna saat Aska datang kekamar ia tidak menengarnya.

''Kamu ini!, tentu saja aku tidak mau, masa baru menikah sudah ditinggal istrinya. Belum malam dapat jatah pertama juga.'' Goda Aska.

''Kamu ini!, Menyebalkan.'' Teriak Nairi sambil memukul lengan Aska.

Sorenya mereka berpamitan.

''Ayah Ibu,'' Aska dan Nairi pamit, jaga kesehatan Ayah dan Ibu. Dan untuk Dika jangan nakal!, nurut sama Ayah Ibu, Ok jagoan!'' Kata Aska saat berpamitan.

"Ayah, Ibu, Dika. Nai pamit ya....😣😣😣😣😣😣.

Nairi yang menangis sambil memeluk Ayah Ibunya dan Dika.

''Jaga Nairi ya Nak!, seperti kami menjaganya. Dia putri kesayangan kami. Jangan pernah membuat dia terluka. Apa lagi sampai menangis. Dan untuk Nairi, ingat kamu sudah bersuami nak!. Lupakan masa lalumu, hiduplah dengan tenang dan bahagia. Nurut kata suami yang patuh ya sayang.'' Kata Ayah Nairi.

Lina juga sudah kembali kekota, karna sudah terlalu lama mengambil cuti.

Setelah perjalan yang melelahkan, bahkan Nairi sudah terlelap. Mereka sudah sampai disebuah rumah yang besar.

"Ah sudah sampai ya?, Tanya Nairi sambil mengucek matanya.

''Iya sayang.'' Jawab Aska.

"Lo kok kaya bukan rumah Mama!, dimana ini kak?, rumah siapa ini?'' Tanya Nairi.

''Ini rumah kita sayang!, selamat datang dirumah nyonya.'' Ucap Aska, lalu menggenggam tangan Nairi untuk masuk kedalam.

Mereka disambut ada 5 pelayan.

"Sayang ini pak Budi, dia kepala pelayan disini.'' Kata Aska, sambil mengenalkan satu per satu pelanyanya.

Nairi masih terkagum-kagum, dengan rumah itu.

"Ini sangat besar dan megah. Apa tidak berlebihan tinggal disini?, kita hanya berdua.'' Kata Nairi.

''Tidak sayang, kan ada banyak pelayan juga.'' Ucap Aska.

Mereka pun masuk kamar, untuk membersihkan diri lalu istirahat.

Nairi masih tidak menyangka, semuanya seperti sebuah mimpi baginya.

Pagi-pagi sekali, terdengar bunyi bel pintu.

"Oh siapa sih!, pagi-pagi ada tamu datang.'' Guman Nairi.

Nairi yang saat itu sudah bangun dan memasak didapur, dibantu para pelayannya.

"Nona,'' Biar saya saja yang membuka pintunya.'' Kata Rika salah satu pelayan yang paling muda. Umurnya baru 17 tahun.

"Nggak papa mbk, saya saja yang buka pintu lanjutkan saja pekerjaan kalian.'' Kata Nairi.

Kemudian Nairi pun membuka pintu, namun saat pintu dibuka, betapa kagetnya dia. Ternyata yang datang wanita itu!. Ya wanita itu adalah Tania, yang langsung menerobos masuk begitu pintu dibuka.

"Aska dimana.'' Tanya Tania.

"Masih tidur, ada apa pagi-pagi kesini,'' Tanya Nairi.

''Bukan urusanmu!, aku akan keatas dulu jangan menggangguku!, ok gadis kampung.'' Kata Tania yang langsung naik tangga menuju kamar utama.

"Hei!'' Kamu yang pagi-pagi datang mengganggu!, keluarlah suamiku masih istirahat jangan mengacau.'' Ucap Nairi dengan tegas.

''Oh! wah,....wah...wah sambil tepuk tangan. ''Gadis kampung sudah berani ya, babu saja sudah lancang!. Kamu itu sudah merebut Aska dariku, menjauhlah!, aku dan aska saling mencintai. Apa kamu tau kenapa Aska membeli rumah ini ha?, karena dia belum bisa melupakanku. Aska masih mencintaiku, dia sengaja membeli rumah ini. Rumah yang dulu kami disain untuk masa depan kami.'' Kata Tania.

"Nairi bergetar, rasanya begitu sesak dadanya, sakit saat iya mengetahui kebenaran itu. Tapi dia tidak mau memperlihatkannya.

"Itu kan dulu, Masa lalu Tania!, kamu hanya masa lalu. Masa yang sudah berlalu. Dan itu hanya menjadi kenangan, bahkan kenangan buruk. Sedangkan aku, aku istrinya! istri sahnya, masa depannya. Jadi pergi dari sini!, atau aku seret kamu,'' Ucap Nairi sambil menahan air matanya yang hampir saja jatuh.

''Kau!'' Kau berani!. Tania melayangkan tangannya tapi ditepis oleh Nairi.

''Sudah kubilang, pergi dari rumah ini!, atau aku seret. Tapi kau malah ingin menamparku.'' Ucap Nairi.

Nairi lalu menarik tangan Tania dan menyeretnya keluar.

JEDEEER...suara pintu yang tertutup keras, karna Nairi sudah sangat emosi.

''Apa yang terjadi?, kenapa berisik sekali.'' Tanya Aska yang baru turun dari kamarnya.

Nairi tidak menjawab, dia berlalu naik keatas dan mengunci pintu kamar. Aska yang bingung lalu bertanya pada pelayan.

"Ada apa ini?'' Tanya Aska.

"Itu Tuan!, tadi ada perempuan aneh, yang menerobos masuk dan menghina Nona Nairi. Dan hampir menamparnya.'' Ucap Rika.

"Siapa dia.'' Tanya Aska.

''Siapa ya tadi namanya?, A.....Tania Tuan!, ya namanya Tania.'' Kata Rika.

''Tania?'' Kenapa dia kesini, pagi-pagi sudah mengacau.'' Guman Aska, lalu beranjak kekamar menyusul istrinya.

''Nai!'' Buka pintunya!, ayo sarapan.'' Ucap Aska. Namun

Nairi masih menangis, duduk dipinggir ranjangnya.

''Tuhan ada apa ini?, kenapa masalah demi masalah datang terus.'' Ucap Nairi.

''Nai!, buka pintunya sayang, lalu Aska pergi mencari kunci cadangan di laci, sebelah pintunya.

Dan..... ceklek... pintu pun terbuka.

''Sayang!'' Kenapa kamu menangis, apa Tania menyakitimu?, Tanya Aska, sambil melihat kekanan kekiri memutar badan Nairi.

1
Adinda
💕💕💕💕🖤🖤🖤🖤💚💚💚
Adinda
👍👍👍👍👍👍👍
Adinda
⭐⭐⭐⭐⭐⭐
Adinda
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Adinda
👌👌👌👌👌👌
Adinda
👍👍👍👍👍👍
Adinda
♥️♥️♥️♥️♥️♥️
Adinda
⭐⭐⭐⭐⭐
Dhina ♑
nasib tragis Nairi
Dhina ♑
berbagai berkas dan laptopnya
Dhina ♑
ulang lagi
Lina aza
sahabat nairi Samaan namanya denganku😇
𝑀𝒶𝓁𝒶: iya kah, wah bagus dong kak, soalnya sahabat nairi baik hati kaka pun sama. terimakasih sudah mampir di karya jelek Mala
total 1 replies
Nunuk Mulyati
lhooooo
Dhina ♑
thor pesan kopi sama pisang goreng nya
ngiler nih

Ya Allah baik banget mama nya Aska, apa begitu nanti sampai jadi menantu benar-benar?
Dhina ♑
kasihan Nairi, tahu ga???
Miss Dara
like thor
Dhina ♑
Nairi, semoga keputusan kali ini tidak salah
walaupun sebuah kesepakatan
semoga indah pada waktu nya
Aska
semoga kau serius
semoga bisa membuka hati Nairi
Dhina ♑
😥😥😥 Nairi, begitu tragis nasib kamu, punya suami, tapi tidak memberikan nafkah

kali ini Nai, semoga kamu tidaklah bernasib buruk lagi
Aska pasti baik
Flora
Like ku terbang untuk author tersayang
Ceritamu sangat sayang dilewatkan
Semoga kunjunganku tidak membuatmu bosan

Salam dari yuppy
"Diikuti makhluk ghaib"
Asni J Kasim
Next
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!