NovelToon NovelToon
ELMIZAAJ (SUASANA HATI)

ELMIZAAJ (SUASANA HATI)

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / TimeTravel / Romansa-Tata susila / Tamat
Popularitas:52.2k
Nilai: 4.9
Nama Author: Natisha

Oja adalah gadis yatim piatu yang diangkat menjadi anak oleh seorang pengusaha kaya dari golongan bangsawan Arab Saudi yang menetap di Indonesia.

Hidupnya lantas berubah penuh kecukupan dan kemewahan. Namun, bagaimana jika Oja bertemu Ayyub Al Muthahar? Adik ayah angkatnya yang ternyata pelan-pelan memberi warna berbeda untuk Oja.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Natisha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 10

Para pelayan berjalan hilir mudik sejak tadi. Mengantar beberapa jenis makanan ke kamar Ayyub Al Muthahar bergantian. Oja menghitung ada sekitar delapan macam bubur dengan aneka rasa yang dihidangkan kepada pemuda itu. Namun, belum juga sesuai keinginannya.

Oja yang sedari tadi sibuk memperhatikan akhirnya berdecak kesal. Merasa risih dan tidak tahan lagi. Dia mencegat pelayan yang mengantar bubur ke sembilan. "Berikan padaku," kata Oja.

Pelayan itu menyerahkan bubur yang dibawanya di atas nampan berlapis emas kepada Oja yang langsung membawanya menuju kamar sang majikan, Yang Mulia Ayyub Al Muthahar.

Hal pertama yang dilihat Oja ketika berada dalam kamar adalah Jevan yang berdiri di tengah-tengah ruangan, lalu di atas ranjang Oja melihat Ayyub yang sedang berbaring. Tampak lemah.

Oja berdehem pelan untuk menarik perhatian. Jevan langsung menunduk memberi hormat kepada Oja, sedang Ayyub tampak kaget melihat kehadirannya.

"Selamat pagi, Yang Mulia," sapa Oja pelan. Membaca raut wajah Ayyub yang tanpa ekspresi.

Oja menghela napas sebelum duduk di kursi samping tempat tidur pemuda itu. Ayyub tampak sangat tidak bersahabat. Seperti kali pertama dia bertemu di kediaman Ibnu Saud Al Muthahar.

"Sa-saya mendengar kalau Anda sedang sakit," kata Oja. "Saya membawakan bubur untuk Anda." Oja meraih mangkok bubur dari atas nampan dam meletakkannya di atas nakas. Keberaniannya saat di luar mendadak menguap begitu saja.

"Suapkan," pinta Ayyub yang membuat Oja terkejut. Namun, gadis itu segera menyembunyikannya.

Oja tersenyum dan mengangguk. Meraih kembali mangkuk bubur dan mulai menyuapkan Ayyub Al Muthahar dengan pelan.

Takut-takut Oja mendongak demi melihat perubahan raut wajah pemuda yang sudah menjadi tunangannya itu. Tampak lebih baik dan lebih bersahabat. Tidak menakutkan seperti sebelumnya.

Jevan pun merasakan hal yang sama. Dia sampai menekan ponsel untuk menelpon seseorang. Namun, Oja tidak. mendengar percakapan Jevan karena lelaki itu keluar saat berbicara.

Perasaan aneh timbul ketika Ayyub menatap Oja lekat. Tatapan yang lembut dan tampak tulus. Oja harus menelan ludahnya dan tetap fokus menyuapkan bubur.

Ada apa dengan pemuda ini? Pikir Oja dalam hati.

Makhluk apa sebenarnya dia? Kenapa dapat berubah-ubah dalam satu waktu seperti bunglon?

"Aku sudah merasa lebih baik sekarang." Senyum Ayyub mengembang di wajahnya. "Terimakasih."

Ada perasaan aneh yang menyeruak seketika melihat senyuman Ayyub. Oja merasa kupu-kupu terbang di dalam dadanya dan mengusirnya detik itu juga. Sekuat tenanga Oja menjaga agar dirinya tidak terpengaruh terlalu jauh. Dia ingat betul bagaimana kemarin pemuda ini memperlakukannya.

Oja mengangguk pelan. Mangkuk bubur yang sudah kosong dia letakkan kembali di atas nampan yang masih berada di atas nakas. Dia kemudian mengambil segelas air putih untuk di dekatkan ke bibir Ayyub.

Gadis itu baru saja akan pergi ketika Ayyub menahan lengannya. "Tunggu," panggil Ayyub menahan Oja.

Menoleh, Oja melihat Ayyub yang menatapnya lekat. Oja kembali duduk.

"Maaf," kata Ayyub.

Oja menerjap. Semakin terkejut dengan perubahan Ayyub ini.

Pemuda itu meraih tangan Oja. Membawanya dalam genggaman, membuat gadis itu berdebar tidak menentu.

"Kurasa aku cemburu melihat tunanganku dikelilingi banyak pria," kata Ayyub. Mengarah pada pembicaraan kemarin lagi. Photo itu.

Oja merasa ada desir yang berbeda ketika mendengar itu. Jantung Oja berdetak tak menentu. Sementara kupu-kupu yang sempat hilang kini kembali berterbangan di dadanya. Dia mulai terpengaruh.

Pemuda itu memandangi Oja dengan tatapan lembut.

"Yang Mulia," panggil Oja dengan suara bergetar.

"Jangan panggil aku seperti itu," pinta Ayyub lembut. Benar-benar lembut.

Oja sampai menyebutkan nama Tuhan berulang kali di dalam hati mendengar Ayyub berkata lembut seperti itu kepadanya.

"Ayyub," panggil Oja pelan. Pemuda itu langsung tersenyum. Jenis senyum paling indah yang pernah dilihat Oja untuk pertama kali.

Tepat pada saat itu pintu kamar terbuka. Berdiri seorang wanita cantik yang kemarin dilihatnya datang bersama dengan Ayyub ketika larut malam. Di belakangnya ada Jevan.

"Selamat pagi," sapa wanita itu tersenyum.

Oja masih bertanya di dalam hati siapa wanita itu ketika wanita itu tersenyum kepadanya. "Selamat pagi, Nona Zalfaasha." Bahkan dia tahu nama Oja. Ya Tuhan, ucap Oja dalam hati. Gadis yang ada di dalam photo itu.

💖💖💖

Sudah beberapa hari Oja merasakan hal semacam ketidaknyamanan di rumah ini. Apalagi sejak kedatangan Putri Yara yang secara terang-terangan begitu perhatian kepada Ayyub Al Muthahar. Membuat Oja sama sekali tak bisa sekedar melihat pemuda itu lebih dekat. Gadis itu menciptakan jarak antara Oja dan Ayyub.

Oja sedikit merasa gadis itu ada hubungan yang spesial dengan Ayyub.Ah, memikirkannya saja Oja merasa sakit di bagian pelipis.

Pagi ini Putri Yara mengajak Ayyub jogging. Hal yang tidak pernah terpikir oleh Oja. Sebenarnya dia memang kesulitan berpikir jika sudah menyangkut pemuda itu. Oja merasa takut jika melakukan sesuatu yang berhubungan dengannya. Terakhir kali yang Oja ingat, Oja berakhir dengan bentakan yang membuat hatinya menciut.

Oja berdiri di atas balkon kamarnya. Matanya melihat satu objek di bangku taman. Dari atas, Oja dapat melihat apa yang terjadi di sana.

Putri Yara dan Ayyub yang tengah duduk berbincang-bincang seraya tertawa sesekali. Oja menghela napas. Putri Yara terlihat begitu mudah berinteraksi dengan Ayyub Al Mutahahar. Tidak seperti dirinya yang begitu payah.

Oja masih memerhatikan keduanya ketika ponselnya kembali berdering. Panggilan telepon dari Putri Faatin.

"Aku menunggumu pukul sebelas besok di Bandara," cerca Putri Faatin dengan cepat ketika Oja menjawab panggilan teleponnya. Gadis itu bahkan belum sempat memberi salam.

"Apa? Bukankah masih tiga hari lagi?" tanya Oja dengan kening berkerut meski Putri Faatin tidak dapat melihatnya.

"Dipercepat. Kurasa aku mulai bosan di sini."

"Baiklah. Apa kau sudah meminta izin pada pamanmu?"

"Pamanku bukan hal yang sulit. Tenang saja. Aku sudah menanganinya. Cepatlah bersiap. Supir akan menjemputmu besok pukul sembilan." Putri Faatin menerangkan.

"Baiklah," jawab Oja.

"Dengarkan aku, tidak perlu membawa barang yang banyak. Hanya beberapa saja. Aku sudah menyiapkan semuanya di sana."

"Baiklah."

"Jangan pamit pada Paman. Kurasa dia sedikit sibuk besok. Kau hanya perlu keluar dari rumah dan naik ke dalam mobil."

Meski agak merasa aneh, Oja tetap mengangguk. "Baiklah," katanya.

Di seberang sana Putri Faatin tersenyum tipis. Memutus panggilan telepon Oja dan mematikan ponselnya setelah sebelumnya mengeluarkan simcard dan mematahkannya.

Putri Faatin mengeluarkan ransel yang sudah dipersiapkannya. Meraih guling untuk ditutupinya dengan selimut tebal dan menyetel pendingin ruangan, serta menyalakan musik dengan agak kencang. Kemudian secara pelan-pelan menyusup keluar kamar, lantas keluar dari rumah mewah itu.

1
𝒜⃟🍏⋆𝖑𝖊𝖊࿐
next kak🤧🤧
Siska Malesi
ini cerita nya dah selesai kah kak Nat🙏
Triwahyuni Triwahyuni: lanjutin dong kak
total 2 replies
Ratna Sari
bagus nya happy end thor,biar yang baca ikutan happy 💝💝
Ratna Sari
akhirnya up lagi thor 💝
Sigeh Lestariningsih
happy ending donk thor.. jangan yang sad..
Nawangsih Awang
lanjut
Siska Malesi
happy end kak nat🙏🙏😘
Jung Lissa
tiap bka novel aku ngecek terus, setelah brbulan eh kaget udah 28 ajha
Siska Malesi
ada masalah apa y Thor Oja ma kluarga
Weli Ani
up nya jangan lama2thor
Siska Malesi
akhirnya mereka bersatu.. senang nya,😘😘😘
Wildan Syamirkhan
kutunggu up mu tor
Wildan Syamirkhan
kutunggu up mu tor
Wildan Syamirkhan
kutunggu up mu tor
Wildan Syamirkhan
kutunggu up mu tor
Wildan Syamirkhan
kutunggu up mu tor
Wildan Syamirkhan
kutunggu up mu tor
Wildan Syamirkhan
kutunggu up mu tor
Sigeh Lestariningsih
aaahhh akhirnya up juga.. makasih thor.. tetep semangat buat nulis.. 💪💪
Siska Malesi
Ayub knp nikah m Oja ngelindungi Oja dari apa ya Thor..ah semakin penasaran🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!