NovelToon NovelToon
Kau Istriku Bukan Simpananku

Kau Istriku Bukan Simpananku

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Contest / Tamat
Popularitas:12.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: Nita.P

Lanjutan dari Novel KETULUSAN CINTA SALWA

Ditya harus hidup dalam dua pilihan, antara memilih perjodohan nya yang sudah dari kecil di rencanakan keluarganya. Atau memilih wanita yang sangat di cintanya dan dinikahi secara diam diam dari keluarganya.

Langsung baca saja 🤗🤗

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nita.P, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 9

Benar saja rencana pertunangan Celin dan Ditya harus di undur sampai 5 bulan kedepan. Karna ada masalah yang harus di selesaikan dulu. Dan butuh waktu cukup lama untuk menyelesaikan masalah ini. Apakah ini takdir dari Tuhan? Entahlah yang jelas Ditya merasa lega dengan ini semua.

Sudah sebulan lebih Ditya mengenal Tiara si gadis ojol yang manis. Dia pun berhasil membujuk Opa nya agar bisa tinggal sendiri di apartemen yang baru seminggu ini Dia beli.

Bukan tanpa alasan Ditya ingin tinggal sendiri di apartemen nya. Tapi Dia ingin bebas menemui pujaan hatinya kapan saja tanpa sepengetahuan Opa Fernan.

Seperti saat ini Ditya sudah berada di toko pakaian tempat biasa Tiara bekerja. Tiara pun merasa aneh kenapa Ditya sering ke tokonya hanya untuk diam memperhatikan nya tidak melakukan apa apa lagi. Membeli baju pun tidak, jujur saja Tiara merasa agak tidak nyaman ketika Ditya terus memperhatikan nya.

"Mas Tia boleh nanya?" kata Tiara setelah kembali ke meje kasir nya

"Hmmm. Mau tanya apa?"

"Kenapa Mas Ditya sering kesini? Kalau hanya jalan jalan juga tidak mungkin karna Mas Ditya hanya diam di toko ini" kata Tiara

Deg

'Aduh kenapa Dia tanya itu sih? Aku juga bingung harus jawab apa. Apa mungkin ini saat nya untuk ku mengungkap kan perasaan ku'

"Mbak aku mau yang ini" pelanggan toko datang smabil memberikan satu buah baju pada Tiara

Ditya bernafas lega 'Untung saja'

"Baik mbak" Tiara segera membungkus pakaian yang di berikan pelanggan nya

"Terimakasih, silahkan datang kembali" kata Tiara tersenyum ramah

Tiara kembali duduk dan menatap kepada Ditya "Mas belum jawab pertanyaan Tia"

'Duh masih inget aja sih'

"Hmmm. Karna aku nyaman berada disini. Karna aku nyaman bersama mu. Tia mungkin ini terlalu cepat untuk mu. Tapi percayalah aku sudah jatuh cinta padamu sejak kita pertama ketemu. Saat kami menawari ku untuk mengantarkan ku ke kantor dengan senyuman tulus mu"

Semua kata itu keluar begitu saja dari mulut Ditya. Seperti naskah pidato yang sudah Dia hafalkan. Ditya menarik nafas setelah selesai mengungkap apa yang ingin di ungkapkan nya.

"Mau kan kamu jadi kekasihku?" Ditya meraih tangan Tiara dan menggenggam nya di atas meja kasir

Tiara diam mematung, menatap mata Ditya dalam dalam. Melihat kesungguhan laki laki di depan nya ini. Suara jantung keduanya sudah berdetak cepat saling bersahutan.

Tiara menarik nafas dalam lalu menghembuskan nya "Iya Mas aku mau"

Ditya tersenyum merekah saat mendengar jawaban Tiara yang sangat memuaskan. Ditya langsung mencium tangan Tiara dengan penuh kelembutan.

"Terimakasih Tia sudah mau menerima ku" kata Ditya tersenyum bahagia

"Iya Mas" Tiara hanya tersenyum dan mengangguk

"Baiklah kalau begitu, ayo kita pulang. Tia udah selesai jam kerja nya" kata Tiara sambil mulai membereskan pakaian pakaian yang ada di luar toko

"Biar aku saja Tia, kamu membereskan yang lain nya" kata Ditya, senyuman kebahagiaan tak pernah lepas dari bibirnya

"Baiklah, terimakasih Mas" kata Tiara

Setelah mereka membereskan barang barang. Tiara menutup tokonya dan berjalan menghampiri Ditya yang menunggunya.

"Tia pulang sendiri aja Mas, ini sudah malam. Mas langsung pulang aja" kata Tiara smabil berjalan dan menaiki eskalator

Ditya meraih tangan Tiara dan menggenggam nya "Justru karna sudah malam, jadi aku tidak akan membiarkan kamu pulang sendiri"

Tiara menghela nafas "Baiklah"

Kini mereka sudah berada di parkiran. Ditya segera menaiki motor milik Tiara di ikuti Tiara yang naik di belakang nya.

Motor melaju memecah keramaian kota di malam hari. Dua inisan ini tidak pernah lepas tersenyum. Terlihat jelas wajah bahagia dari keduanya. Tiara pun sudah berani memeluk pinggang Ditya saat naik motor.

"Tia mau kan nerima aku apa adanya. Apa pun yang terjadi suatu saat nanti" teriak Ditya karna suara bising dari kendaraan yang lain.

"Iya Mas, Tia akan mendampingi Mas apapun yang terjadi nanti"teriak Tiara dan mengeratkan pelukan nya

Keduanya saling tersenyum walau tidak bisa saling melihat senyuman itu. Tiara menyandarkan kepalanya di punggung Ditya sampai pipinya menempel di punggung itu.

Cinta memang bisa membuat seseorang terasa melayang. Dunia berasa milik berdua, tidak peduli dengan yang lain. Tidak perduli dengan masalah dan rintangan yang akan mereka hadapi kedepan nya. Yang jelas saat ini mereka sangat bahagia.

Bersambung

1
Marhaban ya Nur17
meta yg punya niat jahat ama tiara wkt itu kan wkwkkw
Marhaban ya Nur17
lg PMS tuh makanya baperan
Marhaban ya Nur17
Lea 😄
Marhaban ya Nur17
rara ama nevan
Marhaban ya Nur17
busyeettt
Marhaban ya Nur17
tp jan ada pelakor y
Marhaban ya Nur17
ngapa se yg cowoknya begitu semua wkkwkwk
Marhaban ya Nur17
ahirnya lega
Marhaban ya Nur17
buang ke laut aja neh ardi wkwkkwkk
Marhaban ya Nur17
ardi saudara nya angga
Marhaban ya Nur17
salah pilih teman
Marhaban ya Nur17
knp lu yg g jujur tia 😠
Marhaban ya Nur17
apa Rafa sama nessa wkwkwkw
Marhaban ya Nur17
tak kira dea ama viza bakal lama neh dramanya
Marhaban ya Nur17
baim siapa tuh ???
Marhaban ya Nur17
emang udh kodratnya perempuan banyak bicara
Marhaban ya Nur17
itu ditya mulutnya di lakban apa gmn ko g bisa ngomong wkwkkwk
Marhaban ya Nur17
ngomong se knp diem bae wkkeke
Marhaban ya Nur17
jujur makanya lol
Marhaban ya Nur17
sukurin g jujur wkwkwkw emang enak 😄😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!